Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Mengenal Kabupaten Lahat, Daerah yang Sering Disangka Palembang

Firdaus Deni Febriansyah oleh Firdaus Deni Febriansyah
31 Juli 2021
A A
Mengenal Kabupaten Lahat, Daerah yang Sering Disangka Palembang terminal mojok
Share on FacebookShare on Twitter

Sebagai seorang blogger sekaligus freelance content writer, saya pernah bercakap-cakap dengan seseorang kira-kira begini:

“Mas, asalnya dari mana, ya?”

“Sebenarnya saya asli Jawa, Mbak, tapi kebetulan domisili saya sekarang di Lahat, Sumatra Selatan.”

“Oh, Palembang tho…”

“Lho, bukan Palembang tapi Lahat.”

“Lah, memangnya beda, ya?”

“Ya jelas beda, dong. Palembang ya Palembang, Lahat ya Lahat. Kalau Palembang itu ibu kota Provinsi Sumatra Selatan, sedangkan Lahat itu salah satu kabupaten yang ada di Sumatra Selatan.”

Kebanyakan orang yang saya temui menyangka bahwa Lahat bukanlah nama sebuah kabupaten, melainkan kelurahan atau kecamatan yang ada di kota Palembang. Okelah, itu memang bukan persoalan yang besar, lagi pula mereka, kan, memang nggak tahu. Saya juga bisa memahami mengapa banyak orang nggak tahu Kabupaten Lahat. Selain statusnya yang hanya kabupaten biasa, Kabupaten Lahat juga jarang muncul di berita. Dan menurut saya peribadi, kabupaten ini kurang maju.

Baca Juga:

Jalan Baru Palembang (Jalan HM Noerdin Pandji), Jalan Paling Mencekam yang Jadi Sarang Begal

Bepergian di Palembang Cuma Bikin Emosi: Bukan karena Jarak yang Jauh, tapi karena Macet!

Supaya nggak ada salah paham lagi soal Kabupaten Lahat, saya ingin membagikan beberapa fakta mengenainya dan mungkin bisa menambah wawasan kalian semua.

#1 Jaraknya 4-5 jam dari Palembang

Baiklah, karena banyak yang menyangka Lahat itu adalah Palembang, maka fakta pertama yang saya sajikan masih ada hubungannya dengan Palembang.

Jarak perjalanan Lahat-Palembang jika ditempuh dengan mobil pribadi makan waktu sekitar 4-5 jam. Ini sudah semakin singkat ketimbang beberapa tahun yang lalu yang memakan waktu 6-7 jam! Jauh juga, ya?

Mengapa semakin cepat? Berkat kehadiran tol yang dibangun Pak Jokowi di Sumatra Selatan. Sehingga jarak perjalanan Lahat-Palembang jadi lebih singkat. Terima kasih, Pak Jokowi!

#2 CitiMall

Kalau di Palembang atau di Jakarta banyak sekali mal yang ada, lain halnya dengan Lahat yang hanya memiliki satu mal, yakni CitiMall. Lantaran jadi satu-satunya, mal ini sangat dibangga-banggakan oleh warga Lahat. Yah, walau sebenarnya mal ini biasa saja, sih, sama seperti mal pada umumnya. Wqwqwq.

Oh ya, CitiMall Lahat ini terletak di Jalan Lintas Sumatera, Kabupaten Lahat, Sumatra Selatan.

#3 Pasar Lematang, Pasar Square, dan Pasar Kaget

Soal urusan pemenuhan kebutuhan sehari-hari, orang-orang di Lahat biasa membelinya di pasar. Ada tiga pasar yang kerap dikunjungi di sini, yakni Pasar Lematang, Pasar Square, dan Pasar Kaget. Apa bedanya?

Pasar Lematang ini letaknya di Pasar Baru. Biasanya banyak dikunjungi pada siang hingga sore hari. Pasar ini menyediakan segala kebutuhan pokok dan berbagai macam barang lainnya.

Sementara Pasar Square adalah sebutan orang-orang Lahat untuk Pasar PTM yang lokasinya berada di kelurahan Pasar Lama. Produk yang dijual kurang lebih sama seperti Pasar Square, namun cenderung ramai dini hari hingga siang hari, sebab pasar ini dijadikan tempat belanja bagi para tukang sayur.

Terakhir adalah Pasar Kaget. Pasar ini cuma ada di sore hari saja. Lokasinya berada di Rd. Pjka Lahat, Kecamatan Lahat, Kabupaten Lahat, Sumatra Selatan.

#4 Terdiri atas 22 kecamatan

Kabupaten Lahat terdiri atas 22 kecamatan induk yang awalnya hanya 7 kecamatan.  Dan dari 22 kecamatan tersebut, pusat pemerintahannya berada di Kecamatan Lahat.

#5 Tempat wisata

Ngomongin daerah nggak lengkap kalau nggak ngomongin tempat wisatanya. Di Lahat sendiri, ada banyak destinasi wisata yang bisa kalian kunjungi antara lain Bukit Serelo, Batu Bacan, Bukit Besak, Air Terjun Goa Mata, dan masih banyak lagi yang lainnya.

#6 Nggak ada bandara

Di Lahat nggak ada bandara. Kalau kalian sedang main ke Lahat dan ingin pulang kembali ke Jawa melalui perjalanan udara, maka kalian harus berangkat dari Palembang yang jaraknya sekitar 4-5 jam perjalanan tadi. Di Palembang lah terdapat Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II.

Saya berharap semoga di Lahat bakal dibangun bandara ke depannya supaya warga Lahat nggak perlu menghabiskan uang Rp170 ribu untuk bayar travel menuju ke Palembang dan menghabiskan waktu lama menuju bandara. Semoga saja, ya.

