Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Pojok Tubir

Menyantuni Anak Yatim agar Doa Pribadi Terkabul, kok Terasa Salah ya?

Indah Setiani oleh Indah Setiani
31 Maret 2020
A A
doa anak yatim diijabah menyantuni mengasihi merawat anak yatim kewajiban muslim mojok.co

doa anak yatim diijabah menyantuni mengasihi merawat anak yatim kewajiban muslim mojok.co

Share on FacebookShare on Twitter

Seorang teman saya bercerita tentang kegiatan barunya berkunjung ke rumah anak yatim. Saya senang mendengarnya, sangat baik untuk menumbuhkan sikap peduli kepada sesama, apalagi kepada anak yatim. Ditambah lagi teman saya memang punya penghasilan lebih untuk berbagi. Bahkan dalam hati saya berniat ikut kegiatan tersebut.

Namun, lama-lama cerita tersebut mengganggu saya.

Kunjungan ke rumah yatim tersebut dilakukan pada malam hari, dengan rangkaian salawatan, salat tahajud berjamaah, doa bersama lalu santunan. Yang mengganggu saya ada pada bagian teman saya menitipkan doa atau hajatnya, termasuk urusan jodoh, kepada anak yatim untuk didoakan bersama. Lalu saya melihat video puluhan anak-anak usia 7-12 tahun dengan semangat melantunkan doa-doa bersama sang ustaz ketika waktu menunjukkan jam tiga pagi tanpa kantuk tampak di wajah mereka, seperti sudah terbiasa.

Hal ini mengingatkan kepada para tokoh publik ketika melakukan syukuran untuk ulang tahun, launching film, buka usaha, sembuh dari penyakit, hingga setelah keluar dari penjara. Mereka mengundang anak yatim selain katanya untuk berbagi, juga untuk minta didoakan agar hajatnya berjalan lancar.

Para tokoh publik maupun teman saya memberi kesan, doa anak yatim sangat diijabah Tuhan. Mereka serasa orang yang tidak memiliki kepercayaan diri bahwa berdoa sendiri cukup untuk mengetuk pintu Tuhan yang Murah Hati. Mungkin doa-doa panjang melelahkan dan menghabiskan banyak waktu tanpa kepastian akan terwujud, dan akhirnya anak-anak itu jadi jembatan yang menghubungkan si punya hajat dengan Tuhan.

Jalan ekspres dipilih lewat tangan tengadah anak yatim kepada Yang Maha Pemberi. Lalu doa-doa anak yatim itu “dibayar” dengan bingkisan dan amplop yang akan membuat anak-anak itu gembira. Si punya hajat lalu pulang dengan perasaan lega, berharap sebentar lagi hajatnya akan terkabul. Setelah berusaha, kini setengah lagi adalah menunggu.

Satu dua hajat mereka menjadi nyata, kemudian menjadi candu untuk terus-terusan datang menjadi kebiasaan rutin. Datang menitipkan doa sembari menyantuni. Terlihat seperti si baik hati yang di antara kesibukan masih sempat meluangkan waktu untuk berbagi. Siapa yang peduli ada apa di sana.

Dengan bersemangat teman saya mengatakan ada setumpuk ketenangan yang dia dapatkan setelah berkunjung ke rumah anak yatim, makanya ketika masa sulit dia sering ke sana untuk mendapatkan perasaan tenang itu. Pertanyaan serius saya dalam kepala adalah, ketenangan itu hasil dari kebahagiaannya berbagi atau karena lega hajat atau masalahnya akan segera terselesaikan? Tapi sayang, pada saat itu saya tak sempat bertanya karena yang bersangkutan terlalu bersemangat bercerita.

Baca Juga:

Menurut K.H. Anwar Zahid, Sedekah Itu Nggak Hanya Ikhlas, tapi Juga Pantas

Selamat Ulang Tahun Kota Malang, Jangan Jadi Kota yang Problematik

Saya jadi meragukan ketulusan orang-orang yang berkunjung ke rumah anak yatim. Tapi siapa saya hendak meragukan ketulusan orang lain? Toh mereka berbuat baik. Sementara saya sendiri belum bisa berbuat sama.

Namun, saya masih penasaran apakah teman saya bisa ke rumah anak yatim tanpa embel-embel menitipkan doa? Bisakah ia datang saja, untuk membagi kebahagiaan kepada anak-anak yang tidak mendapatkan kasih sayang secara utuh?

