Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Membayangkan Ciputat Tanpa UIN Jakarta: Kasihan, deh!

Nasrulloh Alif Suherman oleh Nasrulloh Alif Suherman
7 April 2025
A A
Membayangkan Ciputat Tanpa UIN Jakarta: Kasihan, deh!

Membayangkan Ciputat Tanpa UIN Jakarta: Kasihan, deh! (Wikimedia Commons)

Share on FacebookShare on Twitter

Alternatif pendidikan bagi warga sekitar Tangsel

Kehadiran UIN menjadi alternatif bagi para warga Ciputat dan sekitarnya. Bayangkan, kalau tidak ada kampus ini, lulusan sekolah menengah dari kelas bawah yang ingin melanjutkan jenjang ke tingkat yang lebih tinggi pasti akan kebingungan. Mau melanjutkan ke UI? Saingan pasti lebih banyak dan berat. Mau ke swasta? Pasti mahalnya kebangetan. UIN Jakarta hadir dengan biaya pendidikan yang lebih ramah di kantong.

Belum lagi kalau kita membicarakan untuk warga Jakarta, khususnya yang lulusan institusi agama seperti pesantren atau madrasah, kalau nggak ada UIN Jakarta pasti sangat kesusahan mau melanjutkan ke mana. Walaupun sekarang kayaknya mulai nggak murah lagi gara-gara sistem kocak bernama UKT.

Pertumbuhan Ciputat tidak akan sepesat sekarang

Tanpa adanya UIN Jakarta, pertumbuhan pesat tidak akan terjadi di sini. Mulai dari ekonomi, pasti pertumbuhan ekonomi di sini pasti akan sangat lambat. Kecamatan ini tidak akan seramai sekarang dan makin memperbesar kesenjangan ekonomi masyarakatnya, bahkan sampai di Tangerang Selatan. FYI, Tangerang Selatan itu sangat timpang sekali. Ada garis batas antara Tangerang Selatan bagian utara dengan selatan.

Jika kampus UIN tidak ada, makin sangat jelas kelihatan kesenjangan ekonominya. Ciputat tidak akan seramai Bintaro atau bahkan BSD. Jika tidak ada konsumen dari mahasiswa UIN, pelaku ekonominya mungkin tidak akan sebanyak sekarang. Ciputat hanya akan menjadi kecamatan miskin di selatan Tangerang Selatan.

Masalah transportasi, Ciputat yang ramai karena UIN Jakarta membuatnya dilirik sebagai wilayah strategis yang perlu akses transportasi publik. Kalau nggak ada UIN, nggak mungkin ada jalur Transjakarta yang membelah kecamatan seluas 36,26 km persegi ini. Apalagi wacana MRT sampai membelah kecamatan ini juga sempat ada dan digaungkan.

Memberikan banyak hal juga kepada UIN Jakarta

Memang banyak yang diberikan oleh UIN Jakarta kepada Ciputat, tapi tidak kalah banyak juga yang diberikan Ciputat kepada UIN. Mulai dari nama Ciputat itu sendiri, kampus UIN sering sekali menggunakan nama Ciputat dalam setiap kegiatannya. Misalnya “Mazhab Ciputat”, sebuah julukan kepada kelompok intelektual Muslim yang berasal dari Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah. Selain itu, lokasi kampus yang mudah dicapai dari segala arah sehingga mahasiswa nggak repot kalau mau ke kampus.

Tanpa Ciputat, tidak akan ada sudut-sudut lokasi macam Sedap Malam atau Semanggi yang menjadi tempat cikal bakal kehidupan banyak orang-orang yang berhasil menggapai mimpinya. Setidaknya, menjadi sekadar tempat yang penuh memori dan penuh toleransi menerima segala golongan di dalamnya. Belum tentu ada tempat lain seperti Ciputat yang bisa melakukan itu.

