Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Hiburan Anime

Membongkar Pesan di Balik Wejangan Misterius Mermaid Man

Dian Rijal Asyrof oleh Dian Rijal Asyrof
31 Januari 2021
A A
Membongkar Pesan di Balik Wejangan Misterius Mermaid Man terminal mojok.co

Meninjau Aksi Tidur Melek Mermaid Man dari Sisi Kesehatan SpongeBob pahlawan super barnacle boy invisible boat terminal mojok.co

Share on FacebookShare on Twitter

Mermaid Man, seorang pahlawan yang tidurnya suka melek ini kemunculannya memang cukup jarang di serial SpongeBob Squarpants. Seperti para pahlawan pada umumnya, dia hadir ketika situasi dalam keadaan bahaya. Misalnya ketika Bikini Bottom diserang pasukan Kurawa, atau pada saat ada seekor capung yang dianggap sebagai makhluk paling mematikan oleh warganya.

Kendati demikian, kemunculan beliau selalu meninggalkan sesuatu yang terngiang-ngiang di kepala—setidaknya di kepala saya. Salah satu buktinya adalah pada sebuah episode yang menampilkan karakter utama bersama teman pink-nya, Patrick, meminta tanda tangannya di buku serial pahlawan super Mermaid Man dan Barnacle Boy. Setelah para penggemarnya ingin beranjak pulang, Mermaid Man memberi sebuah wejangannya, yaitu:

INGAT ANAK-ANAK, TETAPLAH BERADA DI JALAN SETAN!

Kalimatnya pendek, cuma satu baris. Namun, saya yakin, di pikiran Anda wejangan tersebut tidak bisa dilupakan lantaran begitu epik. Pertama kali saya menontonnya, saya kaget mendengar pahlawan berujar seperti itu, tetapi belakangan ini saya curiga jangan-jangan ada pesan pesan tersembunyi di baliknya. Mengingat Mermaid Man itu pahlawan yang sudah sepuh, jadi tidak bisa kita telan secara mentah omongannya—bukan cuman Mermaid Man, tapi semua orang. Semestinya memang begitu.

Kecurigaan saya timbul setelah belajar Haiku, puisi tradisional Jepang yang kalau tidak salah sudah ada sejak tahun 1600-an. Pada tahun itu banyak penyair dari Negeri Sakura yang membuatnya, tapi saya sendiri cuman tahu satu orang. Dia adalah Basho. Berawal dari Haiku kemudian curiga yang pada akhirnya jadi penasaran, alhasil saya coba membongkar omongan Mermaid Man kepada SpongeBob dan Patrick. Akhirnya saya menemukan pesan yang ternyata sangat mulia. Di bawah ini saya ingin membagikan hasil pengamatan saya.

#1 Mengingatkan kita beribadah

Di atas, sudah saya jelaskan semua ini karena Haiku. Ciri-ciri puisi tersebut yang bisa dilihat adalah berjumlah tiga baris dan berpola 5-7-5 silabel di setiap barisnya. Oleh karena itu, saya coba mengikutinya menggunakan pola dengan cara memenggalnya terlebih dahulu. Maka akan jadi seperti ini: i-ngat a-nak a-nak te-tap-lah ber-a-da di ja-lan se-tan. Kemudian dihitung silabelnya, dari kalimat itu ada tujuh belas silabel atau suku kata.

Angka ajaib (tujuh belas) ini tidaklah asing di telinga kita, apalagi kaum Muslimin dan Muslimat. Kemerdekaan Indonesia ditetapkan pada tanggal tujuh belas, dan salat lima waktu dalam satu hari rakaatnya berjumlah tujuh belas.

Di sini membuktikan bahwa sebenarnya Mermaid Man mengingatian kita untuk lebih mendekatkan diri kepada Tuhan dengan cara rajin beribadah. Agar di akhirat nanti kita tidak sengsara, sebab sudah punya bekal yang dikumpulkan sejak kita hidup di dunia yang fana ini.

