Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kuliner

5 Menu Red Flag dari Rumah Makan Padang. Jangan Pernah Beli Menu Ini, Mending Makan Nasi Pakai Garam!

Paula Gianita Primasari oleh Paula Gianita Primasari
3 Agustus 2023
A A
5 Menu Red Flag dari Rumah Makan Padang. Jangan Pernah Beli Menu Ini, Mending Makan Nasi Pakai Garam!

5 Menu Red Flag dari Rumah Makan Padang. Jangan Pernah Beli Menu Ini, Mending Makan Nasi Pakai Garam! (Midori via Wikimedia Commons)

Share on FacebookShare on Twitter

#3 Perkedel

Perkedel memang jenis lauk yang lumrah ditemui di berbagai hidangan, tak hanya di rumah makan Padang. Sebagai pelengkap tumpeng nasi kuning, contohnya. Namun entah mengapa, rasa perkedel di warung Padang terasa lebih memikat dengan bumbu yang meresap. Bentuknya yang tebal serta teksturnya yang nggak berminyak membuat menu ini sering dilirik oleh pembeli.

Sayangnya, lauk ini juga nggak disarankan untuk menemani acara makan. Sebab, perkedel lazimnya dibuat dengan bahan dasar kentang yang mengandung karbohidrat tinggi. Oleh sebab itu, lauk ini kurang cocok disandingkan dengan nasi yang sama-sama merupakan sumber karbohidrat.

ADVERTISEMENT

Selain itu, kentang dan nasi juga termasuk dalam makanan tinggi indeks glikemik. Indeks glikemik pada nasi putih adalah sebesar 73, sedangkan kentang memiliki indeks glikemik 78. Artinya, jika keduanya dikonsumsi secara bersamaan, peluang peningkatan kadar gula dalam darah akan semakin cepat.

#4 Telur dadar

Siapa yang nggak kenal telur dadar? Lauk yang gampang diolah ini sangat mudah ditemui di berbagai warung makan atau resto. Latar belakang inilah yang menjadikan telur dadar masuk dalam daftar red flag menu rumah makan Padang yang sebaiknya dikesampingkan.

Selain gampang dijumpai, telur dadar juga sangat mudah dibuat sendiri di rumah. Perihal rasa, tinggal bagaimana cara seseorang mengolahnya dengan variasi bahan yang diinginkan sesuai selera. Intinya, memesan menu ini di rumah makan Padang sama artinya dengan siap rugi bandar! Mendingan pilih lauk lainnya yang memang nggak bisa kita buat di rumah, Gaes.

#5 Lauk yang digoreng

Urutan terakhir menu red flag di rumah makan Padang adalah berbagai lauk yang dimasak dengan cara digoreng. Alasan kolesterol atau tinggi kalori itu sudah klise. Yang menjadikan menu gorengan nggak patut dipilih adalah kurangnya ciri khas masakan Padang itu sendiri pada lauk yang digoreng.

Citra masakan Padang sangat lekat dengan racikan bumbu-bumbu rempahnya yang kuat. Bahkan, mencium aroma rempah yang menguar saja sudah sanggup menerbitkan air liur. Kayaknya kalau ke rumah makan Padang hanya untuk menyatap menu yang digoreng kok nirfaedah, ya. Pengalaman mengecap kekayaan kuliner asli Nusantara seakan sia-sia. Ketimbang pesan menu gorengan, lebih baik mengambil menu khas rumah makan Padang seperti kalio atau rendang.

Itulah kelima menu red flag dari rumah makan Padang yang sebaiknya nggak usah dibeli. Bukan hanya alasan kesehatan, tapi juga nilai pengalaman yang perlu dipertimbangkan. Ingat, setiap rupiah yang dikeluarkan itu sebaiknya sepadan dengan apa yang pembeli dapatkan.

