Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Gaya Hidup Sapa Mantan

Menggugat Mantan

Juli Prasetya oleh Juli Prasetya
12 Agustus 2019
A A
menggugat mantan

menggugat mantan

Share on FacebookShare on Twitter

Kata Aan Mansyur, “Mantan kekasih persis seperti utang, kita tidak pernah betul-betul melupakannya. Kita hanya selalu berpura-pura melupakannya.”

Oleh Aan Mansyur perkaran utang dan mantan ini dijadikan sebagai analogi, menjadi bahan puisinya dan bahan quote-quote maut bagi para bucin di media sosial. Namun di tangan AA, analogi utang dan mantan ini benar-benar direalisasikan dalam dunia nyata.

Dikutip dari Kompas AA (41) warga Desa Blatatin, Kecamatan Kangae, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara  Timur menggugat mantan kekasihnya FN sebesar Rp 40 juta. Gugatan tersebut didaftarkan di Pengadilan negeri Maumere dengan nomer 9/Pdt.G.S/2019/PN Mme. AA menuntut FN mengembalikan uang sebesar Rp 40.825.000,00 yang telah dikeluarkan olehnya selama 3 tahun pacaran.

Masih mengutip Kompas.com, Hakim PN Maumere Arif Mahardika mengatakan, FN memutus hubungan dengan kekasihnya, AA (41) karena AA telah beristri dua. Arif mengatakan, Fransiska tak mau menjadi istri ketiga. FN juga tidak terima dengan gugatan AA dan berdalih bahwa biaya yang dikeluarkan selama mereka pacaran adalah sebagai bentuk kasih sayang terhadap seorang kekasih. Bahkan FN menggugat balik AA karena memakai kamar mandi FN untuk  buang hajat.

Dunia semakin unik (untuk tidak mengatakan aneh) dengan berbagai macam orang dan persoalan di dalamnya. Bahkan persoalan percintaan mantan yang awalnya adalah ruang privat. Hubungan individu yang terkait erat dengan  perasaan, bisa menjadi konsumsi publik bahkan bisa masuk jalur hukum. Bukankah masalah ini sebenarnya bisa diselesaikan berdua. Atau diselesaikan secara kekeluargaan?

Tapi tak mengapa, bukankah dengan adanya kejadian ini kita bisa mengambil pelajaran dan hikmah yang terkandung di dalamnya. Khususnya buat saya sendiri sebagai bahan tulisan. Pfffttt.

Selama saya hidup kasus menggugat mantan kekasih ini adalah hal yang unik bagi saya, entah saya yang kampungan dan nggak up to date, atau malas menggali informasi atau ada faktor lain, saya tidak tahu. Tapi yang pasti bagi saya sendiri kasus ini unik. Dalam kasus ini kita bisa memahami bahwa kisah percintaan yang harusnya berakhir dengan hitam putih ternyata bisa juga dirumitkan dengan diajukan ke meja hijau terlebih dahulu.

Mantan yang hanya biasanya hanya berakhir dengan dua kemungkinan sad ending atau happy ending bisa menjadi drama panjang. Tapi memang perihal mantan ini lebih kompleks dari kelihatannya.

Baca Juga:

UU Perlindungan Guru, Hal Darurat yang Harus Segera Digarap agar Masa Depan Negara Ini Tak Semakin Gawat

Membayangkan Yeo Jeong Woo di Drama Korea Doctor Slump Tinggal di Indonesia: Tersandung Kasus Malapraktik dan Masuk Lambe Turah

Pelajaran selanjutnya adalah kita bisa berhati-hati jika memang ingin berhubungan serius dengan orang lain. Apalagi jika kita memang ingin serius ke arah sama-sama membangun rumah tangga yang sakinah mawadah dan rahmah. Harus lebih selektif lagi.

Kalau bagi saya sendiri si, si FN ini sedang ketiban apes saja, menemukan pria yang perhitungan, pamrih, dan penganut poligami garis keras. Ya saya tidak menafikan sih memang bahwa menjadi manusia itu ternyata benar-benar kompleks. Tidak munafik setiap orang juga memiliki pamrih dalam hidupnya. Dalam hubungan percintaan pun pasti juga ada pamrih di sana. Yang ga ada pamrihnya cuma kasih ibu kepada beta. Sama cinta sang khalik kepada makhluknya. Uwuwu~

Pelajaran selanjutnya sebagai cewek juga harus tegas dalam memberikan kepastian, meskipun seringnya cowok yang memberi harapan palsu dan menggantungkan kepastian. Tapi ada juga beberapa kasus kok, di mana cowoknya hanya dijadikan sapi perah. Hanya digerogoti secara perlahan. Setelah habis manisnya dan tinggal sepah lalu dibuang. Ya itu memang tabiat sebagian manusia juga gitu itu. Ya semoga kita semua yang membaca dan menulis tulisan ini dilindungi dari sifat dan orang-orang seperti itu.

