Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Kok Bisa Sih Harga Bakso Aci Lebih Mahal dari Bakso Daging?

Reni Soengkunie oleh Reni Soengkunie
23 Juni 2020
A A
harga bakso aci

Kok Bisa Sih Harga Bakso Aci Lebih Mahal Dari Bakso Daging?

Share on FacebookShare on Twitter

Sebagai seorang penikmat makanan aci-acian (cilok, cimol, cireng, dan cilor), sudah barang tentu saya tak akan melewatkan merasakan sensasi kelezatan yang ditawarkan oleh bakso aci yang kini sedang populer di kalangan masyarakat. Tak bisa dimungkiri makan bakso aci, apalagi pas hujan-hujan gitu, hmmm… itu sungguh kenikmatan yang hakiki bagi acilovers. Dalam setiap suapannya itu ada sensasi kesegaran jeruk limau, bercampur dengan rasa asin dan pedas secara bersamaan.

Bakso aci ini merupakan bakso dengan bahan dasar aci. Kalau menurut saya, harusnya sih namanya bukan bakso aci, tapi lebih tepat dinamakan cilok kuah kayaknya yah. Soalnya si bakso ini benar-benar murni baksonya itu dari aci dan tanpa campuran daging. Kalau pas lagi untung, biasanya ada penjual bakso aci yang memasukan isian di dalam bakso ini. Tapi saya sendiri seringnya dapat bakso aci yang polosan alias nggak ada isinya apa-apa. Makanya pas makan kali pertama itu saya mikir, ini bakso apa cilok sih?

Untuk teman makan si bakso aci ini, si pedagang akan menyertakan varian toping yang biasanya berisi pilus, cuanki, batagor kering, dan somay kering. Sedangkan untuk bumbunya sendiri hanya bubuk cabai dan jeruk limau. Bakso aci, toping, dan beserta bumbunya nanti akan dikemas dan dijual dalam satu bungkus kemasan plastik. Untuk memakannya, kita harus merebusnya sendiri lalu mencampurkan semua itu dengan bumbunya. Namun jika tak mau ribet, kita bisa langsung nyamperin tukang bakso aci di gerainya secara langsung. Tinggal pesan dan satu mangkok bakso aci akan menghampiri kita.

Setelah sekian lama menikmati bakso aci ini, saya baru sadar satu hal, kok ya harga bakso aci ini lebih mahal dari bakso daging sih? Bakso daging biasa itu di tempat saya biasanya dijual dengan harga 12.000 dan untuk ukuran bakso jumbo yang full urat biasanya 15.000-17.000. Untuk bakso dengan daging ayam yang dijual abang-abang keliling itu malahan dijual dengan harga 5.000 rupiah. Itu pun sudah ada mie, sayur sawi+toge, pangsit, tahu, dan saus sambel kecap satu paket.

Untuk bakso aci di tempat saya biasanya dijual sekitar harga 20-28 ribu rupiah. Itu pun harus masak sendiri loh ya. Kalau untuk makan langsung di gerai biasanya dihargai sekitar 25.000 per mangkok. Saya pernah melihat beberapa penjual online yang menjual bakso aci murah, tapi yah itu, jika ditambah dengan ongkirnya yah jatuhnya harganya sama saja. Belum ribet transfernya. Iya kalau sudah punya M-banking, kalau belum? Harus ke ATM, belum lagi kalau ngantre. Sudah sukses transfernya, harus nunggu beberapa hari lagi sampai barangnya dikirim. Pas sudah sampai kirimannya, eh hujannya sudah reda dan gak selera lagi makannya. Hadeh.

Lalu apa sih yang membuat si bakso aci ini harganya menandingi para senior-seniornya? Bukankah si bakso aci ini hanya terbuat dari aci? Tepung aci berapa sih harganya? Di tempat saya mah ¼ kilo cuma 2500 doang. Selain harga tepung aci yang murah, harga toping untuk bakso aci ini juga bisa dibilang murah meriah. Pilus beli sekilo saja sudah bisa buat mandi bola, harganya juga murah. Untuk somay dan batagor kering sering kali dijual kiloan di pasar-pasar dengan harga yang relatif murah juga. Pada kesimpulannya jika semua bahan-bahan itu murah, kenapa setelah sampai tangan customer harganya bisa mahal coba?

