Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Media Sosial

Panduan biar Nggak Terjebak Penipuan Open Donasi Berkedok, ‘Twitter, Please Do Your Magic’

Siti Halwah oleh Siti Halwah
19 Februari 2021
A A
Panduan biar Nggak Terjebak Penipuan Open Donasi Berkedok, 'Twitter, Please Do Your Magic' terminal mojok.co

Panduan biar Nggak Terjebak Penipuan Open Donasi Berkedok, 'Twitter, Please Do Your Magic' terminal mojok.co

Share on FacebookShare on Twitter

Baru-baru ini, lini masa Twitter saya penuh dengan orang yang ngomel-ngomel karena habis kena tipu seorang netizen yang open donasi. Usut punya usut, si netizen penipu ini mengaku bahwa ibunya baru saja menerima pembatalan pesanan kue. Padahal, kue-kue tersebut udah pada mateng. Walhasil, dia menggunakan kalimat ajaib, “Twitter, Please Do Your Magic” untuk mendapatkan simpati para warga Twitter—dan ternyata beneran banyak yang nyumbang. Setelah diteliti lebih lanjut, ternyata semua hanyalah kebohongan belaka.

Bismillah, setelah scroll 2 jaman, gue mau bikin thread sekaligus spill siapa orang dibalik akun @grumpysfd ini yg ngakunya ditipu tapi sebenernya dia yg nipu banyak orang lewat foto2 kue curiannya. Tolong bantu ramein gaes biar ada efek jera bagi dunia tipu-tipu ini, mari ngeteh pic.twitter.com/ig9DcRoDSK

— milla (@millaaoktaviaa) February 14, 2021

Nggak cuma itu, saat menjelang lebaran tahun lalu, kasus penipuan serupa juga pernah terjadi. Seorang netizen mengaku bahwa ibunya mendapatkan banyak pesanan kue kering yang ternyata dibatalkan sepihak oleh si pemesan. Berhubung si netizen ini kasihan sama ibunya yang udah susah-susah bikin kue, dia berinisiatif bantuin ibunya dengan jualin kue-kue itu pada warga Twitter yang dikenal baik hati. Tentu saja, nggak lupa dengan menyertakan kalimat ajaib, “Twitter, Please Do Your Magic” untuk mendapatkan banyak simpati.

Padahal, gambar kue-kue yang digunakan netizen tersebut cuma hasil colongan di Google. Sebagian besar netizen yang udah nyumbang buat beli kuenya, banyak yang nggak dikirim-kirim sampai lebaran sudah selesai.

Penipuan sejenis ini mulai marak terjadi di Twitter dan entah mengapa orang-orang juga masih aja sering kegocek. Padahal, kalau mau lebih teliti lagi, hal-hal semacam ini bisa dihindari, lho. Berikut saya berikan panduannya.

#1 Pastikan akun yang digunakan adalah akun asli lengkap dengan foto profil asli

Pada kasus penipuan pertama yang saya ceritakan, si penipu ini nggak pakai akun asli. Biasanya, foto profil mereka ini pakai foto para idol Korea. Saran saya, jangan mau donasi sama akun-akun yang nggak jelas kayak gitu. Mending yang pasti-pasti aja, deh.

#2 Kalau beneran mau donasi, pastikan transaksinya dilakukan menggunakan e-commerce

Kalau beneran mau bantu dengan berdonasi atau membeli dagangannya, usahakan untuk selalu melakukan transaksinya menggunakan e-commerce. Misalnya mau membeli kue seperti di atas, transaksinya bisa dilakukan di Shopee atau Tokopedia, atau e-commerce jenis apa pun. Minta link untuk toko e-commerce-nya dengan berani dan sopan, biar orangnya nggak tersinggung. Pokoknya, jangan asal lakukan transaksi gitu aja tanpa ngecek terlebih dahulu.

Jika kasusnya berupa open donasi seperti menolong orang yang sakit, dll, bisa menggunakan Paypal atau Kitabisa. Tujuannya tentu saja untuk meminimalisir terjadinya penipuan. Orang-orang yang buka link donasi di e-commerce pastinya memiliki data yang sudah terverifikasi. Jika sampai terjadi penipuan, ada pihak ketiga yang dapat dimintai datanya dengan lengkap.

Baca Juga:

4 Jasa yang Tidak Saya Sangka Dijual di Medsos X, dari Titip Menfess sampai Jasa Spam Tagih Utang

Akun Affiliate yang Jualan Numpang Tragedi Itu Biadab, dan Semoga Nggak Laku!

Saya pernah menemukan kasus open donasi yang dilakukan melalui Kitabisa dan ternyata ketahuan bahwa itu sebenarnya penipuan. Syukurnya, uang donasi masih tertahan di pihak Kitabisa dan belum dapat dicairkan oleh si pelaku. Pihak Kitabisa juga menolak mencairkan dana setelah banyak mention dari netizen yang merasa tertipu. Nah, terselamatkan, bukan?

#3 Teliti dahulu sebelum transaksi, nggak usah buru-buru

Bagaimana kasus-kasus penipuan di atas bisa terungkap? Semuanya berasal dari ketelitian netizen—meskipun telitinya, sih, telat banget karena udah keburu nyumbang banyak. Pada kasus penipuan di atas, beberapa netizen ada yang menaruh curiga dan merasa janggal pada situasi yang dialami pelaku. Seorang netizen bahkan blak-blakan bertanya kalau seharusnya sebelum pesanan kue dibuat, tentunya sudah harus ada uang DP dulu, kan?