Baca Juga:

5 Teori Konspirasi yang Ada dalam Serial Upin Ipin

Patrick Star dalam SpongeBob SquarePants Sebenarnya Orang Kaya yang Pura-pura Bodoh demi Bisa Bahagia

Barangkali beberapa dari Anda berpikir, “Kok bisa-bisanya setan dihubungkan dengan Tuhan? Cocoklogi ngawur!” Saya hanya menyarankan untuk membaca tulisan ini sampai tuntas karena penjelasannya saling berkelindan.

#2 Menyuruh mengutamakan ibadah

Jika dilihat, wejangan dari sesepuh Bikini Bottom itu banyak menggunakan rima “A” atau huruf vokal “A” yang mana dalam susunan alfabet, huruf tersebut berada di urutan pertama. Nah, sinonim kata “pertama” adalah “terutama dan terpenting”.

Lalu apa maksudnya? Di bagian ini, Mermaid Man ingin menganjurkan kepada seluruh umat manusia agar mengutamakan atau mementingkan ibadah. Sesibuk, sesusah, sebahagia apa pun, intinya dalam segala situasi yang sedang Anda rasakan, jangan lupa dengan ibadah. Mulia sekali, kan?

Tidak bisa dimungkiri memang, kadang kala kebijaksanaan muncul seiring bertambahnya usia.

#3 Jangan sampai tergoda rayuan setan

Pernahkah Anda membayangkan bahwa apa yang diucapkan Mermaid Man itu adalah sebuah permainan yang sering kita jumpai di masa sekolah? Apakah itu? Tentu saja kalimat acak, dan beliau ingin kita menyusunnya kembali.

Berlandaskan permainan tersebut, saya coba mengubah letak beberapa kata. Saya menemukan kalimat ini: Ingatlah anak-anak, setan tetap berada di jalan.

Artinya sejak jaman dahulu kala sampai nanti kehidupan berakhir, setan tetap berada di jalannya, menggoda manusia. Saya menangkap maksud Mermaid Man, blio tidak ingin kita sampai tergoda bujuk rayu setan, yang susah dilawan.

Buktinya saya sendiri. Terkadang saya lebih mendengarkan suara setan ketimbang suara calon pemerintah ketika sedang kampanye. Eh, tapi, apa bedanya, ya? Bukannya sama?

#4 Sosok ayah yang peduli keluarga

Semua manusia, entah itu seorang pahlawan atau manusia biasa, punya kekurangan. Kadang, kalau kita menyampaikan sesuatu kepada orang lain secara lisan, pasti ada satu dua kata yang seharusnya tidak ada tetapi kita bikin ada. Begitu pun dengan Mermaid Man. Apalagi umurnya sudah senja, (beliau anak indie-kah?) salah satu kekurangannya, ya, lupa.

Di sini saya berpikir keras sampai habis tiga gelas kopi demi menghilangkan kata-kata —yang seharusnya memang tidak ada—agar saya mendapatkan pesan yang sebenarnya dari wejangan beliau. Akhirnya saya sampai pada kalimat: Tetap di jalan, ingat anak-anak.

Bagaimana? Terdengar familier? Kita sering melihatnya di bokong truk. Di dalam serialnya, tidak dijelaskan apakah Mermaid Man punya keluarga atau tidak, tapi beliau punya mobil kasat mata dan kawannya lebih muda.

Hal ini bisa berarti Mermaid Man merupakan sosok ayah yang peduli terhadap keluarga. Dia merelakan dirinya hidup di jalanan, menumpas berbagai kejahatan di Bikini Bottom supaya keluarga yang ada di rumah hidup aman dan tenang.

Pesan terakhir ini sangat mengagumkan. Bisa dicontoh kaum laki-laki, khususnya bapack-bapack. Bertanggung jawab kepada anak-anaknya, mencari nafkah, menjamin pendidikannya, agar kehidupan mereka lebih baik dari kita.

Mylov, ternyata banyak sekali pelajaran yang bisa diambil dari pahlawan kesayangan kita. Padahal hanya satu kalimat, apa jadinya kalau berkalimat-kalimat? Barangkali saya akan pusing memikirkannya.

BACA JUGA Meninjau Aksi Tidur Melek Mermaid Man dari Sisi Kesehatan dan tulisan Dian Rijal Asyrof lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 7 Januari 2022 oleh

Tags: Spongebob squarepantsteori konspirasi
Dian Rijal Asyrof

Dian Rijal Asyrof

Suka ngopi tapi bukan anak indie. Dagang buku di @japacokbook. Bisa disapa lewat Instagram @semi_pudar.

