Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kuliner

Tidak Semua Orang Doyan Pecel di GOR Satria Purwokerto yang Menyalahi Kodrat, Sebaiknya Pikir Ulang Sebelum Mencicipinya

Dyan Arfiana Ayu Puspita oleh Dyan Arfiana Ayu Puspita
11 Juli 2025
A A
Tidak Semua Orang Doyan Makan Nasi Pecel GOR Satria Purwokerto yang Menyalahi Kodrat, Sebaiknya Pikir Ulang Sebelum Mencicipinya Mojok.co

Tidak Semua Orang Doyan Makan Nasi Pecel GOR Satria Purwokerto yang Menyalahi Kodrat, Sebaiknya Pikir Ulang Sebelum Mencicipinya (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Pecel GOR Satria Purwokerto tidak sesuai pakem, wajar banyak yang nggak doyan.

Tiap daerah punya makanan khasnya masing-masing. Namun, itu bukan berarti makanan tersebut hanya bisa ditemukan di daerah asalnya saja. Sebut saja gudeg yang makin mudah ditemukan Jakarta. Soto lamongan yang bisa ditemui di Sumatera. Begitu pula dengan nasi padang yang hampir ada di setiap daerah di Indonesia

ADVERTISEMENT

Umumnya, ketika makanan khas suatu daerah sudah ekspansi ke daerah lain, makanan tersebut akan melakukan penyesuaian di sana-sini. Penyesuaian (atau modifikasi kalau kata anak geng motor) terjadi karena banyak alasan. Bisa karena karena bahan aslinya sulit didapat, lidah lokal punya preferensi yang berbeda, atau sekadar buat beda-beda aja.

Nah, salah satu makanan khas daerah yang banyak mengalami modifikasi adalah pecel Madiun yang masuk ke Purwokerti. Lebih spesifiknya, pecel yang berada di GOR Satria Purwokerto. Bisa dibilang, kuliner Madiun yang dijajakan di depan GOR Satria Purwokerto ini melenceng dari kodratnya, dari pakemnya. Pecel jadi penuh kejutan, sayangnya bukan kejutan yang menyenangkan.  

Ada bunga di nasi pecel

Pecel itu biasanya terdiri atas aneka rebusan sayuran yang disiram dengan bumbu kacang. Rebusan sayuran meliputi daun singkong, daun pepaya, kacang panjang, taoge, kol, dll. Sementara untuk bumbu kacangnya, diberi tambahan jeruk purut supaya ada aroma khas yang menggugah.

Akan tetapi, pecel yang dijual di GOR Satria Purwokerto begitu berbeda. Penjual di sana melengkapi sajian dengan bunga kecombrang. Iya, bunga. Kalian bayangkan sendiri deh, ada bunga di pecel. Kalau kalian berpikir pecelnya bakal wangi, kalian 100 persen benar! Pecel di GOR Satria Purwokerto memang punya harum bunga. 

Bumbu pecelnya sebetulnya lumayan, walau tidak luar biasa. Sayangnya, ketika ada kecombrang yang masuk mulut, semuanya berubah. Wangi kecombrang yang terlalu dominan, jujur bikin pusing kepala. Rasa khas kecombrang yang asam, floral, dan ada hint pedas ala-ala jahe terasa nggak nyambung dengan rasa bumbu kacang yang seharusnya mendominasi.

Saya tidak punya dendam pribadi dengan bunga kecombrang. Tapi, setelah mencicipi pecel GOR Satria Purwokerto lengkap dengan bunga kecombrang, saya kapok. Pengalaman makan pecel yang seharusnya sederhana dan mengenyangkan malah jadi pengalaman kurang menyenangkan. 

Baca Juga:

Kalau kamu pekerja dengan gaji UMK dua juta rupiah, masa depan cerah itu hanyalah bualan sampah

7 kuliner Purwokerto yang menurut saya pantas dikenal lebih banyak orang, jangan jajan mendoan melulu

Nasi pecel yang tidak ada rempeyek kacang

Satu hal krusial yang biasanya ada di nasi pecel tidak ditemukan di pecel yang dijual di GOR Satria Purwokerto. Betul, tidak ada rempeyek kacang. Bagi banyak orang, termasuk saya, rempeyek kacang pada pecel bukan sekadar pelengkap. Ia adalah elemen penting yang memberi tekstur, rasa gurih tambahan, dan sensasi kriuk yang tak tergantikan.

Memang sih penjual nasi pecel di GOR Satria menyediakan aneka macam gorengan sebagai pelengkap. Tapi, tetap saja, pecel tanpa rempeyek kacang akan terasa timpang. Terasa ada yang kurang aja gitu. Pokoknya hambar, dalam arti harfiah maupun emosional.

ADVERTISEMENT

Sate ayam jadi penyelamat

Modifikasi lain yang bisa ditemykan adalah keberadaan sate ayam. Jujur, ini unik sih. Makan nasi pecel lauknya sate ayam? Baru kali ini saya menemukan kombinasi semacam ini.  