Meskipun begitu, negara +62 ini kan juga negara hukum, jadi usaha si cowok untuk meminta haknya juga patut dipertimbangkan dan diberi tempat. Dan si cewek juga berhak melawan jika dirasa itu tidak adil. Karena negara ini adalah negara hukum.

Semoga kasus ini bisa menjadi bahan pelajaran buat kita semua. Pelajaran untuk bagaimana menggugat mantan yang baik dan benar, bagaimana menghargai sebuah perasaan, serta menghargai sebuah hubungan kekasih terlebih sebagai hubungan sosial sesama manusia.

Semoga. (*)

 

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) yang dibikin untuk mewadahi sobat julid dan (((insan kreatif))) untuk menulis tentang apa pun. Jadi, kalau kamu punya ide yang mengendap di kepala, cerita unik yang ingin disampaikan kepada publik, nyinyiran yang menuntut untuk dighibahkan bersama khalayak, segera kirim naskah tulisanmu pakai cara ini.

Terakhir diperbarui pada 3 Februari 2022 oleh

Tags: kasusKritik SosialMantan Kekasihmeja hijaumenggugatmenggugat mantanperkara
Juli Prasetya

Juli Prasetya

Pemuda desa asal Banyumas yang percaya pada ketulusan, meski perjalanan hidup kerap memberi pelajaran tak terduga. Sekarang sedang berproses di Bengkel Idiotlogis asuhan Cepung.

ArtikelTerkait

sombong humblebrag merendah untuk meninggi dosa, berdosa

Kamu Tidak Berdosa Hanya Karena Tidak Menonton Avengers dan Game of Thrones

11 Juni 2019
Nikahan mantan

Yakin Mau Nangis di Nikahan Mantan?

4 Juni 2019
pelacur

Tuhan, Izinkan Aku Menjadi Pelacur!

5 Agustus 2019
pacaran

Pas Kecil Lihat Orang Dewasa Pacaran, Pas Dewasa Lihat Anak Kecil Pacaran

8 Agustus 2019
LGBT

Memiliki Teman yang Mengaku LGBT, Menerima Keberadaan Mereka Sebagaimana Manusia Biasa

27 Juli 2019
Kesal dengan Teman yang Jualan di Akun Instagram Pribadi. Norak Sumpah terminal mojok.co

Beberapa Hal Berfaedah Yang Bisa Dilakukan Saat Amarah Memuncak

8 Juni 2019
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Toyota Hiace, Mobil Toyota yang Nyamannya kayak Bawa LCGC (Unsplash)

Derita Pemilik Hiace, Kerap Menghadapi “Seni” Menawar Harga yang Melampaui Batas Nalar

8 April 2026
4 Ciri Nasi Padang Redflag yang Bikin Nggak Nafsu Makan (Unsplash)

4 Ciri Nasi Padang Redflag yang Bikin Nggak Nafsu Makan

8 April 2026

Di Jajaran Mobil Bekas, Kia Picanto Sebenarnya Lebih Mending daripada Suzuki Karimun yang Banyak Dipuja-puja Orang

8 April 2026
Dilema Warga Brebes Perbatasan: Ngaku Sunda Muka Tak Mendukung, Ngaku Jawa Susah karena Nggak Bisa Bahasa Jawa

Brebes Punya Tol, tapi Tetap Jadi Kabupaten Termiskin di Jawa Tengah

10 April 2026
4 Alasan yang Bikin User Kereta Api Berpaling ke Bus AKAP, Gratis Makan dan Lebih Aman Mojok.co

4 Alasan yang Bikin User Kereta Api Berpaling ke Bus AKAP, Gratis Makan dan Lebih Aman

7 April 2026
Bus Jaya Utama Indo: Bus Patas Termahal di Jalur Pantura, Nyamannya Tak Seistimewa Harganya, tapi Tetap Layak Disyukuri

Bus Jaya Utama Indo: Bus Patas Termahal di Jalur Pantura, Nyamannya Tak Seistimewa Harganya, tapi Tetap Layak Disyukuri

8 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ONHNlaDcbak

Liputan dan Esai

  • Kuliah Jurusan Sepi Peminat Unsoed Purwokerto, Jadi Jalan Wujudkan Mimpi Ortu karena Tak Sekadar Kuliah
  • Bangun Rumah Tingkat 2 di Desa demi Tiru Sinetron, Berujung Menyesal karena Ternyata Merepotkan
  • Resign Kerja di Jakarta untuk Rehat di Jogja, Menyesal karena Hidup Tak Sesuai Ekspektasi dan Malah Kena Mental
  • Nasi Padang Rp13 Ribu di Jogja Lebih Nikmat dan Otentik daripada Yang Menang Mahal, tapi Rasanya Manis
  • Tinggalkan Pekerjaan Gaji Puluhan Juta demi Merawat Ibu di Desa, Dihina Tetangga tapi Tetap Bahagia
  • #NgobroldiMeta: Upaya AMSI dan Meta Bekali Media untuk Produksi Jurnalisme Berkualitas di Era AI

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.