Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kampus

Organisasi Kampus dan Budaya Sok Sibuk yang Menyebalkan dari Anggotanya, padahal Menghasilkan Sesuatu Saja Tidak

Rendi oleh Rendi
26 Juni 2025
A A
Organisasi Kampus dan Budaya Sok Sibuk yang Menyebalkan dari Anggotanya, padahal Menghasilkan Sesuatu Saja Tidak

Organisasi Kampus dan Budaya Sok Sibuk yang Menyebalkan dari Anggotanya, padahal Menghasilkan Sesuatu Saja Tidak

Share on FacebookShare on Twitter

Ada satu spesies unik di kampus yang selalu merasa jadi penyelamat dunia mahasiswa organisasi. Mereka jalan cepat seolah dikejar deadline negara padahal cuma rapat panitia pensi. Sibuk bikin polling siapa yang paling layak jadi ketua himpunan, padahal satu fakultas aja nggak ada yang peduli siapa yang menang. Mereka pakai rompi kebesaran organisasi kayak lencana pahlawan, padahal kerjaannya copy paste dari acara tahun lalu.

Mahasiswa yang nggak ikut organisasi sering dianggap kurang bergaul, kurang berkembang, kurang berkontribusi. Padahal kenyataannya, kalau ikut pun, seringnya cuma nambah drama, bukan nambah ilmu. Coba tanya ke mereka yang udah setahun jadi pengurus. Apa yang mereka pelajari selain cara mengatur konsumsi dan pura-pura senyum ke dosen pembina. Bahkan cara mengelola waktu aja banyak yang masih keteteran, tapi tetap bangga bisa ikut rapat sampai jam dua pagi buat bahas banner yang belum jadi.

Lucunya mereka sering bilang organisasi itu tempat tumbuh padahal yang tumbuh cuma ego dan rasa penting diri sendiri. Mereka jadi alergi kritik gampang tersinggung kalau dibilang pencitraan. Mereka selalu pasang wajah serius waktu bahas isu nasional tapi waktu disuruh ngurus proposal acara malah ngilang kayak setan maghrib. Bilang berjuang untuk mahasiswa tapi isi perjuangannya nggak jauh-jauh dari ngejar sertifikat buat bahan lamaran kerja.

Nggak ikut organisasi kampus itu bukan dosa besar

Banyak juga yang ngotot ngajak orang ikut organisasi seolah yang nggak ikut itu dosa besar. Dibilangnya kurang pengalaman, padahal kadang yang nggak ikut itu justru udah muak ngeliat pola basi yang diulang terus. Rapat panjang nggak efektif. Acara nggak jelas tujuannya. Poster dibikin heboh, tapi pesertanya temen sendiri yang dipaksa daftar. Dan jangan lupa. Laporan pertanggungjawaban yang dibuat dengan penuh kebohongan demi pencairan dana yang nggak jelas habis ke mana

Organisasi kampus itu kadang lebih mirip komunitas kecil yang saling angkat teman dan tendang orang asing. Naik jabatan bukan karena kerja tapi karena deket sama senior. Dapat kepercayaan bukan karena bisa tapi karena sering nongkrong. Yang rajin tapi nggak punya koneksi, ya siap-siap jadi tukang bawa kursi tiap acara.

Dan anehnya sistem ini tetap berjalan seolah semua baik-baik saja. Yang berisik disuruh bersyukur. Yang diam dianggap nggak peduli. Padahal mungkin mereka diam karena udah terlalu kenyang melihat kebodohan kolektif yang dibungkus kata-kata indah.

Organisasi kampus itu bisa jadi bagus kalau isinya orang-orang jujur. Tapi sekarang banyak yang lebih peduli sama nama di struktur daripada kontribusi nyata. Lebih sibuk update instastory rapat daripada ngobrol langsung sama teman sekelas yang lagi kesulitan.

