Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Alasan Kenapa Warga Cimahi Suka Ngaku-Ngaku Orang Bandung

Ammar Taufiq oleh Ammar Taufiq
31 Maret 2020
A A
orang bandung

Alasan Kenapa Warga Cimahi Suka Ngaku-Ngaku Orang Bandung

Share on FacebookShare on Twitter

Sebagai orang bandung, saya bangga sekali setiap menceritakan kalau saya lahir, tumbuh, dan besar di Bandung. Meskipun sering diledekin karena macet di mana-mana, saya tetap bangga. Nggak ngerti juga sih kenapa saya bangga, pokoknya yang penting bangga dulu aja lah ~ perasaan bangga ini tuh  mirip-mirip jatuh cinta kali ya, meskipun banyak jeleknya, semua kejelekan yang ada pada kekasih itu hilang begitu saja, karena kalau udah cinta, semuanya terasa begitu sempurna, hoeeek ~

Perasaan bangga sebagai orang bandung ini juga nampaknya dirasakan oleh orang kabupaten bandung yang akhirnya suka ngaku-ngaku sebagai orang bandung. Biasanya sih dilakukan sama warga Cimahi, uhuuk.

Jadi, sejak dipugarnya kecamatan Cimahi di wilayah kabupaten Bandung pada tahun 2001, kecamataan ini berubah menjadi kota otonom. Sejak itu sebutannya berubah menjadi Kota Cimahi, alih-alih menjadi daerah yang mandiri agar bisa mengurus urusan umum dengan harapan menjadi kota yang lebih baik, kebanyakan warganya malah denial dan nggak bisa move on sebagai warga bandung.

Orang Cimahi yang suka ngaku-ngaku orang bandung itu biasanya berkelit dengan bilang kalau dia memperkenakan diri sebagai orang Cimahi, biasanya bakal ribet karena nggak banyak orang yang tahu Cimahi. Ujung-ujungnya pasti nanya-nanya lagi. “Cimahi tuh makanan sejenis cireng atau cilok gitu, ya?” Tentu saja alasan yang sangat klise dan nggak ada lucu-lucunya.

Ini juga mungkin yang menginspirasi surayah Pidi Baiq pas bikin quote “Bandung bukan sekadar wilayah geografis, tapi melibatkan perasaan”, perasaan yang dimaksud surayah adalah perasaan orang Cimahi yang nggak move on karena daerahnya nggak lagi masuk kawasan Bandung xixixixi.

Karena penasaran sama alasan kenapa orang cimahi suka ngaku orang bandung dan belum menemukan penjelasan yang masuk akal, saya jadi pengin wawancara orang cimahinya langsung, Tapi karena sekarang lagi musim corona dan dilarang buat pergi ke mana-mana, jadinya yang bisa saya lakukan hanya wawancara imajiner saja.

Tapi tenang, lur, ini mah wawancara imajinernya beda, soalnya narasumbernya orang-orang penting dan sangat berpengaruh di Cimahi. Kalau ada kesamaan nama, mohon maklum, itu hanya kebetulan belaka karena nama yang terkenal di tanah Sunda kan emang itu-itu aja.

Langsung aja, yuk ah, mangga ~

Baca Juga:

Tol Soroja, Tol yang Nyeleneh: Pendek, Nggak Ada Rest Area, tapi Strategis

4 Hal yang Lumrah di Bandung tapi Tampak Aneh di Mata Orang Semarang

“Ya, kalau ditanya urusan warga Cimahi lebih suka jadi orang kota bandung dan merasa belum siap menjadi warga Cimahi seutuhnya sih menurut saya, sebagai Mall pertama dan tertua yang berdiri di Kota Cimahi ini, karena masalah hiburan.

Orang cimahi males ngaku orang cimahi soalnya gimana ya, di Cimahi mah nggak ada hiburan. Saya sebagai mall paling tua aja nggak ada bioskopnya, apalagi mall-mall yang lain.

Dulu katanya pernah ada kabar mau dibangun bioskop, tapi itu mah cuman janji palsu, sama kayak janjinya fakboi.” Jaja, Mall tertua di Kota Cimahi.

“Kalau dari saya sebagai alun-alun, alasan kenapa orang cimahi suka ngaku orang bandung itu karena dari sisi sarana dan prasarana public open space-nya, Cimahi itu kurang membanggakan. Alun-alun kota Bandung jelas lebih syantiqqq, padahal alun-alun itu ikon yang dimiliki suatu kota. Kalau begini, sampai kapan juga susah membangun kebanggaan warga Cimahi terhadap kotanya sendiri.” Ujang, Alun-alun Kota Cimahi.

Itulah wawancara saya dengan beberapa narasumber yang setidaknya saya anggap kridibel untuk dimintai keterangan. Dan merangkum beberapa alasan kenapa warga Cimahi kerap mengaku sebagai warga Bandung.

