Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Misteri Desa Cawitali Bumijawa Tegal, Tempat Persinggahan Syekh Siti Jenar

Malik Ibnu Zaman oleh Malik Ibnu Zaman
17 Juni 2023
A A
Misteri Desa Cawitali Bumijawa Tegal, Tempat Persinggahan Syekh Siti Jenar

Misteri Desa Cawitali Bumijawa Tegal, Tempat Persinggahan Syekh Siti Jenar (Akun Instagram @cawitalibumijawategal)

Share on FacebookShare on Twitter

Desa Cawitali menyimpan banyak cerita yang bikin kalian penasaran untuk mengunjunginya

Jalan Jejeg-Banjaranyar merupakan jalan yang saya lalui ketika hendak menuju ke Slawi. Jalan tersebut merupakan jalan alternatif, jadi jarang dilalui oleh kendaraan bermotor baik itu siang apalagi malam, ditambah lagi minim penerangan dan kanan kiri didominasi oleh sawah, sungai, dan hutan.

Di sepanjang jalan tersebut terdapat beberapa desa, salah satunya adalah Desa Cawitali. Desa tersebut merupakan salah satu desa di Kecamatan Bumijawa, Kabupaten Tegal, terletak di ujung, dan berbatasan dengan Dukuh Cenggini, Desa Batu Agung, Kecamatan Balapulang, Kabupaten Tegal. Bagi pencinta sejarah dan misteri Desa Cawitali tentu sangat asyik untuk ditelisik. Sebab, di dalamnya kaya akan misteri.

Desa tersebut memiliki beberapa objek wisata, di antaranya Curug Monyet, terletak di Dukuh Gunung Guntur. Lalu Curug Pengantin, terletak di Dukuh Kembang. Kemudian Curug Sentul, terletak di Dukuh Lemah Abang.

Dinamakan Curug Monyet sebab tempat tersebut dulunya menjadi habitat dari kera Jawa atau lutung. Sementara Curug Pengantin, dinamakan demikian, sebab air terjunnya sepasang. Ada juga versi yang mengatakan bahwa dulu ada sepasang pengantin yang baru menikah jatuh dari curug tersebut. Sedangkan Curug Sentul belum ada yang tahu mengenai asal-usulnya.

Legenda Curug Pengantin

Terdapat sebuah legenda yang berkembang di masyarakat sekitar bahwa di Curug Pengantin penguasanya adalah Nyai Rantamsari. Menarik untuk ditelisik lebih lanjut, sebab Nyai Rantamsari dikenal oleh masyarakat Tegal itu merupakan penguasa Pantai Utara Tegal, di mana ia masih memiliki hubungan dengan Nyai Roro Kidul di Pantai Selatan.

Hal tersebut tentu membuat sebagian orang-orang yang tahunya Nyai Rantamsari merupakan penguasa Pantai Utara Tegal bertanya-tanya. Apakah benar demikian bahwa ia merupakan penguasa Curug Pengantin. Tetapi jika menggunakan cerita berkembang di masyarakat, di mana cerita tersebut sedikit yang tahu, bahwa Nyai Rantamsari merupakan penguasa aliran sungai yang mengalir dari Gunung Slamet, maka cerita bahwa Nyai Rantamsari merupakan penguasa Curug Pengantin dapat diterima. Ditambah lagi aliran-aliran sungai yang berasal dari kaki Gunung Slamet memiliki keterikatan saling terhubung satu sama lain, jika dilihat dari kacamata batin.

Tempat pertempuran Raden Arjuna dan Adipati Karna

Selain mitos berkaitan dengan hantu air atau dikenal dengan Wiyangga, Curug Pengantin juga digunakan untuk pertapaan orang dulu guna mencari kesaktian. Bukan hanya itu saja, tempat tersebut juga digunakan untuk melarung benda-benda pusaka. Menurut penuturan kakek buyut saya, sungai di Curug Pengantin tersebut menjadi salah satu sungai yang digunakan oleh orang-orang dulu untuk melarung benda pusaka.

