Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kampus Pendidikan

Menanyakan Motif Plagiasi Status Agus Mulyadi

Novy Eko Permono oleh Novy Eko Permono
25 Juli 2019
A A
plagiasi

plagiasi

Share on FacebookShare on Twitter

Plagiasi tak pernah mati. Ia selalu menemukan tanah-tanah basah untuk ditanami. Stop! Ini bukan mau nulis puwisie tauk. Cuman awalan saja, biar agak greget.

Kali ini, korban plagiasi menimpa Mas Agus Mulyadi biasa dipanggil Gus Mul beberapa waktu yang lalu. Penjaga warnet yang naik tahta jadi Pemimpin Redaksi (Pemred) Mojok. Mujur bener tuh nasibnya.

Yah walaupun bukan tentang bukunya yang berjudul Rambat Yang Selingkuh Dengan Penjaga Stan Bazar Buku. Tapi tulisan di blog dan sekedar status Facebook-nya saudara. Duh. Kenapa nggak tulisannya Mas Puthut sekalian sih? Kan jelas penulisnya.

Apapun itu, sebagai penggemar garis keras Gus Mul. Kasus ini perlu kita bahas. Membuat saya caper pengen ikutan berpendapat walaupun tidak ada yang meminta. Ckckck.

Meski kata plagiat nggak asing ditelinga. Tapi kita perlu menyamakan makna supaya tidak salah kaprah dan akhrinya cuma debat kusir.

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia versi online berikut pengertian plagiat.

plagiat/pla·gi·at/ n pengambilan karangan (pendapat dan sebagainya) orang lain dan menjadikannya seolah-olah karangan (pendapat dan sebagainya) sendiri, misalnya menerbitkan karya tulis orang lain atas nama dirinya sendiri; jiplakan

plagiator/pla·gi·a·tor/ n orang yang mengambil karangan (pendapat dan sebagainya) orang lain dan disiarkan sebagai karangan (pendapat dan sebagainya) sendiri; penjiplak

Baca Juga:

Menjelaskan Soal Magelang dan Segala Kesalahpahaman yang Menyertai

AS Laksana Memberikan Contoh bahwa Mengarang Itu Gampang, Asal Ada Nama Besar

Bicara soal plagiat status Facebook. Dulu saya rajin sekali mengunggah puwisie saya di fitur notes yang ada di Facebook. Jadi jangan heran kalo di awal tulisan agak mendayu-dayu. Bangke bener yah.

Nah, suatu hari ada ada salah seorang teman saya yang bertanya—sebut saja Nurman, bagaimana jika tulisan saya tersebut dicolong orang.

Saya jawab “Ya silakan ambil saja kalau mau, saya toh tinggal nulis lagi yang baru”

Yakin nggak sedih kalau karyanya diakui sebagai karya orang lain? Nggak munafik lah ya, rasa sedih pastinya ada. Wong saya kalau nulis puwisie itu biasanya nunggu patah hati dulu, kok situ mau enaknya doang. Terbukti! Patah hati bisa menginspirasi.

Menurut saya, para plagiator itu sesungguhnya perlu kita kasihani. Mereka mengambil karya orang lain karena merasa tidak percaya diri dan tidak mampu menghasilkan karya sendiri. Kasihan juga lho, setiap kali mau caper dan butuh pujian, mereka harus menunggu karya orang lain dulu untuk disalin. Sedangkan jika kita bisa berkarya sendiri, kita bisa menulis kapan saja dan dimana saja, tidak perlu menunggu orang lain berkarya.

Betul bahwa sebuah karya itu seharusnya bisa dihargai dengan tidak disalin sembarangan, karena mau seperti apapun hasilnya, ada proses untuk menghasilkannya. Bagaimana dengan plagiat? Hayo jelas, aksi plagiat dengan alasan apapun jelas tidak bisa dibenarkan.

Tapi kalau sudah terlanjur terjadi, ya sudahlah, ikhlaskan saja. Daripada kita marah-marah nggak jelas mending bikin lagi karya baru yang bisa dipublikasikan tanpa mengesampingkan unsur proteksi supaya tidak lagi jadi korban para plagiator yang bergentayangan. Toh, tidak ada juga karya yang benar-benar baru, semuanya hanya kutipan, pencampuran dan pengulangan dari apa yang pernah kita baca sebelumnya.

Nah jika kamu suka menulis di blog pribadi. Saran saya pasangi fitur agar tulisan tidak bisa disalin, yang supaya lebih aman. Buat jaga-jaga saja. Ini bukan perkara pelit loh yah. Bukan bermaksud tidak mau berbagi. Bukan. Tapi salah-salah takutnya malah kita yang nulis justru dianggap melakukan aksi plagiat. Hayo, jadi ribetkan.

Lagian ini kan cuman status facebook. Mbok sampeyan nulis sendiri tah mas-mas. Yang Anda pikirkan dan rasakan tentu kan berbeda dengan Gus Mul. Kecuali sampeyan sekalian plagiat statusnya Mbak Kalis Mardiasih. Biar sekalian tulisannya jadian. Dan berencana meniqaa.

