Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Kecamatan Mlati, Pesaing Berat Kecamatan Depok yang Jadi Surga Dunia Malam Jogja

Rizqian Syah Ultsani oleh Rizqian Syah Ultsani
13 Oktober 2025
A A
Kecamatan Mlati Sleman, Pesaing Berat Kecamatan Depok yang Jadi Surga Dunia Malam Jogja

Kecamatan Mlati, Pesaing Berat Kecamatan Depok yang Jadi Surga Dunia Malam Jogja

Share on FacebookShare on Twitter

Kecamatan Depok bukan satu-satunya kecamatan kuat di Sleman. Tepat di sampingnya, ada Kecamatan Mlati Sleman yang membayangi dan siap menyalip kapan saja

Sejauh yang kita tahu, Kecamatan Depok Sleman selalu diagung-agungkan jadi kecamatan paling maju se-DIY. Dengan segudang landmark dan fasilitasnya, Depok sampai digadang-gadang mampu kalau misalnya memisahkan diri dari Kabupaten Sleman dan menjadi kabupaten sendiri.

Tapi, di Kabupaten Sleman ada satu lagi kecamatan atau kapanewon yang juga nggak kalah lengkap dan maju. Bahkan bisa jadi pesaing berat ke-overpower-an Kecamatan Depok, apalagi soal dunia malamnya. Tidak lain dan tidak bukan, yaitu Kapanewon atau Kecamatan Mlati.

Bagi yang nggak tahu, Kapanewon atau Kecamatan Mlati berada di sisi selatan tegah kabupaten Sleman. Letaknya berbatasan dengan Kecamatan Sleman di utara, Kecamatan Seyegan di barat, Kecamatan Ngaglik dan Depok di timur, dan Kecamatan Godean dan Gamping serta Kecamatan Tegalrejo, Kota Jogja di selatan.

Kecamatan dengan luas 28,52 km persegi dan terdiri dari lima kalurahan ini nggak bisa dianggap remeh. Fasilitas yang dipunyai terhitung lengkap, mulai dari sektor pendidikan, infrastruktur, dan hiburan ada di sini. Pokoknya komplit plit plit.

Mlati jadi tempat berdiri institusi pendidikan, rumah sakit, dan terminal penting di Sleman

Kita mulai dari sektor pendidikan. Yang kita tahu, salah satu universitas nomor satu di Indonesia yaitu UGM berada di Kecamatan Depok, tapi nanti dulu, sebab ternyata UGM yang sisi barat masuknya di Kecamatan Mlati. Terhitung Fakultas Kedokteran, Kedokteran Gigi, Biologi, MIPA, Geografi, juga Teknik berada di Mlati.

Selain sisi barat UGM, di Kecamatan Mlati juga ada beberapa perguruan tinggi lainnya seperti MMTC, UTY, STMY, dan lainnya. Tak hanya perguruan tinggi, sekolah yang cukup terkenal di Jogja yaitu TK dan SD Islam Al Azhar 31 Yogyakarta juga masuk di Kecamatan Mlati.

Di Kecamatan Mlati juga ada terminal bus terbesar kedua di Jogja yaitu Terminal Jombor. Sebenarnya Kecamatan Depok juga punya terminal yaitu Terminal Condongcatur, tapi jauh lah kalau dibandingkan sama Terminal Jombor.

Baca Juga:

Bantul Selatan: Surga Tersembunyi buat Pekerja yang Malas Tua di Jalan dan Ogah Akrab sama Lampu Merah

Jalan Magelang: Surganya Depo Pasir dan Nerakanya Pengendara Cupu

Kecamatan Mlati juga memiliki rumah sakit pemerintah terbesar di Jogja yaitu RSUP dr. Sardjito. Selain itu, di Kecamatan Mlati juga ada RS Gigi dan Mulut UGM Prof. Soedomo, RS Sakina Idaman, dan RS Khusus Bedah Sinduadi. Aman lah ya kalau misal sakit di sini.

Selain perguruan tinggi, sekolah, terminal, dan rumah sakit, di Kecamatan Mlati juga ada satu fasilitas yang saya yakin nggak ada di kecamatan lain. Yaitu Asrama Haji Yogyakarta yang letaknya juga ada di Kecamatan Mlati. Kecamatan lain di Jogja apa ya punya asrama haji?

Pusat dunia malam

Kalau urusan mal, Kecamatan Mlati juga nggak mau kalah. Mal besar paling populer di Jogja yaitu Jogja City Mall berada di Kecamatan Mlati. Tak hanya itu, Kecamatan Mlati juga punya salah satu gedung tertinggi di DIY yaitu The Rich Jogja Hotel yang berada persis di sebelah JCM dengan tinggi 21 lantai.

Selain mal, wahana hiburan yang ada di Kecamatan Mlati sudah pasti yaitu Sindu Kusuma Ecopark atau SKE. Dengan berbagai wahana seru yang ada di dalamnya yang jadi tempat favorit warga Mlati dan umumnya warga Jogja bertamasya. Ini menambah komplit isi dari Kecamatan Mlati.

Bicara sarana hiburan di Kecamatan Mlati, nggak lengkap rasanya kalau nggak menyebut tempat hiburan malamnya. Kabarnya, Mlati jadi pusatnya klub malang seantero Jogja. Kecamatan Depok pun angkat topi kalau urusan klub malam. Sebut saja Boshe, Liquid, Black Panther, Gold Dragon, dan masih banyak lagi. Nggak ada lawan!

