Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Hiburan Anime

3 Kesamaan Upin Ipin dengan Si Unyil

Miftakhu Alfi Sa'idin oleh Miftakhu Alfi Sa'idin
26 September 2023
A A
3 Kesamaan Upin Ipin dengan Si Unyil

3 Kesamaan Upin Ipin dengan Si Unyil (Virdovarlintino via Wikimedia Commons)

Share on FacebookShare on Twitter

Kalau dilihat-lihat, Upin Ipin mirip sama Si Unyil, lho. Bedanya yang satu dari Malaysia, sementara yang satunya asli dari Indonesia.

Serial kartun Upin dan Ipin kerap menemani hari-hari kita bersama keluarga. Bahkan serial kartun asal Negeri Jiran itu bisa tayang berkali-kali dalam sehari. Ibaratnya, dua bocah botak itu kayak teman makan kita yang ada tiap pagi, siang, dan sore hari.

Bicara soal serial anak-anak, Indonesia juga punya serial yang nggak kalah dari Upin Ipin. Serial anak-anak ini bahkan telah menjadi semacam legenda di tanah air, apalagi kalau bukan Si Unyil. Ibu saya pernah bercerita, waktu beliau masih kecil dulu (sekitar tahun 1981-an), serial ini pernah menemani masa kecilnya. Jadi, boleh dibilang Si Unyil telah menemani pemirsanya sejak masih anak-anak hingga menjadi ibu rumah tangga ya, Gaes.

Kalau saya perhatikan, Upin Ipin dan Si Unyil punya banyak kesamaan, lho. Setidaknya ada tiga kesamaan yang saya jumpai dari kedua serial anak-anak ini.

Tokoh dan latar belakang Upin Ipin dengan Si Unyil mirip

Dalam serial Upin dan Ipin, kita bisa menyaksikan banyak tokoh di dalamnya. Tokoh-tokoh tersebut memiliki latar belakang yang berbeda-beda. Ada anak Melayu, keturunan Tionghoa, India, dll. Mereka pun memeluk agama yang berbeda-beda, ada Islam, Hindu, Konghucu, dan Sikh.

Begitu pula dengan Si Unyil yang kini tayang di Trans 7. Tokoh-tokoh dalam cerita Si Unyil memiliki latar belakang yang berbeda-beda. Unyil yang berasal dari suku Jawa dan beragama Islam memiliki teman bernama Ucrit yang beragama Katolik. Ada juga Mbok Bariyah, penjual rujak asli Madura dengan logat Maduranya yang khas. Teman Unyil lainnya, Meilani, adalah seorang anak keturunan Tionghoa. Jangan lupakan juga Pak Raden yang memegang teguh budaya Jawanya, dan masih banyak tokoh lainnya.

Kalau kita perhatikan lagi, sebenarnya mirip-mirip, ya. Para tokohnya beragam dan tentu saja mereka berasal dari latar belakang yang berbeda pula.

Jalan ceritanya tak jauh dari kehidupan anak-anak sehari-hari

Upin dan Ipin serta Si Unyil sebenarnya memiliki jalan cerita yang hampir mirip. Cerita yang diangkat nggak jauh dari kehidupan sehari-hari anak-anak. Mulai dari sekolah, bermain, kehidupan sosial mereka di lingkungan sekitar dengan tetangga, dll. Mirip kan?

Baca Juga:

Jika Tok Dalang dalam Serial Upin Ipin Pensiun, Abang Iz Layak Jadi Kepala Kampung Durian Runtuh

Tok Dalang dalam Serial Upin Ipin: Sosok Lansia Produktif dan Berdaya yang Patut Kita Tiru

Perbedaannya cuma satu, yakni dalam Si Unyil, cerita disampaikan menggunakan properti boneka yang digerakkan oleh manusia, sementara Upin dan Ipin sudah berupa kartun animasi. Maklum, keduanya muncul di zaman yang berbeda. Perbedaan ini menunjukkan adanya perkembangan zaman. Secara tak langsung, ini menyiratkan bahwa orang-orang yang dulunya nonton Si Unyil pasti sudah jadi emak-emak dan bapak-bapak yang kini menemani anak mereka nonton Upin dan Ipin nggak sih?

Sama-sama mengajarkan toleransi dan keberagaman

Kesamaan terakhir antara serial animasi Upin dan Ipin dengan Si Unyil adalah pesan yang disampaikan keduanya. Pesan apa itu? Ya tetang toleransi antar sesama manusia. Inilah poin penting yang ingin disampaikan kedua serial anak tersebut.

Upin Ipin lebih menekankan pada kehidupan toleransi di Negeri Jiran yang terdiri atas beragam etnis dan agama. Sementara Si Unyil juga memperlihatkan kehidupan sosial masyarakat Indonesia dengan keberagaman suku, ras, agama, dll.

