Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Nge-Gym doang mah Gampang, yang Susah Istiqamahnya!

Raden Muhammad Wisnu oleh Raden Muhammad Wisnu
22 Maret 2021
A A
gym adalah doang mah Gampang! Yang Susah itu Istiqamahnya! terminal mojok
Share on FacebookShare on Twitter

Sebagai seorang laki-laki yang sudah menggeluti dunia gym selama kurang lebih 4 tahun, saya menerima banyak sekali pertanyaan dari teman-teman perkara dunia gym. Mulai dari teman saya yang kurus kerempeng dan ingin memiliki tubuh yang berisi, sampai teman saya yang obesitas dan ingin memiliki tubuh yang lebih kurus. Dari teman saya yang kapok melihat orang tuanya yang sakit-sakitan di saat tua karena tidak pernah olahraga dan jaga makan, sampai teman saya yang ingin tubuh atletis bak fitness model untuk menarik perhatian lawan jenis.

Semua pertanyaan dan diskusi tersebut tentu saja saya jawab dengan baik dan benar sebagaimana kapasitas saya yang sudah 4 tahun nge-gym, setelah lebih dari 10 tahun jadi atlet cabang olahraga karate saat sekolah dan kuliah. Dan saya simpulkan, kalau cuma nge-gym mah ya gampang, yang susah itu sebenarnya mengatur pola makannya. Sungguh. Beneran ini mah nggak bohong.

Bahkan bisa saya katakan, jauh lebih mudah memiliki tubuh gemuk dan gempal dibandingkan memiliki tubuh atletis bak para fitness model dan aktor Hollywood. Kenapa? Nge-gym doang mah murah, gym yang membershipnya hanya Rp100 ribu per bulan juga banyak di Bandung dan Jakarta, sih, yang mahal itu makanannya. Belum lagi sejumlah suplemen yang turut membantu proses pembentukan tubuh, meskipun suplemen itu hitungannya sunnah setelah yang wajib terpenuhi, seperti pola makan, pola latihan, dan istirahat yang cukup.

Kenapa? Mau serajin apa pun latihan ke gym, lima kali seminggu seperti yang saya lakukan selama 4 tahun ini, saya sendiri belum memiliki tubuh indah seperti para fitness influencer di Instagram karena pola makan saya yang masih berantakan. Kalau sekadar sehat yaaa dari hasil medical check up yang saya lakukan saat donor darah di PMI, sih, menunjukkan hasil sehat. Tapi untuk punya badan kayak fitness influencer di Instagram, modalnya harus kenceng, nggak bisa cuma modal semangat doang. Sumpah, nggak bohong!

Teorinya, untuk menaikkan dan menurunkan berat badan itu gampang banget, tinggal hitung kalori saja sebetulnya. Total Daily Energy Expenditure atau TDEE adalah kebutuhan kalori harian setiap manusia jumlahnya berbeda-beda.

Jadi, kalau mau menaikkan berat badan dan massa otot, ya tinggal makan lebih banyak dari kebutuhan kalori harian saja. Untuk menurunkan berat badan dan mengikis kadar lemak, ya tinggal lakukan sebaliknya, makan lebih sedikit dari kebutuhan kalori harian.

Untuk menghitung kalori sih gampang, di Google atau aplikasi diet pada smartphone, sudah banyak yang menyediakan layanan hitung kalori. Contohnya, 100 gram dada ayam kalorinya 165, 100 gram bayam kalorinya sebesar 28 gram gram. Jadi, tinggal timbang makanan yang akan kalian makan dan cek di Google atau aplikasinya.

Tapi itu saja nggak cukup, untuk menaikkan massa otot atau membakar lemak, kita juga harus memenuhi kebutuhan protein harian dengan rumus 2 gram X berat badan kita. Misalnya, kamu punya berat badan 60 kg, maka kebutuhan protein harian kamu adalah 120 gram.

Baca Juga:

Saya Lebih Percaya Dokter Tirta daripada Influencer Kesehatan Lainnya, To The Point, dan Walk The Talk!

