Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Pojok Tubir

Nggak Usah Berisik, Perpanjangan Masa Jabatan Kades Sudah Benar kok!

Moh. Rofqil Bazikh oleh Moh. Rofqil Bazikh
6 Februari 2023
A A
Masa Jabatan Kepala Desa 9 Tahun? Nggak Kapok Punya Pimpinan Nggak Becus?

Masa Jabatan Kepala Desa 9 Tahun? Nggak Kapok Punya Pimpinan Nggak Becus? (Pixabay.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Baca Juga:

3 Tradisi Manten Paling Unik di Tulungagung. Terdengar Aneh bagi Pendatang, tapi Normal bagi Warlok

Penderitaan Tinggal Dekat Tempat Wisata Mikutopia Kota Batu, Hidup Dihantui Macet, Berisik, dan Waswas dengan Ancaman Bencana Ekologis Masa Depan

Tak terhitung berapa minggu ramai-ramai soal perpanjangan masa jabatan kades ini. Semakin ke sini makin banyak adegan-adegan yang membuat masyarakat bertanya-tanya. Awalnya, hanya permintaan biasa dari Aparatur Pemerintah Desa Seluruh Daerah Indonesia (APDESI). Semakin lama semakin brutal saja. Paling mutakhir, apa yang menimpa Apip terkait dengan kritik-kritiknya yang terang-terangan dibungkam. Orang-orang Apdesi Kabupaten Bengkulu kebakaran jenggot dan akhirnya memaksa Apip minta maaf.

Jelas sudah kalau sebetulnya para kades memang kebelet masa baktinya diperpanjang. Artinya, gerakan dan permintaan yang dilontarkan kemarin bukan hanya untuk cek ombak, tetapi memang hasrat dari hati yang paling dalam. Maka, ketika manusia semacam Apip hadir ke permukaan untuk menginterupsi, seketika mereka bereaksi keras, karena pada dasarnya mereka memang kebelet dan jangan sampai ada yang menghalangi. Bayangkan Anda kebelet pup dan tiba-tiba dilarang masuk kamar mandi, jengkel toh? Yowes!

Tetapi, yang sudah dilontarkan oleh Apip make sense sih. Apa yang dilontarkan olehnya sebetulnya sudah benar. Sebagaimana juga make sense-nya alasan-alasan yang dikemukakan Kades. Kali ini saya akan mencoba untuk menjadi juru bicara (katakanlah begitu) mereka. Kita sama-sama akan melihat beberapa alasan dari mereka plus satu bonus alasan yang tidak banyak diungkap. Semoga, dapat mencerahkan hati saudara-saudara melihat persoalan ini.

Dua alasan yang amat valid

Alasan pertama bahwa masa jabatan kades terlalu pendek. Kita tahu bersama jabatan kades saat ini yang hanya enam tahun. Hanya enam tahun. Tentu tidak sesuai dengan pekerjaan kades yang maha berat dan butuh waktu banyak. Mungkin, masa bakti enam tahun bagi kita terlalu lama. Namun, bagi mereka hal tersebut tidak apa-apanya karena harus membenahi desa sedemikian rupa. Alasan lainnya, agar meminimalisir persaingan antarcalon kepala desa. Ini sangat masuk akal, bagaimana pun kita tidak boleh terpecah belah dan harus bersama-sama membangun desa.

Dua alasan tersebut yang menjadi senjata selama ini. Kedua-duanya, menurut saya, valid no debat. Bagaimanapun kita juga harus mengerti bahwa tugas kepala desa bukan perkara enteng. Belum lagi rintangan yang kadang datang dari mantan pesaing sebelumnya. Makin kompleks saja kerumitan-kerumitannya. Sudah benar kalau perpanjangan masa jabatan kades untuk mengatasi hal tersebut. Hitung-hitung juga agar perseteruan antara kerabat hanya terjadi 9 tahun sekali, bukan 6 tahun sekali sebagaimana biasa.

