Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Menebak Karakter Mahasiswa Lewat Tas yang Dipakai

Rahmatia oleh Rahmatia
12 Agustus 2020
A A
mahasiswa karakter tas mojok

mahasiswa karakter tas mojok

Share on FacebookShare on Twitter

Tas adalah bagian penting dari seorang mahasiswa. Menjadi penting karena bukan hanya sebagai tempat menyimpan buku-buku dan keperluan kuliah semata, namun juga sebagai penunjang fashion untuk tampil modis saat di kampus. Pelengkap OOTD gitu, ulala.

Dan tahukah kamu, tiap model tas yang digunakan ternyata menyimpan karakter berbeda dari tiap mahasiswa lho. Beda tas ternyata beda karakter. Kita bisa menebak karakternya dengan sering-sering mengamati. Dan tanpa berlama-lama lagi, yuk langsung aja kita bahas model tas yang paling banyak digunakan dan karakter penggunanya berdasarkan pengamatan saya di kampus.

Tote bag

Berdasarkan pengamatan saya, model tas ini paling banyak digunakan di fakultas saya. Perempuan mau pun laki-laki semua pakai, tidak memandang gender. Paling banyak digunakan karena praktis, kapasitasnya lumayan besar, ringan dan ekonomis. Dan dari pengamatan saya, mahasiswa yang pake tas model begini adalah mahasiswa yang cenderung simpel, santuy, dan tidak neko-neko.

Karena tote bag tidak pas untuk barang yang berat, paling hanya satu atau dua buku ditambah keperluan tambahan seperti cas hp, headset, dompet, dll, maka penggunanya cenderung simpel, enggak suka ribet, bawa yang perlu-perlu aja. Selain itu orangnya biasanya, biasanya nih ya, santuy di kelas. Bukan yang ambis-ambis amat, tipe mahasiswa yang menikmati perkuliahan dengan santai.

Dan karena tote bag modelnya gitu-gitu aja, jadi penggunanya juga tidak neko-neko, yang penting enak dipakai, enak dilihat, ditambah murah lagi. Mahasiswa yang lekat dengan kesederhanaan pasti cocok dengan model tas yang satu ini, karena kalau rusak bisa beli lagi.

Sling bag

Sling bag adalah tas selempang yang ukurannya super mini itu lho, kayak dompet tapi ada talinya. Yang pake model tas begini kayaknya setelah kuliah langsung cus jalan-jalan deh. Ini isinya muat apa sih sebenarnya? Buku satu aja enggak muat. Biasanya mahasiswa yang pake model tas begini lebih mementingkan gaya dibanding kegunaan.

Tas kan fungsinya untuk menyimpan buku dan barang lain supaya enggak ribet ya, nah mahasiswa yang pake tas ini yang penting gaya, masalah fungsi nomor kesekian. Karena ukuran tasnya kecil, jadilah tas hanya sebagai tempat make up, dompet, hape alias untuk tampilan semata. Sementara bukunya dipegang, dipegang lho, apa tidak capek? Ribet pula harus nenteng buku kesana-kemari.

Belum lagi kalau orangnya pelupa, nenteng buku ke wc, dan disimpan di situ. Keluar wc eh bukunya ditinggal, kan ribet. Kalau disimpan di tas lebih simpel, enggak capek dan barang lebih aman. Kalau ada yang rumit kenapa harus yang mudah? Begitu kira-kira prinsip orang yang pake tas model begini.

Baca Juga:

Saya Tidak Ingin Menjadi Guru walaupun Memilih Jurusan PAI, Bebannya Tidak Sepadan dengan yang Didapat!

Pengalaman Menginap di Hotel Kapsul Bandara Soekarno-Hatta, Hotel Alternatif yang Memudahkan Hidup

Fanny pack

Tas yang tren belakangan ini, biasa juga disebut bum bag, waist bag, atau tas pinggang. Tas kecil yang digunakan di pinggang atau diselempang ke bahu. Kalau di fakultas saya biasanya laki-laki yang pake tas model begini.