Menurut saya mahalnya bakso aci ini bisa juga disebabkan karena kepopulerannya sendiri. Gara-gara tengah banyak peminatnya, maka bukan hal mustahil untuk menghargai si bakso aci ini dengan harga yang cukup mahal. Nanti kalau kepopulerannya sudah menurun, bisa jadi harganya akan ikut turun juga kali. Selain disebabkan tengah hits, salah satu yang membuat si bakso aci ini mahal adalah kemasannya. Semakin mewah dan berkelas kemasan bakso aci ini tentu harganya juga ikutan naik dong. Masa iya harga bakso aci yang dikemas cantik dan diendors sama artis, dibandingin sama bakso aci yang dibungkus plastik biasa tanpa merk?

Gara-gara penasaran, kemarin saya sempat wawancara dengan teman saya yang merupakan penjual bakso aci di daerah Jogja. Menurut penuturan teman saya ini, mahalnya si bakso aci itu disebabkan karena bahan baku pritilan (toping) bakso aci tidak tersedia di daerahnya sehingga mau tak mau dia harus membeli bahan baku secara online. Untuk sekali belanja saja dia mengaku harus mengeluarkan ongkir sebesar 200-an ribu rupiah. Belum lagi dia harus mengeluarkan uang untuk biaya stiker dan kemasan pada bakso acinya itu. Jadi yah wajar saja kalau harganya kemudian mahal.

Baca Juga:

5 Dosa Warung Bakso yang Bikin Hilang Nafsu Makan, Bahkan Sebelum Sendok Pertama

Lebaran Membosankan Adalah Fase Pendewasaan yang Lebih Pahit dari Obat Puyer

Beberapa orang mengaku, mereka menjual bakso aci mahal itu karena adanya transaksi dari satu reseller ke reseller lainnya. Mungkin benar dari produsen harganya murah, tapi karena jatuh di ongkir tadilah, makanya yang menyebabkan bakso aci kadang harganya naik dua kali lipat. Berbeda dengan bakso daging pada umumnya yang dijual di warung itu. Semua bahan yang dibutuhkan itu sudah tersedia di pasar, sehingga mereka tak butuh ongkos untuk biaya kirim barang.

Setelah menjabarkan hal ini, saya baru sadar bahwa tiap kali saya makan satu mangkok bakso aci itu setara dengan saya makan dua mangkok bakso daging sapi. Hal itu juga setara dengan saya makan lima mangkok bakso abang-abang keliling yang suka lewat depan rumah tiap sore. Hmm….

BACA JUGA Asal Mula Seblak, Makanan Alien yang Naik Kasta dan tulisan Reni Soengkunie lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 23 Juni 2020 oleh

Tags: Baksobakso acimakanan kekinianmakanan viral
Reni Soengkunie

Reni Soengkunie

Bakul sembako yang hobi mendengar keluh kesah emak-emak di warung tentang tumbuh kembang dan pendidikan anak, kehidupan lansia setelah pensiun, serta kebijakan pemerintah yang mempengaruhi kenaikan harga sembako.

