Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Mencari Keseimbangan Skuat Arsenal di FM 2020

Yamadipati Seno oleh Yamadipati Seno
19 Desember 2019
A A
Mencari Keseimbangan Skuad Arsenal di FM 2020
Share on FacebookShare on Twitter

Skuat Arsenal tidak seimbang. Dan itu benar. Memainkan Pepe, Ozil, Laca, dan Auba bukan kerja mudah. Nah, di #FM20 ini, misinya adalah menemukan keseimbangan ketika memainkan keempatnya. Saya bikin 3 save dengan banyak formasi dan jawabannya adalah strikerless!

Strikerless 4-1-2-3-0

Auba = SS
Laca = AM
Ozil = Mezzala
Pepe = IF

Inspired by Guido Merry and Jonathan Aspey!

Image

Untuk mengakomodasi Auba dan Laca, saya pakai in-game editor dan bikin keduanya bisa main di pos AM. Ini bukan tanpa alasan.

Saya bikin 3 save untuk misi ini. Save I sudah jalan 2,5 tahun. Di sana, asisten pelatih menyarankan Laca dilatih sebagai AM. Tujuannya supaya karier Laca jadi panjang. Auba pun disarankan dilatih sebagai LW. Dengan landasan analisis asisten pelatih di save I, saya gunakan untuk save III ini: strikerless!

Hasil sejauh ini. Friendly masih belum konsisten, terutama Auba dan Laca yang main peran baru. Tapi, AI di #FM20 ini menunjukkan kalau Auba-Laca punya kecocokan. Ada garis hijau kalau kalian mainkan keduanya di posisi asli dan berjejer.

Baca Juga:

Sejak MU Menang Terus, Dunia Jadi Penuh Setan, Lebih Kejam, dan Sangat Suram bagi Fans Liverpool

Manchester United Adalah Lelucon Dimulai dari Internal, tapi Selalu Bodoh lalu Menyalahkan Pelatih dan Pemainnya

Image

Tesis itu saya coba di mode ini dan kecocokan itu terlihat. Masuk awal musim, keduanya makin konsisten. Dari 3 match, dapat 9 gol dan 2 kebobolan. Pada dasarnya, baik Auba, Laca, dan Pepe tajam kalau dapat ruang. Ruang itulah yang saya cari lewat strikerless.

Kuncinya justru ada di sini: ketika tim kehilangan bola. Karena bermain narrow, pemain jadi cepat re-group. Nggak turun terlalu rendah, tapi nggak naiknya nggak tinggi-tinggi amat. Cocok untuk counter memanfaatkan speed Laca, Auba, Pepe.

arsenal

Karena bermain sebagai AM, Auba-Laca nggak berdiri di garis batas pertahanan lawan. Posisi AM memungkinkan keduanya agak turun ke bawah, lebih terlibat di build-up dan punya jarak untuk berlari lebih dulu ketimbang bek untuk mengejar umpan terobosan.

Situasi itu tercipta memanfaatkan logika kecepatan Einsten. Pernah ditulis Ahmad Khadafi di fandom.id. Berikut penjelasannya: Logika Kecepatan Einstein dan Naluri Pembunuh Inzaghi

Karena sudah lebih dulu sprint, Auba dan Laca sering dapat kesempatan one on one dengan kiper lawan. Apalagi Auba yang punya speed 17 kalau nggak salah.

CCC yang banyak terjadi dengan situasi one on one bikin Auba jadi salah 1 top skor sementara.

Rerata posisi pemain ketika mulai menguasai bola seperti ini. Bek-bek lawan terdorong oleh Auba, Laca, Pepe yang maju. Formasi lawan juga bikin Ozil dan Torreira banyak dapat ruang.

Ozil itu bagus kalau ada runner yang menyokong. Nah, strikerless ini menyediakan 3 runner sekaligus.

Image

Baik Ozil maupun Torreira banyak lempar bola direct diagonal, ke arah lari Pepe atau Laca, ke ruang di antara kiper dan batas berdiri bek lawan. Seperti pegas, Pepe, Auba, dan Laca punya speed yang dominan untuk mengejar bola hasil pass into space itu.

Ini rerata posisi pemain ketika kehilangan bola. Selain bek, semua pemain berdiri di antara pemain lawan. Enggak pressing yang nempel banget. Posisi seperti bikin AI lawan bingung dan biasanya pass ke belakang.

Gambar di atas menunjukkan proses gol Auba.

Bola di kiri, dikejar Laca. Bek lawan kehilangan opsi ke depan karena ditutup dengan baik. Bek kiri Watford terlihat bingung dan mencoba back pass. Saat itulah Laca menekan dan mengintersep bola. Rebound jatuh ke kaki Auba yang kosong.

Hasilnya, Auba dan Laca masuk tim terbaik minggu itu. Bukan sebagai striker, tapi gelandang WQWQWQ

Image

Ini peta umpan para pemain. Serangan memang condong di kiri karena diisi Kolasinac, Ozil, Pepe. Tiga pemain yang bisa main short pass cepat dan akurat. Di kanan, Torreira dekat dengan Laca. Xhaka sebagai “bandul”. Artinya, semua pemain tidak akan terisolasi!

arsenal

Satu aspek yang membantu formasi strikerless ini adalah kerja sama Auba dan Laca yang memang bagus. Mereka sering berganti-ganti posisi secara alami. Jika satu pemain menekan ke bawah, satunya lari ke atas untuk isi ruang.

