Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Menebak Pikiran Orang yang Suka Buang Sampah Sembarangan

Tazkia Royyan Hikmatiar oleh Tazkia Royyan Hikmatiar
2 September 2020
A A
Menebak Pikiran Orang yang Suka Buang Sampah Sembarangan

Menebak Pikiran Orang yang Suka Buang Sampah Sembarangan

Share on FacebookShare on Twitter

Saat dalam perjalanan di atas kendaraan yakin deh kalian pasti pernah lihat orang yang masih kepikiran buat buang sampah gitu aja. Nggak mau nyimpen dulu sampahnya sampai nemu tong sampah. Saat di jalan, saya bahkan pernah lihat jendela sebuah mobil terbuka dan sebuah tisu keluar dari sana. Sumpah hampir saja kena muka saya.

Bajilak! Untungnya saya sedang gas motor pelan-pelan saja, iya, kayak kata lagu Kotak. Coba kalau lagi ngebut, pasti saya kaget setengah mati. Pengin rasanya saya samperin itu mobil, saya pepet, terus saya jitak kepala orang tadi lewat jendela mobilnya yang terbuka. Tapi tentu saja itu tidak saya lakukan, sebab susah.

Saya cuma bisa tarik napas dalam-dalam, kemudian mencoba berpikir jernih dan menebak pikiran orang-orang aneh yang bisa kepikiran buang sampah sembarangan. Padahal mereka punya mobil, loh. Punya harta yang banyak sekarang ini nggak menentukan banyak ilmu dan adabnya juga sih.Setelah saya pikir-pikir, mereka yang suka buang sampah sembarangan itu sebenarnya punya niat yang baik loh awalnya. Nggak usah suuzan. Mari kupas satu-satu.

#1 Orang buang sampah sembarangan karena merasa sedang membuka lowongan pekerjaan

Sungguh niat yang amat mulia telah merasuki diri orang-orang yang suka buang sampah sembarangan. Mereka ingin ikut berkontribusi untuk mengentaskan kemiskinan di Indonesia. Sebab dengan begitu, akan muncul penyapu jalan, tukang pungut sampah, tukang rongsokan, dan tukang-tukang lainnya. Pengangguran berkurang drastis karena buang sampah sembarangan.

Waw! Sungguh cara berpikir yang jongkok sekali, eh kreatif sekali. Pemikiran ini lebih bagus dong dibanding cara pikir menteri yang ngusul buat orang miskin nikah sama orang kaya biar kemiskinan di negeri ini berkurang.

Jadi jangan lagi menegur kaum ngawuran ini. Biarin aja, kalau bisa mari bersama-sama meneladaninya.. Apalagi kamu yang lagi nganggur, nggak usah ikut pra-kerja, cukup buang sampah sembarangan yang banyak, siapa tahu nanti dibuka di mana-mana lowongan pekerjaan jadi tukang nyapu jalan dan kamu diterima. Jadilah kamu yang buang, kamu juga yang bersihin, terus dibayar, kan mantap.

#2 Orang buang sampah sembarangan karena mereka justru cinta kebersihan

Betul, kamu nggak salah baca. Mereka itu sebenarnya suka kebersihan, tapi buat dirinya sendiri. Ya, orang tipe ini adalah orang yang berpikiran bahwa segala perubahan besar haruslah dimulai dari diri sendiri. Jika tidak bisa mengubah lingkungan yang besar, mulailah dari diri sendiri! Begitulah ternyata pola pikir manusia yang suka buang sampah sembarangan ini. Makanya nggak aneh kalau mereka buang sampah sembarangan.

Kalau misal mereka nggak buang sampahnya segera, maka lingkungan mereka bakal kotor. Kamu harus tahu kalau mereka nggak suka kotor, nggak boleh ada satu pun sampah yang ada di sekitarnya, di rumahnya, di kendaraannya barang sekejap pun. Tapi, boleh banget kalau kotornya di tempat lain, di jalanan, dan di rumah orang lain.

Baca Juga:

Jakarta Menurut Perantau Jogja: Tempat yang Bagus buat Nyari Uang, tapi Nggak Enak Buat Hidup

3 Hal Menyebalkan yang Ada di Warung Bakmi Jawa, Bikin Makan Jadi Nggak Nikmat dan Nyaman

#3 Orang buang sampah sembarangan karena ingin menambah “tong sampah” baru

Pasti kamu nggak kepikiran sampai sini bukan? Tentu dong, cuma orang-orang berempati tinggi yang mampu berpikir sampai taraf ini. Mereka sudah berpikir jauh sekali dibanding orang yang suka buang sampah ke tong sampah. Sebab, dengan buang sampah sembarangan, meski cuma baru seorang misalnya, orang lain yang lihat ada sampah di situ bakal ikutan nimbrung buat ikut berkontribusi. Akhirnya tanpa tong pun jadilah tempat itu tempat sampah.

