Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Gaya Hidup Kesehatan

Suara Thoriq Memanggil di Gunung Piramid Bondowoso, Asli atau Rekayasa?

Benediktus Nama Koro Kaha oleh Benediktus Nama Koro Kaha
4 Juli 2019
A A
suara thoriq

suara thoriq

Share on FacebookShare on Twitter

Sebelum membaca artikel ini, harap teman-teman sadar jika semua yang tertuang di sini hanyalah pendapat pribadi. Toh saya dan mungkin juga teman-teman sekalian belum mengalami hal-hal bersifat mistis dan juga tidak berada di lokasi sehingga agak ragu dengan teriakan Thoriq yang hilang di Gunung Piramid Bondowoso.

Sebelum membahas tentang suara memanggil di tengah Gunung Piramid, marilah kita telusuri terlebih dahulu kronologi menghilangnya Thoriq sebagaimana yang dibagikan di Twitter oleh akun bernama @venusi_ass.

ADVERTISEMENT

“Telah tejadi musibah pendaki hilang, 4 orang siswa SMP melakukan pendakian menuju puncak Piramid pada sekitar pukul 05.00 WIB. Setelah turun dari puncak tersebut 1 orang anggota tidak kunjung turun ke bawah, kemudian rekan-rekan korban melaporkan kejadian tersebut. Pendaki dilaporkan hilang/terjatuh ke dalam jurang Gunung Piramid. Warga pada malam hari melakukan pencarian hingga pagi hari namun hasil masih nihil,” tulis Venusi di Twitter.

Hari demi hari, para pencari berjuang keras untuk menemukan Thoriq yang menghilang. Sayangnya, hingga hari ketujuh sosok Thoriq tak kunjung ditemukan. Akhirnya, tim SAR bersama keluarga memutuskan untuk menghentikan operasi pencarian, dengan catatan jika ada tanda-tanda keberadaan Thoriq, maka tim akan kembali terjun ke lapangan.

Di antara tujuh hari pencarian tersebut, ada satu hari di mana para pencari mengalami kejadian mistis yakni mendengar suara teriakan Thoriq. Anehnya, sekalipun suara Thoriq terdengar dengan jelas namun keberadaannya tak diketahui oleh relawan. Sontak saja, video menghilangnya Thoriq ini ramai di media sosial.

“Dari info yang kami dapat, video teriakan itu hoax. Mohon berhati-hati agar tidak menyebarkan berita hoax sebelum pihak berwenang memberikan keterangan. Info lebih lanjut akan kami update secara berkala. Terima kasih atas atensinya,” Pihak PMI Bondowoso memberikan klarifikasi terkait info yang beredar.

Sebelum berita viral tentang suara Thoriq yang memanggil di Gunung Piramid, Indonesia sudah digemparkan terlebih dahulu dengan kisah Bus Hantu tujuan Bandung dari Cikampek. Saya secara pribadi sempat membahas tentang kisah bus hantu ini dalam artikel berjudul Ada Bus Hantu Rute Cikampek-Bandung? Malas Mau Percaya.

Di artikel bus hantu tersebut, penulis agak ragu dengan kisah yang dialami oleh Herbie (penumpang bus hantu). Lantas, apakah hal yang sama akan diungkapkan dalam artikel tentang suara Thoriq ini?

Baca Juga:

Label wisata elit Pangalengan itu bualan, selama transportasi umumnya masih jalan di tempat

Susahnya Jadi Warga Bondowoso, Banyak Jalan Rusak, Jembatan pun Baru Dibenahi kalau Sudah Ambles

Selama hidup, sudah begitu banyak cerita hantu atau mistis yang saya dengar. Tentang gunung, ada banyak cerita mistis yang bisa diulas. Teman-teman yang sering mendaki gunung, sudah pasti pernah mendengar larangan tentang membuang sampah sembarangan atau mengambil apa pun dari gunung untuk di bawa ke rumah.

Tentang gunung ini pula saya punya sebuah cerita nyata yang ingin dibagikan. Pada tahun 2009 lalu, saya dan beberapa teman menggunakan mobil menuju gunung Kelimutu yang berada di Ende, Flores. Seperti biasa, satu larangan yang kami dengar dari pembimbing sebelum menuju puncak gunung adalah tak boleh mengambil apapun untuk dibawa pulang termasuk batu.

Singkat cerita, setelah kurang lebih 2 jam menghabiskan waktu di puncak Kelimutu, saya dan teman-teman harus pulang dan melanjutkan perjalanan. Setelah foto-foto sejenak dan sarapan kilat, semua menuju mobil untuk berangkat. Tetapi apa yang terjadi? Mobil yang kami kendarai mogok. Setelah 30 menit mencoba dan tak berhasil, pembimbing langsung membahas tentang larangan yang ia bicarakan di awal sebelum mendaki.

Salah satu teman akhirnya mengaku dan minta maaf karena mengambil sebuah batu mirip kaca. Dikembalikanlah batu itu ke tempat semula dan mobil pun langsung normal dan kami bisa melanjutkan perjalanan.

