Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Gaya Hidup

Menerka Alasan Indomaret Nggak Populer di Bali, Salah Satunya karena Jarang Ada Orang Mumet di Sini!

Bella Yuninda Putri oleh Bella Yuninda Putri
2 November 2024
A A
Menerka Alasan Indomaret Nggak Populer di Bali, Salah Satunya karena Jarang Ada Orang Mumet di Sini!

Menerka Alasan Indomaret Nggak Populer di Bali, Salah Satunya karena Jarang Ada Orang Mumet di Sini! (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Kok bisa ya Indomaret nggak populer di Bali? Padahal di daerah lainnya, minimarket berlogo Domar ini bisa ditemukan tiap 500 meter.

Beberapa waktu lalu saya sempat menulis artikel seputar Bali, mulai dari lalu lintas hingga driver taksol dan ojol yang memberikan pelayanan bintang 5. Sebetulnya masih banyak hal menarik yang saya temukan di Bali.

Oh ya, terakhir kali saya menapakkan kaki di Pulau Dewata sekitar tahun 2011. Karena masih SD, tentu ingatan saya soal liburan di pulau ini nggak begitu tajam. Alhasil, saat datang ke Bali lagi, saya mengalami culture shock. Banyak sekali hal unik yang membuat saya bertanya-tanya.

Nah, salah satu hal yang menarik perhatian saya adalah di sini Indomaret nggak sebanyak di kota-kota lainnya di Indonesia. Sepanjang jalan kalian akan terus-terusan menemukan Circle K dan M Mart. Tentu saja hal ini menggelitik benak saya. Kenapa bisa gitu, ya? Apa ada alasan khusus Indomaret nggak populer di Bali?

Nggak cocok untuk wisatawan asing yang datang ke Bali

Alasan pertama dan yang paling masuk akal kenapa Indomaret jarang di Bali adalah konsepnya nggak cocok untuk wisatawan asing. Konsep Indomaret adalah minimarket, yang berarti barang-barang yang dijual mencakup bahan pokok, makanan ringan, minuman, skincare, frozen food, dll. Intinya sih mirip swalayan tapi versi lite, ya.

Nah, konsep semacam ini lebih cocok diterapkan di kota-kota non-wisata atau wisata tingkat lokal. Sementara itu tahu sendiri Bali isinya bule yang cenderung lebih familier dengan dengan convenience store. Convenience store menjual makanan ringan, minuman, hingga makanan siap saji. Nggak ada beras atau minyak goreng, apalagi alat tulis. Selain itu convenience store juga biasanya buka 24 jam.

Indomaret nggak memiliki konsep tersebut, sementara Circle K punya konsep tersebut. Lagi pula pengucapan Circle K rasa-rasanya jauh lebih enak di lidah bule ketimbang Indomaret, kan? Hehehe.

Orang mumet tinggal ke pantai aja, nggak usah ke kursi Indomaret

Alasan lain yang mungkin masuk akal adalah orang Bali kalau mumet nggak pake fafifu wasweswos tinggal lari saja ke pantai. Bayangkan, deh, alangkah beruntungnya orang Bali. Banyaknya pantai dan wisata alam membuat mereka nggak pusing mau melepas stres di mana. Nah, boleh jadi karena banyaknya destinasi wisata inilah Indomaret jadi nggak populer di Bali.

Baca Juga:

Karyawan Indomaret adalah Pekerja Paling Underrated di Indonesia

Membayangkan Semua Gerai Indomaret Tutup: Ibu-Ibu Merana Kehilangan Promo Minyak Goreng, Orang Dewasa Stres Makin Depresi Kehilangan Kursi Besi Andalan

Kita semua pasti tahu bahwa Indomaret selalu menjadi tujuan orang-orang kota maupun desa yang merasa mumet. Pokoknya kalau sudah di kursi Indomaret terus nyeruput kopi Golda, bisa dipastikan orang tersebut sedang nggak baik-baik saja.

Saya sempat mengatakan bahwa Indomaret lebih cocok di kota non-wisata. Selain karena konsepnya pas, Indomaret juga tahu bahwa orang-orang yang tinggal di daerah tersebut kalau mumet nggak bisa bebas liburan cari hiburan. Alhasil outlet Indomaret ada banyak, tak lupa juga dengan kursinya. Beda sama Bali, kan?

Indomaret nggak “nugas-able”

Indomaret memang punya meja dan kursi. Namun, hal ini nggak lantas menjadikannya cocok buat nugas atau WFC. Tempatnya yang kecil, sempit, dan nggak ada colokan nggak mengundang hasrat para mahasiswa, bahkan untuk sekadar nongkrong. Akhirnya banyak yang memilih nugas di kafe atau convenience store seperti Lawson dan Family Mart.

Nah, kebetulan kalau saya lihat-lihat Circle K ini tempatnya lumayan “nugas-able”. Minimal untuk buka laptop sebentar sudah enak. Memang nggak semua outletnya begini, tapi ada beberapa outlet yang cukup besar sehingga menyediakan fasilitas tempat duduk. Meja dan kursinya juga sangat ergonomis untuk nugas. Dan yang jelas, pilihan makanannya juga banyak.

