Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Featured

Meskipun Ketat, KFC Lebih Baik Dibandingkan McD!

Iqbal AR oleh Iqbal AR
26 April 2021
A A
Meskipun Ketat, KFC Lebih Baik Dibandingkan McD! terminal mojok.co

Meskipun Ketat, KFC Lebih Baik Dibandingkan McD! terminal mojok.co

Share on FacebookShare on Twitter

Bicara fast food adalah bicara budaya makan. Di dunia barat, fast food muncul sebagai altenatif bagi orang-orang yang tidak punya waktu untuk duduk manis dan makan. Fast food hadir bagi mereka-mereka yang hanya butuh satu atau dua suapan yang bisa mereka lakukan sambil kerja, atau sambil menyetir mobil. Di Indonesia, alih-alih jadi alternatif, fast food kerap jadi pilihan utama, dan bahkan melenceng dari makna awal fast foo itu sendiri. Dari yang awalnya sekadar alternatif, berubah menjadi tren dan budaya makan.

Bicara fast food di Indonesia, tentu tidak akan bisa lepas dari dua “merek” besar yang menguasai skena fast food. Dua merek tersebut adalah KFC dan McDonalds atau McD. Dua merek dengan dominasi warna merah ini sudah puluhan tahun mendominasi skena fast food di Indonesia. Hampir di seluruh kota di Indonesia, pasti ada salah satu atau keduanya. Bahkan, adanya kedua merek ini di sebuah kota kerap jadi acuan moderenitas atau kemajuan suatu kota.

Nah, sebagai orang Indonesia, tidaf afdal rasanya kalau tidak melakukan komparasi atau perbandingan antara KFC dan McD. Keduanya memang bergerak di bidang yang sama, dengan menu-menu makanan yang juga bisa dibilang sama. Namun, KFC dan McD tentu mempunyai andalannya masing-masing. KFC, seperti namanya yang merupakan singkatan dari Kentucky Fried Chicken, tentu menjagokan olahan ayam goreng sebagai primadona. Sedangkan McD, punya burger sebagai primadonanya. Ya meskipun KFC dan McD sama-sama jual burger dan ayam, sih.

Lalu, sebagai pernyataan di awal, mana yang lebih baik, KFC atau McD? Dengan cukup berat (karena sama-sama bagus), saya akan menjawab KFC sedikit lebih baik dari McD.

#1 Dilihat dari Menu Nasi + Ayam

Secara keseluruhan, KFC memang masih unggul sedikit atas McD. Dari segi ayam, KFC tentu tidak perlu ditanya. Mulai dari ayam original, crispy, spicy, semuanya di atas McD. Kecuali ayam KFC saus cokelat karena itu bisa dibilang aneh dan gagal total (maaf untuk pihak KFC, kenyataannya memang begitu).

Urusan nasi + ayam, KFC juga masih unggul di atas McD. Mulai dari ricebox dengan berbagai macam saus, lalu ada Colonel Yakiniku Rice, dan berbagai macam lainnya. Pokoknya, kalau urusan nasi + ayam, KFC masih menjadi juaranya. Bersahabat banget, lah, pokoknya dengan lidah, perut, dan kebiasaan orang Indonesia. McD juga punya modelan ricebox nasi + ayam begini, tapi ya mending KFC, lah.

#2 Dilihat dari Menu Burger, Sandwich, dan Snack Lainnya

Untuk segi burger, sandwich dan snack lainnya, ini agak naik turun antara KFC dan McD. Untuk burger, okelah McD masih di atas KFC. Urusan snack seperti french fries, McD dan KFC sejajar, lah. Nyaris tidak ada bedanya. Kalaupun ada, tidak berpengaruh juga.Namun, KFC punya andalan lain, yaitu varian Chicken Sandwich yang saya rasa mampu menyaingi atau sejajar (meskipun agak berat) dengan burger milik McD. Mengapa berat, ya karena McD sudah telanjur besar dengan Prosperety Burger dan Big Mac-nya. Jadi masih agak berat, lah KFC untuk mengunggulinya.

Eits, tapi jangan lupa, KFC juga punya andalan lain yang tidak kalah jagonya. KFC punya Twister (Twisty), yang entah mengapa sudah agak jarang ditemui di Indonesia. Ini bisa dibilang primadona KFC selain ayam. Perpaduan ayam fillet, sayur-sayuran, berbagai macam saus, dan dibalut tortilla yang menjadikannya sangat lezat. Harganya pun tidak terlalu mahal, hanya di kisaran Rp15 ribu. Idaman banget, lah, Twister ini. Semoga ada lagi dan semakin marak lagi seperti dulu. Jujur, saya kangen banget Twister ini. Sayangnya, di KFC kota saya tidak ada menu ini.

Baca Juga:

Mempertanyakan Orang-orang yang Nggak Suka Dada Ayam padahal Bagian Ayam Ini Paling Worth It

Derita Punya Tetangga yang Pelihara Ayam: Bau Tidak Sedap Jadi Musuh Sehari-hari, Sudah Diingatkan Malah Ngeyel

#3 Dilihat dari Minuman dan Dessert

Untuk minuman dan dessert, KFC dan McD menyajikan menu yang hampir sama. Minuman soda (yang kadang dicampur perasa buah), dan berbagai macam es krim. Tidak ada perbedaan mencolok antara keduanya. Rasanya pun mirip, meskipun untuk urusan es krim, McD sedikit lebih unggul dari KFC. Namun, ya balik lagi, itu tidak terlalu mempengaruhi penilaian secara keseluruhan.

