Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Membayangkan Jalur KA Kalisat Jember-Bondowoso Aktif Kembali, Pasti Banyak Manfaatnya

Ferika Sandra oleh Ferika Sandra
28 Januari 2026
A A
Membayangkan Jalur KA Kalisat Jember-Bondowoso Aktif Kembali, Pasti Banyak Manfaatnya Mojok.co

Membayangkan Jalur KA Kalisat Jember-Bondowoso Aktif Kembali, Pasti Banyak Manfaatnya (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Belakangan santer terdengar kabar upaya reaktivasi Jalur KA Kalisat Jember Bondowoso. Saya senang bukan kepalang. Apalagi, kawan saya yang seorang peneliti bangunan cagar budaya KAI memastikan adanya upaya itu. Menurut dia, selama sepekan terakhir petugas dari Balai Teknik Perkeretaapian (BTP) Kelas I Surabaya sudah melakukan Survei Identifikasi Desain (SID) di jalur tersebut. 

Katanya, langkah itu dilakukan guna memetakan kondisi jalur yang akan diaktifkan dan melihat hambatan apa saja yang ada di lintasan itu. Sebab, di beberapa bagian jalur sudah berubah menjadi pemukiman warga. Maklum saja, Jalur KA Kalisat Jember ke Bondowoso sudah tidak digunakan sejak 2024. Melalui pemetaan tersebut, petugas dapat melihat bagaimana kondisi jalur terkini. Mulai dari bangunan stasiun, trase rel, jembatan, hingga lahan di sekitarnya.

Langkah itu jadi jawaban nyata setelah sekian lama kabar reaktivasi jalur Kalisat-Bondowoso hanya sekedar wacana. Nantinya setelah jalur itu sudah aktif kembali tentu saja akan banyak potensi yang bisa berdampak bagi masyarakat di wilayah Tapal Kuda. Tidak hanya sebagai alternatif pilihan moda transportasi. Jalur ini juga akan membuka ceruk ekonomi baru bagi warga.

Jalur KA Kalisat Jember-Bondowoso berperan besar di era kolonial

Jika menengok sejarahnya, Jalur KA Kalisat Jember-Bondowoso menjadi jalur penting di zaman kolonial Belanda. Jalur ini berjasa mengangkut hasil rempah dari Bondowoso ke Jember untuk nantinya dibawa ke Surabaya. Jalur yang dibangun oleh Staatsspoorwegen pada 1897 itu membentang di atas tantangan topografi alam pegunungan di wilayah Jember dan Bondowoso. Dan, akhirnya, jalur dilanjutkan hingga tembus ke Panarukan, Situbondo. 

Tentu saja perpanjang jalur itu bukan tanpa alasan. Banyaknya pabrik gula di Situbondo di era kolonial menjadi alasan jaringan kereta api butuh perpanjangan. Sehingga saat jalur ini sudah tersambung dengan Situbondo, tidak hanya hasil perkebunan saja, tapi industri gula di zaman Belanda juga ikut merasakan manfaatnya. 

Menggerakkan ekonomi sekitar

Tidak hanya di masa kolonial. Menurut saya, Jalur KA Kalisat Jember-Bondowoso juga bisa berpengaruh secara ekonomi apabila diaktifkan kembali di masa sekarang. Sebab, mobilitas masyarakat sekitar pun akan sangat terbantu. 

Saya merasakan betul bagaimana sulitnya mencari alternatif transportasi umum di wilayah tapal kuda bagian utara. Paling-paling hanya bus saja, itu pun tarifnya bikin ngelus dada. Asal tahu saja, bus di wilayah Tapal Kuda biasanya menerapkan getok tarif yang membuat penumpang enggan kembali.

Langkah itu juga menjadi cara agar aset milik PT KAI bisa kembali termanfaatkan dan bisa dilakukan pemeliharaan. Sebab sejauh pengamatan saya ketika mengunjungi Stasiun Panarukan kondisinya sangat memprihatinkan, meski bangunan utamanya masih kokoh berdiri. Namun di sana sini kondisinya sudah mengkhawatirkan. Padahal jika dilihat potensi untuk menjadi bangunan cagar budaya sangat besar karena arsitektur khas Indische Empire Style sangar kental.

Baca Juga:

Kapok Naik KA Bengawan, Sudah Booking Tiket Jauh Hari Malah Duduk Nggak Sesuai Kursi

Ambarawa Ekspres, Kereta Api yang Menyesatkan Calon Penumpang

Itu mengapa, wacana reaktivasi Jalur Kereta Kalisat-Bondowoso bak menjawab harapan warga Tapal Kuda akan keberadaan fasilitas transportasi yang lebih beragam. Memang semua itu belum ada kepastian, tapi namanya berharap boleh saja kan? Syukur-syukur reaktivasi jalur KA tersebut bisa diteruskan hingga Panarukan Situbondo. Saya yakin akan semakin banyak orang sekitar daerah Tapal Kuda yang akan terbantu. 