Saya mempercayai kekuatan doa. Saya meyakini doa anak yatim punya keistimewaan, sebab dalam agama kita diwajibkan untuk mengistimewakan mereka. Bahkan salah satu perbuatan yang sangat dilaknat adalah menghardik anak yatim dan membiarkan mereka dalam kelaparan. Tapi, etiskah menjadikan mereka jembatan untuk meraih kepentingan pribadi?

Saat ini saya merasa, kita mestinya percaya doa yang dipanjatkan diri kita sendiri tetaplah istimewa. Memang tidak selalu atau serta-merta langsung dikabulkan. Tuhan punya cara-cara terbaik untuk mengabulkannya. Peduli kepada anak yatim adalah kewajiban kita, maka mari menyayangi mereka dengan cara yang bijak. Kepedulian kita sangat berarti bagi mereka, yang andai semua kekuatan kita digabungkan, mestinya tidak ada lagi anak tanpa ibu-bapak yang terlantar. Selain kita membantu negara, siapa yang tahu di antara anak yang kita asuh itu kelak akan menjadi orang hebat. Dan jika itu terwujud bukankah hajat baik kita sebenarnya sedang terkabul?

BACA JUGA Sahabat Perempuan Pacar Sudah Biasa Dicemburui dan tulisan Indah Setiani lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 15 Juni 2022 oleh

Tags: anak yatimdoasedekah
Indah Setiani

Indah Setiani

Seorang penikmat seni yang sedang menyesuaikan ritme dengan Jakarta. Menghabiskan waktu luang dengan berpindah dari galeri ke buku, atau dari film ke tempat tidur.

ArtikelTerkait

sedekah riya pamer medsos mojok

Kenapa Kalau Sedekah Harus Difoto? Antara Riya’, Branding, dan Buat LPJ

26 April 2020
Yang Tidak Dikatakan Wirda Mansur tentang Keajaiban Sedekah

Yang Tidak Dikatakan Wirda Mansur tentang Keajaiban Sedekah

21 Oktober 2022
Nggak Boleh Sembarangan, Ini Doa sebelum Berhubungan Badan yang Wajib Diketahui Pasutri Terminal Mojok

Nggak Boleh Sembarangan, Ini Doa sebelum Berhubungan Badan yang Wajib Diketahui Pasutri

30 Desember 2022
doa

Sebagai Seorang Muslim, Saya Percaya Kekuatan Doa Bahkan “Hanya” Untuk Menghilangkan Noda Baju Sekalipun

29 Juni 2019
doa masuk pasar jualan online trik tips strategi marketing laku shopee cara menjaid star seller mojok

Doa Masuk Pasar Itu Harus Dibaca Sebelum Buka Situs Belanja Online

8 September 2020
Fun Fact Hari Jumat (Bagian 2): Nggak Cuma Masjid, Supermarket Juga Bisa Ramai

Fun Fact Hari Jumat (Bagian 2): Nggak Cuma Masjid, Supermarket Juga Bisa Ramai

15 November 2019
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Honda Vario 150 keyless, motor sialan yang berhasil bikin saya malu di hadapan bos Mojok.co

Honda Vario 150 keyless, motor sialan yang berhasil bikin saya malu di hadapan bos

28 Juli 2026
Sleman Tanpa UGM dan UNY Cuma Jadi Kabupaten Sunyi dan Mati

Sleman jadi besar dan hebat justru karena tidak punya “pusat kota”, kemajuan tersebar merata di segala penjurunya

26 Juli 2026
Warga Semarang Bawah layak dapat gelar warga paling kuat dan tabah di Semarang banjir di semarang

Banjir di Semarang selama ini tak hanya perkara alam, tapi justru gara-gara ulah warganya sendiri,

27 Juli 2026
4 Saran dari Warlok Jogja untuk Para Pendatang Biar Cepet Betah (Unsplash)

4 kebiasaan warga Jogja yang biasanya menular ke pendatang

28 Juli 2026
Berhasil kurangi medsos dan hapus pesan, seporsi kemenangan yang meringankan hidup saya Mojok.co

Berhasil kurangi medsos dan hapus pesan, seporsi kemenangan yang meringankan hidup saya

1 Agustus 2026
Naik Kereta Dhoho Penataran dari Surabaya ke Kediri: Mata Dimanjakan, tapi Punggung Tersiksa

Kalah war tiket kereta Dhoho Penataran artinya harus menderita, karena berdiri di kereta ini betul-betul menyiksa

29 Juli 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=76Rp5owBnpc


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.