Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Otomotif

Orang Waras Pilih Toyota Agya Dibanding Honda Brio, Lebih Keren dan Bebas Julukan Aneh-aneh

Iqbal AR oleh Iqbal AR
28 Maret 2026
A A
Orang Waras Pilih Toyota Agya Dibanding Honda Brio, Lebih Keren dan Bebas Julukan Aneh-aneh Mojok.co

Orang Waras Pilih Toyota Agya Dibanding Honda Brio, Lebih Keren dan Bebas Julukan Aneh-aneh (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Percayalah, Toyota Agya jauh lebih mending daripada Honda Brio. 

Selama ini banyak orang menganggap Honda Brio adalah mobil terbaik di kelas LCGC (Low Cost Green Car). Bahkan, sejak kemunculannya pertama kali di Indonesia pada tahun 2012/2013, Honda Brio langsung mencuri hati banyak orang, bahkan hingga sekarang. Harganya yang murah, kenyamanan, hingga desain yang pas untuk kawasan perkotaan jadi alasan orang-orang menyukai mobil ini. 

Dominasi Honda Brio di kelas LCGC seakan susah diganggu. Padahal, mobil LCGC merek lain yang beredar di Indonesia juga nggak buruk-buruk amat.  Sebut saja, Agya dari Toyota, Ayla dari Daihatsu, hingga Karimun Wagon R dari Suzuki. Tapi, ya begitu, mobil-mobil ini kayak belum mampu menggeser dominasi Honda Brio sebagai LCGC terfavorit.

Fakta ini cukup menganggu bagi saya. Menurut saya, Honda Brio tidak sehebat itu untuk bisa jadi mobil terfavorit dan mendominasi pasar LCGC. Dibanding Honda Brio, kalian yang ngincar LCGC mending melirik Toyota Agya saja. Mobil ini terdengar lebih masuk akal dibanding Brio. Mengapa? Sini tak jelasin.

Honda Brio memang sedikit lebih unggul soal kenyamanan, tapi Toyota Agya tetap juara soal irit

Salah dua pertimbangan banyak orang ketika memilih mobil adalah tentang seberapa nyaman dan seberapa irit mobil tersebut. Apalagi jika mobilnya akan dipakai untuk keperluan harian. Dua aspek ini jadi sangat penting.

Soal kenyamanan, Honda Brio harus diakui sedikit lebih nyaman ketimbang Toyota Agya. Soal mesin misalnya, Honda Brio yang sudah 4 silinder jelas bebas dari getaran (terlebih ketika start dan stop) ketimbang Toyota Agya yang masih 3 silinder. Meskipun hal ini bukan sebuah perbedaan yang mencolok banget, tapi bagi sebagian orang, hal ini jadi faktor yang bikin mereka selama ini lebih memilih Honda Brio. Ya bisa dipahamilah

Akan tetapi, Toyota Agya yang masih 3 silinder ini tentu punya kelebihan, yaitu terkait keiritan bahan bakar. Semua orang tahu bahwa Agya ini lebih irit ketimbang Brio. Buat orang-orang yang cukup peduli soal irit atau nggaknya sebuah mobil, Agya ini jelas jadi pilihan terbaik. Apalagi di era BBM makin mahal dan ancaman perang (yang mengancam stok BBM), mending pilih Agya yang terbukti lebih irit, kan?

Desainnya keren terlebih generasi terbaru 

Soal desain, mari kita bahas dari generasi lama dulu. Honda Brio dan Toyota Agya generasi lama ini sama-sama punya desain eksterior yang biasa saja. Brio misalnya, bagian belakangnya jelek banget, kayak pesek gitu, nggak ada aksen-aksen tambahan. Sementara Agya, bentuknya terlalu biasa, terlalu cupu, nggak ada keren-kerennya.

Baca Juga:

Pesimis pada Honda Beat Karbu Berubah Respek karena Bisa Awet 12 Tahun Tanpa Rewel

Bertahan dengan Innova Reborn Jadul daripada Ganti Innova Zenix karena Terlalu Canggih untuk Orang Kabupaten seperti Saya

Akan tetapi, kalau melihat generasi baru kedua mobil ini, barulah kita bisa lihat bagaimana Toyota Agya ini punya desain eksterior yang lebih keren ketimbang Honda Brio.