Promosi Kesehatan: Jurusan Underrated yang Dianggap Cuma Sales, padahal Garda Terdepan Kesehatan Rakyat

Jika dijabarkan, 120 gram protein itu setara dengan 400 gram daging dada ayam tanpa kulit. Di mana per 100 gram dada ayam, kandungan proteinnya sekitar 30 gram protein. Sedangkan, satu butir telur rebus itu proteinnya cuma 11 gram. 100 gram tempe saja proteinnya cuma 10 gram. Satu kotak susu Ultra 250 ml di minimarket juga cuma 9 gram proteinnya. Tinggal hitung secara matematis saja gimana caranya memenuhi 120 gram protein harianmu.

Ini penting, karena bahan utama untuk membentuk otot adalah protein. Ibarat bangunan, protein itu adalah komponen utama seperti semen, batu bata, dan juga pasir. Bahkan, untuk menurunkan kadar lemak, protein itu jauh lebih dibutuhkan agar massa otot juga nggak ikut berkurang selama proses menurunkan kadar lemak.

Nah, setelah pola makannya sudah benar, tinggal pola latihannya saja. Pastikan selalu ada progresive overload, yakni berusaha tambah kuat di setiap sesi latihan. Misalnya hari ini kamu bisa angkat barbel 5 kg, bulan depan angkat barbel 10 kg. Bulan depannya lagi 15 kg, dan seterusnya, sampai kamu benar-benar kuat karena pembentukan massa otot dan pembakaran lemak akan lebih efektif kalau kamu angkat beban yang lebih berat. Tentunya dengan teknis yang benar ya, bukan asal angkat saja.

Cukup sampai situ? Ternyata ya nggak. Kamu tetap harus punya pola tidur yang cukup karena pembentukan massa otot dan pembakaran lemak itu terjadi bukan saat kamu latihan, tapi pas kamu lagi istirahat atau tidur. Kalau kamu tidur nggak cukup, kurang dari 7 atau 8 jam sehari, ya prosesnya bakalan lebih lambat. Bahkan kalau begadang terus-terusan malah bisa sakit.

Oke, kalau pola makan sudah benar, pola latihan sudah benar, dan pola tidur sudah benar, apa bisa membentuk badan dengan cepat? Belum tentu juga, kamu tetap harus konsisten melakukannya selama berbulan-bulan, bahkan bertahun-tahun. Ade Rai badannya bisa bagus kayak gitu di usianya yang sudah 51 tahun ya karena sudah konsisten melakukan itu semua selama 37 tahun.

Kalau mau cepat, bisa juga sih pakai jalan pintas dengan menyuntikkan steroid. Tapi, pakai steroid pun tetap harus konsisten jaga pola makan, disiplin latihan, dan jaga pola tidur juga. Memang sih bakalan lebih cepat daripada orang yang natural, tapi efek sampingnya banyak banget, coba cek saja di Google. Lagi pula banyak juga kok atlet yang pakai steroid tapi badannya biasa-biasa saja, kalah sama yang natural karena memang dasarnya nggak disiplin dalam jaga pola makan, nggak disiplin latihan, dan kerjanya begadang melulu. Intinya, kalau ingin membentuk tubuh ideal, pergi ke gym doang sih gampang, yang susah memang istiqamahnya!

BACA JUGA Gaya Hidup Sehat Adalah Sesuatu yang Aneh di Masyarakat Kita dan tulisan Raden Muhammad Wisnu lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 22 Maret 2021 oleh

Tags: gymKesehatan
Raden Muhammad Wisnu

Raden Muhammad Wisnu

Lulusan Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Islam Bandung yang bekerja sebagai copywriter. Asal dari Bandung, bercita-cita menulis buku. Silakan follow akun Twitternya di @wisnu93 atau akun Instagram dan TikToknya di @Rwisnu93

