Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Arsenal Memang ‘Harus’ Melepas Ainsley Maitland-Niles, Fans Jangan Sepotong Menilai

Yamadipati Seno oleh Yamadipati Seno
25 Agustus 2020
A A
Arsenal Memang ‘Harus’ Melepas Ainsley Maitland-Niles, Fans Jangan Sepotong Menilai mojok.co

Arsenal Memang ‘Harus’ Melepas Ainsley Maitland-Niles, Fans Jangan Sepotong Menilai mojok.co

Share on FacebookShare on Twitter

Melihat pemain akademi pergi, apalagi yang punya potensi tinggi, memang sangat tidak menyenangkan. Namun terkadang, peristiwa seperti itu tidak bisa dicegah. Sepak bola memang dunia yang kompleks. Sayangnya, fans Arsenal lebih senang menutup logika dan melihat sesuatu setengah-setengah saja. Ainsley Maitland-Niles sedang didekati Wolves secara intensif. Wolves sendiri memang membutuhkan bek kanan, sebagai pelapis Matt Doherty. Pilihannya kepada Ainsley Maitland-Niles bisa dibilang sangat masuk akal. Mengingat ia bisa bermain di banyak posisi, salah satunya bek kanan.

Harga Ainsley Maitland-Niles, konon, ada di sekitar 20 juta paun. Jika fans Arsenal ingin kesal, harga jual inilah yang perlu disesali, bukan kepindahannya. Harga 20 juta paun, menurut saya, terlalu rendah untuk pemain berpaspor Inggris, masih muda, masih bisa berkembang, bisa bermain di banyak posisi, dan cukup konsisten.

Potensi kepindahan Ainsley Maitland-Niles dari Arsenal memang bikin sedih. Namun, kita, terutama fans The Gunners tidak boleh melihatnya setengah-setengah saja. Mari melihat masalah ini secara utuh, supaya fans The Gunners tidak menjadi manusia racun yang cuma bisa menghakimi.

Arsenal “harus” melepas Ainsley Maitland-Niles

Kata “harus” di atas saya beri tanda kutip supaya menjadi perhatian kamu semua. Kita tahu, saat ini Arsenal sedang membangun ulang sebuah skuat yang lebih seimbang. Dana memang tersedia untuk membeli pemain baru. Namun, pembelian harus diimbangi dengan penjualan. Hal ini harus dilakukan untuk menyeimbangkan neraca gaji, selain menambah dana segar. Dana dari penjualannya bisa dialokasikan untuk sektor tersebut. Nah, perkara duit sudah jelas, ya.

Dana sekitar 20 juta paun memang terlihat sedikit. Namun, jika dilihat dari sudut pandang yag lebih luas, nilai tersebut terbilang lumayan untuk menambah dana pembelian pemain. Setelah Gabriel Magalhaes, klub masih mengincar Thomas Parter, Houssem Aouar, Thiago Alcantara, dan kemungkinan satu striker lagi.

Apakah Arsenal kini masih sebuah selling club saja?

Semua klub, adalah selling club, apalagi ketika tengah berusaha membangun skuat baru. Akan selalu ada yang dikorbankan. Tentu ada kriteria yang dipakai untuk menilai apakah pemain yang masuk daftar jual memang layak dijual.

Misalnya, pertama, Ainsley Maitland-Niles sudah sejak lama ingin bermain secara reguler. Sebuah kondisi yang tentunya tidak bisa dijamin oleh Mikel Arteta. Sebagai pelatih, Arteta harus objektif menilai. Baik ketika Ainsley Maitland-Niles akan dimainkan di pos bek atau gelandang tengah.

Keinginan pemain harus menjadi pertimbangan. Klub yang baik tidak boleh menjadi penghambat perkembangan karier seseorang. Ketika si pemain sudah meminta dijual, tidak banyak yang bisa dilakukan klub. Toh tidak hanya Ainsley Maitland-Niles yang akan dijual oleh Arsenal.

Baca Juga:

Sejak MU Menang Terus, Dunia Jadi Penuh Setan, Lebih Kejam, dan Sangat Suram bagi Fans Liverpool

Manchester United Adalah Lelucon Dimulai dari Internal, tapi Selalu Bodoh lalu Menyalahkan Pelatih dan Pemainnya

Setidaknya ada 9 pemain yang diproyeksikan akan dilepas. Mereka adalah Ainsley Maitland-Niles, Calum Chambers, Rob Holding, Papa Sokratis, Shkodran Mustafi, Lucas Torreira, Matteo Guendouzi, Hector Bellerin, dan Sead Kolasinac. Ingat, Arsenal sedang “cuci gudang”. Jadi wajar kalau menjadi selling club.

