Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Hiburan Musik

MV ‘Permission to Dance’: Comeback BTS yang Sarat Pesan Kehidupan

Noor Annisa Falachul Firdausi oleh Noor Annisa Falachul Firdausi
11 Juli 2021
A A
MV ‘Permission to Dance’: Comeback BTS yang Sarat Pesan Kehidupan terminal mojok.co

MV ‘Permission to Dance’: Comeback BTS yang Sarat Pesan Kehidupan terminal mojok.co

Share on FacebookShare on Twitter

Legends are back! Tepat di hari ulang tahun fandom ARMY yang jatuh pada tanggal 9 Juli, BTS mempersembahkan hadiah yang tak terkira untuk para penggemarnya. Melalui lagu “Permission to Dance”, lagu ketiga BTS yang berbahasa Inggris secara penuh, BTS kembali menghadirkan musik yang hopeful dan meaningful untuk menghibur para penggemarnya di kala pandemi ini.

Ada banyak hal yang membuat saya makin hari makin jatuh hati dengan ketujuh idola saya ini. Nggak hanya sebatas visual yang memang sedap dipandang, saya selalu dibuat terkagum-kagum oleh konsistensi BTS dalam menyajikan musik yang nggak sekadar ear-catchy, tapi juga menyimpan banyak makna. Kalau boleh saya jelaskan dengan agak frontal, BTS bukan grup yang asal nyanyi, asal joget, atau asal bikin MV. MV baru mereka, “Permission to Dance”, juga mengikuti jejak-jejak lagu BTS lain yang lebih lawas dalam memberikan musik yang berkualitas buat ARMY dan seluruh pendengar musik di dunia.

Jujur saja, saat pertama kali mendengarkan lagu dan menonton MV “Permission to Dance”, saya hanya bisa berfokus pada lirik lagunya yang sukses bikin saya berurai air mata. Memang, sih, sesekali saya ikutan mesem sewaktu para idola saya melemparkan senyum. Setelah beberapa kali menonton ulang ditambah dengan membaca kesan-kesan ARMY yang membuat MV ini jadi menjadi pembicaraan hangat di Twitter, saya menyadari bahwa rupanya ada beberapa poin penting dalam MV ini.

#1 Bahasa isyarat

Koreografi “Permission to Dance” kelihatan menyenangkan buat diikuti. Lirik lagunya memang mengajak pemirsa buat ikutan dance bareng dan melupakan kenangan-kenangan buruk di tengah situasi yang penuh kemasygulan seperti saat ini.

Di balik koreografi yang menarik dan bikin tubuh ikutan joget itu, ada beberapa bahasa isyarat yang diselipkan oleh BTS. Sejauh yang saya temukan dan baca dari beberapa sumber di Twitter, bahasa isyarat tersebut menunjukkan kata “fun,” “dance,” dan “peace.” BTS tau betul bahwa penikmat musik mereka berasal dari berbagai macam kalangan. Bukan sekali ini saja BTS menyisipkan bahasa isyarat di koreografi mereka. Pada 2019, bahasa isyarat “I love you” juga sempat ditunjukkan oleh BTS lewat lagu “Boy with Luv”.

Saya sempat merinding dan terharu sewaktu membaca salah satu cuitan ARMY di Twitter yang punya sepupu seorang tuli. Setelah diajak nonton MV “Permission to Dance”, sepupu ARMY yang bersangkutan ini menangkap bahasa isyarat yang ditampilkan oleh BTS. “Oh, mereka mengajakku untuk menari!” Siapa yang nggak ikut trenyuh, coba?

#2 Angan-angan lenyapnya pandemi

MV “Permission to Dance” diawali oleh seorang pegawai bakery yang tengah membawa sebuah pancake. Ia yang mengenakan masker berwarna putih itu melangkah, kemudian mendongak dan memandang langit dari jendela.

Sama seperti karakter pertama yang tampil, seluruh karakter yang ada dalam MV ini menggunakan masker. Dari sini, ditambah dengan teaser yang dirilis dua hari sebelumnya, bisa kita terjemahkan bahwa adegan orang-orang yang memakai masker ini merepresentasikan pandemi. Masker menjadi benda wajib pakai setiap seseorang akan bekerja, berangkat sekolah, sampai anak-anak yang pengin bersenang-senang dengan kawan sebayanya.

Baca Juga:

Batik Solo Trans Memang Nyaman, tapi Nggak Ramah Mahasiswa, ke Kampus Harus Transit Sampai 3 Kali

Feeder Batik Solo Trans, Angkutan yang Bikin Iri Orang Magelang

Di akhir MV, ketika balon ungu diterbangkan ke angkasa yang dipahami oleh BTS dan ARMY sebagai penanda berakhirnya pandemi, semua orang mulai melepaskan masker mereka. Nggak ada lagi jaga jarak. Setiap orang bebas bersalaman, bergandengan tangan, berpelukan, hingga berciuman dengan orang yang mereka sayangi. Mari kita sama-sama berharap agar hari di mana kita bebas beraktivitas bisa kembali lagi.

#3 Semua ras itu setara

Rasisme masih kerap terjadi di banyak tempat di bumi ini. Meski sudah banyak aktivis dan tokoh yang menggaungkan kampanye anti-rasisme dan hak asasi manusia, sikap kesuperioritasan dan keinginan untuk menekan ras lain yang dianggap patut untuk dibenci masih sering kita jumpai.