Penulis: Ferika Sandra
Editor: Kenia Intan 

BACA JUGA Ambarawa Ekspres, Kereta Api yang Menyesatkan Calon Penumpang.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 28 Januari 2026 oleh

Tags: bondowosoJalur KAJalur KA Kalisat Jember-BondowosojemberKalisat JemberKalisat Jember-Bondowosokereta api
Ferika Sandra

Ferika Sandra

Seorang pustakawan dari Kota Malang yang mencoba menulis untuk menertibkan pikiran. Gemar dengan isu-isu literasi dan kebudayaan.

ArtikelTerkait

Fortuner Pajero Memang Bikin Arogan, tapi Jangan Dimusnahkan (Unsplash) jember

Surat Terbuka untuk Bupati Jember: Jember Nggak Butuh Pajero Baru, Butuhnya Perbaikan yang Menyeluruh!

16 Agustus 2023
suara thoriq

Suara Thoriq Memanggil di Gunung Piramid Bondowoso, Asli atau Rekayasa?

4 Juli 2019
6 Stasiun Kereta di Sleman yang Berubah Fungsi, Ada yang Jadi TK hingga Warung Soto

6 Stasiun Kereta di Sleman yang Berubah Fungsi, Ada yang Jadi TK hingga Warung Soto

13 Februari 2024
jember kuliner murah mahasiswa mojok

6 Rekomendasi Makanan Murah ala Mahasiswa Jember

15 September 2020
50 Kosakata yang Sering Digunakan Masyarakat Madura Swasta dalam Interaksi Sehari-hari Terminal Mojok.co

50 Kosakata yang Sering Digunakan Masyarakat Madura Swasta dalam Interaksi Sehari-hari

17 Mei 2022
Rawon Pecel, Kuliner Khas Jember yang Membingungkan Lidah Mojok

Jember Begitu Unik: Warganya Poliglot, Daerahnya “Metropolitan”, Cuma Butuh Sounding dan Lebih Optimis

4 Desember 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

TVS Callisto 125 Itu Enak, tapi Tidak Semua Orang Siap Memilikinya

TVS Callisto 125 Itu Enak, tapi Tidak Semua Orang Siap Memilikinya

28 Januari 2026
Air Terjun Tretes Wonosalam, Bukti Jombang Nggak Miskin Wisata Alam Mojok.co

Jombang Lantai 2: Sebutan Baru Wonosalam buat Menantang Pacet di Wisata Pegunungan

27 Januari 2026
Kawali, Kecamatan Istimewa di Kabupaten Ciamis yang Jarang Dilirik. Hanya Dilewati Wisatawan yang Fokus ke Pangandaran

Kawali, Kecamatan Istimewa di Kabupaten Ciamis yang Jarang Dilirik. Hanya Dilewati Wisatawan yang Fokus ke Pangandaran

26 Januari 2026
Datsun GO Bekas Kondisinya Masih Oke dan Murah, tapi Sepi Peminat Mojok.co

Datsun GO Bekas Kondisinya Masih Oke dan Murah, tapi Sepi Peminat

27 Januari 2026
Goa Jatijajar, Objek Wisata di Kebumen yang Cukup Sekali Saja Dikunjungi Mojok.co

Goa Jatijajar, Objek Wisata di Kebumen yang Cukup Sekali Saja Dikunjungi

24 Januari 2026
Bayu Skak dan Film Ngapak Banyumas: Mengangkat Martabat atau Mengulang Stereotipe Buruk?

Bayu Skak dan Film Ngapak Banyumas: Mengangkat Martabat atau Mengulang Stereotipe Buruk?

26 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • ChatGPT Bukan Ustaz: Bolehkah Bertanya Soal Hukum Agama kepada AI?
  • Sekolah Negeri Makin Tak Diminati, Mengapa Sekolah Swasta Kian Seksi di Mata Orang Tua?
  • Operasi Modifikasi Cuaca Mustahil Bikin Banjir, Teknologi Manusia Saja Belum Mampu Mengatasi Semesta Bekerja
  • Overwork-Multiple Jobs: Keterpaksaan Pekerja demi Hidup dari Upah Tak Layak, Masih Tanggung Kesehatan Diri Sendiri Tanpa Jaminan
  • Berhenti Meyakini Semua Pekerja Judol di Kamboja Itu Korban. Toh, Sebagian Memang Menikmati Jadi Pelaku
  • 2 Hal Sederhana yang Selamatkan Wajah Madura Kami dari Stigma Buruk Maling Besi, Penadah Motor Curian, hingga Tukang Pungli

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.