Menelaah Pesan Moral yang Terselip dari Kartun-Kartun Berikut

Artikel

Avatar

Semakin banyak kartun yang menghiasi layar kaca. Baik itu berasal dari Amerika, Jepang, Korea, atau bahkan Indonesia. Masing-masing kartun punya warna dan pesannya tersendiri. Saya sendiri adalah maniak kartun waktu kecil. Namun, hasrat menonton kartun saya makin lama redup ketika mulai menginjak kelas dua SD.

Ternyata semakin saya tumbuh dewasa, saya baru sadar kalau kartun-kartun yang dulu saya tonton itu menyelipkan pesan moral yang lebih dalam dari apa yang saya kira. Mungkin dulu, bagi diri saya versi 6 tahun, kartun-kartun itu nggak lebih dari sekadar animasi bergerak yang menemani saya sarapan dan selalu bikin saya happy, tanpa saya perlu menelaah apa makna dari kartun-kartun itu. Tapi sekarang, saya sadar bahwa kartun-kartun itu mempunyai pesan yang bisa saya petik. Oleh karena itu, saya akan menyebutkan beberapa kartun yang menurut saya punya pesan moral yang bagus untuk penontonnya.

Satu: Dora The Explorer

Kalau kalian pernah emosi karena si Dora anaknya doyan sekali menanyakan hal yang hampir sama di setiap episodenya, saya pun juga pernah merasakan hal serupa. Tapi terlepas dari itu, sebenarnya Dora cuma mau mengingatkan kita kalau malu bertanya  sesat di jalan. Ya, maklumin aja kalau frekuensi pertanyaannya Dora memang suka kelewat banyak, namanya juga bocah yang lagi berkenala sendirian.

Selain itu, Dora juga ngajarin kita untuk berhati-hati sama copet. Hal itu dia lakukan dengan sering merasa was-was akan kedatangan si Sweeper yang sering merebut harta benda si Dora.

Ya, Dora mungkin suka kelewat nekat dengan melintasi jembatan rusak atau lembah beracun. Akan tetapi percayalah dia cuma mau ngajarin penonton kalau di hidup ini terkadang kita memang harus ambil risiko yang besar.

Baca Juga:  Alasan Saya Nggak Pernah Bosan sama Upin Ipin

Dua: Doraemon

Secara nggak langsung, Doraemon udah mengajarkan kita yang namanya loyalitas. Terbukti dari sesering apa pun Nobita mengecewakannya, Doraemon masih aja memaafkan dan tetap berada di sisi Nobita untuk membantunya saat kesulitan. Lewat Doraemon, kita juga belajar untuk nggak mengambil apa yang bukan milik kita. Bisa dilihat dari Suneo dan Giant yang sering kena batunya sendiri ketika merebut barang Doraemon dari Nobita. Nah, dari Nobita yang suka meminjam barang-barang Doraemon dan suka disalahgukanakan juga, kita bisa belajar kalau perilaku semena-mena itu bisa memberikan efek buruk ke kita dan orang lain.

Kemudian, Nobita juga ngajarin kita kalau ada kalanya kita harus memperjuangkan seseorang yang kita sayang. Bisa kita amati dari perilaku Nobita yang sering menunjukkan afeksinya pada Shizuka, meskipun si Shizuka nggak memberikan feedback apa-apa. Mungkin perasaan Nobita itu kita anggap cinta monyet. Tapi kegigihan si Nobita mengambil hati Shizuka itu perlu diapresiasi juga.

Tiga: Captain Tsubasa

Tsubasa si pemain sepak bola yang legend itu udah nge-influence penontonnya bahwa kerja keras nggak bakal mengkhianati hasil. Gimana cara si Tsubasa dalam merangkul dan suka kasih motivasi ke teman-teman di timnya sehingga mereka nggak mudah menyerah demi kemenangan itu adalah adegan yang keren. Tsubasa juga ngajarin kita buat lapang dada saat menerima kekalahan dan tetap down to earth saat menyabet kemenangan.

Yang saya dari Tsubasa adalah dia nggak menganggap lawannya itu musuh. Justru, dia tambah termotivasi karena skill bermain bolanya bertambah setiap dia berhadapan dengan lawan mainnya yang kuat-kuat.

Empat: Hachi

Hachi anak yang sebatang kara pergi mencari ibunya

di malam yang sangat dingin…

teringat mama

Ada yang masih ingat lirik lagu di atas? Ya, betul sekali—soundtrack kartun Hachi si anak lebah yang nggak putus asa nyari ibunya sampai ketemu. Sepanjang perjalanan dalam menemukan ibunya, ada aja halangan yang menimpa si Hachi. Pokoknya, si Hachi ini malang banget, deh.

Baca Juga:  Fantasy Premier League: Permainan, Strategi, dan Kejelian dalam Memilih Pemain

Nah, di perjalanan dia juga suka bertemu serangga-serangga lain. Ada yang baik, ada yang jahat. Tapi, Hachi ini nggak pernah balas menzalimi balik serangga yang jahatin dia. Dia malah bantuin serangga yang butuh pertolongan, meskipun dia sendiri lagi kesusahan mencari ibunya. Jujur, ini kartun yang paling bikin saya kangen karena Hachi selalu sukses membuat saya jadi orang paling mellow di setiap episodenya. Bahkan, baru dengar lagunya aja saya udah sedih duluan.

Itu dia kartun-kartun favorit saya semasa kecil yang selain menghibur, tapi juga memberikan pesan moral yang bagus. Semoga saja kartun-kartun jaman sekarang semakin menghadirkan tayangan yang memberikan pesan yang baik juga untuk anak-anak.

BACA JUGA Kartun SpongeBob SquarePants di Mata Anak Kecil atau tulisan Devi Mutia Alissa lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

---
15


Komentar

Comments are closed.