Secara akal sehat, apa hubungannya batu dan mesin mobil? Secara akal sehat pula, bagaimana mungkin manusia yang berada di dunia lain bisa berteriak minta tolong namun tak ada seorang pun yang bisa menemukan? Padahal, Indonesia cukup terkenal dengan dunia mistis dan dukun-dukun yang mampu menerawang hingga ke perut bumi.

Sebut saja beberapa nama terkenal seperti Roy Kiyoshi atau Risa Saraswati dengan kemampuan indigo mereka yang mampu mengungkap keberadaan makhluk dunia lain. Lalu, kemanakah mereka saat ada yang membutuhkan bantuan? Ataukah mungkin aksi indigo mereka hanya untuk mengelabui para penonton indonesia demi segepok uang?

Biasanya, alasan para pemilik indera keenam ini adalah kekuatan makhluk di dunia lain lebih kuat. Lantas, apakah kekuatan doa tak mempan untuk melawan roh-roh halus itu? Sudahlah, lupakanlah suara-suara memanggil di sekitaran Gunung Piramid dengan berbagai aksi paranormal yang beredar luas di media sosial.

Cobalah kita sebagai warga Indonesia yang baik mendoakan Thoriq, andai saja dirinya ditawan oleh makhluk halus, mungkin saja gabungan doa kita bisa membebaskannya hingga bisa kembali dengan selamat.

Kesimpulannya, secara pribadi saya sependapat dengan tim PMI Bondowoso yang menolak percaya dengan suara Thoriq berteriak meminta tolong. Entah bagaimana penjelasan ilmiahnya, yang pasti suara tersebut bukanlah suara Thoriq dan bisa jadi adalah suara salah satu tim yang ikut mencari keberadaan Thoriq.

Terakhir diperbarui pada 20 Januari 2022 oleh

Tags: bondowosogunung piramidpendaki hilangsuara Thoriq minta tolong
Benediktus Nama Koro Kaha

Benediktus Nama Koro Kaha

ArtikelTerkait

4 Kemungkinan Kenapa Banyuwangi Tidak Diajak Kerja Sama oleh Tiga Kabupaten Tetangganya

4 Kemungkinan Kenapa Banyuwangi Tidak Diajak Kerja Sama oleh Tiga Kabupaten Tetangganya

18 Oktober 2025
Bondowoso Nggak Punya Laut, Tapi Menjadi Pusat Ikan Pindang di Jawa Timur (Pixabay)

Belajar dari Bondowoso: Tidak Punya Laut, tapi Menjadi Pusat Ikan Pindang Jawa Timur

21 Mei 2023
Siasat yang Bisa Diambil Bondowoso supaya Naik Kelas dan Tidak Jadi Kabupaten Medioker Mojok.co

Siasat yang Bisa Diambil Bondowoso supaya Naik Kelas dan Tidak Jadi Kabupaten Medioker 

16 Mei 2025
Perseteruan Tape Diklaim Jember, Dikembangkan Bondowoso (Unsplash)

Perseteruan Tape: Diklaim Jember, Dikembangkan Bondowoso

20 Desember 2024
3 Wisata Alam Bondowoso yang Nggak Kalah Keren dari Kawah ijen

3 Wisata Alam Bondowoso yang Nggak Kalah Keren dari Kawah ijen

4 November 2024
Orang Situbondo Jangan Cari Pasangan Orang Bondowoso, Nggak Cocok

Orang Situbondo Sebaiknya Jangan Cari Pasangan Orang Bondowoso, Nggak Cocok

1 Mei 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Membayangkan tiap kantor punya fasilitas daycare, hati orang tua pekerja pasti lebih tenang Mojok.co

Membayangkan tiap kantor punya fasilitas daycare, hati orang tua pekerja pasti lebih tenang

9 Agustus 2026
Burnout bukan hak istimewa dokter. Karyawan toko, buruh, sampai ojol juga bisa mengalaminya

Burnout bukan hak istimewa dokter. Karyawan toko, buruh, sampai ojol juga bisa mengalaminya

6 Agustus 2026
Gudeg Sagan duta gudeg Jogja untuk lidah-lidah yang skeptis (Wikimedia Commons)

Gudeg Sagan adalah duta gudeg Jogja untuk lidah-lidah yang skeptis

11 Agustus 2026
Kawasan Surabaya Utara: Dijuluki Mexico-nya Surabaya dan Identik dengan Hal Negatif

Jangan ke Surabaya Utara saat siang hari, jalannya bikin emosi, panasnya nggak masuk akal!

10 Agustus 2026
Keliling naik motor malam hari, hiburan murah bagi kita yang dihajar hidup dari kanan-kiri

Keliling naik motor malam hari, hiburan murah bagi kita yang dihajar hidup dari kanan-kiri

8 Agustus 2026
Di kala ekonomi yang sulit ini, bisnis nasi bungkus 7 ribu malah cuan selangit

Di kala ekonomi yang sulit ini, bisnis nasi bungkus 7 ribu malah cuan selangit

10 Agustus 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=76Rp5owBnpc


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.