Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Jalan Baru Palembang (Jalan HM Noerdin Pandji), Jalan Paling Mencekam yang Jadi Sarang Begal

Muhammad Ridho oleh Muhammad Ridho
2 April 2024
A A
Jalan Baru Palembang (Jalan HM Noerdin Pandji), Jalan Paling Mencekam yang Jadi Sarang Begal

Jalan Baru Palembang (Jalan HM Noerdin Pandji), Jalan Paling Mencekam yang Jadi Sarang Begal (Unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Jika ditanya jalan paling mencekam di Palembang, saya akan menjawab Jalan Baru. Iya, Jalan Baru atau yang dikenal dengan Jalan HM Noerdin Pandji ini sungguh berbahaya untuk dilewati. Entah siang atau malam, pokoknya jalan ini selalu menimbulkan rasa takut bagi pengendara yang melintas.

Kakak saya yang tahu bahwa saya melewati jalan tersebut saja langsung waswas. “Kamu lewat Jalan Baru? Kok berani-beraninya lewat situ? Jalan itu banyak masalahnya, Dek! Korbannya udah banyak, jangan sampai kamu jadi korban selanjutnya!” begitu omel kakak saya.

Supaya jamaah mojokiyah lainnya nggak penasaran dengan Jalan Baru Palembang ini, saya akan jelaskan sejelas-jelasnya kenapa jalan ini jadi momok warga Bumi Sriwijaya.

Jalan Baru Palembang sarang begal

Warga Palembang sudah tahu kalau Jalan Baru atau Jalan HM Noerdin Pandji adalah sarangnya begal. Kakak saya pun tahu itu, makanya dia nggak habis pikir dengan kenekatan saya melintasi jalan yang dipenuhi begal.

Untuk menyebut kasus terbaru terjadi pada bulan Agustus 2023 lalu. Sempat viral di pemberitaan lokal kejadian pembegalan di Jalan Baru Palembang. Korbannya adalah seorang pria muda yang baru pulang kerja. Nahas, ketika dia melintas ada dua motor yang memepet kendaraannya. Korban ditodong celurit oleh 4 orang pelaku. Korban akhirnya menyerahkan motor demi keselamatan nyawanya.

Tak hanya bulan Agustus, pada bulan Maret 2023 juga terjadi kasus pembegalan di Jalan Baru. Kala itu korbannya dua muda-mudi yang sedang melintas. Tapi beruntung kejadian itu dihalau warga yang kebetulan lewat sana.

Yah, kalau mau menyebut kasus begal lainnya masih banyak, terutama yang nggak masuk pemberitaan media lokal. Pokoknya setiap tahun pasti ada saja korban begal di jalan ini. Mau siang atau malam, melintas di jalan ini sama berbahayanya.

Jadi buat warga Palembang ataupun pendatang, kalau kalian terpaksa lewat jalan ini sebaiknya jangan sendiri. Kalau sendirian, bisa-bisa kalian jadi sasaran empuk pelaku begal. Mending konvoi sekalian kalau lewat sini.

Baca Juga:

4 Kuliner Populer Palembang yang Nggak Cocok untuk Semua Lidah

Hal-Hal yang Nggak Saya Sukai dari Gandus Palembang, Bau Pabrik Karet hingga Berasa Dipanggang Matahari

Teror benang layangan

Sebetulnya benang layangan ini mungkin benda sepele bagi banyak orang. Tapi, beda ceritanya kalau leher Anda tersayat benang layangan yang terbentang di tengah jalan. Dan salah satu jalan yang kerap memakan korban gara-gara teror benang layangan adalah Jalan Baru Palembang.

Walau beritanya nggak seramai kasus pembegalan, tetap saja benang layangan sama berbahayanya dengan celurit para pelaku begal di Jalan HM Noerdin Pandji. Coba bayangkan, sedang enak-enaknya ngebut di aspal lurus Jalan Baru Palembang, tiba-tiba ada benang layangan tersangkut di muka atau leher kita. Bisa dibayangkan betapa mematikannya benda tipis satu ini?

Memang, sih, pinggiran Jalan Baru Palembang merupakan arena paling tepat untuk main layangan. Di sekitaran area ini nggak ada rumah tinggi yang berpotensi merusak layangan yang sedang terbang. Makanya saat musim layangan, jalan ini dipenuhi benang layangan. Kadang benangnya jatuh di aspal, kadang nyangkut di tiang listrik, dan parahnya bisa juga meneror pengendara yang lewat.

Saran saya, jika kalian mau melintasi jalan ini, usahakan jangan saat musim layangan. Beneran bahaya, deh. Nggak lucu kan kalau pulang ke rumah, wajah kalian terluka gara-gara sayatan benang layangan.

Jalan berlubang dan minim lampu penerangan

Bulan Februari 2024 kemarin, jalan berlubang di Jalan Baru Palembang memakan korban. Itu yang masuk berita ya, kalau yang nggak masuk berita sih sudah banyak dari dulu. Salah satu korban yang nggak masuk berita adalah saya yang hampir jatuh gara-gara lubang di beberapa titik jalan ini.