Mau ngapain sih pake tas model begini ke kampus? Kapasitasnya kan kecil dan keperluan anak kuliah tidak sedikit, mana muat. Biasanya mahasiswa yang pake model begini malas bawa buku.  Kalau mau mencatat di mana dong, di hape? Ah ragu saya. Kaum ini, ketika masuk kelas biasanya minta kertas dan pinjam pulpen teman, niat tidak sih ke kampus?

Itu masih bagus ada niat mau mencatat, ada juga yang selama kelas main hape doang, sungguh bikin geleng-geleng kepala. Kita bukan Imam Bukhari ya yang bisa hapal tanpa mencatat. Mencatat aja masih sering lupa apalagi tidak mencatat sama sekali. Ini mungkin niatnya ke kampus mejeng sama hang out aja kali, wkwk.

Tapi enggak ding becanda, ada juga yang pintar bukan main. Mungkin aja dia gayanya begitu tapi belajar di rumah atau di mana gitu ya, enggak ada yang tahu. Kelihatan agak pemalas, tasnya kayak gitu, malas bawa buku, tapi pintar. Walaupun dari pengamatan saya tetap aja lebih banyak yang ‘unik’ dibanding yang pintar yang pake model tas begini.

Backpack atau tas ransel

Mahasiswa yang pake model tas begini biasanya mahasiswa yang kuat. Secara tas ransel tambah isi saja sudah berat ditambah barang lain pasti tambah berat, maka yang pake tas model begini adalah mahasiswa kuat. Dan dari pengamatan saya, yang sering pake tas ransel adalah anak-anak rohis. Berarti mereka kuat ya, bisa jadi. Tas ransel coklat anak rohis, tas sejuta umat, populer sekali.

Anehnya kok bisa ya tas anak rohis se-Indonesia seragam kayak gitu, apakah ada standardisasi tas anak rohis? Tapi yang saya tahu, mengapa mereka rata-rata pake tas model begitu karena kapasitas tasnya besar bisa menampung banyak barang. Mereka biasanya jarang pulang ke rumah atau kost karena sibuk proker atau mikirin umat, hiya-hiya, makanya bawa banyak barang di tasnya.

Di dalam tas sudah ada baju, perlengkapan salat, perlengkapan mandi, buku, tidak lupa Quran. Makanya tas ransel coklat jadi pilihan yang tepat. Jadi tidak berlebihan ya kalau kita bilang mereka mahasiswa kuat, memikul perjuangan dakwah yang berat saja mereka kuat apalagi cuma sekadar tas yang berat, eaa.

Beda tas ternyata beda karakter ya, tapi kalau tidak sesuai harapan jangan marah, namanya juga menebak, kalau salah ya maap, hehe. Nah kalau kamu ke kampus pake model tas yang mana?

BACA JUGA Panduan Mengakhiri Chat di WhatsApp Biar Nggak Cuman Pakai “Haha-Hehe” Thok dan tulisan Rahmatia lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 12 Agustus 2020 oleh

Rahmatia

Rahmatia

Penulis yang telah melengkapi 'trilogi' pengalaman hidup di Pulau Sulawesi. Pernah tercatat sebagai warga di wilayah Utara dan Selatan, sebelum akhirnya memutuskan untuk melabuhkan diri dan menetap di Sulawesi bagian tengah. Rekam jejak nomaden ini menjadi bahan bakar utama dalam melahirkan tulisan-tulisan dengan POV lokal yang kaya perspektif

ArtikelTerkait

Gagal Lihat Komodo Akibat Kebijakan Tarif Mahal

Gagal Lihat Komodo Akibat Kebijakan Tarif Mahal

30 Juli 2022
3 Titik di Kampus yang Paling Rawan untuk Berbuat Mesum (Unsplash)

3 Titik di Kampus yang Paling Rawan untuk Berbuat Mesum

14 Juni 2025
Juhachi Kippu: Cara Orang Jepang Keliling Negara Menggunakan Kereta

Juhachi Kippu: Cara Orang Jepang Keliling Negara Menggunakan Kereta

7 April 2022
mobil Suzuki APV Itu Bukan Mobil, tapi Gerobak Dikasih Mesin, Nggak Ada Nyaman-nyamannya Sama Sekali!

Suzuki APV Itu Bukan Mobil, tapi Gerobak Dikasih Mesin, Nggak Ada Nyaman-nyamannya Sama Sekali!

