Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Olahraga

Sejak MU Menang Terus, Dunia Jadi Penuh Setan, Lebih Kejam, dan Sangat Suram bagi Fans Liverpool

Riko Prihandoyo oleh Riko Prihandoyo
1 Februari 2026
A A
MU Menang, Dunia Penuh Setan dan Suram bagi Fans Liverpool (Unsplash)

MU Menang, Dunia Penuh Setan dan Suram bagi Fans Liverpool (Unsplash)

Share on FacebookShare on Twitter

Yang saya khawatirkan sebagai fans Liverpool adalah kesombongan fans MU kalau mereka menang terus. Bising!

Sebelum ada yang salah paham, saya menulis ini sebagai fans Liverpool. Bukan pengamat netral, bukan pula penikmat sepak bola yang bisa dengan enteng pindah dukungan saat angin bertiup ke arah lain. 

Saya terbiasa membela Liverpool bahkan ketika mereka kalah. Dan saya tetap setia meski sekarang posisi kami sedang tidak ideal.

Menjadi fans Liverpool di musim 2025/2026 rasanya seperti ikut ujian kesabaran yang soalnya nggak pernah habis. Dulu, di era Jurgen Klopp, kami sempat agak pongah. Sedikit-sedikit bicara soal mentality monster, sambil cekikikan melihat Manchester United (MU) yang setiap musim terlihat kebingungan mencari identitas. Waktu itu, ejekan terasa murah dan kemenangan seperti rutinitas.

Baca juga Manchester United dan Arogansi Memang Saudara Sepersusuan

Sekarang giliran MU yang tertawa, fans Liverpool merana

Dan yang bikin nyeri bukan semata hasil pertandingan, tapi siksaan harian bernama Instagram. Tiap buka Reels, isinya cuplikan “era kebangkitan MU” di bawah Michael Carrick. 

Scroll dikit, muncul video MU menang comeback. Geser lagi, ada editan fans mereka menyanyikan “Glory Glory Man United” dengan caption sok percaya diri: tsunami trophy is back. Rasanya semesta sedang menyindir fans Liverpool.

Saya masih ingat masa ketika Klopp berdiri di pinggir lapangan dengan rambut berantakan dan aura juara. Liverpool waktu itu terasa garang, berisik, dan menakutkan bagi lawan. 

Baca Juga:

Persamaan Kontroversi Feodalisme Pondok Pesantren dan Liverpool yang Dibantu Wasit ketika Menjadi Juara Liga Inggris

Manchester United Adalah Lelucon Dimulai dari Internal, tapi Selalu Bodoh lalu Menyalahkan Pelatih dan Pemainnya

Sekarang, di era Arne Slot, semuanya masih beraroma transisi. Gaya main berubah, komposisi pemain juga belum sepenuhnya mapan, tapi ekspektasi publik tetap sama: Liverpool harus menang. Di saat bersamaan, MU justru terlihat mulai menemukan ritme permainan yang selama ini mereka cari-cari.

Pahit dan bikin merana

Saya bahkan harus mengakui satu hal yang agak pahit. Setelah menonton MU melawan Manchester City dan Arsenal, permainan mereka memang terlihat bagus. Bukan cuma rapi, tapi juga garang. 

Pressing-nya rapat, transisinya cepat, dan mereka bermain dengan keyakinan yang dulu sering kami ejek sebagai percaya diri tanpa isi. Kali ini rasanya berbeda. MU tampak seperti tim yang tahu apa yang mereka lakukan di lapangan.

Teman-teman saya yang fans MU pun ikut berubah. Tiap nongkrong, selalu ada satu momen ketika obrolan berbelok ke highlight pertandingan mereka. “Udah lihat MU semalam belum?” tanya mereka dengan nada yang sekarang terdengar jauh lebih ringan, puas, dan menyebalkan.

Sebagai fans Liverpool, saya biasanya hanya tersenyum kecut. Gimana nggak merana kalau di setiap media sosial, saya selalu nemu highlight pertandingan mereka.

Baca juga 3 Dosa Penggemar Manchester United yang Sebaiknya Dihentikan

Kesombongan fans MU itu penyakit

Yang paling saya takutkan sebenarnya bukan sekadar MU menikmati momen kebangkitan. Ada satu bayangan lain yang ikut menghantui, seperti yang pernah disinggung Dr. Tirta. Jika mereka benar-benar mengalahkan para juara dari kompetisi lain seperti Chelsea, Manchester City, Liverpool, sampai Arsenal maka kesombongan itu hampir pasti datang. 

Yang lebih mengganggu pikiran adalah kemungkinan Liverpool justru finis di bawah mereka di akhir musim nanti. Bukan karena kualitas skuat yang tiba-tiba jomplang, melainkan karena MU terlihat menemukan arah, sementara Liverpool masih sibuk mencari bentuk paling ideal dari perubahan yang belum sepenuhnya selesai.

Namun begitulah hidup sebagai fans sejati. Ada masa di atas, ada masa di bawah. Liverpool pernah membuat dunia tunduk, pernah pula membuat fans MU memilih diam seribu bahasa. 

