Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Ngemplak, Kecamatan di Sleman yang Sering Terlupakan karena Nama Besar Depok dan Ngaglik

Rizqian Syah Ultsani oleh Rizqian Syah Ultsani
19 Januari 2026
A A
Ngemplak, Kecamatan di Sleman yang Sering Terlupakan karena Nama Besar Depok dan Ngaglik Mojok.co

Ngemplak, Kecamatan di Sleman yang Sering Terlupakan karena Nama Besar Depok dan Ngaglik

Share on FacebookShare on Twitter

Sudah terkenal di mana-mana bahwa Depok adalah kecamatan paling overpower di Kabupaten Sleman. Begitu juga dengan Ngaglik yang perlahan, tapi pasti menjelma jadi kuda hitam dengan pertumbuhan  cukup signifikan. Tidak heran kalau dua kecamatan ini punya fasilitas yang jos. 

Kehebatan Depok dan Ngaglik sampai membuat kita melupakan kecamatan lainnya di Sleman. Salah satunya, Kecamatan Ngemplak yang sejatinya punya peran penting di Kabupaten Sleman. Ngemplak tidak sepenuhnya dilupakan sebenarnya. Hanya saja, orang jadi berpikir dua kali lebih lama dibanding ketika membicarakan Ngemplak. Seolah-olah perlu waktu untuk mengingat-ingat di mana Ngemplak itu.  

Buat yang nggak tahu, Kecamatan Ngemplak berada di timur laut Kabupaten Sleman. Bertetangga sama Kecamatan Depok dan Kalasan di selatan, Kecamatan Ngaglik di barat, Kecamatan Pakem di barat laut, Kecamatan Cangkringan di utara, serta Kecamatan Manisrenggo Klaten di timur.

Secara kultur, Kecamatan Ngemplak lebih dekat dengan budaya pedesaan dengan kehidupan yang bersahaja. Di sana masih banyak areal persawahan dan hunian sederhana. Secara sosiologis, masyarakatnya juga masih memegang erat tradisi bersosialisasi seperti srawung dan ikatan trah keluarga yang kuat.

Meski sangat dekat dengan kultur pedesaan, dari segi fasilitas, Kecamatan Ngemplak juga nggak bisa dipandang sebelah mata. Mulai dari universitas besar sampai fasilitas penunjang hajat hidup warga Sleman ada di Ngemplak. Mau dibilang komplit juga nggak, tapi bukan juga nggak ada apa-apa. Saya membahasakannya dengan istilah “cukup”.

Baca juga Ngaglik Sleman Surga Dunia, Bikin Kecamatan Lain Merasa Miskin. 

Ngemplak punya UII dan tempat wisata menarik

UGM dan UNY memang punyanya Kecamatan Depok, tapi Ngemplak juga punya universitas yang nggak kalah keren yaitu Universitas Islam Indonesia alias UII. Salah satu universitas swasta terbaik di Indonesia ini sebagian besar gedung utamanya berada di wilayah Kecamatan Ngemplak. Diantaranya gedung auditorium, main library, serta Candi Kimpulan yang terkenal itu. 

Ngemplak juga punya beberapa tempat wisata yang cukup terkenal di Sleman, diantaranya Blue Lagoon dan Pemandian Umbul Saren. Kalau sedang tidak ingin berwisata alam, orang-orang bisa mengunjungi salah satu toko buku dan reading space bernama Solusi Buku. Tempat ini banyak jadi rujukan para pencinta buku. 

Baca Juga:

Setahun Hidup di Jogja Bikin Saya Rindu Jalan Berlubang di Bekasi

Saya Memutuskan Pindah dari Jogja Setelah Belasan Tahun Tinggal, karena Kota Ini Mahalnya Makin Nggak Ngotak

Secara posisi, Ngemplak sebenarnya cukup strategis, diapit 2 kecamatan besar Depok dan Ngaglik. Ngemplak juga dilalui oleh salah satu jalan terpenting di Sleman sisi utara yaitu Jalan Kaliurang. Ini membuat secara ekonomi dan akses, Ngemplak lebih baik daripada kecamatan-kecamatan lain di Sleman, bahkan DIY. 

Baca juga Setelah 3 Bulan Tinggal di Depok, Saya Sadar Ternyata Depok Itu Indah Jika Bisa Menikmatinya.

Bertetangga dengan kecamatan superpower

Ngemplak memang tidak punya mal yang kata banyak orang jadi salah satu tolok ukur maju tidaknya suatu daerah. Namun, jujur saja, warga Ngemplak nggak ambil pusing soal itu. Sebab, kecamatan ini bertetangga dengan salah satu kecamatan superpower yang punya mal besar Pakuwon Mal. Mal ini hanya berjarak sekitar 2 km dari Kecamatan Ngemplak. Jadi tinggal “nyebrang” sebentar, warga Ngemplak sudah bisa menikmati mal megah. 

Hal serupa juga terjadi pada fasilitas umum lain seperti rumah sakit. Ngemplak memang cuma punya dua rumah sakit di wilayahnya yaitu Rumah Sakit UAD dan Rumah Sakit Mitra Paramedika. Namun, warga Ngemplak punya banyak pilihan fasilitas kesehatan lain karena kecamatan ini di kelilingi sama banyak rumah sakit top. Sebut saja RS JIH di selatan sampai RS Panti Nugroho di utara.

Kecamatan Ngemplak juga nggak punya stadion bergengsi. Namun, warganya juga nggak ambil pusing karena Stadion Maguwoharjo kebanggaan orang Sleman jaraknya juga nggak jauh. 