23 Februari 2024
Betapa Merananya Punya Rumah Tanpa Pagar, Jadi Markas Bocil Mabar

Betapa Merananya Punya Rumah Tanpa Pagar, Jadi Markas Bocil Mabar

26 April 2025
Pemilihan Nama Nyeleneh Aplikasi SiPEPEK sampai Sisemok Adalah Bukti Pemerintah Merendahkan dan Mengkhianati Etika Rakyat

Pemilihan Nama Nyeleneh Aplikasi SiPEPEK sampai Sisemok Adalah Bukti Pemerintah Merendahkan dan Mengkhianati Etika Rakyat!

10 Juli 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Ramainya Jogja Sudah Nggak Masuk Akal, bahkan bagi Orang Luar Kota Sekalipun kota jogja

Hal Unik yang Lumrah Terjadi di Perkampungan Padat Penduduk Kota Jogja, dari yang Biasa Saja sampai yang Menyebalkan

8 Januari 2026
MR DIY Tempat Belanja yang Lebih Nyaman, Lengkap, dan Worth It ketimbang Miniso

MR DIY Tempat Belanja yang Lebih Nyaman, Lengkap, dan Worth It ketimbang Miniso

11 Januari 2026
Sisi Gelap Solo, Serba Murah Itu Kini Cuma Sebatas Dongeng (Shutterstock)

Anggapan Solo Serba Murah Mulai Terasa Seperti Dongeng, Gaji Tidak Ikut Jakarta tapi Gaya Hidup Perlahan Mengikuti

11 Januari 2026
Jangan Bergaul dengan 5 Tipe Orang Ini agar Skripsi Cepat Kelar Mojok.co

Jangan Bergaul dengan 5 Tipe Orang Ini agar Skripsi Cepat Kelar

5 Januari 2026
Dosen Numpang Nama di Jurnal, Vampir Akademik Pengisap Darah Mahasiswa yang Banting Badan demi Kelulusan

Dosen Indonesia Itu Bukan Peneliti, tapi Buruh Laporan yang Kebetulan Punya Jadwal Ngajar

6 Januari 2026
Pemasangan Lampu Merah di Persimpangan Purawisata Jogja itu Keputusan Konyol, Alih-alih Lancar, Malah Makin Macet!

Pemasangan Lampu Merah di Persimpangan Purawisata Jogja itu Keputusan Konyol, Alih-alih Lancar, Malah Makin Macet!

6 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ne8V7SUIn1U

Liputan dan Esai

  • “Andai Ibu Tidak Menikah dengan Ayah”: KDRT Tidak Selalu Datang dari Kekerasan, tapi Juga Lewat Ketidakpedulian 
  • Lalu-lalang Bus Pariwisata Jadi “Beban” bagi Sumbu Filosofi Jogja, Harus Benar-benar Ditata
  • Sensasi Pakai MY LAWSON: Aplikasi Membership Lawson yang Beri Ragam Keuntungan Ekslusif buat Pelanggan
  • Super Flu yang Muncul di Jogja Memang Lebih Berat dari Flu Biasa, tapi Beda dengan Covid-19
  • Derita Anak Bungsu Saat Kakak Gagal Penuhi Harapan Orang tua dan Tak Lagi Peduli dengan Kondisi Rumah
  • Nasib Sarjana Kini: Masuk 14 Juta Pekerja Bergaji di Bawah UMP, Jadi Korban Kesenjangan Dunia Kerja

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.