Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kuliner

4 Dosa Indomaret Point Coffee Terhadap Pelanggan yang Bikin Kecewa

Dyan Arfiana Ayu Puspita oleh Dyan Arfiana Ayu Puspita
10 Mei 2025
A A
4 Dosa Indomaret Point Coffee Terhadap Pelanggan yang Bikin Kecewa

4 Dosa Indomaret Point Coffee Terhadap Pelanggan yang Bikin Kecewa (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Indomaret Point Coffee selama ini selalu dipuji sebagai kopi minimarket yang paling enak. Bahkan, ketika disandingkan dengan kopi buatan kedai kopi terkenal lain, seperti Kopi Kenangan, Janji Jiwa, termasuk Starbucks, rasa kopi Indomaret dibilang lebih juara. Tak heran jika dalam beberapa tahun terakhir, Indomaret Point Cofffee makin menjamur.

Berdasarkan informasi yang ada di laman resminya, brand spesialisasi kopi dengan konsep “Made to Order” ini memiliki lebih dari 1.200 gerai yang tersebar di sekitar 120 kota. Data itu pun merupakan data pada tahun 2023. Kalau dihitung hingga detik ini, pasti jumlahnya lebih dari itu. Sayang, saya nggak bisa menemukan data terbaru berapa jumlah gerai Point Coffee saat ini.

ADVERTISEMENT

Nah, meskipun sering kali dipuja-puji karena rasa dan harganya yang worth it, Indomaret Point Coffee bukannya tanpa cela. Berikut ini adalah beberapa dosa Point Coffee yang sering bikin pencintanya tarik napas dalam-dalam. Kadang tarik napas panjang, kadang pula disertai desahan kekecewaan.

#1 Apa itu konsistensi rasa? Semua tergantung nasib

Pertama, soal konsistensi rasa. Konsistensi rasa ini memang jadi PR terbesar bagi banyak kedai kopi, tak terkecuali Indomaret Point Coffee. Ada hari-hari di mana Point Coffee terasa lebih seperti kopi sachet yang dipoles jadi premium, daripada secangkir kopi yang lahir dari proses penuh cinta dan takaran presisi.

Kadang pula, entah kenapa rasa Indomaret Point Coffee lebih mirip minuman permen cair ketimbang pengalaman ngopi yang sebenarnya. Padahal belinya varian yang sama, di gerai yang sama, cuma beda hari aja. Kalau bedanya setipis lapisan udara sih nggak masalah. Masih bisa dimaklumi karena rasanya yang tetap masuk di lidah.

Apesnya itu kalau dapat rasa yang benar-benar berbeda. Entah karena roastingan beans-nya yang beda, ataukah takarannya atau mungkin juga mood baristanya kebawa dalam kopi, masih jadi misteri.

Pokoknya, beli kopi di Indomaret Point Coffee ini bener-bener bikin pelanggan seperti lagi ikut undian. Enak nggaknya, semua tergantung nasib.

#2 Pelayanan tergantung mood barista Indomaret Point Coffee

Dilayani dengan baik saat beli kopi, minimal baristanya nggak pelit senyum adalah harapan semua orang. Sayangnya, dapat barista yang ramah dan murah senyum lebih mudah kita temukan di reels medsos Point Coffee daripada di outlet mereka.

Baca Juga:

Saya akhirnya mengakui keunggulan Indomaret karena 3 barang ini

3 hal yang mendorong saya meninggalkan Alfagift dan beralih Klik Indomaret walau lebih mahal

Mungkinkah interaksi yang dingin itu karena beban kerja barista yang bertumpuk? Ya jadi barista, ya jadi kasir. Rangkap-rangkap lah pokoknya. Wajar saja jika kemudian mereka kewalahan yang akhirnya membuat mood jadi berantakan. Alat roastingnya nggak dijempalikin aja udah untung.

Soal barista yang diduga kerjanya cuma sendirian ini, saya jadi ingat keluhan salah satu netijen yang mempermasalahkan kenapa Indomaret Point Coffee di tempatnya sering sekali ditinggal-tinggal oleh baristanya. Tiap kali datang ke outlet, lagi-lagi tulisannya “sedang istirahat”. Padahal waktu itu masih jam setengah 11 siang.

Di lain hari, pernah coba datang jam 1 siang pun, lagi-lagi yang menyambut adalah tulisan “sedang istirahat”. Kan jadi tanda tanya. Ini beneran yang jaga outlet cuma 1 orang doang? Sekelas Indomaret Point Coffee lho ini~

#3 Minim tempat duduk yang nyaman

Dosa Indomaret Point Coffee selanjutnya yang bikin ngelus dada pelanggannya adalah soal ketersediaan kursi.

Situasinya begini. Kopi nikmat sudah di tangan. Angan-angan pun sudah siap untuk menyesap kopi dengan pelan. Tapi begitu mau duduk, eh, tempatnya cuma sepetak doang. Sudahlah sepetak, mepet etalase mie instan pula! Jadi, misal ada pembeli yang lagi belanja, bagian punggung kita sering kesenggol keranjang belanjaan. Duh. Nggak nyaman banget, kan?