Itulah Kecamatan Ngemplak. Namanya memang kerap berada di bawah bayang-bayang kecamatan Depok dan Ngaglik yang primadona itu. Namanya mungkin kurang familiar di telinga banyak orang. Namun, sejujurnya, warganya nggak ambil pusing soal itu sebab Ngemplak nggak tertinggal. Kalaupun ada fasilitas yang kurang, warganya tinggal “nyeberang” ke kecamatan tetangga yang superpower itu. 

Penulis: Rizqian Syah Ultsani
Editor: Kenia Intan

BACA JUGA Kecamatan Mlati, Pesaing Berat Kecamatan Depok yang Jadi Surga Dunia Malam Jogja.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 19 Januari 2026 oleh

Tags: depokJogjaNgaglikNgemplakNgemplak SlemanSleman
Rizqian Syah Ultsani

Rizqian Syah Ultsani

Lulusan Sosiologi UGM yang tinggal di Jogja. Suka mengulas tentang Jogja dan segala isinya. Memiliki hobi lari.

ArtikelTerkait

4 Dosa yang Tanpa Sadar Dilakukan Warga Sewon terhadap Kabupaten Bantul Mojok.co

4 Dosa yang Tanpa Sadar Dilakukan Warga Sewon terhadap Kabupaten Bantul

15 Desember 2024
Penderitaan yang Saya Rasakan Setiap Hari Melaju di Jalan Tempel-Turi Sleman

Penderitaan yang Saya Rasakan Setiap Hari Melaju di Jalan Tempel-Turi Sleman

5 Mei 2025
4 Tipe Mahasiswa yang Cocok Kuliah di Kota Semarang, Nggak Sembarang Orang Sanggup  Mojok.co jogja

Meski Banyak Orang Mencerca Kota Lumpia, Saya Memilih Menetap di Semarang ketimbang Jogja, Kota yang Pernah Saya Tinggali Belasan Tahun

9 Juli 2024
Depok Semarang Ruwet, tapi Masih Bisa Dimaafkan, Tidak Seperti Depok di Daerah Lain Mojok.co

Depok Semarang Ruwet, tapi Masih Bisa Dimaafkan, Tidak Seperti Depok di Daerah Lain

17 Oktober 2025
Membayangkan Apa yang Akan Terjadi jika Nggak Ada Stasiun Lempuyangan Jogja

Membayangkan Apa yang Akan Terjadi jika Stasiun Lempuyangan Jogja Nggak Ada

9 Februari 2025
Alasan Orang Jogja Malas Kulineran di Kopi Klotok Mojok.co

Alasan Orang Jogja Malas Kulineran di Kopi Klotok

6 November 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Aturan Kereta Api Bikin Bingung- Bule Tenggak Miras Dibiarkan (Unsplash)

Pengalaman Naik Kereta Api Segerbong dengan Bule yang Membawa Miras Membuat Saya Mempertanyakan Larangan Ini

5 Februari 2026
Jatim Park, Tempat Wisata Mainstream di Malang Raya yang Anehnya Tetap Asyik walau Sudah Dikunjungi Berkali-kali Mojok.co

Jatim Park, Tempat Wisata Mainstream di Malang Raya yang Anehnya Tetap Asyik walau Sudah Dikunjungi Berkali-kali

6 Februari 2026
Harga Nuthuk di Jogja Saat Liburan Bukan Hanya Milik Wisatawan, Warga Lokal pun Kena Getahnya

Saya Memutuskan Pindah dari Jogja Setelah Belasan Tahun Tinggal, karena Kota Ini Mahalnya Makin Nggak Ngotak

3 Februari 2026
Di Sumenep, Tidak Terjadi Invasi Barbershop, Diinjak-injak Sama Pangkas Rambut Tradisional

Di Sumenep Tidak Terjadi Invasi Barbershop, Diinjak-injak Sama Pangkas Rambut Tradisional

4 Februari 2026
Pro Tips Bikin Sate Taichan Jadi Lebih Enak (Wikimedia Commons)

Pro Tips Bikin Sate Taichan Jadi Lebih Enak: Sebuah Usaha Menghapus Cap Makanan Nggak Jelas dari Jidat Sate Taichan

7 Februari 2026
Petaka Terbesar Kampus- Dosen Menjadi Joki Skripsi (Pixabay)

Normalisasi Joki Skripsi Adalah Bukti Bahwa Pendidikan Kita Memang Transaksional: Kampus Jual Gelar, Mahasiswa Beli Kelulusan

4 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • BPMP Sumsel Bangun Ekosistem Pendidikan Inklusif Melalui Festival Pendidikan
  • Ironi Kerja di Luar Negeri: Bangun Rumah Besar di Desa tapi Tak Dihuni, Tak Pulang demi Gengsi dan Standar Sukses yang Terus Berganti
  • Surat Wasiat Siswa di NTT Tak Hanya bikin Trauma Ibu, tapi Dosa Kita Semua yang Gagal Melindungi Korban Kekerasan Anak
  • Tak Menyesal Ikuti Saran dari Guru BK, Berhasil Masuk Fakultas Top Unair Lewat Golden Ticket Tanpa Perlu “War” SNBP
  • Tan Malaka “Hidup Lagi”: Ketika Buku-Bukunya Mulai Digemari dan Jadi Teman Ngopi
  • Self Reward Bikin Dompet Anak Muda Tipis, Tapi Sering Dianggap sebagai Keharusan

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.