Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Cerita Orang Jakarta Selatan di Perantauan: Dicap Anak Gaul, padahal Aslinya Biasa Aja

Bunga Gracella Ardimay oleh Bunga Gracella Ardimay
5 November 2025
A A
Derita Jadi Orang Jakarta Selatan di Perantauan: Dicap Anak Gaul, padahal Aslinya Biasa Aja Mojok.co

Derita Jadi Orang Jakarta Selatan di Perantauan: Dicap Anak Gaul, padahal Aslinya Biasa Aja (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Saya lahir dan besar di Jakarta Selatan. Setelah lulus SMA, saya merantau ke Padang, Sumatera Barat untuk melanjutkan studi. Dan, di sinilah rasa kesal terkait asal-usul daerah dimulai. 

Setiap berkenalan dengan orang baru, saya pasti ditanya soal daerah asal. Mungkin kentara dari logat yang sangat tidak orang Padang ya. Saya akan menjawab singkat, “Jakarta,” ketika ditanya. Biasanya, jawaban itu akan diikuti dengan pertanyaan lanjutan, “Jakartanya mana?” Di saat itulah saya dengan agak malas menjawab, “Jakarta Selatan”. 

Bukan tanpa alasan, saya malas meresponnya karena tanggapan orang-orang agak berlebihan setelah tahu saya dari Jakarta Selatan. “Widiiiih, anak Jaksel” atau “Coba tunjukin kalau anak Jaksel itu gimana sih?” Begitu kurang lebih tanggapan mereka. Mungkin mereka hanya bercanda dan awalnya sih saya biasa aja, tapi lama-lama kesel juga. 

Cap “gaul” yang terlanjur melekat ke Jakarta Selatan

Sejak dahulu Jakarta Selatan alias Jaksel memang pusat pusat pergaulan di Jakarta. Basecamp-nya adalah Blok M yang punya berbagai tempat menarik itu. Bertahun-tahun berlalu, Jaksel masih menjadi pusat anak muda nongkrong hingga saat ini. Bahkan, capnya kian kuat dengan kehadiran media sosial. 

Mungkin, itu mengapa dalam bayangan banyak orang, semua orang Jakarta Selatan pasti “gaul”. Termasuk mereka yang tinggal dan besar di sana alis warga lokalnya.  “Gaul” yang dimaksud di sini sesuai dengan citra yang beredar di medsos ya. Salah satunya, ngobrol dengan bahasa gado-gado Indonesia dan Inggris yang ditandai dengan penggunaan “which is” “jujurly” yang berulang. 

Awalnya saya tidak begitu ambil pusing dengan anggapan itu. Orang bebas beranggapan. Namun, lama kelamaan kesal juga karena tidak semua orang Jaksel seperti itu, apalagi warloknya. Banyak dari warlok berbahasa Indonesia seperti pada umumnya. Banyak juga jarang nongkrong di tempat-tempat viral kawasan Blok M mengingat harganya yang kian tak bersahabat untuk kantong. 

Biarlah tiap daerah menentukan standar gaulnya masing-masing

Selain anggapan yang keliru dan perlu diluruskan soal Jaksel, jujur saja saya merasa agak aneh dengan penggunaan “loe gue” di Padang. Iya, bberapa orang kemudian menggunakan kata loe dan gue ketika tahu saya dari Jaksel. Mungkin mereka ingin lebih akrab dengan menggunakan “bahasa daerah” dari saya berasal. Mungkin juga mereka ingin tampak gaul seperti yang tergambar di media sosial selama ini. 

Apabila alasannya yang ke-2, menurut saya, itu tindakan yang keliru. Indonesia ini luas dan biarlah tiap daerah punya definisi “anak gaul” masing-masing. Janganlah dikit-dikit Jakarta, tiap daerah itu keren kok. Sebagai orang Jakarta, saya malah senang ketika teman-teman yang asli Sumatera Barat nongkrong dengan gaya mereka sendiri. Terdengar lebih unik dan otentik. 

Baca Juga:

Julukan “Blok M-nya Purwokerto” bagi Kebondalem Cuma Bikin Purwokerto Terlihat Minder dan Tunduk pada Jakarta

Jakarta Selatan Isinya Nggak Cuma Blok M, Ada Juga Pasar Minggu yang Nggak Kalah Seru

Jadi, masih mau jadi anak Jaksel? 