BACA JUGA Tidak Perlu Malu Mengakui Tinggal di Sidoarjo yang Sering Disebut Pinggiran Kota Surabaya atau tulisan Ammar Taufiq lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 15 Juni 2022 oleh

Tags: Bandungcimahingaku-ngaku orang bandung
Ammar Taufiq

Ammar Taufiq

Mahasiswa jurusan sosiologi UIN Sunan Gunung Djati Bandung yang memiliki hobi menganggur.

ArtikelTerkait

Membayangkan Teras Cikapundung Bandung kalau Dirawat Lebih Serius oleh Pemkot Mojok.co

Membayangkan Teras Cikapundung Bandung kalau Dirawat Lebih Serius oleh Pemkot

13 Mei 2024
Jalan Rajawali Timur Bandung, Jalan Satu Arah di Kota Bandung yang Penuh Masalah

Jalan Rajawali Timur, Jalan Satu Arah di Kota Bandung yang Penuh Masalah

21 Maret 2025
Sejarah Cibiru

Sejarah Cibiru dan Mitos Tanaman Ki Biru

27 November 2021
Mahasiswa Bandung yang Kuliah di ITB, UNPAD, UNPAR, UPI, dan UNISBA Punya Ciri Masing-masing terminal mojok.co

Mahasiswa Bandung yang Kuliah di ITB, UNPAD, UNPAR, UPI, dan UNISBA Punya Ciri Masing-masing

5 Januari 2021
Bukannya Menghilangkan Penah, Berwisata ke Curug Cimahi Justru Bikin Tingkat Stres Meningkat

Bukannya Menghilangkan Penat, Berwisata ke Curug Cimahi Justru Bikin Tingkat Stres Meningkat

18 April 2026
Bandung Lautan Sampah: Sebuah Ironi Ibu Kota Provinsi

Bandung Lautan Sampah: Sebuah Ironi Ibu Kota Provinsi

30 Agustus 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Tinggal di Rusunawa Rp800 Ribu di Jakarta Ternyata Nggak Buruk-buruk Amat, Lebih Layak Dibanding Hidup di Kos-kosan dengan Sewa Jutaan Mojok.co

Tinggal di Rusunawa Rp800 Ribu di Jakarta Ternyata Nggak Buruk-Buruk Amat, Lebih Layak Dibanding Hidup di Kos-kosan dengan Sewa Jutaan

4 Mei 2026
Bangkalan Madura Nggak Selalu Jelek, Pengalaman Cetak Ulang KTP di Mal Pelayanan Publik Membuktikan Sebaliknya Mojok.co

Urus KTP di Bangkalan Madura Ternyata Tidak Menjengkelkan seperti yang Dikira

5 Mei 2026
Beli Hyundai Atoz Lebih Masuk Akal daripada Karimun Kotak yang Overpriced Mojok.co

Beli Hyundai Atoz Lebih Masuk Akal daripada Karimun Kotak yang Overpriced

4 Mei 2026
Orang Kampung Berubah Jadi Picky dan Menyebalkan ketika Berhadapan dengan Makanan “Kota”

Orang Kampung Berubah Jadi Picky dan Menyebalkan ketika Berhadapan dengan Makanan “Kota”

3 Mei 2026
Pengalaman Tinggal di Ngaglik Sleman Tak Melulu Enak seperti Kata Orang Mojok.co

Pengalaman Tinggal di Ngaglik Sleman Tak Melulu Enak seperti Kata Orang

29 April 2026
Jalan Raya Narogong, Gerbang Neraka di Timur Bekasi: Pagi Kena Macet Truk Sampah, kalau Malam Dikuasai Kontainer

Jalan Raya Narogong, Gerbang Neraka di Timur Bekasi: Pagi Kena Macet Truk Sampah, Malam Dikuasai Kontainer

5 Mei 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

  • Buka Coffee Shop di Klaten Tanpa Ekspektasi Justru Ramai Dikunjungi, Tandai Tren Baru Warlok hingga Jadi Incaran Pelancong
  • Ketika Laki-laki Memakai V-neck, Dianggap Tebar Pesona dan Menentang Kodrat padahal Cuma Mau Modis
  • Semester 5 Kuliah: Masa paling Overthinking bagi Mahasiswa karena Kepikiran Ortu dan Masa Depan, Percuma Cari Pelarian
  • Cerita Saya Memulai Usaha Rumahan Kecil-kecilan Tanpa Utang Hingga Raup Omzet Puluhan Juta per Bulan, Kamu Mau Coba?
  • Sarjana Jogja Tanpa Nurani: Fenomena Buang Anabul Setelah Wisuda
  • KRL Jakarta Memang Bikin Stres, tapi Kelakuan Penumpangnya Masih Lebih Manusiawi daripada KRL Jogja

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.