Jadi, setelah menimbang, menganalisa, dan memaparkan, bisa diputusakan beberapa hal. Pertama, KFC dan McD ini memang menguasai sekaligus jadi rival di skena fast food di Indonesia. Dengan menu yang sama, mereka mampu bertahan, bersaing selama puluhan tahun. Kedua, bisa diputuskan bahwa KFC lebih unggul dari McD, meskipun keunggulannya cukup tipis. Silakan didebat, tapi setidaknya faktanya begitu, bahwa KFC (entah sampai kapan) akan terus unggul dari McD.

BACA JUGA Tanpa Pepsi, Memakan Ayam KFC Jadi Serupa Memakan Nasi Goreng Tanpa Kerupuk dan tulisan Iqbal AR lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 26 April 2021 oleh

Tags: ayamkfcmcdNasi
Iqbal AR

Iqbal AR

Penulis lepas lulusan Sastra Indonesia UM. Menulis apa saja, dan masih tinggal di Kota Batu.

ArtikelTerkait

Kasta Minuman McD dari yang Paling Enak sampai yang Rasanya Ambyar Bikin Kecewa

Kasta Minuman McD dari yang Paling Enak sampai yang Rasanya Ambyar Bikin Kecewa

2 Juni 2024
Kenikmatan Tak Terbantahkan Makan Nasi dengan Kerupuk dan Kecap terminal mojok.co

Kenikmatan Tak Terbantahkan Makan Nasi dengan Kerupuk dan Kecap

13 November 2020
peternakan ayam ternak ayam usaha ternak ayam mojok

4 Alasan Usaha Ternak Ayam Sebaiknya Jangan Dilakukan

11 Mei 2020
Memahami Perasaan Anak Ayam Warna-warni yang Dijual di Pasar terminal mojok.co

Memahami Perasaan Anak Ayam Warna-warni yang Dijual di Pasar

25 Desember 2020
Terima Kasih KFC, Saya Jadi Rajin Beres-beres Gara-gara Kampanyemu

Terima Kasih KFC, Saya Jadi Rajin Beres-beres Gara-gara Kampanyemu

14 Maret 2023
Soto Campur Nasi: Culture Shock Orang Jambi yang Hidup di Solo

Soto Campur Nasi: Culture Shock Orang Jambi yang Hidup di Solo

30 Agustus 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Organisasi Mahasiswa Ekstra Kampus: Teriak Melawan Penindasan di Luar, tapi Seniornya Jadi Aktor Penindas Paling Kejam organisasi mahasiswa eksternal organisasi kampus

Fenomena Alumni Abadi di Organisasi Kampus: Sarjana Pengangguran yang Hobi Mengintervensi Junior demi Merawat Ego yang Remuk di Dunia Kerja

18 Januari 2026
Mengaku dari Purwokerto Lebih Praktis Dibanding dari Kabupaten Banyumas Mojok.co

Mengaku dari Purwokerto Lebih Praktis Dibanding dari Kabupaten Banyumas

14 Januari 2026
Bekasi Justru Daerah Paling Nggak Cocok Ditinggali di Sekitaran Jakarta, Banyak Pungli dan Banjir di Mana-mana

Bekasi: Planet Lain yang Indah, yang Akan Membuatmu Betah

13 Januari 2026
Alasan Orang Luar Jogja Lebih Cocok Kulineran Bakmi Jawa daripada Gudeg Mojok.co

Alasan Orang Luar Jogja Lebih Cocok Kulineran Bakmi Jawa daripada Gudeg

17 Januari 2026
Ngemplak, Kecamatan di Sleman yang Sering Terlupakan karena Nama Besar Depok dan Ngaglik Mojok.co

Ngemplak, Kecamatan di Sleman yang Sering Terlupakan karena Nama Besar Depok dan Ngaglik

19 Januari 2026
Jawaban untuk Pertanyaan Kenapa Kutoarjo Punya Alun-alun Sendiri padahal Masuk Purworejo

Jawaban untuk Pertanyaan Kenapa Kutoarjo Punya Alun-alun Sendiri padahal Masuk Purworejo

19 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ne8V7SUIn1U

Liputan dan Esai

  • Istora Senayan Jadi Titik Sakral Menaruh Mimpi, Cerita Bocah Madura Rela Jauh dari Rumah Sejak SD untuk Kebanggaan dan Kebahagiaan
  • Indonesia Masters 2026 Berupaya Mengembalikan Gemuruh Istora Lewat “Pesta Rakyat” dan Tiket Terjangkau Mulai Rp40 Ribu
  • Nasib Tinggal di Jogja dan Jakarta Ternyata Sama Saja, Baru Sadar Cara Ini Jadi Kunci Finansial di Tahun 2026
  • Mahasiswa di Jogja Melawan Kesepian dan Siksaan Kemiskinan dengan Ratusan Mangkuk Mie Ayam
  • Beasiswa LPDP 80 Persen ke STEM: Negara Ingin Membuat Robot Tanpa Jiwa?
  • Air dari Perut Bumi: Goa Jomblang dan Perubahan Hidup Warga Gendayaan

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.