Kini giliran kami belajar sabar. Dan meski terasa pahit, ada kebanggaan tersendiri tetap memakai jersey merah di masa-masa seperti ini.

Jadi untuk fans MU yang sedang menikmati euforia, silakan saja. Tapi biasa saja! Nggak perlu sombong begitu. Bikin penyakit saja!

Penulis: Riko Prihandoyo

Editor: Yamadipati Seno

BACA JUGA Manchester United Adalah Lelucon Dimulai dari Internal, tapi Selalu Bodoh lalu Menyalahkan Pelatih dan Pemainnya

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 1 Februari 2026 oleh

Tags: arne slotarsenalcarrickliga inggrisLiverpoolmanchester citymanchester unitedMU
Riko Prihandoyo

Riko Prihandoyo

Bekerja membantu usaha orang lain sambil menempuh pendidikan di Universitas Terbuka. Menulis ketika suasana hati memberi ruang, sembari terus belajar menyemangati diri sendiri.

ArtikelTerkait

ole pemain underrated fans bola fans Manchester United MU jesse lingard manchester united liverpool Real Madrid #GlazersOut Gini doang nih grup neraka? MOJOK.CO

3 Alasan Mengapa Manchester United Perlu Kontrak Jesse Lingard Seumur Hidup

28 Juli 2020
jamie vardy leicester city mojok

Untung Saja Jamie Vardy Muda Tidak Insecure dan Menyerah

16 Februari 2021
liverpool

Curahan Hati Seorang Pendukung Liverpool FC

7 Mei 2019
Mengutuk Jeda Internasional Sebagai Pelanggan Vidio Bulanan (Unsplash)

Mengutuk Jeda Internasional Sebagai Pelanggan Vidio Bulanan

14 November 2024
ole pemain underrated fans bola fans Manchester United MU jesse lingard manchester united liverpool Real Madrid #GlazersOut Gini doang nih grup neraka? MOJOK.CO

Satu Lagi Pelajaran untuk Fans Manchester United: Orang Norak Akan Malu pada Waktunya

29 Januari 2021
liverpool timo werner mojok.co

Berkali-Kali Ditikung Chelsea, Liverpool Tetap Juara

19 Juni 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Turunan Muria: Jalur Tengkorak yang Semua Orang Tahu, tapi Seolah Dibiarkan Merenggut Korban

Turunan Muria: Jalur Tengkorak yang Semua Orang Tahu, tapi Seolah Dibiarkan Merenggut Korban

19 Februari 2026
Vespa Matic: Tampilannya Keren, tapi Payah di Jalan Nggak Rata dan Tanjakan Mojok.co

Vespa Matic, Motor Mahal yang Nggak Masuk Akal, Harga Setara Mobil Bekas, Fiturnya Minim!

21 Februari 2026
Alas Purwo Banyuwangi Itu Nggak Semenyeramkan Itu kok, Kalian Aja yang Lebay alas roban

Alas Roban Terkenal Angker, tapi Alas Purwo Lebih Misterius dan Mencekam

19 Februari 2026
QRIS Masuk Desa, yang Ada Cuma Ribet dan Cepat Miskin (Unsplash)

QRIS Masuk Desa, yang Ada Cuma Keribetan dan Bikin Cepat Miskin

19 Februari 2026
Berharap Terminal Bawen Semarang Segera Berbenah agar Tidak Membingunkan Pengunjung Mojok.co

Berharap Terminal Bawen Semarang Segera Berbenah agar Tidak Membingungkan Pengunjung

20 Februari 2026
Kalau Nggak Doyan Kuliner Sumenep, Cobalah Kuliner Orang Bangkalan Madura yang Ternyata Beragam Mojok.co

Kalau Nggak Doyan Kuliner Sumenep, Cobalah Kuliner Bangkalan Madura yang Rasanya Nggak Kaleng-kaleng

15 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=FgVbaL3Mi0s

Liputan dan Esai

  • WNI Lebih Sejahtera Ekonomi dan Mental di Malaysia tapi Susah Lepas Paspor Indonesia, Sial!
  • 3 Dosa Indomaret yang Membuat Pembeli Kecewa Serta Tak Berdaya, tapi Tak Bisa Berbuat Apa-apa karena Terpaksa
  • Derita Orang Biasa yang Ingin Daftar LPDP: Dipukul Mundur karena Program Salah Sasaran, padahal Sudah Susah Berjuang
  • Sarjana Sastra Indonesia PTN Terbaik Jadi Beban Keluarga: 150 Kali Ditolak Kerja, Ijazah buat Lamar Freelance pun Tak Bisa
  • Muak Buka Bersama (Bukber) sama Orang Kaya: Minus Empati, Mau Menang Sendiri, dan Suka Mencaci Maki bahkan Meludahi Makanan
  • Salut dengan Ketahanan Yamaha Mio Sporty 2011, tapi Maaf Saya Sudah Tak Betah dan Melirik ke Versi Baru

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.