Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Menjadi Anggota DPR yang Terhormat adalah Jalan Ninjaku!

Zaki Annasyath oleh Zaki Annasyath
10 September 2019
A A
anggota dpr

anggota dpr

Share on FacebookShare on Twitter

Tekadku sudah bulat. Pagi ini, aku akan mencalonkan diri menjadi anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Tekad itu tak serta merta muncul begitu saja. Setiap hari, ketika menonton televisi, aku selalu terpana melihat banyak anggota DPR yang nangkring di layar kaca. Mengenakan setelan jas bak orang kaya, sepatu pantofel hitam mengkilap—tentu saja mengkilap, demi menunjukkan integritas seorang anggota dewan masa sepatu terlihat kotor berlumpur—serta rambut hitam bergelombang.

Ketika diwawancara, jawaban mereka mengindikasikan manusia yang berpendidikan, bermoral, serta jauh dari dosa. Nada bicaranya pun tampak tenang dan tegas mengisyaratkan Indonesia pasti aman di pundak mereka. Meskipun jawaban yang dilontarkan cenderung jauh dari kata berbobot, namun, ah, apa sih yang nggak bisa dimanipulasi. Asalkan yakin lalu mampu mengubah nada bicara dengan cermat dan tepat, maka pendengar pun akan merasa puas.

ADVERTISEMENT

Pemilihan kata-kata mereka sangat lihai. Apa yang sebenarnya nyata terpampang di depan mata, misal penggusuran, seakan hanya menjadi fatamorgana ketika para dewan berbicara. “Apa pendapat anda tentang penggusuran kampung *sensor*?,” tanya seorang wartawan. “Oh, itu bukan penggusuran, bagaimanapun, itu namanya direlokasi dan bla bla bla,”. Oh, sungguh senang mendengarnya.

Aku rasa para anggota DPR itu pastilah menelan bulat-bulat sebuah esai karya Mark Twain berjudul Advice to Youth. Mark Twain menyampaikan nasihat  dan sindiran—yang sebenarnya ditujukan untuk pemuda, tapi mari kita berimajinasi kalau anggota DPR membaca esai itu juga—mengenai serba-serbi kebohongan. Bahwa dalam berbohong harus lihai. Bahwa kalau kebohonganmu terbongkar, itu artinya kamu kurang terlatih. Ah yang seperti itulah, baca aja sendiri.

Tapi,bagiku, anggota DPR berbohong semata-mata agar rakyat Indonesia tetap tenang. Aku yakin dibalik kebohongannya, anggota DPR setiap hari memikirkan nasib rakyat yang sudah dipercayakan pada mereka. Setiap saat, mereka mendengarkan keluhan demi keluhan dari rakyatnya. Televisi dan internet dinyalakan demi mengikuti perkembangan negara. Mereka korbankan waktu menonton bioskop, kongkow di angkringan, memancing, serta membaca hanya untuk menyelesaikan persoalan hidup rakyatnya yang keras dan getir.

“Eh, lalu dewan terhormat junjunganmu kok tertidur pulas saat rapat?” tanya seorang teman. “Kok, anggota dewan yang kamu agung-agungkan itu terjangkit kasus korupsi?,” tanya seorang yang lain. Lha, kalau kamu bekerja seharian demi amanah di pundakmu dan mendengar setiap keluhan rakyatmu dan mengorbankan waktu istirahatmu, wajar dong saat rapat tertidur pulas?. Setiap makhluk hidup kan butuh tidur. Atau jangan-jangan kamu nggak menganggap anggota dewan makhluk hidup alias benda mati alias barang layaknya kursi dan meja?.

Soal korupsi, ah, kamu ini, suka lucu deh. Kalau nonton berita pastikan hanya di saluran TV buatan pejabat dari partai *sensor*, Omat!. Jangan nonton berita-berita selain dari media itu. Media lain bisa dibilang tak mengindahkan prinsip-prinsip jurnalisme seperti verifikasi data atau cover both side. Jadi, pesanku jangan mau dibodohi sama berita gadungan ya, hehe.

Toh, kalau memang terbukti korupsi, para DPR itu, ya menurutku wajar. Dengan gaji begitu kecil, anggota DPR mengemban dan melaksanakan amanah rakyat yang begitu besar. Dan juga mereka harus, sekali lagi aku tekankan, mengorbankan kegiatan memancing di sungai. Itu kan pengorbanan yang begitu besar.

