Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Luar Negeri

Mengenal Keun-jeol, Cara Memberi Penghormatan Tertinggi Ala Budaya Korea

Noor Annisa Falachul Firdausi oleh Noor Annisa Falachul Firdausi
24 Juli 2021
A A
Mengenal Keun-jeol, Cara Memberi Penghormatan Tertinggi Ala Budaya Korea terminal mojok (1)
Share on FacebookShare on Twitter

Bagi penikmat konten ke-Korea-an, mendapati kebiasaan orang Korea yang berbeda dari Indonesia lewat video yang ditonton tentunya hal yang biasa. Sebelum kenal dengan konten ke-Korea-an, kita pastinya merasa asing dengan budaya dan kebiasaan orang Korea makan daging babi yang dibungkus daun selada, minum alkohol pas ketemu dengan kolega, hingga memberikan hormat kepada senior dengan cara menundukkan kepala atau membungkukkan badan.

Ketika pertama kali menonton acara yang berasal dari Korea Selatan, saya merasakan gegar budaya karena orang Korea yang sedikit-sedikit menunduk untuk memberi hormat. Dalam budaya masyarakat di sekitar saya, membungkuk untuk memberi hormat adalah tindakan yang masih cukup asing. Seumur hidup pun saya baru pernah membungkuk sambil ngomong, “Nderek langkung,” ketika lewat di depan orang tua. Tapi lama-kelamaan, berkat saking seringnya nonton konten dari Korea Selatan, saya mulai terbiasa dengan pemandangan getolnya orang Korea dalam memberi salam dan hormat. Saya malah mulai mengadaptasikan kebiasaan orang Korea ini. Setiap kali berterima kasih, baik itu ke tata usaha kampus, ke mbak-mbak Indomaret, sampai ke teman yang nraktir makan siang, saya selalu mengucapkan, “Terima kasih,” sembari menunduk sedikit.

ADVERTISEMENT

Beberapa saat lalu, lagu Permission to Dance yang masih hangat banget dirilis oleh BTS meraih all-kill di Billboard. Kabar ini langsung disambut riuh dan gembira oleh ARMY dan tentu saja yang punya lagu, BTS. Saking berterimakasihnya, para member BTS langsung meninggalkan pesan hangat buat para ARMY di platform Weverse.

Momentum penuh haru tersebut juga dimanfaatkan oleh Jimin BTS dengan menyempatkan diri untuk membuat momen—semacam snapgram di Weverse—yang memperlihatkan dirinya menyungkum lantai lengkap dengan caption berbahasa Korea secara full. Foto Jimin ini langsung membuat ARMY tersentuh. Pasalnya, penghormatan yang dilakukan Jimin kepada ARMY ini nggak sembarangan dilakukan.

Orang Korea punya budaya untuk menghormati orang lain yang secara turun temurun ditunjukkan melalui aksi menunduk, membungkuk, sampai menyungkum tanah yang terlihat seperti bersujud kalau yang melihat adalah orang Indonesia yang masih awam dengan budaya Korea. Budaya membungkuk untuk memberi hormat ini juga banyak variasinya. Ada pula aturan dos and don’ts yang kudu dipatuhi.

Hormat yang diberikan oleh Jimin BTS termasuk ke dalam “big bow” atau kalau pakai bahasa Korea, namanya “keun-jeol”. Keun-jeol umumnya dilaksanakan pada acara super formal dan tujuannya adalah memberikan penghormatan yang sebesar-besarnya. Orang Korea yang usianya lebih muda biasanya melakukan keun-jeol pada anggota keluarga yang lebih tua pada perayaan Tahun Baru Bulan, Seollal, dan Festival Panen, Chuseok.

Dalam buku Selamat Datang di Korea yang dialihbahasakan ke bahasa Indonesia oleh E.B. Wahyu Widodo dan diterbitkan oleh Pelayanan Informasi Korea, ada pula versi lain dari keun-jeol, namanya se-bae. Se-bae juga dilakukan pada Seollal, tapi bentuk penghormatannya sedikit berbeda. Kalau keun-jeol memberi hormat dengan posisi kepala hampir menyentuh lantai sambil duduk bertimpuh, se-bae adalah menghormat dengan cara menundukkan kepala sedikit dalam posisi duduk bertimpuh pula. Se-bae juga dilakukan oleh anggota keluarga muda ke anggota keluarga lain yang lebih tua.

Keun-jeol juga bisa kalian temukan ketika nonton drakor yang ada adegan melayatnya. Pelayat akan mempersembahkan penghormatan terakhir kepada mendiang lewat keun-jeol. Ritual untuk memberikan penghormatan kepada leluhur, je-sa, juga menggunakan keun-jeol. Seorang laki-laki yang meminta izin kepada calon mertuanya untuk menikahi putri mereka pun biasanya akan menyampaikan penghormatan melalui keun-jeol.