Penulis: Bunga Gracella Ardimay
Editor: Kenia Intan

BACA JUGA Jalanan Jakarta Saja Sudah Menyebalkan, Ditambah Musim Hujan Makin Mengesalkan.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 5 November 2025 oleh

Tags: anak gaulblok mgaulJakartajakarta selatanjakselpadangpadang sumatera baratsumaterasumatera barat
Bunga Gracella Ardimay

Bunga Gracella Ardimay

Perempuan berdarah Minangkabau yang lahir besar di Jakarta. Pencinta nasi tahu tempe dan cah kangkung. Suka cerita apa aja yang lagi gelisahin hati.

ArtikelTerkait

padang sumatera barat mojok.co

Surat untuk Teman-teman yang Masih Berpikir kalau Padang Itu Adalah Keseluruhan Provinsi Sumatera Barat

15 Juni 2020
Menjadi Guru SD Negeri Tidak Pernah Mudah, apalagi di Kota Besar seperti Jakarta Mojok.co

Menjadi Guru SD Negeri Tidak Pernah Mudah, apalagi di Kota Besar seperti Jakarta

1 Desember 2023
5 Tempat di Jakarta yang Sebaiknya Tidak Dikunjungi terminal mojok.co

5 Tempat di Jakarta yang Sebaiknya Tidak Dikunjungi

3 Desember 2021
Pengguna Angkot Bandung Perlu Lebih Proaktif, Jangan Acuh Tak Acuh, dong! terminal mojok.co

6 Ciri Khas Angkot Padang yang Pasti Tak Dimiliki Angkot Daerah Lain Mana pun

2 Juli 2020
Flyover Kalibata Pantas Dinobatkan sebagai Salah Satu Flyover Ruwet di Jakarta Mojok.co

Flyover Kalibata Pantas Dinobatkan sebagai Flyover Paling Ruwet di Jakarta

8 Agustus 2024
5 Dosa Makan Rendang yang Jarang Disadari Orang Terminal Mojok.co

5 Dosa Makan Rendang yang Jarang Disadari Orang

24 Februari 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Jalan Daendels Jogja Kebumen Makin Bahaya, Bikin Nelangsa (Unsplash)

Di Balik Kengeriannya, Jalan Daendels Menyimpan Keindahan-keindahan yang Hanya Bisa Kita Temukan di Sana

13 Januari 2026
3 Alasan Ayam Geprek Bu Rum Harus Buka Cabang di Jakarta ayam geprek jogja oleh-oleh jogja

Sudah Saatnya Ayam Geprek Jadi Oleh-oleh Jogja seperti Gudeg, Wisatawan Pasti Cocok!

10 Januari 2026
Omong Kosong Rumah di Desa dengan Halaman Luas Pasti Enak (Unsplash)

Punya Rumah di Desa dengan Halaman Luas Itu Malah Menjadi Sumber Keresahan, Hidup Jadi Nggak Tenang

8 Januari 2026
5 Hal yang Perlu Diperhatikan Pemula Sebelum Ikut Kelas Pilates selain Persiapan Uang Mojok.co

5 Hal yang Perlu Diperhatikan Pemula Sebelum Ikut Kelas Pilates selain Persiapan Uang

12 Januari 2026
Alun-Alun Pekalongan: Tempat Terbaik untuk Belanja Baju Lebaran, tapi Syarat dan Ketentuan Berlaku

Orang Pekalongan yang Pulang dari Merantau Sering Bikin Komentar yang Nyebelin, kayak Nggak Kenal Kotanya Sama Sekali!

9 Januari 2026
MR DIY Tempat Belanja yang Lebih Nyaman, Lengkap, dan Worth It ketimbang Miniso

MR DIY Tempat Belanja yang Lebih Nyaman, Lengkap, dan Worth It ketimbang Miniso

11 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ne8V7SUIn1U

Liputan dan Esai

  • Dua Kisah Bisnis Cuan, Sisi Gelap Bisnis Es Teh Jumbo yang Membuat Penjualnya Menderita dan Tips Memulai Sebuah Bisnis
  • Alfamart 24 Jam di Jakarta, Saksi Para Pekerja yang Menolak Tidur demi Bertahan Hidup di Ibu Kota
  • Mahasiswa Malang Sewakan Kos ke Teman buat Mesum Tanpa Modal, Dibayar Sebungkus Rokok dan Jaga Citra Alim
  • Nongkrong Sendirian di Kafe Menjadi “Budaya” Baru Anak Muda Jaksel Untuk Menjaga Kewarasan
  • Kegigihan Gunawan Jualan Kue Putu di Kota-kota Besar selama 51 Tahun agar Keluarga Hidup Sejahtera di Desa
  • Mie Ayam di Jakarta, Saksi Pekerja Berusaha Waras setelah Berkali-kali Nyaris Gila karena Kerja dan Beban dari Orang Tua

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.