Desain eksterior Toyota Agya generasi baru (All New Agya) benar-benar naik kelas dari generasi sebelumnya. Tampilannya lebih sporty, lebih maskulin, lebih tegas gitu. All New Agya ini kayak sudah jauh dari kata “terlalu biasa” dan “nggak keren”. Dilihat dari depan, belakang, dan samping, All New Agya ini kelihatan banget naik kelas. Ganteng banget untuk ukuran mobil sekecil itu.

Sementara itu, desain Honda Brio generasi terbaru (All New Brio) seperti nggak jauh perubahannya dari generasi yang lama. Perubahan yang mencolok mungkin hanya bagian belakang yang nggak lagi pesek, dan bagian depan yang sedikit lebih tegas. Udah, itu saja yang terlihat. Dan, Honda Brio, baik generasi lama maupun baru, tetap saja jelek kalau terlihat dari samping.

Lalu soal desain interior, All New Agya ini punya ruang kabin yang lebih modern, sporty, lebih ergonomis dan sedikit lebih lega ketimbang All New Brio. Keunggulan lain adalah soal bagasi, di mana Agya jelas menang dari Brio. Untuk ukuran city car atau LCGC, All New Agya jelas menang untuk urusan kelegaan interior.

Punya fitur keamanan yang lebih unggul ketimbang Honda Brio

Soal fitur unggulan dan beberapa teknologi penunjang lain, lagi-lagi harus diakui bahwa All New Agya ini lebih unggul ketimbang All New Brio. All New Agya sudah dilengkapi dengan Dual SRS Airbags, Anti-lock Braking System (ABS), Hill Start Assist, dan Paddle Shifter. Dan nggak semua fitur ini ada di All New Brio.

Lalu, fitur-fitur terkait keselamatan yang paling menonjol misalnya, All New Agya ini punya Vehicle Stability Control (VSC) yang bikin roda nggak selip kalau berkendara di jalanan yang licin atau curam. Selain itu, Agya juga punya Pre-Collision System yang bikin mobil otomatis ngerem kalau ada sesuatu di depan dan pengemudi telat ngerem.

Dengan semua fitur keselamatan yang ditawarkan, mudah sekali untuk bilang bahwa All New Agya (terlebih yang versi GR Sport) ini lebih baik jika dibandingkan All New Brio.

Toyota Agya bebas dari sentimen negatif

Salah satu alasan lain yang membuat Toyota Agya lebih baik ketimbang Honda Brio adalah soal sentimen negatif. Kita semua tahu kalau Brio punya banyak banget sentimen dan julukan negatif yang melekat. Mulai dari pengendaranya yang ugal-ugalan, sering kecelakaan, hingga dianggap sebagai mobil para fakboy dan mobil operasional LC (Lady Companion). Problematik banget pokoknya. 

Sementara itu, Toyota Agya ini kayak nyaris bebas dari sentimen negatif. Saya hampir nggak pernah mendengar bahwa Toyota Agya dicap sebagai mobil fakboy, mobil operasional LC, atau cap-cap “kurang enak” lainnya. Kalaupun ada, paling ya soal pengendara yang ugal-ugalan. Itupun sentimennya nggak sebanyak dan nggak semelekat Brio.

Itulah mengapa saya berani bilang bahwa Toyota Agya ini lebih baik ketimbang Honda Brio di kelas mobil LCGC. Secara kenyamanan, desain, fitur, dan sentimen yang melekat, Toyota Agya harus diakui menang dari Honda Brio. Apalagi kalau bicara soal generasi baru kedua mobil ini, Toyota Agya jelas makin menang. Hanya saja, belum banyak yang sadar akan hal ini. Ya nggak apa-apa juga, toh tinggal tunggu waktunya aja.

Penulis: Iqbal AR
Editor: Kenia Intan

BACA JUGA Pesimis pada Honda Beat Karbu Berubah Respek karena Bisa Awet 12 Tahun Tanpa Rewel.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 28 Maret 2026 oleh

Tags: AgyaBriohondahonda brioLCGCmobiltoyotaToyota Agya
Iqbal AR

Iqbal AR

Penulis lepas lulusan Sastra Indonesia UM. Menulis apa saja, dan masih tinggal di Kota Batu.