Itulah Kapanewon atau Kecamatan Mlati Sleman yang jadi pesaing berat ke-overpower-an Kecamatan Depok. Memang secara overall masih belum dapat mengungguli Kecamatan Depok tapi sudah termasuk komplit, apalagi kalau urusan dunia malam, Kecamatan Mlati adalah pusatnya.

Penulis: Rizqian Syah Ultsani
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA 5 Kecamatan Paling Sepi di Sleman yang Cocok untuk Pensiun

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 13 Oktober 2025 oleh

Tags: kapanewon mlatikecamatan depokkecamatan mlatimlati slemanSlemantempat dugem di Jogja
Rizqian Syah Ultsani

Rizqian Syah Ultsani

Lulusan Sosiologi UGM yang tinggal di Jogja. Suka mengulas tentang Jogja dan segala isinya. Memiliki hobi lari.

ArtikelTerkait

4 Cara yang Bisa Dilakukan Pemkab agar Jalan Turi Sleman Lebih Nyaman Dilalui Pengendara

4 Cara yang Bisa Dilakukan Pemkab agar Jalan Turi Sleman Lebih Nyaman Dilalui Pengendara

8 Mei 2025
Saatnya Warga Bantul Berbangga dengan Embung Potorono yang Bisa Membuat Warga Sleman Iri

Saatnya Warga Bantul Berbangga dengan Embung Potorono yang Bisa Membuat Warga Sleman Iri

6 Mei 2026
Depok, Kecamatan di Sleman yang Paling Red Flag di Mata Orang Bantul Mojok.co

Depok, Kecamatan di Sleman yang Paling Red Flag di Mata Orang Bantul

11 Oktober 2025
Jalur Pedalaman Klaten, Jalan Alternatif Boyolali-Sleman yang Bikin Perjalanan Lebih Cepat, tapi Harus Bertarung Melawan Truk Besar

Jalur Pedalaman Klaten, Jalan Alternatif Boyolali-Sleman yang Bikin Perjalanan Lebih Cepat, tapi Harus Bertarung Melawan Truk Besar

2 November 2025
Jogja Kota Salah Urus dan Sulit Dinikmati Warganya Sendiri (Unsplash)

Jogja Tidak Pantas Lagi Menyandang Kota Wisata dan Kota Pendidikan karena Tidak Bisa Dinikmati oleh Warganya Sendiri

2 Februari 2024
Seyegan, Daerah Paling Tidak Terkenal di Yogyakarta: Nggak Punya Bangjo, Olive Baru Miskin, serta Daerah Termiskin di Sleman

Seyegan, Daerah Paling Tidak Terkenal di Yogyakarta: Nggak Punya Bangjo, Olive Baru Masuk, serta Daerah Termiskin di Sleman

26 September 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

5 Kelebihan Kos LV yang Jarang Disadari, Nyatanya Nggak Seburuk yang Diceritakan Orang kos campur

Pengalaman Hidup di Kos Campur: Sebenarnya Tidak Seburuk Itu, tapi Sebaiknya Memang Jangan Pernah Coba-coba Tinggal

13 Mei 2026
4 Taman Semarang yang Cocok untuk Merenungi Hidup, Kursi Besi Indomaret Minggir Dulu Mojok.co

4 Taman Semarang yang Cocok untuk Merenungi Hidup, Kursi Besi Indomaret Minggir Dulu

12 Mei 2026
Tanjakan Gombel Semarang: Bukan Kerajaan Wewe, tapi Saksi Bisu Jejak Sejarah dan Nadi Utama Kota Semarang

Tanjakan Gombel Semarang: Bukan Kerajaan Wewe, tapi Saksi Bisu Jejak Sejarah dan Nadi Utama Kota Semarang

17 Mei 2026
Fortuner dan Pajero Memang Arogan, tapi Pemotor yang Nggak Pernah Menyetir Mobil Adalah Red Flag Sesungguhnya di Jalan Raya Mojok.co

Fortuner dan Pajero Memang Arogan, tapi Pemotor yang Nggak Paham Logika Nyetir Mobil Lebih Red Flag di Jalan Raya

14 Mei 2026
5 Kelemahan Punya Rumah Dekat Sawah yang Jarang Disadari Orang Kota Mojok.co

5 Kelemahan Punya Rumah Dekat Sawah yang Jarang Disadari Orang Kota

10 Mei 2026
Beasiswa PPA Penyelamat Mahasiswa “Tanggung” yang Terlalu Kaya untuk Bidikmisi, tapi Terlalu Miskin untuk Kuliah dengan Nyaman Mojok.co

Beasiswa PPA Penyelamat Mahasiswa “Tanggung”: Terlalu Kaya untuk Bidikmisi, tapi Terlalu Miskin untuk Kuliah dengan Nyaman

12 Mei 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

    Konten Promosi



    Google News
    Ikuti mojok.co di Google News
    WhatsApp
    Ikuti WA Channel Mojok.co
    WhatsApp
    Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
    Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
    Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

    Tentang
    Kru
    Kirim Tulisan
    Ketentuan Artikel Terminal
    Kontak

    Kerjasama
    F.A.Q.
    Pedoman Media Siber
    Kebijakan Privasi
    Laporan Transparansi

    PT NARASI AKAL JENAKA
    Perum Sukoharjo Indah A8,
    Desa Sukoharjo, Ngaglik,
    Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

    [email protected]
    +62-851-6282-0147

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

    Tidak Ada Hasil
    Lihat Semua Hasil
    • Nusantara
    • Kuliner
    • Kampus
      • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Hiburan
      • Anime
      • Film
      • Musik
      • Serial
      • Sinetron
    • Gaya Hidup
      • Fesyen
      • Gadget
      • Game
      • Kecantikan
    • Kunjungi MOJOK.CO

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.