ArtikelTerkait

benang merah

Memahami Benang Merah Toleransi Dari SpongeBob SquarePants dan Patrick Star

17 Oktober 2019
Bukan Public Enemy, Plankton di 'SpongeBob Squarepants' Justru Tokoh Paling Penting untuk Hidup Manusia terminal mojok.co

Bukan Public Enemy, Plankton di ‘SpongeBob Squarepants’ Justru Tokoh Paling Penting untuk Hidup Manusia

29 Januari 2021
6 Tokoh di SpongeBob SquarePants Beserta Ideologinya

6 Tokoh di SpongeBob SquarePants Beserta Ideologinya

16 April 2022
spongebob

Izinkan Saya Bertemu Idola Saya: SpongeBob SquarePants

15 Agustus 2019
3 Episode di Kartun SpongeBob SquarePants yang Paling Mengharukan Terminal Mojok

3 Episode di Kartun SpongeBob SquarePants yang Paling Mengharukan

15 Januari 2022
Teruntuk Kaum Penggemar Teori Konspirasi Upin & Ipin, Kalian Kenapa? terminal mojok.co

Teruntuk Kaum Penggemar Teori Konspirasi Upin & Ipin, Kalian Kenapa?

19 Januari 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Satria FU Sudah Tak Pantas Disebut Motor Jamet, Yamaha Aerox lah Motor Jamet yang Sebenarnya

Alasan Mengapa Satria FU Masih Digandrungi ABG di Madura, Membuat Pria Lebih Tampan dan Bikin Langgeng dalam Pacaran

23 April 2026
Harga Plastik Naik Bikin Kebiasaan Bawa Wadah Sendiri Diapresiasi Pedagang Pasar, padahal Dulu Sempat Dianggap Aneh

Harga Plastik Naik Bikin Kebiasaan Bawa Wadah Sendiri Diapresiasi Pedagang Pasar, padahal Dulu Sempat Dianggap Aneh

21 April 2026
4 Hal Menjengkelkan yang Saya Alami Saat Kuliah di UPN Veteran Jakarta Kampus Pondok Labu

Kuliah di Jakarta: Sebuah Anomali di Tengah Pemujaan Berlebihan terhadap Jogja dan Malang

26 April 2026
Fakta Nikahan Orang Madura, Resepsi Bertabur Uang tapi Akhirnya Jadi Masalah

Fakta Nikahan Orang Madura, Resepsi Bertabur Uang tapi Akhirnya Jadi Masalah

26 April 2026
Kebumen Itu Cantiknya Keterlaluan, tapi Nggak Bisa Jual Diri (Unsplash)

Kebumen, Kabupaten yang Cantiknya Keterlaluan tapi Nggak Bisa Menjual Dirinya Sendiri

27 April 2026
Dear Pemerintah Banyuwangi, Membatasi Jam Operasional Ritel Modern Itu Justru Mematikan Wisata Banyuwangi

Dear Pemerintah Banyuwangi, Membatasi Jam Operasional Ritel Modern Itu Justru Mematikan Wisata Banyuwangi

22 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

  • Merawat Nilai Luhur di Dalam Candi Plaosan agar Tak Memudar Seiring Zaman
  • Bagi Pelari Kalcer, Kesehatan Tak Penting: Gengsi dan Diterima Sirkel Elite Jadi Prioritas Mereka
  • 4 Jurusan Kuliah yang Kerap Disepelekan tapi Jangan Dihapus, Masih Relevan dan Dibutuhkan di Bisnis Rezim Manapun
  • UU PPRT Menyelamatkan Manusia dari Perbudakan Modern: Harus Kita Rayakan, Meski Jalan Kemenangan Masih Panjang
  • Anak Usia 30-an Tak Ingin FOMO Pakai FreshCare, Setia Pakai Minyak Angin Cap Lang meski Diejek “Bau Lansia”
  • Sweeping Daycare di Kota Yogyakarta, Langkah Emergency yang Harus Dilakukan agar Kasus Serupa Little Aresha Tak Terulang

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.