Lewat MV “Permission to Dance” ini, BTS memberikan edukasi bahwa semua ras pada dasarnya adalah setara, nggak ada yang lebih unggul maupun lebih rendah. Di dalam MV ini bisa kita saksikan orang-orang dengan berbagai macam ras hadir dan ikut menari bersama-sama. Di akhir MV pun ada lima orang anak dari ras yang berbeda-beda yang saling merangkul satu sama lain. Saya menangkap pemandangan epic ini sebagai simbol bahwa apa pun rasnya, kita bisa, kok, hidup saling berdampingan dan membantu.

Ingat, kan, sama pelajaran PPKn sewaktu SD yang rutin ngasih wejangan untuk nggak membeda-bedakan teman? Mau kita keturunan kulit putih, Negroid, Melanesoid, hingga Asian, kita semua seharusnya mampu saling bergandengan tangan dan berkolaborasi.

Nggak bisa dimungkiri lagi bahwa BTS memang salah satu tokoh paling berpengaruh di dunia. Sebagai kelompok musik yang selalu jadi perhatian media, masyarakat dunia, bahkan politisi sekalipun, BTS selalu berupaya memberikan pengaruh baik lewat musik-musik jempolan lengkap dengan arti yang mendalam. Mereka nggak lelah ataupun bosen memproduksi lagu yang membekas di hati para pendengarnya.

Sumber Gambar: YouTube HYBE LABELS

BACA JUGA Apa Salahnya kalau ‘Butter’ BTS Diputar di Final Euro 2020? dan tulisan Noor Annisa Falachul Firdausi lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 6 Oktober 2021 oleh

Tags: armybtsHiburan TerminalPermission to Dance
Noor Annisa Falachul Firdausi

Noor Annisa Falachul Firdausi

Alumnus UGM asal Yogyakarta yang lagi belajar S2 Sosiologi di Turki

ArtikelTerkait

punk rock jalanan mojok

‘Punk Rock Jalanan’, Lagu Misterius yang Menghiasi Masa Remaja Saya

15 Juli 2021
eden hazard carlo ancelotti luis enrique david alaba vinicius junior real madrid vs chelsea mojok

David Alaba dan Real Madrid: Perkawinan Dua Entitas Spesial

29 Mei 2021
shiro aturan pelihara anjing di jepang shibuya hachiko mojok

Shiro, Shinchan, dan Aturan Memelihara Hewan di Jepang

1 Agustus 2021
Wiro Sableng: Serial Pendekar Jenaka, Soundtrack Easy Listening, dan Simbol 212 yang Ikonik terminal mojok.co

Wiro Sableng: Serial Pendekar Jenaka, Soundtrack Easy Listening, dan Simbol 212 yang Ikonik

30 Juni 2021
Lagu-lagu yang ‘Dianggap’ Emo yang Bikin Orang Suka sama Emo terminal mojok

Lagu-lagu yang ‘Dianggap’ Emo yang Bikin Orang Suka sama Emo

3 Juli 2021
Do-hyeok, Cowok Kentang dalam Dua Babak di Drama Nevertheless terminal mojok.co

Do-hyeok, Cowok Kentang dalam Dua Babak di Drama Nevertheless

4 Agustus 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Mempertanyakan Efisiensi Syarat Administrasi Seleksi CPNS 2024 ASN penempatan cpns pns daerah cuti ASN

Wajar kalau Masyarakat Nggak Peduli PNS Dipecat atau Gajinya Turun, Sudah Muak sama Oknum PNS yang Korup!

7 April 2026

Di Jajaran Mobil Bekas, Kia Picanto Sebenarnya Lebih Mending daripada Suzuki Karimun yang Banyak Dipuja-puja Orang

8 April 2026
8 Tipe Mahasiswa KKN yang Menjadi Beban Kelompoknya (Wikimedia Commons)

8 Tipe Mahasiswa KKN yang Menjadi Beban Kelompoknya

10 April 2026
Warga Pasar Minggu Jaksel Adabnya Nol Besar di Jalanan, Pantas Menyandang Gelar Paling Nggak Taat Aturan Lalu Lintas Mojok.co

Warga Pasar Minggu Jaksel Adabnya Nol Besar di Jalanan, Pantas Menyandang Gelar Paling Nggak Taat Aturan Lalu Lintas

6 April 2026
Jalan Godean Konsisten Menguji Kesabaran Warga Sleman Sisi Barat Mojok

Jalan Godean yang Ruwet Konsisten Menguji Kesabaran Warga Sleman Sisi Barat

8 April 2026
Jangan Bilang Kudus Kota Sempurna kalau Tiap Lampu Merah Masih Dikuasai Badut dan Manusia Silver

Jangan Bilang Kudus Kota Sempurna kalau Tiap Lampu Merah Masih Dikuasai Badut dan Manusia Silver

8 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ONHNlaDcbak

Liputan dan Esai

  • Kuliah Jurusan Sepi Peminat Unsoed Purwokerto, Jadi Jalan Wujudkan Mimpi Ortu karena Tak Sekadar Kuliah
  • Bangun Rumah Tingkat 2 di Desa demi Tiru Sinetron, Berujung Menyesal karena Ternyata Merepotkan
  • Resign Kerja di Jakarta untuk Rehat di Jogja, Menyesal karena Hidup Tak Sesuai Ekspektasi dan Malah Kena Mental
  • Nasi Padang Rp13 Ribu di Jogja Lebih Nikmat dan Otentik daripada Yang Menang Mahal, tapi Rasanya Manis
  • Tinggalkan Pekerjaan Gaji Puluhan Juta demi Merawat Ibu di Desa, Dihina Tetangga tapi Tetap Bahagia
  • #NgobroldiMeta: Upaya AMSI dan Meta Bekali Media untuk Produksi Jurnalisme Berkualitas di Era AI

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.