Baca Juga:

Dilema Pemuda Sragen: Bertahan Nggak Berkembang, Ditinggal Dikira Nggak Sayang Kampung Halaman 

Organisasi Karang Taruna Nyatanya Tak Lebih dari Pelengkap Acara Hajatan dan Ladang Cari Suara Politik

Usulku untuk mengurangi korupsi di Indonesia, gaji anggota DPR harus ditingkatkan lagi sampai langit. Agar dahaga terhadap dunia bisa diminimalisir. Agar para anggota DPR tak melulu pusing memikirkan apa yang harus dimakan esok hari. Anggota DPR bukanlah manusia yang penuh nafsu akan dunia kok. Mereka korupsi kalau memang ada kesempatan dalam kesempitan aja.

Demikianlah, segala kekaguman yang membulatkan tekadku pagi ini. Bermodalkan tekad kuat inilah aku akan menghadap istana. Aku mesti memakai pakaian terbaik dan parfum terbaik dan kendaraan terbaik. Istana tak mungkin menerima laki-laki kurus dengan pakaian compang-camping serta berangkat menggunakan angkot kan? Dan orang bodoh macam apa yang ingin menjadi anggota DPR dengan setelan rakyat biasa?

Maka aku akan membuat istana tercengang dengan penampilanku. Tetapi untuk sementara ini lebih baik aku bangun karena ibu telah menyiapkan sarapan di bawah. (*)

BACA JUGA Dilema Penerima Beasiswa yang Susah Untuk Kritis atau tulisan Zaki Annasyath lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 10 September 2019 oleh

Tags: anggota dprcita-citaGenerasi MudaPemuda
Zaki Annasyath

Zaki Annasyath

Medioker

ArtikelTerkait

paylater, beli rumah

Paylater Bikin Susah Beli Rumah? Yang Benar Saja!

13 Februari 2023
orang dewasa

Kenapa sih, Orang Dewasa Suka Sekali Menakut-nakuti Anak Kecil?

12 Agustus 2019
radikalisme

Mahasiswa di Tengah Gempuran Terorisme dan Radikalisme

30 Juli 2019
Prestasi DPR Selain Mempersatukan Avatar Korea dan Avatar Anime terminal mojok.co

Dibanding Tenaga Kesehatan, Emang Anggota DPR Udah Ngapain Kok Minta Diprioritasin?

24 Maret 2020
kpai

Surat Untuk KPAI : Selamat Karena Telah Berhasil Mengubur Mimpi Anak Bangsa

9 September 2019
jurusan pendidikan

Jangan-Jangan Jurusan Pendidikan Cuma Dijadiin Hiasan Doang di Kampus

30 Juli 2019
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

4 kesalahan pembeli saat menyantap cuanki yang membuat rasanya kurang nikmat Mojok.co

4 kesalahan pembeli saat menyantap cuanki yang membuat rasanya kurang nikmat 

21 Juli 2026
Pengalaman buruk menggunakan layanan BPJS di RS UNAIR: antre lama, sistem tidak jelas, beda dengan pelayanan swasta

Pengalaman buruk menggunakan layanan BPJS di RS UNAIR: antre lama, sistem tidak jelas, beda dengan pelayanan swasta

20 Juli 2026
Di Mata Kurir, Metode Pembayaran COD Lebih Baik Dihapuskan Mojok.co kurir paket

Lika-liku kurir saat mengantar paket COD ke desa, kadang jadi pahlawan, seringnya jadi pesakitan

16 Juli 2026
Pucang Surabaya, kawasan di kota pahlawan yang tak pernah kenal tidur

Pucang Surabaya, kawasan di kota pahlawan yang tak pernah kenal tidur

16 Juli 2026
Nanas madu Pemalang sering diremehkan karena ukurannya, padahal inilah oleh-oleh yang paling layak dibawa pulang

Nanas madu Pemalang sering diremehkan karena ukurannya, padahal inilah oleh-oleh yang paling layak dibawa pulang

18 Juli 2026
4 jajanan tradisional Bandung yang bikin orang Semarang gagal paham. Nama dan tampilan mirip, tapi rasanya jauh berbeda Mojok.co

4 kuliner Bandung yang bikin orang Semarang gagal paham. Nama dan tampilan mirip, tapi rasanya berbeda

16 Juli 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.