Makanan dan minuman di Indomaret terbatas

Terakhir, alasan Indomaret nggak begitu populer di Bali boleh jadi karena pilihan makanan dan minumannya terbatas. Seperti yang saya jelaskan tadi, Indomaret merupakan minimarket sehingga produk yang dijual juga kebanyakan bahan pokok, kebutuhan rumah tangga, dsb. Meski saat ini ada pula yang mengatakan minimarket berlogo Domar ini juga sudah mirip convenience store karena kehadiran ayam goreng Yummy Choice, onigiri, sosis, roti Say Bread, dan sudah menyediakan kopi serta teh instan, tetap saja belum semua outlet menjual demikian.

Sementara itu Circle K nampaknya lebih disukai orang Bali karena pilihan makanan dan minuman di sini jauh lebih banyak. Ada odeng, tteokbokki, burger, roti, kebab, dan aneka minuman seperti jus hingga minuman beralkohol. Pokoknya cocok buat singgah sambil nongkrong sebentar ketika jalan-jalan.

Itulah beberapa alasan mengapa Indomaret kurang populer di Bali. Intinya sih convenience store seperti Circle K memang cocok untuk orang-orang yang lebih chill, sementara Indomaret cocoknya buat orang-orang mumet. Wqwqwq.

Penulis: Bella Yuninda Putri
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA Kursi Besi Indomaret Tempat Terbaik untuk Merenungi Hidup.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 2 November 2024 oleh

Tags: baliconvenience storeindomaretminimarket
Bella Yuninda Putri

Bella Yuninda Putri

Seorang Gen Z. Doyan menulis nonfiksi, fiksi, sampai puisi. Suka membahas topik seputar budaya, bahasa, dan keseharian di masyarakat.

ArtikelTerkait

Panduan Belanja Susu Kemasan di Indomaret agar Tidak Kena Diabetes dan Penyakit Lain yang Mengintai

Panduan Belanja Susu Kemasan di Indomaret agar Tidak Kena Diabetes dan Penyakit Lain yang Mengintai

10 Februari 2024
Sambal Matah vs Sambal Bawang, 2 Sambal Penguasa Dunia Kuliner dengan Penikmat yang Militan

Mencari Pemenang Sambal Matah vs Sambal Bawang Nggak Bakal Bikin Bingung, Jawabannya Jelas, Sambal Matah!

23 Agustus 2023
7 Barang Indomaret yang Semakin Laris Manis Saat Mudik Mojok.co

7 Barang Indomaret yang Semakin Laris Manis Saat Mudik

17 Maret 2026
4 Mi Instan yang Nggak Cocok untuk Orang Ndeso, Jangan Coba-coba!

4 Mi Instan yang Nggak Cocok untuk Orang Ndeso, Jangan Coba-coba!

21 Januari 2024
Perbedaan Orang Kota dan Orang Desa ketika Belanja di Minimarket Terminal Mojok

Perbedaan Orang Kota dan Orang Desa ketika Belanja di Minimarket

14 Maret 2022
6 Camilan di Indomaret yang Meresahkan Terminal Mojok

6 Camilan di Indomaret yang Meresahkan

15 Agustus 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Indomaret Tutup, Orang Dewasa Depresi Bakal Makin Stres (Unsplash)

Membayangkan Semua Gerai Indomaret Tutup: Ibu-Ibu Merana Kehilangan Promo Minyak Goreng, Orang Dewasa Stres Makin Depresi Kehilangan Kursi Besi Andalan

1 Juni 2026
4 Hal yang Bakal Saya Rindukan setelah Lulus dari UM Malang kkn

UM BBM: Program KKN ala UM Malang yang Punya Banyak Celah dan Penuh Masalah!

7 Juni 2026
Sisi Gelap Sekretariat UKM Kampus: Ketika Ruang Kerja Bergeser Menjadi Ruang Pribadi

Sisi Gelap Sekretariat UKM Kampus: Ketika Ruang Kerja Bergeser Menjadi Ruang Pribadi

7 Juni 2026
Bagi Tenaga Honorer seperti Saya, Mampu Bertahan di Tengah Negara yang Absurd Adalah Sebuah Pencapaian  Mojok.co

Bagi Tenaga Honorer seperti Saya, Mampu Bertahan di Tengah Negara yang Absurd Adalah Sebuah Pencapaian 

6 Juni 2026
Andai Suzuki Burgman Street 125 Ganti Logo Jadi Honda, Pasti Laris di Indonesia

Suzuki Burgman 150 Terbaru yang Rilis di Kolombia Jadi Bukti Bahwa Suzuki Makin Persetan dengan Penjualan dan Tampilan. Desainnya Jelek Banget!

5 Juni 2026
Turunan Silayur Ngaliyan Semarang Momok Pengendara yang Perlu Segera Dibereskan Mojok.co

Turunan Silayur Ngaliyan Semarang Momok Pengendara yang Perlu Segera Dibereskan

5 Juni 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.