Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Gaya Hidup Personality

Meniru Cara Kerja Bakso Dalam Menjalani Kehidupan Ini

Reni Soengkunie oleh Reni Soengkunie
13 Juni 2019
A A
bakso

bakso

Share on FacebookShare on Twitter

Saya yakin sebagian besar masyarakat kita tentu sudah tak asing lagi dengan yang namanya bakso. Hampir di setiap tempat ada penjual bakso yang melimpah ruah menjajakan dagangannya. Teknik jualannya pun menyeluruh, mengena di segala lapisan masyarakat. Dari mulai pedagang bakso keliling, warung di pinggir jalan, hingga gerai mewah yang tersebar di mal, stasiun, ataupun bandara. Meski harga, rasa, cara pengolahan, serta kualitas daging berbeda satu sama lain, namun tetap saja semua kompak menamakan makanan tersebut bakso.

Dari sini, kita bisa belajar satu hal. Untuk menjadi manusia yang sesungguhnya, kita juga harus menyatu dengan segala lapisan masyarakat yang ada. Entah itu, saat kita berhadapan dengan orang miskin, orang menengah, dan orang kaya sekalipun, kita tetaplah orang yang sama. Meski kualitas kita meningkat sekalipun, itu tak harus membuat kita lupa diri dan lupa akan asal usul kita.

ADVERTISEMENT

Bakso sendiri sangat digemari lintas usia. Cita rasanya disukai tanpa pandang bulu. Ibu-ibu sangat suka menyuapi anak balitanya dengan bakso setiap sore. Selain teksturnya lembut, kuah dari makanan ini sangat segar dan membuat anak-anak lahap untuk makan. Padahal mah emak-emak sebenarnya cuma cari praktisnya aja—daripada masak sop ribet mending beli bakso keliling lima ribu udah beres.

Untuk anak remaja sendiri, bakso merupakan makanan yang sangat amat bersahabat di kantong. Bagi anak ABG yang sudah punya pacar, dinner di warung bakso adalah pilihan yang amat sangat bijaksana. Sehingga tempat makan ini selalu menjadi destinasi utama makan untuk pasangan kawula muda yang minim budget untuk kencan. Selain itu, untuk anak sekolahan yang sering kali dipalak traktiran saat tengah ulang tahun oleh teman-temannya yang tidak berperikemanusian—minta traktiran, padahal ngado aja nggak. Jajan bakso merupakan pilihan paling pas dan paling murah meriah—namun tetap elegan.

Untuk orang tua dan dewasa—bakso juga kandidat unggulan untuk menu arisan, kumpul-kumpul keluarga, hingga acara resepsi. Semua mata hadirin yang datang pasti untuk pertama akan jatuh pada gerobak bakso, dan bisa dipastikan bahwa manu ini akan bersaing ketat dengan es krim sebagai menu yang pertama habis di acara apa pun.

Hal ini mengajari kita, bahwa hidup ini harus menjadi pribadi yang menyenangkan untuk segala usia. Pada anak-anak kita menjadi pribadi yang ceria dan menyenangkan—bisa mengayomi dan menyayangi. Untuk rekan sebaya kita juga bisa menjadi teman yang asyik dan tidak membosankan—enak diajak diskusi ataupun bercanda. Untuk orang tua—kita bisa bersikap lunak dan tidak keras kepala.

Jika dahulu kala makanan ini hanya berbentuk bulat dan ada kuahnya, maka di zaman serba modern ini kita akan mendapati transformasi bakso secara spektakuler. Setiap harinya, orang semakin kreatif menciptakan varian serta bentuk dari bakso secara unik.

Makanya jangan heran jika melihat bentuk bakso yang tak lagi bulat. Karena kini sudah ada bentuk segitiga, kotak, lope, dan mungkin besok akan ada bentuk trapesium sama kaki juga. Kalau dulu namanya paling mentok bakso urat dan telur, maka kini namanya sudah semakin ciamik. Dari mulai bakso jumbo, beranak, tusuk, goreng, krakal, dan masih banyak lagi yang lainnya.

Baca Juga:

4 kesalahan pembeli saat menyantap cuanki yang membuat rasanya kurang nikmat 

Siasat Hidup Hemat In This Economy, Beli Lauk di Luar dan Memasak Nasi Sendiri

Dari keanekaragaman serta pembaruan dari makanan ini, kita juga bisa belajar satu hal—menjadi manusia itu juga harus terus berinovasi. Jangan pernah berhenti untuk terus belajar. Kita harus siap dipermak dan direnovasi dalam hidup ini. Jangan kaku dan terus berpikiran kuno.

Sebagai generasi muda, kita sudah seharusnya berpikir maju dan menemukan hal-hal baru yang relevan dengan berkembangnya zaman. Jangan terus-terus melucu dengan Khong Guan isi rengginang terus tiap tahun—basi tau!