Baca halaman selanjutnya

Baca Juga:

Organisasi Mahasiswa Itu Candu, dan Jabatan di Kampus Itu Jebakan yang Pelan-pelan Mematikan

Mahasiswa Kupu-Kupu Jangan Minder, Kalian Justru Lebih Realistis daripada Aktivis Kampus yang Sibuk Rapat Sampai Lupa Skripsi dan Lulus Jadi Pengangguran Terselubung

Ngaca dulu, ngaca

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 27 Juni 2025 oleh

Tags: bemmahasiswa sok sibukorganisasi kampus
Rendi

Rendi

Mahasiswa yang lebih percaya diskusi spontan di warung kopi daripada sidang pleno yang isinya saling cari muka dan lupa tujuan awal.

ArtikelTerkait

Divisi Acara Pantas Dinobatkan sebagai Kasta Tertinggi dalam Kepanitiaan organisasi kampus terminal mojok.co

Organisasi Kampus yang Ngasih Benefit “Jodoh bila Beruntung” di Pamflet Oprec Itu Mikir Apa Sebenarnya?

13 September 2021
5 Sisi Negatif Mengikuti Banyak Organisasi Kampus terminal mojok

5 Sisi Negatif Mengikuti Banyak Organisasi Kampus

30 Juni 2021
profesi kamen rider di indonesia mojok

Kamen Rider Bakal Punya 3 Pekerjaan Ini Andai Mereka Hidup di Indonesia

6 Agustus 2021
Organisasi Mahasiswa Ekstra Kampus: Teriak Melawan Penindasan di Luar, tapi Seniornya Jadi Aktor Penindas Paling Kejam organisasi mahasiswa eksternal organisasi kampus

Organisasi Mahasiswa Itu Candu, dan Jabatan di Kampus Itu Jebakan yang Pelan-pelan Mematikan

18 Mei 2026
Begini Rasanya Kuliah di Kampus yang Nggak Punya Presma terminal mojok

Begini Rasanya Kuliah di Kampus yang Nggak Punya Presma

19 Agustus 2021
Organisasi Mahasiswa Ekstra Kampus: Teriak Melawan Penindasan di Luar, tapi Seniornya Jadi Aktor Penindas Paling Kejam organisasi mahasiswa eksternal organisasi kampus

Fenomena Alumni Abadi di Organisasi Kampus: Sarjana Pengangguran yang Hobi Mengintervensi Junior demi Merawat Ego yang Remuk di Dunia Kerja

18 Januari 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Di Mana Kosan Dipijak, di Situ Ada Aturan yang Nggak Ngotak: Kompilasi Peraturan Kos yang Nggak Masuk Akal

Di Mana Kosan Dipijak, di Situ Ada Aturan yang Nggak Ngotak: Kompilasi Peraturan Kos yang Nggak Masuk Akal

4 Juni 2026
Pendekar Kopi dan Rojali, Musuh Alami Coffee Shop. Yang Satu Bikin Keder, yang Satu Bikin Pusing Owner

Pendekar Kopi dan Rojali, Musuh Alami Coffee Shop. Yang Satu Bikin Barista Keder, yang Satu Bikin Pusing Owner

3 Juni 2026
Bekas Pasar Burung dan Hal-hal Lain yang Jarang Dibicarakan Soal Pasar Ngasem, Tempat Sarapan Paling Kalcer di Jogja Mojok.co

Bekas Pasar Burung dan Hal-hal Lain yang Jarang Dibicarakan Soal Pasar Ngasem, Tempat Sarapan Paling Kalcer di Jogja

7 Juni 2026
5 Rahasia yang Perlu Diketahui sebelum Membuka Warung Madura, Eksklusif dari Juragannya Langsung

Warung Madura Terlalu Percaya Diri, padahal Warung Tetangga Bisa Menggulingkannya Kapan Saja

6 Juni 2026
Suzuki GSX-R150, Motor Sport untuk Kalian yang Muak dengan Honda CBR dan Yamaha R15 suzuki hayate 125 motor suzuki shogun 110 suzuki access 125 motor suzuki nex crossover suzuki nex II

Suzuki Nex II Benar-benar Nggak Tahu Diri, Harganya Lebih Mahal dari Honda BeAT, tapi Fiturnya Masih Saja Tertinggal  

6 Juni 2026
Kesamaan Prinsip From Doubter to Believer Liverpool & Tekkadan (Unsplash)

Liverpool dan Tekkadan Punya Kesamaan, Sama-sama Memegang Prinsip: From Doubter to Believer

3 Juni 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.