Maksud saya begini, untuk para plagiator diluar sana. Mbok ya sedikit saja dikurangi kemalasannya. Kamu boleh malas mandi. Tapi bukan malas menulis dengan idenya sendiri. Mbok yah dibiasakan original. Daripada cuma Ctrl+C kemudian Ctrl+V yang kalau ketahuan bakalan panen hujatan.

Mending baca karya orang itu dipahami dengan pemahamanmu sendiri, kalau sepakat ya ketiklah ulang dengan bahasa yang lebih kamu banget. Memang sih, lebih banyak waktu, tenaga dan pikiran memang. Setidaknya itu perspektif kita sendiri.

Lagian apa sih manfaatnya plagiasi status orang mas? Apa jangan-jangan kamu mantannya Mbak Kalis yang punya misi ngajak balikan. Wah, uasuook~

Terakhir diperbarui pada 19 Januari 2022 oleh

Tags: agus mulyadigus mulplagiarismeplagiasiplagiat
Novy Eko Permono

Novy Eko Permono

Penggemar mendoan garis keras. Saat ini tinggal di Wonogiri sambil menikmati peran sebagai Bapak dan pendidik.

ArtikelTerkait

kyoani

Terbakarnya KyoAni dan Isu Plagiat

25 Juli 2019
borobudur magelang yogyakarta mojok

Menjelaskan Soal Magelang dan Segala Kesalahpahaman yang Menyertai

17 Oktober 2021
pageviews ala agus mulyadi

Belajar Menembus Jutaan Pageviews dari Agus Mulyadi

2 Juli 2019

Fenomena Rabbit Town dan Krisis Identitas Pariwisata Kita

1 Mei 2021
Awkarin VS Nadiyah: Apa Betul Bangsa Ini Dibiasakan Memaklumi Plagiarisme?

Awkarin VS Nadiyah: Apa Betul Bangsa Ini Dibiasakan Memaklumi Plagiarisme?

30 Oktober 2019
plagiat

Kok Bisa ya Ada Orang Kepikiran buat Plagiat

17 Juni 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Orang Jawa Timur Kaget dengan Soto Bening di Jogja, tapi Lama-Lama Bisa Menerima dan Doyan Mojok.co

Orang Jawa Timur Kaget dengan Soto Bening di Jogja, tapi Lama-Lama Bisa Menerima dan Doyan

25 April 2026
Kotabaru Jogja, Kawasan Pemukiman Belanda yang Punya Fasilitas Lengkap, yang Sekarang Bersolek Jadi Tempat Wisata

Hidup di Kotabaru Jogja Itu Enak, Sampai Kamu Coba Menyeberang Jalan, Ruwet!

28 April 2026
Menyalahkan Ortu yang Menitipkan Anaknya di Daycare Adalah Komentar Paling Jahat dan Tidak Perlu Mojok.co

Menyalahkan Ortu yang Menitipkan Anaknya di Daycare Itu Jahat dan Nirempati

26 April 2026
Kabel Bangkalan Madura yang Semrawut Bikin Nggak Nyaman Dipandang Mojok.co

Kabel Bangkalan Madura yang Semrawut Bikin Nggak Nyaman Dipandang

22 April 2026
Gaji ke-13 PNS: Tradisi Musiman yang Dirayakan dengan Sepatu Baru dan Kecemasan Baru

4 Tempat Ngutang Favorit PNS untuk Kebutuhan Hidup dan Membuat Diri Mereka Terlihat Kaya

25 April 2026
Kuliah S2 Itu Wajib Caper kalau Tidak, Kalian Cuma Buang-buang Uang dan Melewatkan Banyak Kesempatan Mojok.co

Kuliah S2 Itu Ternyata Mahal: SPP-nya Bisa Jadi Murah, tapi Akan Ada Biaya Tambahan yang Menghantam!

23 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

  • Tidak Diakui, Harga yang Harus Saya Bayar karena Menolak Keinginan Orang Tua untuk Jadi PNS
  • Membiasakan Ngasih Tip Kurir ShopeeFood meski Kita Bukan Orang Mapan: Uang 5 Ribu Nggak Bikin Jatuh Miskin, Tapi Sangat Berarti buat Mereka
  • Kasih Tip Rp5 Ribu ke Driver Ojol Tak Bikin Rugi tapi Bikin Hidup Lebih Bermakna di Tengah Situasi Hidup yang Kacau
  • Tahlilan Ibu-ibu di Desa: Kegiatan Positif tapi Sialnya Jadi Kesempatan buat Flexing Perhiasan, Mengorek Aib, hingga Saling Paido
  • Merawat Nilai Luhur di Dalam Candi Plaosan agar Tak Memudar Seiring Zaman
  • Bagi Pelari Kalcer, Kesehatan Tak Penting: Gengsi dan Diterima Sirkel Elite Jadi Prioritas Mereka

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.