#7 Tanah kelahiran Tere Liye

Kalau kalian memang seorang penulis, seharusnya nggak asing lagi dengan nama Tere Liye. Yap, betul sekali. Blio adalah seorang penulis novel yang beberapa karyanya diangkat menjadi film seperti Hafalan Shalat Delisa, Bidadari-bidadari Surga, dan Rembulan Tenggelam di Wajahmu.

Bukan hanya membuat novel tentang percintaan saja, nyatanya Tere Liye juga mampu menulis novel tentang pemerintahan. Salah satu yang sangat terkenal yaitu novel Negeri Para Bedebah. Nggak banyak yang tahu bahwa seorang Tere Liye merupakan putra asli Lahat, Sumatra Selatan.

Itulah beberapa fakta tentang Kabupaten Lahat. Nah, mulai sekarang jangan sama-samakan lagi ya Lahat dengan Palembang. Kance-kance ade jeme Lahat yang bace tulisan ini? Komen-komen di bawah, dong~

Sumber Gambar: YouTube Boms Channel

BACA JUGA Ogan Ilir, Kabupaten Kecil yang (Akan) Bernasib Sama Seperti Radiator Springs dan tulisan Firdaus Deni Febriansyah lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 21 September 2021 oleh

Tags: daerahKabupaten LahatNusantara TerminalSumatra Selatan
Firdaus Deni Febriansyah

Firdaus Deni Febriansyah

Seorang content writer di salah satu agency dan juga mahasiswa di Universitas Terbuka. Tertarik dengan dunia content writing, copywriting, dan SEO.

ArtikelTerkait

situs trowulan candi berahu mojok

Situs Trowulan: Bukti Ketidakmampuan Kita dalam Menjaga Warisan Nenek Moyang

5 Agustus 2021
4 Kegiatan Emak-emak di Jember yang Hanya Dilakukan ketika Musim Tembakau Tiba terminal mojok

4 Kegiatan Emak-emak di Jember yang Hanya Dilakukan ketika Musim Tembakau Tiba

17 Agustus 2021
Palembang Tanpa Pempek Cuma Kota Biasa, Nggak Ada Istimewanya

Palembang Tanpa Pempek Cuma Kota Biasa, Nggak Ada Istimewanya

4 Februari 2024
Sejarah ‘Ayang-ayang Gung’, Lagu Anak Sunda tentang Bangsawan yang Haus Kekuasaan terminal mojok

Sejarah ‘Ayang-ayang Gung’, Lagu Anak Sunda tentang Bangsawan yang Haus Kekuasaan

7 Juni 2021
Kue Khas Palembang yang Jarang Diketahui Orang dan Terancam Punah Terminal Mojok

Kue Khas Palembang yang Jarang Diketahui Orang dan Terancam Punah

3 Oktober 2022
Meski Pernah Bersahabat dengan Belanda, Bukan Berarti Orang Buton Tidak Cinta NKRI terminal mojok.co

Meski Pernah Bersahabat dengan Belanda, Bukan Berarti Orang Buton Tidak Cinta NKRI

13 Agustus 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

5 Suguhan Lebaran Khas Jogja yang Mulai Sulit Ditemukan Terutama di Rumah-rumah Daerah Kota Mojok.co

5 Suguhan Lebaran Khas Jogja yang Mulai Langka, Terutama di Rumah-rumah Daerah Kota

20 Maret 2026
Jangan Tanya Rekomendasi Tempat Wisata ke Orang Bandung karena Orang Bandung Asli Biasanya Nggak Tahu

Derita Menikah dengan Orang Bandung: Tidak Pernah Merasakan Drama Mudik hingga Selalu Diejek

21 Maret 2026
Suzuki Satria Pro Aib Terbesar Suzuki yang Tak Perlu Lahir (Wikimedia Commons)

Suzuki Satria Pro: Aib Terbesar Suzuki yang Seharusnya Tak Perlu Lahir

18 Maret 2026
7 Barang Indomaret yang Semakin Laris Manis Saat Mudik Mojok.co

7 Barang Indomaret yang Semakin Laris Manis Saat Mudik

17 Maret 2026
KA Sri Tanjung, Juru Selamat yang Bikin Menderita para Pekerja (Wikimedia Commons)

KA Sri Tanjung Adalah Juru Selamat Bagi Kaum Pekerja: Tiketnya Murah dan Nyaman tapi Bikin Menderita karena Sangat Lambat

18 Maret 2026
Bukan Buangan dari UNDIP: Kami Mahasiswa UNNES, Bukan Barang Retur! kampus di semarang

Ironi UNNES Semarang: Kampus Konservasi, tapi Kena Banjir Akibat Pembangunan yang Nggak Masuk Akal

18 Maret 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=1k7EQFkTWIM

Liputan dan Esai

  • Jadi Gembel di Perantauan tapi Berlagak Tajir saat Pulang, Bohongi Ortu biar Tak Kepikiran Anaknya Remuk-remukan
  • Rela Utang Bank buat Beli Mobil Ertiga demi Puaskan Ekspektasi Mertua, Malah Jadi Ribet dan Berujung Sia-sia
  • Ujian Pemudik Lajang: Jadi Sasaran Pinjam Uang karena Belum Nikah dan Dianggap Tak Ada Tanggungan, Giliran Nolak Dicap Pelit
  • Rasa Sanga (8): Lontong dan Kangkung dalam Khazanah Suluk Sunan Bonang, Jalan “Merasakan” Kehadiran Tuhan
  • Memelihara Kucing adalah Patah Hati yang Direncanakan, Tapi 1.000 Kali pun Diulang Saya Akan Tetap Melakukannya
  • Makna Pulang yang Saya Temukan Setelah Mudik Motoran dengan NMAX Tangerang–Magelang

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.