Penulis: Nasrulloh Alif Suherman
Editor: Intan Ekapratiwi

Baca Juga:

3 Tempat yang Bikin Saya Merindukan Tangerang Selatan

Jangan Nilai Buku dari Sampulnya, dan Jangan Menilai Tangerang Selatan Hanya dari Bintaro, Alam Sutera dan BSD Saja

BACA JUGA Sedap Malam Ciputat: Dibenci Sekaligus Dicintai Penghuninya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 8 April 2025 oleh

Tags: ciputattangerang selatanUIN Jakartauin syarif hidayatullah
Nasrulloh Alif Suherman

Nasrulloh Alif Suherman

Alumni S1 Sejarah Peradaban Islam UIN Jakarta. Penulis partikelir di selang waktu. Sangat menyukai sejarah, dan anime. Kadang-kadang membuat konten di TikTok @waktuselang.

ArtikelTerkait

5 Daerah yang Banyak Kos di Sekitar Kampus UIN Jakarta terminal mojok.co

5 Daerah yang Banyak Kos di Sekitar Kampus UIN Jakarta

28 Mei 2021
Hidup di Bogor Itu Nggak Seindah yang Ada di Bayanganmu, Udah Panas, Macet, Chaos! jakarta

Hidup di Bogor Itu Nggak Seindah yang Ada di Bayanganmu, Udah Panas, Macet, Chaos!

15 September 2024
4 Keanehan yang Kamu Rasakan kalau Tinggal di Tangerang Selatan

4 Keanehan yang Kamu Rasakan kalau Tinggal di Tangerang Selatan

21 September 2024
BSD City dan Bintaro Jaya, Kota Mandiri di Tangerang Selatan yang Jadi Magnet bagi Kaum Urban

BSD City dan Bintaro Jaya, Kota Mandiri di Tangerang Selatan yang Jadi Magnet bagi Kaum Urban

3 November 2023
WTC Matahari Serpong, Mall Nyaman bagai Rumah yang Kini Mulai Usang

WTC Matahari Serpong, Mall Nyaman bagai Rumah yang Kini Mulai Usang

17 Januari 2024
UIN Jakarta, Kampus Islam yang Hobi Melahirkan Orang Terkenal. Kampus Lain Mana Bisa?

UIN Jakarta, Kampus Islam yang Hobi Melahirkan Orang Terkenal. Kampus Lain Mana Bisa?

9 Juni 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

4 Alasan yang Membuat Stasiun Purwosari Lebih Unggul daripada Stasiun Solo Balapan di Mata Saya Mojok.co

4 Alasan yang Membuat Stasiun Purwosari Lebih Unggul Dibanding Stasiun Solo Balapan di Mata Saya

22 Juni 2026
Bukannya Ogah Berbagi Ilmu, Para Karyawan Cuma Nggak Punya Cukup Waktu untuk Membimbing PKL Mojok.co

Bukannya Ogah Berbagi Ilmu, Para Karyawan Cuma Nggak Punya Cukup Waktu untuk Membimbing PKL

21 Juni 2026
40 Jam Disiksa Bus Putra Remaja dari Jogja Sampai Jambi (Unsplash)

Pengalaman Naik Bus Putra Remaja dari Jogja Menuju Jambi: Seni Bertahan Hidup Selama 40 Jam di Atas Kursi Rusak yang Menyiksa

16 Juni 2026
Universitas Merdeka Malang Sering Dipelesetkan Universitas Merana, padahal Layak Diperhitungkan Mojok.co

Universitas Merdeka Malang Sering Dipelesetkan Universitas Merana, padahal Layak Diperhitungkan

19 Juni 2026
Cara Licik Mahasiswa Mengerjakan Skripsi Full Pakai ChatGPT, Dosen Pembimbing Wajib Tahu Ciri-cirinya biar Nggak Sampai Dibohongi!

Skripsi Memang Nggak Layak Jadi Satu-satunya Syarat Lulus untuk S1

22 Juni 2026
Terminal Cileungsi Bogor Merekam Nasib Angkot Rute Pendek yang Makin Sekarat Mojok.co

Terminal Cileungsi Bogor Merekam Nasib Angkot Rute Pendek yang Makin Sekarat

17 Juni 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.