Apakah Arsenal “tidak ramah” dengan pemain akademi?

Tidak. Menurut saya, opini tersebut sangat salah. Kalau hanya melihatnya dari sudut pandang egomu saja, ya akan selalu benar begitu.

Namun, sekali lagi, sepak bola adalah susunan yang kompleks. Pemain akademi, secinta apa pun mereka kepada klub, pasti memikirkan soal karier juga. Ainsley Maitland-Niles, misalnya, yang merasa akan lebih bisa berkembang jika bermain lebih rutin. Hal yang sama terjadi kepada Folarin Balogun, wonderkid di akademi yang kemungkinan tidak mau memperpanjang kontraknya.

Balogun merasa dirinya layak mendapatkan kesempatan di tim utama. Namun, nampaknya Arteta belum bisa menggaransi keinginan itu. Masih ada Lacazette, N’Ketiah, Martinelli, Pepe, Willian, dan Aubameyang. Pemain muda, sejago apa pun mereka, harus sadar posisi. Kalau akhirnya memilih pergi demi first team football, apalah klub selalu salah? Ya tentu tidak.

Toh Arsenal selalu berusaha adil kepada pemain akademi. NKetiah, Joe Willock, dan Bukayo Saka, misalnya. Kesabaran mereka berbuah. Kerja keras ketiganya juga dinilai secara objektif.

Ainsley Maitland-Niles cuma ingin dimainkan di tengah?

Lagi-lagi, ini opini usang. Dulu, sebelum Arteta masuk, Ainsley Maitland-Niles memang pernah menegaskan bahwa dirinya itu gelandang sentral. Bahkan saking inginnya bermain di tengah, pemain berusia 22 tahun ini ngambek. Sifatnya dikritik.

Namun, setelah Arteta masuk, ia bisa mengubah sifatnya. Dia bisa menurunkan ego. Terbukti, ketika bermain sebagai bek sayap kiri, Ainsley Maitland-Niles bisa menerimanya dengan senang hati. Rendah hati dan bisa menurunkan ego, ia pun banjir pujian. Dianggap bisa menjadi lebih dewasa, sekaligus tamparan untuk Guendouzi.

Kini, setelah memberi bukti bahwa dirinya bisa konsisten, Ainsley Maitland-Niles ingin menit bermain yang lebih banyak. Nah, di titik ini, coba posisikan dirimu di “sepatu Arteta”. Ketika lini tengah sudah penuh sesak dan akan ketambahan pemain baru, posisi mana yang cocok untuk Ainsley Maitland-Niles?

Untuk pos bek kanan dan diri pun sudah terisi pemain preferensi Arteta. Ainsley Maitland-Niles hanya perlu bersabar saja. Toh saya yakin Cedric dan Bellerin akan menemui periode buruk. Demikian juga dengan Tierney dan Kolasinac di sisi kiri. Ainsley pasti mendapatkan kesempatan.

Sampai di sini, kita tidak boleh egois dengan menuduh klub tidak sayang pemain akademi. “Berbakat dikit langsung dijual!” Tidak bisa begitu. Ingat, klub yang baik adalah klub yang tidak menghalangi perkembangan karier pemainnya. Kalau Ainsley Maitland-Niles tidak mau bersabar, klub tidak mungkin membayar gaji untuk pemain yang tidak bermain.

Menjual bukan sebuah dosa. Dan terkadang, Arsenal harus tega melakukannya. Sudah beli banyak pemain tapi tidak menjual? Tekor di gaji, Bos! Lagian ada kuota jumlah pemain di dalam skuat.

Dear fans Arsenal. Kebiasaan menghakimi dan tidak melihat sebuah kejadian dari sudut pandang yang lebih luas itu sebuah racun. Jika Ainsley Maitland-Niles ingin hengkang, kita hanya bisa mengirim doa terbaik. Mau bagaimana pun, Ainsley adalah “orang kita sendiri”. Bukankah cinta yang jernih itu tidak menghakimi dan mengikat?

Sumber gambar: YouTube Arsenal.

BACA JUGA Gabriel Magalhaes, Drama dan Ekspektasi yang Bergeser Selalu Mengiringi dan tulisan Yamadipati Seno lainnya. 