Baca halaman selanjutnya

Nunggu balik modal dulu, Bos!

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 14 Februari 2023 oleh

Tags: apdesiapipmasa jabatan kadesmodal jadi kadespilihan redaksi
Moh. Rofqil Bazikh

Moh. Rofqil Bazikh

Seorang mahasiswa Magister Islamic Studies yang tengah menempuh jalan pulang menuju pemikiran yang autentik. Setelah melewati fase dialektika liberal, ia kini sampai pada kesadaran kritis untuk mendekonstruksi narasi-narasi Barat yang selama ini dianggap sebagai kebenaran mutlak

ArtikelTerkait

Surat Terbuka untuk Gojek dan Grab Please, Kasih Fitur Pilihan Tipe Motor buat Penumpang Terminal Mojok

Surat Terbuka untuk Gojek dan Grab: Please, Kasih Fitur Pilih Motor buat Penumpang

10 Oktober 2022
Aliran-aliran Gereja Kristen Protestan di Indonesia biar Taunya Nggak GKJ Aja! terminal mojok.co

Aliran-aliran Gereja Kristen Protestan di Indonesia biar Taunya Nggak GKJ Aja!

15 September 2021
Memahami Sultan Ground: Keistimewaan Jogja yang Ruwet dan Penuh Intrik tamansari

Prabu Yudianto Menceritakan Dukanya Saat Tinggal di Tamansari Jogja: Bisa Diusir Kapan Saja

10 April 2023
Mematahkan Stigma Negatif Soal Perempuan Lewat Chae Song Hwa dan 3 Tokoh Wanita Lain dalam Hospital Playlist terminal mojok

Chae Song Hwa dan 3 Tokoh Wanita Lain di Hospital Playlist Patahkan Stigma Soal Perempuan

21 September 2021
Panduan Komplet Main NFT yang Nggak Pernah Dibahas di Media Lain! Terminal Mojok.co

Panduan Komplet Main NFT yang Nggak Pernah Dibahas di Media Lain!

15 Maret 2022
16 Drama Korea yang Harus Kamu Tonton sebelum 2022 Berakhir Terminal Mojok

16 Drama Korea yang Harus Kamu Tonton sebelum 2022 Berakhir

10 Desember 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Jangan Samakan Bubur Ayam Jakarta dan Cirebon, Mereka Beda! Mojok.co

Jangan Samakan Bubur Ayam Jakarta dan Cirebon, Mereka Beda!

22 Juni 2026
Jangan Terbuai Romantisme Jogja, Kota Ini Punya Seribu Jebakan buat Mahasiswanya Mojok.co kota pelajar

Jogja Kota Pelajar Bukan Cuma Soal UGM, tapi Soal Standar Pendidikan dari SD yang Sudah Kompetitif

17 Juni 2026
Palembang Bikin Pangling, Banyak Berubah padahal Baru Ditinggal Merantau Setahun Mojok.co sumatera selatan

Kalau Orang Sumatera Selatan Terus-terusan Ngaku dari Kota Palembang, Daerah Lain Kapan Dikenalnya?

21 Juni 2026
3 Tradisi Manten Paling Unik di Tulungagung. Terdengar Aneh bagi Pendatang, tapi Normal bagi Warlok Mojok.co

3 Tradisi Manten Paling Unik di Tulungagung. Terdengar Aneh bagi Pendatang, tapi Normal bagi Warlok

17 Juni 2026
Hidup di Desa Nggak Seindah Bayangan, Banyak Iuran yang Harus Dibayarkan kalau Nggak Mau Jadi Bahan Omongan

Hidup di Desa Itu Murah, yang Mahal Adalah Ongkos Sosialnya, dan Ini Rinciannya

21 Juni 2026
Orang Jombang Malas Liburan ke Wonosalam, Lebih Memilih Plesir ke Malang Mojok

Orang Jombang Malas Liburan ke Wonosalam, Lebih Memilih Plesir ke Malang

20 Juni 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.