Selain berlubang, Jalan HM Noerdin Pandji ini juga minim lampu penerangan. Kalau kalian mengetik di Google “Jalan HM Noerdin Pandji Palembang”, mbah Google pasti akan memunculkan berita mengenai gelapnya jalan yang diresmikan tahun 2016 ini.

Saat pemerintah kota ditanya soal perbaikan jalan dan perbaikan lampu penerangan di Jalan Baru Palembang, secara sederhana mereka bilang bahwa perbaikan masih menunggu proses lelang. Itu artinya, jalan satu ini akan begitu-begitu saja sampai proses lelang selesai.

Pertanyaannya, sampai kapan proses lelang akan selesai? Jika katanya sesudah Lebaran 2024, apakah hal itu bisa dipastikan terwujud? Mengingat orang birokrasi di negeri ini suka sekali mengumbar janji, saya sudah pesimis duluan Jalan Baru Palembang ini bisa langsung diperbaiki setelah Lebaran nanti.

Begitulah Jalan Baru yang dikenal sebagai jalan paling mencekam di Palembang. Intinya, berhati-hatilah kalau lewat jalan ini. Jangan sampai kita menjadi korban selanjutnya di jalan ini.

Penulis: Muhammad Ridho
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA Nasib Pasar Cinde Palembang, Pusat Perdagangan Selama Puluhan Tahun yang Berakhir Mengenaskan.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 2 April 2024 oleh

Tags: begalJalan Baru PalembangJalan HM Noerdin Pandji PalembangpalembangSumatra Selatan
Muhammad Ridho

Muhammad Ridho

Penyuka anime.

ArtikelTerkait

Jalan Pangeran Ratu Palembang Gelapnya Tak Terkira, Lubangnya di Mana-mana Mojok.co

Jalan Pangeran Ratu Palembang Gelapnya Tak Terkira, Lubangnya di Mana-mana

29 April 2024
4 Hal yang Bikin Saya Menderita Tinggal di Palembang loker palembang tukang parkir

Ngerinya Tukang Parkir Palembang: Jangan Sekali-kali Nolak Bayar Parkir kalau Nggak Mau Wajah Anda Dirobek!

20 Maret 2024
Bepergian di Palembang Cuma Bikin Emosi: Bukan karena Jarak yang Jauh, tapi karena Macet!

3 Masalah Besar yang Tidak Kunjung Terselesaikan dan Menggerogoti Palembang

29 Januari 2025
5 Tempat Beli Pempek di Palembang yang Paling Direkomendasikan Terminal Mojok

5 Tempat Beli Pempek di Palembang yang Paling Direkomendasikan

23 Agustus 2022
4 Kebiasaan Makan Pempek yang Perlu Diubah Agar Nikmatnya Paripurna Terminal Mojok

4 Kebiasaan Makan Pempek yang Perlu Diubah agar Nikmatnya Paripurna

10 Februari 2022
Pasar 16 Ilir, Potensi Wisata Palembang yang Disia-siakan

Pasar 16 Ilir, Potensi Wisata Palembang yang Disia-siakan

23 Januari 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Malang pernah terkenal dengan solidaritas masyarakatnya yang tinggi. sayang, solidaritas itu kini bisa dengan mudah dibeli

Malang pernah terkenal dengan solidaritas masyarakatnya yang tinggi. sayang, solidaritas itu kini bisa dengan mudah dibeli

12 Juli 2026
Membayangkan Jatinangor Tanpa Unpad, ITB, IPDN, dan Ikopin: Nggak Terkenal, Nggak Berkembang, Pokoknya Menyedihkan sumedang, bandung

Berhentilah menyebut Jatinangor sebagai Bandung coret, tolong hormati Sumedang

15 Juli 2026
Situbondo, Tempat Tinggal Terbaik dan Kota Sederhana yang Saking Sederhananya, Nggak Ada Apa-apa di Sini

Potensi Besar, Hasil Dipertanyakan: 3 Alasan Warga Situbondo Wajib Kecewa dengan Daerahnya yang Gitu-gitu Aja

13 Juli 2026
Ironi Puncak Pulek Cilacap: Ramai Dikunjungi karena Viral, padahal Area Privat

Ironi Puncak Pulek Cilacap: ramai dikunjungi karena viral, padahal area privat

15 Juli 2026
4 jajanan tradisional Bandung yang bikin orang Semarang gagal paham. Nama dan tampilan mirip, tapi rasanya jauh berbeda Mojok.co

4 kuliner Bandung yang bikin orang Semarang gagal paham. Nama dan tampilan mirip, tapi rasanya berbeda

16 Juli 2026
Pengalaman saya sebagai lulusan jurusan Hukum Islam yang memilih jadi petani kopi di desa, ilmunya nggak sia-sia Mojok.co

Pengalaman saya sebagai lulusan jurusan Hukum Islam yang memilih jadi petani kopi di desa, ilmunya nggak sia-sia

12 Juli 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.