Indomaret Point Coffee ini tampaknya belum memikirkan sungguh-sungguh bahwa ada manusia yang ingin ngopi langsung di tempat. Lha kalau kursinya nggak nyaman gini kan ngopi di Point Coffee berasa kayak lagi di pit stop, alias harus buru-buru karena nggak nyaman kalau kelamaan.

#4 Menu Indomaret Point Coffee yang sering gaib

Terakhir, kekurangan Indomaret Point Coffee yang bikin kesal adalah menunya sering zonk.

Jadi begini. Ketika kita datang ke gerai Point Coffee, kita akan melihat menu yang terpampang di layar mesin begitu lengkap. Tapi kenyataannya? Begitu pesan, lagi-lagi baristanya bilang, “Lagi kosong, Kak.”

Alasannya pun beragam. Mulai dari sirupnya yang habis, beans-nya nggak ada, hingga belum restock. Wah, kalau menu yang terpampang sampai puluhan, tapi yang tersedia cuma segelintir begitu, rasanya kok seperti masuk ke restoran all you can eat, tapi pas mau ambil makanan, jebul yang tersedia cuma nasi putih sama kerupuk. Hmmm.

Itulah beberapa dosa Indomaret Point Coffee. Dengan dosa-dosa di atas tersebut, rasanya terlalu dini menyebut Indomaret Point Coffee bakalan kehilangan pelanggan setianya. Karena seperti cinta yang tabah, pelanggan Indomaret Point Coffee nyatanya tetap akan kembali meski tahu rasa menunya belum tentu stabil, baristanya kadang angin-anginan, tempat duduknya yang terbatas, dan varian yang sering kosong.

Kok bisa gitu, ya?

Penulis: Dyan Arfiana Ayu Puspita
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA 4 Aturan Tidak Tertulis Saat Beli Kopi di Indomaret Point Coffee yang Perlu Diketahui.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 11 Mei 2025 oleh

Tags: indomaretindomaret pointIndomaret Point Coffeepilihan redaksi
Dyan Arfiana Ayu Puspita

Dyan Arfiana Ayu Puspita

Alumnus Universitas Terbuka yang bekerja sebagai guru SMK di Tegal. Menulis, teater, dan public speaking adalah dunianya.

ArtikelTerkait

Rute LRT Jalur Cibubur Adalah Seburuk-buruknya Penataan Akses Transportasi Publik

LRT Jalur Cibubur Adalah Seburuk-buruknya Penataan Akses Transportasi Publik

3 April 2024
5 Provinsi di Indonesia yang Paling Tidak Bahagia terminal mojok.co

5 Provinsi di Indonesia yang Paling Tidak Bahagia

4 Januari 2022
UKT PTN Indonesia Makin Mahal, Mending Kuliah ke 5 Negara Ini Saja. Biaya Kuliah Murah dan Kualitasnya Lebih Baik Mojok.co

UKT PTN Indonesia Makin Mahal, Mending Kuliah ke 5 Negara Ini Aja. Biaya Kuliah Murah dan Kualitasnya Lebih Baik

21 Mei 2024
Onigiri Indomaret: Mending Beli Suki Onigiri Atau Yummy Choice?

Onigiri Indomaret: Mending Beli Suki Onigiri Atau Yummy Choice?

8 Maret 2023
Sisi Gelap Tinggal di Kecamatan Moyudan Sleman

Sisi Gelap Tinggal di Kecamatan Moyudan Sleman

9 April 2023
Sempak Indomaret: Celana Dalam Ramah Selangkangan Terbaik Sepanjang Masa

Seri Produk Terbaik Indomaret untuk Pria: Celana Dalam yang Murah tapi Ramah Selangkangan!

6 Oktober 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Kompensasi delay pesawat payah, saya pernah menunggu lebih dari 2 jam cuma dapat air mineral Terminal

Kompensasi delay pesawat payah, saya pernah menunggu lebih dari 2 jam cuma dapat air mineral

23 Juli 2026
Simpang Tuwowo Surabaya pantas dijuluki lampu merah paling semrawut, kalahkan lampu merah Pegirian Mojok.co

Simpang Tuwowo Surabaya pantas dijuluki lampu merah paling semrawut, kalahkan lampu merah Pegirian 

25 Juli 2026
Penderitaan orang Serang yang kerja di luar kota: pakai KRL susah, kereta lokal pun nggak membantu

Penderitaan orang Serang yang kerja di luar kota: pakai KRL susah, kereta lokal pun nggak membantu

22 Juli 2026
Kebumen yang Dahulu Bukanlah yang Sekarang, Kini Diam-Diam "Naik Kelas" Jadi Makin Diperhitungkan Mojok.co

Waktunya Kebumen berhenti jual diri sebagai “kota yang murah”, harus mulai berani punya harga diri!

27 Juli 2026
Tips Plesir Kala Malam di Jogja Naik GoRide (Unsplash)

Sebagai orang yang pernah tinggal di sana, saya harus jujur kalau Jogja kini menjelma jadi kota besar yang membosankan

23 Juli 2026
Kecewa dengan kebiasaan dagel di Lembata NTT, memang bikin guyub, tapi amat membebani secara tenaga dan materi Mojok.co

Kecewa dengan kebiasaan dagel di Lembata NTT, memang bikin guyub, tapi amat membebani secara tenaga dan materi

27 Juli 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.