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 25 Agustus 2020 oleh

Tags: arsenalSepak Bola
Yamadipati Seno

Yamadipati Seno

ArtikelTerkait

Sepak Bola Wanita Tak Semembosankan yang Dibayangkan Terminal Mojok.co

Sepak Bola Wanita Tak Semembosankan yang Dibayangkan

29 April 2022
liga 2 judi bola shin tae-yong konstitusi indonesia Sepakbola: The Indonesian Way of Life amerika serikat Budaya Sepak Bola di Kampung Bajo: Bajo Club dan Sejarahnya yang Manis terminal mojok.co

Jangan Bebani Timnas Kelompok Umur untuk Juara

29 September 2020
Arsenal Membutuhkan Siksaan Jantung demi Kesempurnaan (Unsplash)

Arsenal Menang dengan Cara Terburuk dari FC Porto di Liga Champions karena Mereka Memang Membutuhkan Siksaan Jantung Ini

13 Maret 2024
Willian Borges, Kesulitan Arsenal, dan Berbagai Dilema yang Perlu Dipahami MOJOK.CO

Willian Borges, Kesulitan Arsenal, dan Berbagai Dilema yang Perlu Dipahami

4 Agustus 2020
arsenal hector bellerin dijual bayern muenchen mojok.co

Arsenal dan Skema Baru Ketika Rumor 4 Pemain Baru Menjadi Kenyataan

8 Agustus 2020
Arsenal Mesut Ozil, Mohon Maaf, Sudah Waktunya Kamu Pergi MOJOK.CO

Mesut Ozil Mengubah Arsenal Menjadi Padepokan Olah Kebatinan Jelang Final FA Cup

1 Agustus 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

4 Ciri Angkringan yang Sudah Pasti Enak (Wikimedia Commons)

4 Ciri Angkringan yang Sudah Pasti Enak, Daya Tarik Penjual juga Nggak Kalah Penting

28 April 2026
IKEA Ciputra World Surabaya, Tempat yang Cocok untuk Melepas Penat Tanpa Takut Melarat mojok.co

IKEA Ciputra World Surabaya, Tempat yang Cocok untuk Melepas Penat Tanpa Takut Melarat

30 April 2026
4 Menu Janji Jiwa yang Perlu Dihindari biar Nggak Rugi, Saya Aja Kapok Pesan Lagi

Kopi Janji Jiwa Mungkin Sudah Bukan di Posisi Teratas Kopi Kekinian, tapi Menyebutnya Air Comberan Jelas Adalah Penghinaan

24 April 2026
Pengalaman Tinggal di Ngaglik Sleman Tak Melulu Enak seperti Kata Orang Mojok.co

Pengalaman Tinggal di Ngaglik Sleman Tak Melulu Enak seperti Kata Orang

29 April 2026
Banyumas yang Semakin Maju Bikin Warga Cilacap Iri

Guyonan “Banyumas Ditinggal Ngangenin, Ditunggoni Ra Sugih-sugih” Adalah Fakta Buruk yang Dipaksa Lucu

27 April 2026
Mengenal Nasi Bu’uk, Menu Tradisional Bondowoso yang Penuh Kisah, tapi Kini Dilupakan

Mengenal Nasi Bu’uk, Menu Tradisional Bondowoso yang Penuh Kisah, tapi Kini Dilupakan

25 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

  • Solusi atas Jeritan Hati Para Pelaku UMKM yang Menderita karena Kenaikan Ekstrem Harga Plastik
  • Nikah di Desa Meresahkan, Perkara Undangan Cetak atau Digital Saja Jadi Masalah tapi Kemudian Sadar Nggak Semua Orang Melek Teknologi
  • Latihan Lawan Pria dan Mentalitas Tak Kenal Puas Jadi Resep Rahasia Tim Putri Ubaya Dominasi Campus League 2026 Regional Surabaya
  • Kos Dekat Kampus: Akal-akalan Mahasiswa “Malas” agar Tak Perlu Bangun Pagi dan Bisa Berangkat Mepet
  • Lulusan S2 di Jepang, Pilih Kerja sebagai Koki di Australia daripada Jadi Dosen di Indonesia karena Terlalu Senioritas
  • Basket Campus League 2026: Jadi Pembuktian Kesolidan Tim Timur dan Label Ubaya sebagai “Raja Basket Jawa Timur”

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.