ArtikelTerkait

idul adha

Cobaan Saat Idul Adha: Nasib Tidak Suka Daging Sapi Maupun Kambing

11 Agustus 2019
Sedikit Penjelasan tentang Anemia Defisiensi Besi dan Syarat Pendonor Darah yang Benar terminal mojok

Sedikit Penjelasan tentang Anemia Defisiensi Besi dan Syarat Pendonor Darah yang Benar

24 Juli 2021
Daftar Nama Penyakit dalam Bahasa Asing yang Perlu Kita Ketahui terminal mojok

Daftar Nama Penyakit dalam Bahasa Asing yang Perlu Kita Ketahui

20 Juli 2021
makanan sehat minuman sehat instan jus kotakan seberapa sehat vitamin c per hari mojok.co

Mari Cek Makanan Sehat Ini, Seberapa Sehat sih?

26 Oktober 2020
kambing guling

Serba Serbi Perilaku Para Tamu Kondangan dan Kambing Guling yang Selalu Menjadi Primadona

24 Oktober 2019
Tarif Puskesmas Tangerang Tiba-tiba Melonjak 5 Kali Lipat, Rakyat Miskin (Memang) Dilarang Sakit!

Tarif Puskesmas Tangerang Tiba-tiba Melonjak 5 Kali Lipat, Rakyat Miskin (Memang) Dilarang Sakit!

6 Februari 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Video Tukang Parkir Geledah Dasbor Motor di Parkiran Matos Malang Adalah Contoh Terbaik Betapa Problematik Profesi Ini parkir kampus tukang parkir resmi mawar preman pensiun tukang parkir kafe di malang surabaya, tukang parkir liar lahan parkir pak ogah

3 Perilaku Tukang Parkir dan Pak Ogah yang Bikin Saya Ikhlas Ngasih Duit 2000-an Saya yang Berharga

5 Februari 2026
Pengendara Mobil Nggak Usah Ikut-ikutan Lewat Jalan Tikus, Kalian Nggak Diajak!

Pengendara Mobil Nggak Usah Ikut-ikutan Lewat Jalan Tikus, Kalian Nggak Diajak!

31 Januari 2026
Menurut Keyakinan Saya, Tugas Presentasi Mahasiswa Adalah Metode Pembelajaran yang Efektif, dan Saya Serius

Menurut Keyakinan Saya, Tugas Presentasi Mahasiswa Adalah Metode Pembelajaran yang Efektif, dan Saya Serius

31 Januari 2026
8 Kasta Saus Indomaret dari yang Pedas hingga yang Biasa Aja Mojok.co

8 Kasta Saus Indomaret dari yang Pedas hingga yang Biasa Aja

4 Februari 2026
3 Skill yang Wajib Dimiliki Laki-laki kalau Ingin Memperistri Orang Madura Mojok.co

3 Skill yang Wajib Dimiliki Laki-laki kalau Ingin Memperistri Orang Madura

4 Februari 2026
Tunjungan Plaza Surabaya Lebih Cocok Disebut Labirin daripada Mal, Membingungkan dan Rawan Tersesat Mojok.co

Tunjungan Plaza Surabaya Lebih Cocok Disebut Labirin daripada Mal, Membingungkan dan Rawan Tersesat

2 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Tan Malaka “Hidup Lagi”: Ketika Buku-Bukunya Mulai Digemari dan Jadi Teman Ngopi
  • Ironi TKI di Rembang dan Pati: Bangun Rumah Besar di Desa tapi Tak Dihuni, Karena Harus Terus Kerja di Luar Negeri demi Gengsi
  • Self Reward Bikin Dompet Anak Muda Tipis, Tapi Sering Dianggap sebagai Keharusan
  • Gen Z Pilih Merantau dan Tinggalkan Ortu karena Rumah Cuma Menguras Mental dan Finansial
  • Lasem Lebih Terkenal daripada Rembang tapi Hanya Cocok untuk Wisata, Tidak sebagai Tempat Tinggal
  • Mahasiswa KIP Kuliah Pertama Kali Makan di AYCE: Mabuk Daging tapi Nelangsa, Kenyang Sesaat untuk Lapar Seterusnya

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.