Gara-gara kesamaan inilah saya berasumsi, apakah Upin dan Ipin sebetulnya terinspirasi dari Si Unyil mengingat Si Unyil sudah lebih dulu mengudara di layar kaca. Yang jelas, saya harap kedua serial anak-anak ini bisa terus hadir menghibur para penonton kecil serta mengajarkan nilai-nilai keteladanan supaya kelak para penonton tumbuh menjadi generasi yang tak congkak terhadap orang yang lebih tua.

Penulis: Miftakhu Alfi Sa’idin
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA Upin Ipin Harus Dikasih Tahu Menjadi Kak Ros Itu Sulit.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 26 September 2023 oleh

Tags: animasikartunserial anaksi unyilUpin dan Ipin
Miftakhu Alfi Sa'idin

Miftakhu Alfi Sa'idin

Seorang introvert yang bertekad menjadi penulis dan berintelektual. Putu Warok Ponorogo. Instagram @miftakh_al.13

ArtikelTerkait

Tipe-tipe Manusia Ketika Mengerjakan Tugas Kelompok Berdasarkan Pemain MU terminal mojok.co

Salah Jika Anggap Semua Kartun dan Anime Adalah Tontonan Bocah

17 November 2020
Menerka Kegiatan Abang Iz Upin Ipin di Kampus yang Membuatnya Berkepribadian Lembut dan Sopan

Menerka Kegiatan Abang Iz “Upin Ipin” di Kampus yang Membuatnya Jadi Idola Kampung Durian Runtuh

5 Desember 2023
Ijat, Karakter dalam Serial Upin Ipin yang Hobi Kabur-kaburan

Ijat, Karakter dalam Serial Upin Ipin yang Hobi Kabur-kaburan. Bikin Repot Banyak Orang Aja

29 Januari 2025
3 Keresahan Saya Selama 17 Tahun Menonton Serial Kartun Upin Ipin

3 Keresahan Saya Selama 17 Tahun Menonton Serial Kartun Upin Ipin

15 Mei 2024
Apa Jadinya Kalau Karakter dalam Film Avatar Aang Hidup di Jogja Terminal Mojok

Apa Jadinya Kalau Karakter dalam Film Avatar Aang Hidup di Jogja?

16 Januari 2021
Membandingkan Alat Sandy Cheeks dan Doraemon, Manakah yang Lebih Berguna? terminal mojok.co

Membandingkan Alat Sandy Cheeks dan Doraemon, Manakah yang Lebih Berguna?

25 Desember 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Orang Jawa Timur Kaget dengan Soto Bening di Jogja, tapi Lama-Lama Bisa Menerima dan Doyan Mojok.co

Orang Jawa Timur Kaget dengan Soto Bening di Jogja, tapi Lama-Lama Bisa Menerima dan Doyan

25 April 2026
Untuk Warga Surabaya, Stop Menormalisasi Bayar Parkir kepada Juru Parkir di Toko Atau Minimarket yang Bertuliskan 'Parkir Gratis'!

Jalan-jalan di Surabaya Itu Mudah dan Murah, tapi Jadi Mahal karena Kebanyakan Tukang Parkir Liar

21 April 2026
Tulungagung Perlu Banyak Belajar dari Pacitan agar Wisata Pantainya Tidak Makin Tertinggal Mojok.co

Tulungagung Perlu Banyak Belajar dari Pacitan agar Wisata Pantainya Tidak Makin Tertinggal

22 April 2026
LCGC Bukan Lagi Mobil Murah, Mending Beli Motor Baru (Unsplash)

Tidak Bisa Lagi Disebut Mobil Murah, Nggak Heran Jika Pasar LCGC Semakin Kecil dan Calon Pembeli Jadi Takut untuk Membeli

25 April 2026
Gaji ke-13 PNS: Tradisi Musiman yang Dirayakan dengan Sepatu Baru dan Kecemasan Baru

4 Tempat Ngutang Favorit PNS untuk Kebutuhan Hidup dan Membuat Diri Mereka Terlihat Kaya

25 April 2026
Normalisasi Tanya Kebutuhan Pengantin sebelum Memberi Kado Pernikahan daripada Mubazir Mojok.co

Normalisasi Tanya Kebutuhan Pengantin sebelum Memberi Kado Pernikahan daripada Mubazir

25 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

  • Merawat Nilai Luhur di Dalam Candi Plaosan agar Tak Memudar Seiring Zaman
  • Bagi Pelari Kalcer, Kesehatan Tak Penting: Gengsi dan Diterima Sirkel Elite Jadi Prioritas Mereka
  • 4 Jurusan Kuliah yang Kerap Disepelekan tapi Jangan Dihapus, Masih Relevan dan Dibutuhkan di Bisnis Rezim Manapun
  • UU PPRT Menyelamatkan Manusia dari Perbudakan Modern: Harus Kita Rayakan, Meski Jalan Kemenangan Masih Panjang
  • Anak Usia 30-an Tak Ingin FOMO Pakai FreshCare, Setia Pakai Minyak Angin Cap Lang meski Diejek “Bau Lansia”
  • Sweeping Daycare di Kota Yogyakarta, Langkah Emergency yang Harus Dilakukan agar Kasus Serupa Little Aresha Tak Terulang

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.