Okelah kalau ada penjual di luar sana yang menambahkan telur ceplok sebagai lauk. Ada juga yang menambahkan terlur dadar atau daging empak ke dalam sajian. Saya bisa menerimanya karena itu sudah biasa. Tapi, sate ayam?Sate ayamnya tidak disajikan di piring terpisah, tapi bareng dengan nasi pecelnya pula!

Meski awalnya membuat kening berkerut karena tidak umum, ternyata kehadiran sate ayam di seporsi nasi pecel cukup masuk akal juga. Daging ayamnya empuk, rasanya manis-gurih, dan ketika dimakan bersamaan dengan sayuran (yang kecombrangnya sudah disingkirkan dulu) dan bumbu kacang. Rasanya cukup menyatu.

Jadi yah, boleh dibilang keberadaan sate ayam ini sebagai penyelamat dari luka batin akibat rempeyek yang hilang dan kecombrang yang bikin pusing.

Makanan itu soal selera

Kalau kamu pencinta nasi pecel klasik atau sesuai pakem dari Madiun sana, sebaiknya pikir-pikir dulu. Percayalah pada saya, tidak semua orang doyan dan mampu menghabiskan seporsi makanan Madiun di depan GOR Satria Purwokerto. Modifikasinya membuat dia jauh dari kodratnya. 

Atau minimal, boleh deh bawa rempeyek sendiri dari rumah. Jangan lupa juga untuk menyingkirkan bunga kecombrang pesanan kalian.  Tapi, kalau kamu suka bereksperimen dengan sesuatu yang baru atau kecombrang lovers. Nasi pecel GOR Satria Purwokerto ini layak banget untuk kamu coba.

Penulis: Dyan Arfiana Ayu Puspita
Editor: Kenia Intan

BACA JUGA Bakmi Jawa di Jogja Tidak Semuanya Memuaskan, Wisatawan Sebaiknya Bisa Bedakan yang Enak dan Biasa Saja.

ADVERTISEMENT

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 10 Juli 2025 oleh

Tags: GOR SatriaGOR Satria PurwokertoNasi Pecelpecelpurwokerto
Dyan Arfiana Ayu Puspita

Dyan Arfiana Ayu Puspita

Alumnus Universitas Terbuka yang bekerja sebagai guru SMK di Tegal. Menulis, teater, dan public speaking adalah dunianya.

ArtikelTerkait

GOR SoeSoe Purwokerto Jadi Keren Berkat Trik Rektor Unsoed (Unsplash)

GOR SoeSoe Purwokerto, GOR Berkelas pada Zamannya yang Pembangunannya Lancar Berkat Trik Rektor Unsoed

30 Maret 2024
Saking Ndesonya Soal Jogja, Saya Pernah Beli Pecel di Angkringan terminal mojok.co

Saking Ndesonya Soal Jogja, Saya Pernah Beli Pecel di Angkringan

3 April 2020
7 Rekomendasi Kuliner Maknyus di Kawasan BSD, Harganya Nggak Lebih dari 30 Ribu

7 Rekomendasi Kuliner Maknyus di Kawasan BSD, Harganya Nggak Lebih dari 30 Ribu

4 November 2023
Bus Efisiensi Penyelamat Warga Purwokerto yang Ingin “Terbang” dari Bandara YIA Mojok.co

Bus Efisiensi Penyelamat Warga Purwokerto yang Ingin “Terbang” dari Bandara YIA

9 Januari 2026
Purwokerto, Purwakarta, Purworejo- Dilema karena Sebuah Nama (Unsplash.com)

4 Rekomendasi Warung Bakso Paling Enak Di Purwokerto

24 Desember 2022
Kembaran Bukan Purwokerto, Jangan Disamakan

Kembaran Bukan Purwokerto, Jangan Disamakan

16 Desember 2025
Muat Lebih Banyak


Terpopuler Sepekan

Magelang daerahnya nyaman, tapi nggak cocok untuk mahasiswa Mojok.co

Magelang daerahnya nyaman, tapi nggak cocok untuk mahasiswa

24 Agustus 2026
Stasiun Gubeng Surabaya, stasiun paling membingungkan dan menyebalkan

Stasiun Gubeng Surabaya, stasiun paling membingungkan dan menyebalkan

20 Agustus 2026
30 menit ngopi di angkringan, puluhan info bawah tanah saya dapat (Shutterstock)

30 menit ngopi di angkringan, saya bisa mengakses puluhan informasi bawah tanah

23 Agustus 2026
Tegalrejo, kecamatan uderrated di pinggiran Kota Jogja yang ternyata punya banyak cerita Mojok.co

Tegalrejo, kecamatan underrated di pinggiran Kota Jogja yang ternyata punya banyak cerita

20 Agustus 2026
Hal-hal yang bisa dilakukan di Kopdes Merah Putih selain belanja Mojok.co

Hal-hal yang bisa dilakukan di Kopdes Merah Putih selain belanja

23 Agustus 2026
Gen Z lanjut S2 bukan karena ambisi, tapi patah hati (Unsplash)

Banyak Gen Z lanjut S2 bukan karena gelar dan ambisi, tapi karena patah hati dan bingung mau ngapain lagi

20 Agustus 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=vCYB_q60eug


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.