ArtikelTerkait

Rahasia Menuang Saus Botol Kaca Tanpa Bikin Emosi Jiwa

Rahasia Menuang Saus Botol Kaca Tanpa Bikin Emosi Jiwa

10 Mei 2023
Makanan Surabaya Bikin Mahasiswa Jabodetabek Kaget: Ada Nasi Goreng Warna Merah, Ada Bihun Warna Biru

Makanan Surabaya Bikin Mahasiswa Jabodetabek Kaget: Ada Nasi Goreng Warna Merah, Ada Bihun Warna Biru

4 Maret 2024
5 Rekomendasi Warung Bakso dan Mie Ayam Dekat Kampus IAIN Kediri. Ada yang Harganya Cuma 2 Ribu!

5 Rekomendasi Warung Bakso dan Mie Ayam Dekat Kampus IAIN Kediri. Ada yang Harga Seporsinya Cuma 2 Ribu!

30 November 2023
Purwokerto Aneh: Ada Soto, Bakso, hingga Opor Ayam Campur Kacang di Sini

Purwokerto Aneh: Ada Soto, Bakso, hingga Opor Ayam Campur Kacang di Sini

11 Maret 2024
Bakso Memang Enak, tapi Mi Ayam Lebih Sempurna terminal mojok

Bakso Memang Enak, tapi Mi Ayam Lebih Sempurna

29 Maret 2021
Titoti Wonogiri, Warung Bakso dan Mi Ayam yang Wajib Kalian Kunjungi Sebelum Mati

Titoti Wonogiri, Warung Bakso dan Mi Ayam yang Wajib Kalian Kunjungi Sebelum Mati

2 Oktober 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Harga Plastik Naik Bikin Kebiasaan Bawa Wadah Sendiri Diapresiasi Pedagang Pasar, padahal Dulu Sempat Dianggap Aneh

Harga Plastik Naik Bikin Kebiasaan Bawa Wadah Sendiri Diapresiasi Pedagang Pasar, padahal Dulu Sempat Dianggap Aneh

21 April 2026
5 Kuliner Bandungan Semarang yang Pantang kalau Dilewatkan Wisatawan Mojok.co

5 Kuliner Bandungan Semarang yang Sayang kalau Dilewatkan Wisatawan

20 April 2026
Rasanya Jadi Orang Bangkalan Madura Belakangan Ini: Pilihan Toko Makin Banyak, tapi Tukang Parkir Ikut Merajalela Mojok.co

Rasanya Jadi Orang Bangkalan Madura Belakangan Ini: Pilihan Toko Makin Banyak, tapi Tukang Parkir Ikut Merajalela

23 April 2026
Derita Gen Z Bernama Sri- Sering Dikira Bibi Kantin dan Pembantu (Unsplash)

Derita Gen Z Punya Nama Sri yang Sering Dikira Bibi Kantin dan Pembantu

21 April 2026
Orang Wonogiri Layak Dinobatkan sebagai Orang Paling Bakoh Se-Jawa Tengah Mojok.co jogja

Saya Orang Wonogiri, Kerja di Jogja. Kalau Bisa Memilih Hidup di Mana, Tanpa Pikir Panjang Saya Akan Pilih Jogja

24 April 2026
Satria FU Sudah Tak Pantas Disebut Motor Jamet, Yamaha Aerox lah Motor Jamet yang Sebenarnya

Alasan Mengapa Satria FU Masih Digandrungi ABG di Madura, Membuat Pria Lebih Tampan dan Bikin Langgeng dalam Pacaran

23 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

  • Merawat Nilai Luhur di Dalam Candi Plaosan agar Tak Memudar Seiring Zaman
  • Alifa Moslem Babypreneur Daycare Jadi Penyelamat Orang Tua yang Harus Kerja dan Jogja yang Minim Ruang Bermain Anak
  • Bagi Pelari Kalcer, Kesehatan Tak Penting: Gengsi dan Diterima Sirkel Elite Jadi Prioritas Mereka
  • 4 Jurusan Kuliah yang Kerap Disepelekan tapi Jangan Dihapus, Masih Relevan dan Dibutuhkan di Bisnis Rezim Manapun
  • UU PPRT Menyelamatkan Manusia dari Perbudakan Modern: Harus Kita Rayakan, Meski Jalan Kemenangan Masih Panjang
  • Anak Usia 30-an Tak Ingin FOMO Pakai FreshCare, Setia Pakai Minyak Angin Cap Lang meski Diejek “Bau Lansia”

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.