Netizen yang lain bahkan lebih nekat lagi dengan mengambil foto kue yang digunakan oleh pelaku, lalu melakukan tracing foto tersebut menggunakan Google Image. Hingga akhirnya ketahuanlah bahwa foto yang digunakan sebenarnya adalah hasil colongan di Facebook. Lalu, terbongkarlah semua modus penipuan si pelaku—meskipun uangnya udah masuk ke rekeningnya, sih.

Pokoknya, kalau ada yang open donasi menggunakan kalimat ajaib, “Twitter Please Do Your Magic”, teliti dulu lebih jauh dan pelan-pelan. Analisis situasinya dan jangan gegabah. Pasalnya, kena tipu sekecil apa pun nominalnya, tetap aja nyakitin.

#4 Berdonasi secukupnya saja

Kalau kebetulan benar-benar bersimpati dan mau membantu orang-orang yang kesusahan di Twitter, berdonasilah secukupnya saja. Jangan terlalu dipaksa. Pastikan dulu uang di dompet masih cukup buat beli bensin dan makan untuk hari ini, barulah gunakan sisanya untuk berdonasi. Jadi, kalau benar-benar kena tipu, nggak akan merasa kayak pecundang.

Bukan bermaksud pelit, sih, tapi ya realistis saja. Di dunia yang semakin hari semakin brengsek ini, jangan mudah percaya sama orang asing. Apalagi sama orang asing yang hanya kenal sekilas di dunia maya.

BACA JUGA 5 Tipe Orang Melakukan Donasi dan tulisan Siti Halwah lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 29 Agustus 2021 oleh

Tags: Open DonasiPlease Do Your Magic!Twitter
Siti Halwah

Siti Halwah

menulis untuk eksis

ArtikelTerkait

perkembangan media sosial

Balada Mengikuti Perkembangan Media Sosial Dalam Satu Dekade

20 Mei 2019
maia estianty twit viral kritik pemerintah donasi kitabisa apd rumah sakit tes untuk masyarakat sosialita arisan tempey twitter mojok.co

Bunda Maia Estianty Jangan Ikut Memperkeruh Suasana ya, ya?

11 April 2020
julid

Julid Online: Maraknya Auto Base Twitter yang Mewadahi Julid Together

7 Oktober 2019
screenshoot handphone

Screenshot Adalah Kebiasaan Kita Bersama

17 Juni 2019
Menebak Karakter Siskaeee dari Caranya Membalas Mention Followers

Menebak Karakter Siskaeee dari Caranya Membalas Mention Followers

3 April 2020
Revina VT dan Pendapat Influencer yang Sebaiknya Kita Abaikan body positivity fat acceptance terminal mojok.co

Revina VT dan Pendapat Influencer yang Sebaiknya Kita Abaikan

4 September 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

6 Pelatihan untuk Awardee LPDP yang Lebih Penting Dibanding Pembekalan dari TNI, Ada Academic Writing hingga Literasi Finansial Mojok.co

6 Pelatihan bagi Awardee LPDP yang Lebih Penting Dibanding Pembekalan dari TNI, Ada Academic Writing hingga Literasi Finansial 

11 Mei 2026
Pengalaman Mendaki Pertama Kalinya dan Nekat Langsung ke Lawu: Sebuah Kesalahan yang Nggak Bikin Saya Menyesal gunung lawu

3 Perilaku Pendaki Gunung Lawu yang Bikin Geleng-geleng, Eksklusif dari Penjaga Basecampnya Langsung

9 Mei 2026
Liga Indonesia Saat Ini Seperti Mesin Industri Pragmatis Tanpa Ruh (Unsplash)

Liga Indonesia Saat Ini Adalah Panggung Kuasa Modal: Serupa Mesin Industri Pragmatis Tanpa Ruh

10 Mei 2026
Slow Living di Gamping Itu Nyata, Asal Kamu Tidak Jadi Warga Lokal Mojok.co

Slow Living di Gamping Itu Nyata, Asal Kamu Tidak Jadi Warga Lokalnya

11 Mei 2026
5 Kelemahan Punya Rumah Dekat Sawah yang Jarang Disadari Orang Kota Mojok.co

5 Kelemahan Punya Rumah Dekat Sawah yang Jarang Disadari Orang Kota

10 Mei 2026
Bundaran Jombor, Salah Satu Titik Meresahkan di Jalan Magelang Mojok.co

Jalan Magelang: Surganya Depo Pasir dan Nerakanya Pengendara Cupu

8 Mei 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

    Konten Promosi



    Google News
    Ikuti mojok.co di Google News
    WhatsApp
    Ikuti WA Channel Mojok.co
    WhatsApp
    Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
    Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
    Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

    Tentang
    Kru
    Kirim Tulisan
    Ketentuan Artikel Terminal
    Kontak

    Kerjasama
    F.A.Q.
    Pedoman Media Siber
    Kebijakan Privasi
    Laporan Transparansi

    PT NARASI AKAL JENAKA
    Perum Sukoharjo Indah A8,
    Desa Sukoharjo, Ngaglik,
    Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

    [email protected]
    +62-851-6282-0147

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

    Tidak Ada Hasil
    Lihat Semua Hasil
    • Nusantara
    • Kuliner
    • Kampus
      • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Hiburan
      • Anime
      • Film
      • Musik
      • Serial
      • Sinetron
    • Gaya Hidup
      • Fesyen
      • Gadget
      • Game
      • Kecantikan
    • Kunjungi MOJOK.CO

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.