Bukannya kita suka ikut tergerak juga buang sampah di gundukan sampah? Bodo amat kalau gundukannya di depan rumah orang. Orang yang suka ngawur kayak gini bakal bebas dari gunjingan Bu Tejo. Sebab mereka sudah sampai pada level tidak terduga.

Itulah beberapa niat baik di balik perbuatan yang selalu kita anggap tercela. Suatu hari, saya yakin akan banyak orang yang semakin paham pada hakikat kebaikan mereka. Tidak lama lagi juga mereka akan diangkat jadi duta kebersihan. Waw!

BACA JUGA Orang Tua yang Memutuskan Nikah Lagi Setelah Bercerai Itu Nggak Seburuk Cerita FTV dan tulisan Tazkia Royyan Hikmatiar lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 1 September 2020 oleh

Tags: cinta lingkunganKebersihan
Tazkia Royyan Hikmatiar

Tazkia Royyan Hikmatiar

Lahir sebagai anak kelima dari enam bersaudara, alhamdulilah lahirnya di bidan bukan sama orang pintar daerah Bandung. Setelah tahu bahwa kata ternyata bisa membuat dia bahagia, akhirnya saya memutuskan untuk mendalami sastra di salah satu perguruan tinggi swasta di Yogyakarta. Sempat mengikuti banyak komunitas kepenulisan, namun sekarang lebih fokus bekerja untuk keabadian di Pers Mahasiswa Poros UAD. Saya bisa dihubungi lewat WA di 088216427712

ArtikelTerkait

ikan hias anjing kucing peliharaan mojok

5 Dosa Pemilik Ikan Hias yang Bikin Ikan Tersiksa

17 Februari 2023
budaya beberes

Mari Memulai Budaya Beberes Setelah Makan!

15 Oktober 2019
Tiada yang Lebih Buruk daripada Teman Kos yang Jorok

Tiada yang Lebih Buruk daripada Teman Kos yang Jorok

20 Mei 2023
kebersihan bayi Baby R

Belajar Dari Kasus Baby R: Jaga Kebersihan Sebelum Menyentuh Anak

20 Mei 2019
plastik berbayar

Mencintai dan Membenci Kebijakan Plastik Berbayar

23 Juni 2019
nyampah

Mari Menyudahi Nyampah dari Dalam Mobil: Itu Sama Sekali Tidak Etis, Lur

11 Juli 2019
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Alun-Alun Pekalongan: Tempat Terbaik untuk Belanja Baju Lebaran, tapi Syarat dan Ketentuan Berlaku

Orang Pekalongan yang Pulang dari Merantau Sering Bikin Komentar yang Nyebelin, kayak Nggak Kenal Kotanya Sama Sekali!

9 Januari 2026
5 Hal yang Bikin Orang Kebumen Terlihat Santai, padahal Sebenarnya Sedang Bertahan Hidup

5 Hal yang Bikin Orang Kebumen Terlihat Santai, padahal Sebenarnya Sedang Bertahan Hidup

9 Januari 2026
Saya Sadar Dracin Tidak Bermutu, tapi Saya Tetap Menontonnya sampai Tamat

Saya Sadar Dracin Tidak Bermutu, tapi Saya Tetap Menontonnya sampai Tamat

8 Januari 2026
Jogja Kombinasi Bunuh Diri Upah Rendah dan Kesepian

Memutuskan Merantau ke Jogja Adalah Langkah “Bunuh Diri Upah”: Terpaksa karena Keadaan dan Berakhir Menderita karena Kesepian

11 Januari 2026
Alasan Booth Nescafe di Kulon Progo Selalu Ramai, padahal Cuma Kecil dan Menunya Itu-Itu Saja Mojok.co

Alasan Booth Nescafe Bisa Jadi Primadona Ngopi Baru di Kulon Progo

6 Januari 2026
Pengendara dengan Refleks Terbaik Itu Ada di Malang, sebab Selalu Dilatih dengan Menghindari Jalanan Berlubang!

Pengendara dengan Refleks Terbaik Itu Ada di Malang, sebab Selalu Dilatih dengan Menghindari Jalanan Berlubang!

11 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ne8V7SUIn1U

Liputan dan Esai

  • “Andai Ibu Tidak Menikah dengan Ayah”: KDRT Tidak Selalu Datang dari Kekerasan, tapi Juga Lewat Ketidakpedulian 
  • Lalu-lalang Bus Pariwisata Jadi “Beban” bagi Sumbu Filosofi Jogja, Harus Benar-benar Ditata
  • Sensasi Pakai MY LAWSON: Aplikasi Membership Lawson yang Beri Ragam Keuntungan Ekslusif buat Pelanggan
  • Super Flu yang Muncul di Jogja Memang Lebih Berat dari Flu Biasa, tapi Beda dengan Covid-19
  • Derita Anak Bungsu Saat Kakak Gagal Penuhi Harapan Orang tua dan Tak Lagi Peduli dengan Kondisi Rumah
  • Nasib Sarjana Kini: Masuk 14 Juta Pekerja Bergaji di Bawah UMP, Jadi Korban Kesenjangan Dunia Kerja

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.