Baca Juga:

3 Alasan Soto Tegal Susah Disukai Pendatang

4 Alasan Kamu Wajib Coba River Tubing di Kebumen yang Sungainya Masih Bersih 

Mitos lainnya yang berkembang di masyarakat sekitar, Curug Pengantin merupakan tempat pertempuran antara Raden Arjuna dengan Adipati Karna. Terlepas itu merupakan mitos yang harus kita hargai, tetapi cerita pertempuran antara Raden Arjuna dengan Adipati Karna merupakan cerita pewayangan yang digunakan oleh Sunan Kalijaga untuk berdakwah menyebarkan agama Islam. Mungkin saja Desa Cawitali masih memiliki kaitannya dengan Sunan Kalijaga. Bisa juga beliau langsung yang menyebarkan Islam di tempat tersebut, atau bisa juga muridnya. 

Kemudian, mitos lainnya berkaitan dengan penampakan perempuan berbaju putih sedang mencuci di malam hari di aliran sungai dekat Curug Monyet, namanya Sungai Kaliarus. Tanda kehadirannya didahului dengan bau melati. Mungkin itu sebabnya jika malam hari pasti sepi.

Ada cerita yang saya dapatkan dari adiknya ayah saya. Saat ia mudik dari Jakarta menggunakan sepeda motor bersama dengan suaminya membawa 3 anak yang masih kecil. Ia memilih menggunakan Jalan Jejeg-Banjaranyar, otomatis harus melewati Sungai Kaliarus. Tepat ketika melewati jembatan, motornya macet. Jika siang hari tidak masalah, lah ini malam hari. Akhirnya ia menelpon ponakannya untuk dijemput, ketika sedang menunggu itulah anaknya yang nomor 2 melihat, perempuan berbaju putih sedang mencuci. Setelah kejadian tersebut sakit berhari-hari, sembuh setelah kembali ke Jakarta.

Desa Cawitali juga jadi tempat persinggahan Syekh Siti Jenar

Salah satu dukuh di Desa Cawitali yaitu Dukuh Lemah Abang atau Lemabang juga menyimpan cerita yang menarik. Ada hubungannya dengan Syekh Siti Jenar. Nama lain dari Syekh Siti Jenar yaitu Syekh Lemah Abang.

Berdasarkan cerita yang beredar di masyarakat sekitar, Dukuh Lemah Abang, Desa Cawitali merupakan salah satu tempat yang dikunjungi oleh Syekh Siti Jenar sewaktu melakukan perjalanan dari Demak menuju Banten. Tempat petilasan di Dukuh Lemah Abang diberi nama Petilasan Depok. Petilasan tersebut mirip dengan petilasan Syekh Siti Jenar di tempat lain yaitu terletak di tempat yang sulit untuk dijamah. Dukuh Lemah Abang sendiri terletak di sisi barat bukit, dikelilingi hutan dan aliran sungai.

Terdapat 2 makam di petilasan tersebut, lalu setiap tanggal 10 Muharram diadakan acara sedekah bumi. Dulunya Dukuh Lemah Abang bernama Dukuh Keputihan. Lalu setelah datangnya Syekh Siti Jenar berganti menjadi Dukuh Lemah Abang. Dukuh Lemah Abang dilewati oleh sungai yang mengalir hingga Desa Wanasari, Kecamatan Margasari, Kabupaten Tegal yaitu Kali Kumisik. Di mana sungai tersebut di Dukuh Lemah Abang terdapat beberapa arca yaitu Arca Ula, Arca Watu Sembrani, Arca Sepur.

Itulah cerita misteri yang terdapat di Desa Cawitali, Kecamatan Bumijawa, Kabupaten Tegal. Daripada penasaran, kenapa nggak langsung tancap gas main ke Tegal?

Sumber gambar: Akun Instagram @cawitalibumijawategal

Penulis: Malik Ibnu Zaman
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Tegal: Kota yang Tepat untuk Menghabiskan Uang

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 17 Juni 2023 oleh

Tags: curugdesa cawitalisyekh siti jenartegal
Malik Ibnu Zaman

Malik Ibnu Zaman

Penulis partikelir yang lahir di Tegal Jawa Tengah. Menulis cerpen, puisi, esai, dan resensi yang tersebar di beberapa media online.

