Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Hiburan Anime

Nobisuke Nobi Adalah Kita, Manusia yang Berpisah dengan Cita-Citanya

Raden Muhammad Wisnu oleh Raden Muhammad Wisnu
25 Februari 2022
A A
Nobisuke Nobi Adalah Kita, Manusia yang Berpisah dengan Cita-Citanya

Nobisuke Nobi Adalah Kita, Manusia yang Berpisah dengan Cita-Citanya (Shutterstock.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Hari ini, 25 Februari, adalah hari di mana Nobisuke Nobi berpisah dengan cita-citanya.

Pertama, saya ingin mengucapkan terima kasih yang setinggi-tingginya pada Fujiko Fujio, mangaka yang telah menciptakan sebuah karya luar biasa, Doraemon. Selama lebih dari setengah abad, saya dan ratusan juta anak di seluruh dunia terhibur dengan cerita Doraemon, Nobita, dan kawan-kawannya.

Doraemon adalah pahlawan nasional Jepang. Pemerintah Jepang pun telah menetapkan Doraemon sebagai Duta Besar Budaya Animasi Jepang karena karakter dan jalan cerita yang disuguhkannya telah dianggap melambangkan persahabatan dan budaya Jepang. Sampai sekarang pun, saya masih sering membaca ataupun menonton anime Doraemon di sela-sela kesibukan saya.

Tapi, ada tokoh yang saat ini menjadi perhatian saya, soalnya blio relate banget sama hidup saya dan mungkin juga jutaan orang di luar sana. Tokoh tersebut adalah Nobisuke Nobi, ayah Nobita.

Nobisuke Nobi adalah ayah dari Nobita dan bapak-bapak Jepang salaryman pada umumnya. Pergi pagi, pulang malam. Begitu terus setiap harinya. Melelahkan, tapi harus dijalani untuk menghidupi keluarga. Persis seperti Hiroshi Nohara pada kisah Crayon Sinchan atau Koji Tabata pada kisah Kobo Chan.

Tertidur di kereta (Shutterstock.com)

Suatu saat, Nobisuke kesal melihat Nobita dan Doraemon yang kerjanya cuma rebahan sambil membaca komik alih-alih mengejar cita-citanya. Ia pun mulai cerita pada Nobita, “Tepat hari ini, tanggal 25 Februari 20 tahun yang lalu, Aku berpisah dengan cita-citaku”

Nobisuke—20 tahun yang lalu—adalah seorang seniman yang berbakat. Kemampuannya dalam melukis sangatlah hebat. Saking hebatnya, ia ditawari untuk melanjutkan studi ke luar negeri. Saat itu ia bingung karena orang tuanya melarangnya, dan kesempatan tersebut hilang begitu saja. Berkaca dari masa lalunya, Nobisuke membebaskan Nobita untuk mengejar cita-citanya, apa pun itu.

Pelukis (Shutterstock.com)

Setelah mendengar cerita Nobisuke, Nobita mengajak Doraemon pergi ke masa lalu dengan mesin waktu supaya Nobisuke tidak ragu untuk mengejar cita-citanya. Mereka berdua mendapati bahwa ada orang kaya yang menawarkan Nobisuke untuk sekolah ke luar negeri untuk belajar melukis. Tidak sampai di situ, orang tersebut sampai berencana untuk menikahkan putri semata wayangnya dengan Nobisuke setelah selesai studi jika Nobisuke menerima tawarannya.

Baca Juga:

Dennis Nggak Ada Apa-apanya ketimbang Nobita, Tokoh Paling Beban dan Nggak Tahu Diri!

Menguak Misteri Kenapa Dekisugi Jarang Muncul di Serial Doraemon

Namun, Nobisuke menolak tawaran orang tersebut karena ia ingin mewujudkan cita-citanya dengan tangannya sendiri, tanpa bantuan orang lain. Sepulang dari rumah orang tersebut, Nobisuke tidak sengaja bertemu dengan Tamao Kataoka yang kelak menjadi istrinya. Pada akhirnya, Nobisuke tidak berhasil mewujudkan cita-citanya menjadi pelukis terkenal dan berakhir sebagai pekerja kantoran biasa.

Kisah Nobisuke Nobi itu bukanlah cerita menye-menye biasa. Kenyataannya, banyak pemuda yang harus berpisah dengan cita-cita ketika mereka harus dihadapkan pada kenyataan. Realitasnya, tak semua orang bisa mewujudkan cita-cita, apalagi menjadikannya sebagai jalan karier. Biaya hidup yang membengkak namun tak diikuti kenaikan gaji yang signifikan bikin orang tak lagi berpikir akan cita-cita.

Jujur saja, kalian para salaryman yang kebetulan membaca ini, kalian diam-diam membenci pekerjaan kalian kan?

Salaryman di Jepang (Shutterstock.com)

Tentu, masih ada banyak orang yang beruntung. Entah karena privilese, atau memang kebetulan dia beruntung, pekerjaannya sesuai dengan apa yang ia cita-citakan. Namun, orang-orang tersebut hampir tak pernah jadi mayoritas. Mereka—orang-orang yang beruntung—adalah “anomali” di dunia yang tak menyenangkan ini.

Nobisuke Nobi adalah contoh sahih dari hal tersebut. Benar, ia tak memilih jalan hidupnya karena pilihannya sendiri. Namun, realitasnya, di dunia ini, jadi salaryman adalah jalan paling masuk akal untuk memenuhi kebutuhan. Tapi, ya itu, sekadar memenuhi kebutuhan, bukan sejahtera.