Baca Juga:

Nggak Usah Ngadi-ngadi. Lembaga Pengawas di Drakor Teach You a Lesson Tidak Mungkin Bisa Ada di Indonesia

Yang Perlu Kamu Ketahui Tentang Hantavirus: Pertama, Please, Jangan Panik

Nah, keun-jeol ini selain untuk mengekspresikan duka, hormat kepada orang yang lebih tua, dan penyesalan, juga bisa untuk menunjukkan betapa berterimakasihnya kita kepada orang lain. Itulah yang dilakukan oleh Jimin kepada ARMY. Jimin merasa seneng banget karena selama ini ARMY selalu ada dan mendukung karier BTS, ditambah lagi BTS selalu menerima kabar baik dari ARMY secara bertubi-tubi. Sebelumnya Suga BTS juga pernah tertangkap kamera tengah melakukan keun-jeol untuk orangtuanya di konser Hwayangyeonhwa On Stage tahun 2016 silam. Kalau yang dilakukan Suga ini kemungkinan juga memiliki makna memberikan penghormatan dan menyampaikan terima kasih kepada orangtuanya.

Ketika melakukan keun-jeol dan bentuk menghormat yang lain, ada beberapa aturan yang wajib ditaati. Ketika kita lagi menghormat, usahakan untuk diam selama beberapa waktu. Maksudnya, menghormat ini nggak boleh dilakukan sambil jalan, apalagi lari. Saat memberi hormat, pandangan orang yang menghormat umumnya akan tertuju ke lantai. Hampir nggak pernah ada orang yang tetap mempertahankan kontak mata dengan orang yang ia hormati ketika memberi hormat. Kalau ada, biasanya orang tersebut bakal langsung ditegur atau malah dijewer karena dianggap nggak sopan.

BACA JUGA Cheers! Menelusuri Budaya Minum Alkohol di Korea Selatan dan tulisan Noor Annisa Falachul Firdausi lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 29 Agustus 2021 oleh

Tags: Budayadrama koreaGaya Hidup Terminalkeun-jeolKorea Selatan
Noor Annisa Falachul Firdausi

Noor Annisa Falachul Firdausi

Alumnus UGM asal Yogyakarta yang lagi belajar S2 Sosiologi di Turki

ArtikelTerkait

12 Drama Korea yang Nggak Jomblo Friendly terminal mojok

12 Drama Korea yang Nggak Jomblo Friendly

27 November 2021
nama unik orang kampung zaman dulu mojok

Mempertanyakan Falsafah di Balik Nama Unik Orang Kampung Zaman Dulu

22 Juni 2021
Sedikit Penjelasan tentang Anemia Defisiensi Besi dan Syarat Pendonor Darah yang Benar terminal mojok

Sedikit Penjelasan tentang Anemia Defisiensi Besi dan Syarat Pendonor Darah yang Benar

24 Juli 2021
4 Kisah di Drakor At a Distance, Spring is Green yang Merepresentasikan Susahnya Kehidupan Mahasiswa terminal mojok

4 Kisah di Drakor At a Distance, Spring is Green yang Merepresentasikan Susahnya Kehidupan Mahasiswa

25 Juli 2021
Culture Shock yang Saya Rasakan sebagai Pencinta Drama Korea dan Drama Cina Saat Menonton Dorama Jepang

Culture Shock yang Saya Rasakan sebagai Pencinta Drama Korea dan Drama Cina Saat Menonton Dorama Jepang

11 Mei 2024
the world of the married episode 10 sinopsis review spoiler komentar mojok (1)

The World of the Married Episode 10: Sinopsis dan Komentar

16 Mei 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Sebagai orang Sunda, jujur saya iri banget sama orang Jawa (Unsplash)

Sebagai orang Sunda, jujur saya iri banget sama orang Jawa

10 Agustus 2026
Warung Tacibay adalah jawaban ketika mahasiswa Malang memasuki tanggal tua Mojok.co

Warung Tacibay adalah jawaban ketika mahasiswa Malang memasuki tanggal tua

7 Agustus 2026
Ospek kampus masih gini-gini aja, masih tidak berguna dan nggak ngasih apa-apa

Ospek kampus masih gini-gini aja, masih tidak berguna dan nggak ngasih apa-apa

6 Agustus 2026
5 hal yang paling dirindukan orang Kebumen seperti saya saat merantau ke kota Mojok.co

5 hal yang paling dirindukan orang Kebumen saat merantau ke kota

7 Agustus 2026
Dear Indosiar, terima kasih sudah menghibur ibu saya lewat acara dangdut D’Academy Mojok.co

Dear Indosiar, terima kasih sudah menghibur ibu saya lewat acara Dangdut Academy

5 Agustus 2026
Keliling naik motor malam hari, hiburan murah bagi kita yang dihajar hidup dari kanan-kiri

Keliling naik motor malam hari, hiburan murah bagi kita yang dihajar hidup dari kanan-kiri

8 Agustus 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=76Rp5owBnpc


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.