Gambarannya seperti ini. Bek kanan Watford telat melakukan track back ke Laca. One on one dan jadi gol.

Image

Nah segitu dulu awal save III strikerless. Nanti diupdate kalau sempat. Adios.

BACA JUGA MIKEL ARTETA DAN DUA BATU SUMBAT DI ESOFAGUS ARSENAL atau tulisan Yamadipati Seno lainnya. Follow Twitter Yamadipati Seno.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 19 Desember 2019 oleh

Tags: arsenalfm2020football manager 2020
Yamadipati Seno

Yamadipati Seno

ArtikelTerkait

Willian Borges, Kesulitan Arsenal, dan Berbagai Dilema yang Perlu Dipahami MOJOK.CO

Willian Borges, Kesulitan Arsenal, dan Berbagai Dilema yang Perlu Dipahami

4 Agustus 2020
Arsenal Mesut Ozil, Mohon Maaf, Sudah Waktunya Kamu Pergi MOJOK.CO

Mesut Ozil, Mohon Maaf, Sudah Waktunya Kamu Pergi

28 Juli 2020
mohamed elneny mesut ozil arsenal liga inggris mourinho NLD MOJOK.CO

Arsenal vs Tottenham Is Full of Shite: Menertawakan Bacot Mourinho

12 Juli 2020
Manchester United Cuma Lelucon, Hobi Nyalahin Orang Lain (Pixabay)

Manchester United Adalah Lelucon Dimulai dari Internal, tapi Selalu Bodoh lalu Menyalahkan Pelatih dan Pemainnya

20 September 2025
giant killing Real Madrid vs chelsea taktik sepak bola Eden Hazard Main 20 Menit Jauh Lebih Bagus dari Vinicius Junior dalam 3 Musim terminal mojok.co

Hanya untuk Dua Pertandingan Ini Saja, Real Madrid Jangan Ikut-ikutan Arsenal

14 Juli 2020
Arsenal Masih Membutuhkan Coutinho Meski Willian Resmi Bergabung MOJOK.CO

Arsenal Masih Membutuhkan Coutinho Meski Willian Resmi Bergabung

10 Agustus 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Pembagian Warisan Bisa Bikin Kaya Mendadak Sekaligus Tiba-tiba Kehilangan Saudara Mojok.co

Pembagian Warisan Bisa Bikin Kaya Mendadak Sekaligus Tiba-tiba Kehilangan Saudara

1 Maret 2026
4 Cara Cerdas Memilih Bakpia Jogja Berkualitas untuk Dijadikan Oleh-Oleh Mojok.co oleh-oleh jogja

Penyesalan Terbesar Setelah Pulang dari Jogja Adalah Baru Sadar kalau Ada Oleh-oleh yang Lebih Enak dari Bakpia

5 Maret 2026
Es Teh Jumbo, Minuman Orang Miskin yang Kuat Bertahan (Wikimedia Commons)

Es Teh Jumbo (Seharusnya) Anti Bangkrut dan Awet Bertahan karena Menjadi Sahabat Orang Miskin: Ada di Mana Saja dan Harganya Murah

2 Maret 2026
Pengalaman Naik Toyota Calya dari Kudus ke Semarang: Rasanya seperti Naik Gerobak Ber-AC, Kapok!

Dulu Saya Menganggap Toyota Calya Adalah Gerobak Diberi Mesin, tapi Kini Saya Menjilat Ludah Sendiri

3 Maret 2026
Panduan Bertahan Hidup Warga Lokal Jogja agar Tetap Waras dari Invasi 7 Juta Wisatawan

Jogja Dijual (dan Sudah Laku), Warganya Cukup Jadi Penonton Sambil Ngontrak Saja

4 Maret 2026
Turkiye Burslari, Beasiswa Pemerintah Turki yang Layak Diperebutkan, Lolosnya Gampang dan Nggak Ada Kewajiban Mengabdi Mojok.co

Turkiye Burslari, Beasiswa Pemerintah Turki yang Lolosnya Gampang dan Nggak Ada Kewajiban Mengabdi

28 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=1k7EQFkTWIM

Liputan dan Esai

  • Lebaran Jadi Momen Menyedihkan usai Nenek Tiada, Keluarga Sudah Nggak Mau Kumpul apalagi “Sungkeman”
  • Bagi Ibu, Tak Apa Membayar Tiket Mahal untuk Mudik demi Bisa Kumpul Bersama “Anak Kecilnya” yang Berjuang di Perantauan
  • Keselamatan Warga Semarang Jadi Prioritas di Tengah Hujan Angin yang Tumbangkan 86 Pohon dalam Semalam
  • Bagaimana Tulisan Berbasis Opini Membentuk Diskusi Publik
  • Pantai Drini Gunungkidul Kehilangan Identitas dan Keasrian Alami, Korban Wisata Jogja yang Dimirip-miripkan Bali
  • Malang Dihina “Desa”, padahal Tempat Pelarian Terbaik bagi Orang Kota Surabaya yang Stres meski Punya Mal Mewah

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.