Baca Juga:

3 Tradisi Manten Paling Unik di Tulungagung. Terdengar Aneh bagi Pendatang, tapi Normal bagi Warlok

Penderitaan Tinggal Dekat Tempat Wisata Mikutopia Kota Batu, Hidup Dihantui Macet, Berisik, dan Waswas dengan Ancaman Bencana Ekologis Masa Depan

Penulis: Paula Gianita Primasari
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA Alasan Orang Padang Nggak Pakai “Minangkabau” untuk Menamai Rumah Makan Padang.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 4 Agustus 2023 oleh

Tags: highlightmenu makananNasi Padangpilihan redaksiRM Padangrumah makan padang
Paula Gianita Primasari

Paula Gianita Primasari

Mahasiswa doktoral UNDIP jurusan Manajemen Pemasaran asal Semarang.

ArtikelTerkait

Kultur Cover Lagu di Kafe dan Minimnya Pengetahuan Soal Performing Rights Terminal Mojok.co

Kultur Cover Lagu di Kafe dan Minimnya Pengetahuan Soal Performing Rights

1 April 2022
7 Keunikan Sumbawa yang Tidak Dimiliki Daerah Lain Terminal Mojok

7 Keunikan Sumbawa yang Tidak Dimiliki Daerah Lain

14 September 2022
10 Serial Netflix yang Wajib Ditonton Minimal Sekali Seumur Hidup Terminal Mojok

10 Serial Netflix yang Wajib Ditonton Minimal Sekali Seumur Hidup

14 Juli 2022
3 Pantai di Gunungkidul yang Baiknya Dihindari Wisatawan karena Bikin Ketakutan

3 Pantai di Gunungkidul yang Baiknya Dihindari Wisatawan karena Bikin Ketakutan

26 April 2025
10 Rokok Termahal di Indonesia, Ada yang Seharga Honda BeAT!

10 Rokok Termahal di Indonesia, Ada yang Seharga Honda BeAT!

16 September 2023
Tragedi Kanjuruhan: Mari Dukung Sanksi FIFA!

Tragedi Kanjuruhan: Mari Dukung Sanksi FIFA!

2 Oktober 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Hidup di Desa Nggak Seindah Bayangan, Banyak Iuran yang Harus Dibayarkan kalau Nggak Mau Jadi Bahan Omongan

Hidup di Desa Itu Murah, yang Mahal Adalah Ongkos Sosialnya, dan Ini Rinciannya

21 Juni 2026
Di Lidah Orang Jawa, Kuliner Madura Enak Kecuali yang dari Sumenep MOjok.co sumatera

Sebagai Anak Madura, Saya Cemburu dengan Anak Sumatera yang Tak Perlu Susah Payah Menyembunyikan Identitas

20 Juni 2026
Jalanan Surabaya yang "Liar" Bikin Jiper Pengendara Tertib, Terlalu Banyak Pemotor yang Melanggar Lalu Lintas Mojok

Jalanan Surabaya yang “Liar” Bikin Jiper Pengendara Tertib, Terlalu Banyak Pemotor yang Melanggar Lalu Lintas

24 Juni 2026
TransJatim Dibenci, tapi Ia Penyelamat Mahasiswa Surabaya (Wikimedia Commons)

Ugal-ugalan Sopir TransJatim Menyelamatkan Masa Depan Mahasiswa Mojokerto yang Kuliah di Surabaya

22 Juni 2026
Bukannya Ogah Berbagi Ilmu, Para Karyawan Cuma Nggak Punya Cukup Waktu untuk Membimbing PKL Mojok.co

Bukannya Ogah Berbagi Ilmu, Para Karyawan Cuma Nggak Punya Cukup Waktu untuk Membimbing PKL

21 Juni 2026
Panduan Bertahan Hidup Warga Lokal Jogja agar Tetap Waras dari Invasi 7 Juta Wisatawan jakarta

Jangan Salahkan Orang Jakarta kalau Harga Makanan di Jogja Tak Ramah Warlok: Sebuah Pembelaan untuk Kaum Plat B

26 Juni 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.