ArtikelTerkait

Sama-sama Direvitalisasi, Berikut Ini 4 Hal yang Ada di Alun-alun Tegal tapi Tidak Ditemui di Alun-alun Utara Jogja

Acara Pengajian dan Dangdutan di Waktu yang Sama Adalah Cara Wali Kota Tegal Mencintai Warganya

23 Desember 2022
3 Dosa Warteg Kharisma Bahari di Tegal

Pengalaman Makan di Warteg Kharisma Bahari Tegal dan Kekurangan yang Saya Rasakan

7 Juli 2023
4 Alasan Warga Kabupaten Tegal Banyak yang Berjualan Nasi Goreng dan Martabak di Jabodetabek ketimbang Buka Warteg

4 Alasan Warga Kabupaten Tegal Banyak yang Berjualan Nasi Goreng dan Martabak di Jabodetabek ketimbang Buka Warteg

16 Agustus 2024
3 Tempat Horor di Tegal Warisan Kolonial Belanda

3 Tempat Horor di Tegal Warisan Kolonial Belanda

13 Agustus 2022
3 Kuliner di Tegal yang Tak Biasa dan Wajib Dicoba Bagian 2 terminal mojok.co

3 Kuliner di Tegal yang Tak Biasa dan Wajib Dicoba Bagian 2

5 Januari 2022
5 Culture Shock Orang Jogja Datang Kondangan di Tegal. Ada Welcome Drink seperti di Hotel-hotel Mojok.co

Culture Shock Orang Jogja Datang Kondangan di Tegal. Ada Welcome Drink seperti di Hotel-hotel

16 Desember 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Alasan Orang Lebih Memilih Menu Kopi Susu Gula Aren daripada Menu Kopi Lain di Kafe Mojok.co

4 Alasan Orang Lebih Memilih Kopi Susu Gula Aren daripada Menu Kopi Lain di Kafe

12 Januari 2026
Kapok Naik KA Bengawan, Sudah Booking Tiket Jauh Hari Malah Duduk Nggak Sesuai Kursi

Kapok Naik KA Bengawan, Sudah Booking Tiket Jauh Hari Malah Duduk Nggak Sesuai Kursi

16 Januari 2026
Pengalaman Menginap di Hotel Kapsul Bandara Soekarno Hatta (Unsplash)

Pengalaman Menginap di Hotel Kapsul Bandara Soekarno-Hatta, Hotel Alternatif yang Memudahkan Hidup

11 Januari 2026
Bakmi Krinjing, Kuliner Kulon Progo yang Kalah Pamor dari Bakmi Jawa tapi Sayang Dilewatkan Begitu Saja

Bakmi Krinjing, Kuliner Kulon Progo yang Kalah Pamor dari Bakmi Jawa tapi Sayang Dilewatkan Begitu Saja

14 Januari 2026
5 Hal yang Perlu Diperhatikan Pemula Sebelum Ikut Kelas Pilates selain Persiapan Uang Mojok.co

5 Hal yang Perlu Diperhatikan Pemula Sebelum Ikut Kelas Pilates selain Persiapan Uang

12 Januari 2026
Sisi Gelap Dosen Swasta yang Jarang Dibicarakan Orang

Sisi Gelap Dosen Swasta yang Jarang Dibicarakan Orang

12 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ne8V7SUIn1U

Liputan dan Esai

  • 2016 bagi Milenial dan Gen Z adalah Tahun Kejayaan Terakhir sebelum Dihajar Realitas Hidup
  • Brownies Amanda Memang Seterkenal Itu, Bahkan Sempat Jadi “Konsumsi Wajib” Saat Sidang Skripsi
  • Kengerian Perempuan saat Naik Transportasi Umum di Jakarta, Bikin Trauma tapi Tak Ada Pilihan dan Tak Dipedulikan
  • Pascabencana Sumatra, InJourney Kirim 44 Relawan untuk Salurkan Bantuan Logistik, Trauma Healing, hingga Peralatan Usaha UMKM
  • Luka Perempuan Pekerja Surabaya: Jadi Tulang Punggung Keluarga, Duit Ludes Dipalak Kakak Laki-laki Nggak Guna
  • Bagi Zainal Arifin Mochtar (Uceng) Guru Besar hanya Soal Administratif: Tentang Sikap, Janji pada Ayah, dan Love Language Istri

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.