Dan mungkin itu juga yang ada di pikiran blio. Ia tahu melukis itu menyenangkan, tapi karier? Tunggu dulu. Memang ada pelukis yang kaya dan sanggup hidup sejahtera. Tapi, seperti yang sudah-sudah. Banyak pesepak bola hebat di luar sana, tapi yang kayak Messi dan Ronaldo itu dikit.

Kecuali kamu pemain Inggris. Payah pun tetap sejahtera. Tak percaya? Lihat Maguire.

Perpisahan Nobisuke Nobi dengan cita-citanya adalah sedikit gambaran realitas yang disisipkan oleh Fujiko dalam Doraemon. Gambaran betapa mengerikannya hidup orang dewasa dan jadi tulang punggung keluarga digambarkan dengan apik: berpisah dengan cita-cita. Tanpa kritik yang pedas, dia bisa menyampaikan pesannya dengan gamblang.

Bahwa meraih cita-cita itu memang menyenangkan, tapi bertahan hidup jauh lebih penting. Dan kadang, demi hidup, kau harus mengorbankan hal-hal yang kau cintai.

Penulis: Raden Muhammad Wisnu

Editor: Rizky Prasetya

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok di sini.

Terakhir diperbarui pada 25 Februari 2022 oleh

Tags: cita-citadoraemonnobisuke nobiNobita
Raden Muhammad Wisnu

Raden Muhammad Wisnu

Lulusan Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Islam Bandung yang bekerja sebagai copywriter. Asal dari Bandung, bercita-cita menulis buku. Silakan follow akun Twitternya di @wisnu93 atau akun Instagram dan TikToknya di @Rwisnu93

ArtikelTerkait

Upin Ipin dan Naruto Dapat Pendidikan Bagus, Nobita Menderita (lescopaque.com)

Perbandingan Jumlah Guru dan Murid yang Ideal serta Keberadaan Support System Adalah Rahasia Kecerdasan Upin Ipin dan Naruto

2 Maret 2024
3 Alasan Kartun Ninja Hattori Lebih Mendidik ketimbang Doraemon

3 Alasan Kartun Ninja Hattori Lebih Mendidik ketimbang Doraemon

21 November 2023
Menerka Hal yang Akan Terjadi jika Doraemon Beneran Ada di Dunia Nyata

17 Kutipan Penyemangat dalam Serial Anime Doraemon

25 November 2022
kpai

Surat Untuk KPAI : Selamat Karena Telah Berhasil Mengubur Mimpi Anak Bangsa

9 September 2019
Ganari Sensei, Sosok Guru Panutan dalam Doraemon Terminal Mojok

Ganari Sensei, Sosok Guru Panutan dalam Doraemon

17 Mei 2022
Suneo Honekawa: Representasi Anak Tunggal di Seluruh Dunia

Suneo Honekawa: Representasi Anak Tunggal di Seluruh Dunia

10 Mei 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Bukan Buangan dari UNDIP: Kami Mahasiswa UNNES, Bukan Barang Retur! kampus di semarang

UNNES Semarang Rajin Menambah Mahasiswa, tapi Lupa Menyediakan Parkiran yang Cukup

24 Februari 2026
Vespa Matic: Tampilannya Keren, tapi Payah di Jalan Nggak Rata dan Tanjakan Mojok.co

Vespa Matic, Motor Mahal yang Nggak Masuk Akal, Harga Setara Mobil Bekas, Fiturnya Minim!

21 Februari 2026
Saya Kapok Ikut Bukber! Cuma Kenyang Dipameri Lanyard Kantor dan Kesuksesan Teman-teman Mojok.co

4 Alasan yang Bikin Saya Malas Datang Bukber, Bukan Cuma karena Jadi Ajang Pamer

21 Februari 2026
Yamaha NMAX, Motor yang Tidak Ditakdirkan untuk Dimodifikasi Mojok.co

Yamaha NMAX, Motor Gagah tapi Biaya Merawatnya Sama Sekali Tak Murah

25 Februari 2026
Dosa Penjual Oseng Mercon, Makanan Khas Jogja Paling Seksi (Wikimedia Commons)

Dosa Penjual Oseng Mercon Menghilangkan Statusnya Sebagai Kuliner Unik, padahal Ia Adalah Makanan Khas Jogja Paling Seksi

23 Februari 2026
Jangan Salah! Lebih dari 95% Penduduk Indonesia Tidak Mendukung Kemerdekaan

Jangan Salah! Lebih dari 95% Penduduk Indonesia Tidak Mendukung Kemerdekaan

26 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=FgVbaL3Mi0s

Liputan dan Esai

  • Derita Punya Rumah Dekat Tempat Nongkrong Kekinian di Jogja: Cuma Bikin Emosi dan Nggak Bisa Tidur
  • Culture Shock Mahasiswa Kalimantan di Jawa: “Dipaksa” Srawung, Berakhir Tidak Keluar Kos dan Pindah Kontrakan karena Tak Nyaman
  • Mudik ke Desa Naik Motor usai Merantau di Kota: Dicap Gagal, Harga Diri Diinjak-injak karena Tak Sesuai Standar Sukses Warga
  • Di Balik Tampang Feminin Yamaha Grand Filano, Ketangkasannya Bikin Saya Kuat PP Surabaya-Sidoarjo Setiap Hari Ketimbang BeAT
  • Meninggalkan Honda BeAT yang Tangguh Menaklukkan Jogja-Semarang demi Gengsi Pindah ke Vespa, Berujung Sia-sia karena Tak Sesuai Ekspektasi
  • Bapak Kerja Keras 60 Jam agar Keluarga Tak Hidup Susah, Ternyata bagi Anak Itu Tak Cukup untuk Disebut “Kasih Sayang”

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.