Bakso itu mau dimakan pas matahari tengah panas-panasnya atau mau dimakan pas hujan lagi deras-derasnya, tetap saja cocok di segala cuaca. Mau makan sendirian atau rame-rame, bakso juga tetap enak dimakan.

Begitu juga dalam hidup ini, mau dalam keadaan sedih ataupun senang, kita sudah semestinya tetap menjadi pribadi yang kuat dan tetap menyenangkan. Mau punya pasangan ataupun jomlo, seharusnya bukan menjadi masalah yang memengaruhi kebahagian kita.

Saat suasana lebaran seperti ini, warung baksolah yang menjadi sasaran semua orang. Hampir tak ada warung yang sepi saat lebaran tiba. Kebanyakan orang-orang sudah jenuh dengan menu lebaran yang bersantan dan berlemak, makanya mereka mencari makanan ini untuk sebuah kesegaran baru. Hal ini juga harusnya kita sikapi dengan bijak. Saat teman-teman kita datang cuma ada maunya—pas lagi susah, pas lagi sedih, pas gak punya uang—kita tetap hadir sebagai solusi dan tempat curhat terbaik.

Dari segala kebaikan-kebaikan bakso ini, tetap saja kita harus ingat, bahwa di antara begitu banyak, ada juga yang namanya Bakso Setan. Jadi, semuanya kembali pada diri masing-masing untuk mengambil hikmah dari hal ini ya.

Terakhir diperbarui pada 17 Januari 2022 oleh

Tags: BaksoJajanMakanan RinganWisata Kuliner
Reni Soengkunie

Reni Soengkunie

Bakul sembako yang hobi mendengar keluh kesah emak-emak di warung tentang tumbuh kembang dan pendidikan anak, kehidupan lansia setelah pensiun, serta kebijakan pemerintah yang mempengaruhi kenaikan harga sembako.

ArtikelTerkait

Kekurangan Penjual Bakso dan Mie Ayam Jawa di Mata Orang Sulawesi

Kekurangan Penjual Bakso dan Mie Ayam Jawa di Mata Orang Sulawesi

16 Desember 2023
Dalam Bahasa Madura Hijau Memang Disebut Biruh dan Tak Perlu Diganti terminal mojok.co

10 Jenis Jajan Godhongan yang Cocok buat Mengganjal Perut

31 Desember 2020
es teh

Mengapa Air Putih Kalah Pamor Dibanding Es Teh Manis?

12 Juli 2019
6 Dosa Penjual Gudeg Jogja yang Sulit Dimaafkan Pembeli Mojok.co

6 Dosa Penjual Gudeg Jogja yang Sulit Dimaafkan Pembeli

25 Agustus 2025
4 kesalahan pembeli saat menyantap cuanki yang membuat rasanya kurang nikmat Mojok.co

4 kesalahan pembeli saat menyantap cuanki yang membuat rasanya kurang nikmat 

21 Juli 2026
7 Tipu Daya Penjual Bakso yang Mengaku Asli Malang

7 Tipu Daya Penjual Bakso yang Mengaku Asli Malang

13 Juli 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

4 hal yang tidak saya sangka bisa dilakukan driver ojek online selain mengantar penumpang dan makanan Mojok.co

4 hal yang tidak saya sangka bisa dilakukan driver ojek online selain mengantar penumpang dan makanan

1 Agustus 2026
Bendungan Rowo Jombor Klaten Membahayakan Pengunjung (Unsplash)

Stigma orang yang nongkrong di Rowo Jombor adalah jamet itu konyol, tapi dampaknya luar biasa

6 Agustus 2026
Jombang memang nggak punya pantai, tapi senja pinggir Sungai Brantas sukses bikin iri warga kabupaten tetangga

Jombang memang nggak punya pantai, tapi senja pinggir Sungai Brantas sukses bikin iri warga kabupaten tetangga

5 Agustus 2026
Bangkalan nggak butuh seminar dan jargon literasi, butuhnya gerakan nyata dan bukti

Bangkalan nggak butuh seminar dan jargon literasi, butuhnya gerakan nyata dan bukti

31 Juli 2026
Jalan Nasional Purworejo vs Kulon Progo Ketimpangannya Begitu Terasa: Dalam Hitungan Meter, Dunia Begitu Berbeda

Purworejo, kota yang menyambutmu bukan dengan gapura selamat datang, tapi dengan jalan berlubang

5 Agustus 2026
Pengalaman cabut gigi gratis dengan dokter koas: memang nggak keluar biaya, tapi dibayar dengan cuti dan jadwal yang tak tentu

Pengalaman cabut gigi gratis oleh dokter koas: memang nggak keluar biaya, tapi dibayar dengan cuti dan jadwal yang tak tentu

4 Agustus 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=76Rp5owBnpc


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.