ArtikelTerkait

Supra X Motor Terbaik Sepanjang Sejarah Roda 2 di Indonesia (Unsplash)

Supra X 2004, Motor Penuh Kenangan yang Tetap Tangguh meski Dimakan Usia

21 Juli 2023
Grand Livina Bukan Mobil Lemah, Ia Adalah Bukti Kenyamanan Sejati Memang Butuh Ongkos dan Keringat

Grand Livina Bukan Mobil Lemah, Ia Adalah Bukti Kenyamanan Sejati Memang Butuh Ongkos dan Keringat

5 Januari 2026
Anggapan 'yang Besar yang Salah' dalam Kecelakaan Itu Bodoh

Anggapan ‘yang Besar yang Salah’ dalam Kecelakaan Itu Bodoh

27 April 2022
Innova Diesel Tak Pernah Salah, yang Bekas Pun Tetap Berkualitas

Innova Diesel Tak Pernah Salah, yang Bekas Pun Tetap Berkualitas

30 Maret 2020
garansi mesin oli mesin dikuras pakai solar mesin mobil mojok

Sebenarnya Bahaya Nggak sih Flushing Oli Mesin Menggunakan Solar?

6 November 2020
Happy Family: Stiker Mobil Paling Nirfaedah

Happy Family: Stiker Mobil Paling Nirfaedah

11 Juli 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Pesimis pada Honda Beat Karbu Berubah Respek karena Bisa Awet 12 Tahun Tanpa Rewel Mojok.co

Pesimis pada Honda Beat Karbu Berubah Respek karena Bisa Awet 12 Tahun Tanpa Rewel

27 Maret 2026
Kulon Progo, Tempat Terbaik untuk Slow Living di Jogja (Wikimedia Commons)

Kulon Progo, Tempat Terbaik untuk Slow Living di Jogja

26 Maret 2026
Bandung Setelah Lebaran Jadi Surga Wisatawan, tapi Mimpi Buruk Warlok Mojok.co

Bandung Setelah Lebaran Adalah Surga Wisatawan, tapi Mimpi Buruk bagi Warlok

25 Maret 2026
Universitas Trunojoyo Madura Banyak Mahasiswa Abadi Gara-Gara Dosen Sering Ngilang Mojok.co

Reputasi Universitas Trunojoyo Madura Makin Menurun, bahkan Orang Madura Sendiri Mikir Dua Kali untuk Kuliah di Kampus Ini

26 Maret 2026
9 Derita Profesi Sales Boleh Nangis, tapi Tetap Kudu Target (Unsplash)

9 Derita Profesi Sales, Sosok yang Katanya Bermental Baja padahal Semua Terjadi karena Terpaksa

24 Maret 2026
Dear Tetangga, Tolong Kendalikan Hewan Peliharaan Anda! (Unsplash)

Tetangga yang Nggak Niat Mengurus Hewan Peliharaan Wujud Kehidupan Tanpa Adab: Kalau Nggak Niat Pelihara, Mending Nggak Usah

24 Maret 2026

Youtube Terbaru

https://youtu.be/AXgoxBx-eb8?si=Oj6cw-dcHSgky7Ur

Liputan dan Esai

  • Realitas Pahit Film “Tunggu Aku Sukses Nanti” yang Bikin Gen Z Menangis: Susah Cari Kerja dan Dihina Saat Kumpul Keluarga
  • Dibanding Stasiun Lempuyangan, Saya Lebih Pilih Stasiun Tugu Jogja yang Mahal dan Ramai asal Tak Harus Menahan Emosi Menunggu Jemputan
  • 5 Kuliner Sekitar Stasiun Tugu Jogja yang Sudah Teruji Lidah Warlok, Layak Dicoba Sebelum atau Sesudah Naik Kereta
  • ‘Na Willa’, Merangkul Inner Child dan Kebutuhan akan Film Anak dari Muaknya Komodifikasi Ketakutan
  • Tergiur Kerja WFH WFA karena Tampak Enak dan Slow Living tapi Ternyata Menjebak: Gaji, Skill, dan Karier Mentok
  • Ibu Jadi Sayang Kucing padahal Awalnya Benci: Dirawat Seperti Anak Sendiri, Terpukul dan Trauma saat Anabul Mati dalam Dekapan

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.