Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Gaya Hidup Sapa Mantan

Melupakan Masa Lalu dengan Mantan Itu Hil yang Mustahal

Akbar Mawlana oleh Akbar Mawlana
25 Februari 2023
A A
Kalian Marah Teman Kalian Jadian sama Mantan Pacar? Ra Mashok! pernikahan beda agama

Kalian Marah Teman Kalian Jadian sama Mantan Pacar? Ra Mashok! (Pixabay.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Sebagai laki-laki, saya pernah membangun relasi hubungan dengan seorang perempuan. Dan selama membangun hubungan, saya ingat betul, beberapa kekasih saya sering menuntut untuk melupakan masa lalu saya dengan mantan. Awalnya saya merespons biasa saja karena menganggapnya sebagai bentuk kasih sayang. Cuman lambat laun, saya menjadi risih. Bagi saya, mustahil melupakan masa lalu dengan mantan.

Kemustahilan untuk melupakan masa lalu dengan mantan, ikut dirasakan oleh kawan saya. Suatu malam dirinya memulai percakapan dengan saya melalui WhatsApp. Dia bercerita bahwa bingung menyikapi pacarnya yang selalu menuntut untuk melupakan masa lalu dengan mantannya. Dia bingung karena tidak mengerti caranya melupakan masa lalu dengan mantan. Sontak saya menjawab, “Mustahil, kawan, melupakan masa lalu dengan mantan itu.”

Sebenarnya, bukan hanya perempuan yang menuntut kekasihnya untuk melupakan masa lalu dengan mantannya. Ternyata, laki-laki juga melakukan hal serupa. Sebagaimana baru-baru ini saya bertemu dengan kawan diskusi saya, dia bercerita kalau sering meminta pasangannya melupakan masa lalu dengan mantannya. Sambil tertawa saya menjawab, “Tidak masuk akal seseorang bisa melupakan masa lalu dengan mantan, kawan.”

Otak menyimpan apa pun, termasuk memori bersama mantan

Logikanya begini, sejauh mana seseorang mampu melupakan masa lalunya dengan mantan? Jawabannya, hampir tidak mungkin. Kenapa? Kalau melupakan, berarti sama saja manusia tidak memiliki otak. Sedangkan, Tuhan menciptakan manusia dengan sebuah otak. Dan otak merupakan organ tubuh yang memiliki sistem untuk menyimpan ingatan. Dalam ilmu kedokteran, otak memiliki 86 neuron dan 150 triliun koneksi sinaptik. Tidak mengherankan jika otak menyerupai mesin yang mampu menyimpan berbagai peristiwa.

Apabila seseorang sudah melupakan masa lalu, itu artinya sistem pada otaknya terganggu, sehingga menyebabkan amnesia. Amnesia bisa terjadi akibat sistem limbik mengalami gangguan. Namun, yang harus digaris bawahi adalah sekelas amnesia saja, masih bisa disembuhkan. Artinya, orang yang mengalami amnesia sekalipun, masih bisa mengingat kembali rentetan peristiwa di kehidupannya.

Semuanya penuh dengan kesadaran

Masalahnya, individu saat membangun hubungan, sudah tentu sedang tidak mengalami gangguan amnesia. Mereka menyatakan perasaan, pastinya dalam keadaan sadar secara penuh. Bahkan, selama menjalin hubungan sekalipun, terjadi tanpa kondisi amnesia. Kalau membangun hubungan sambil terkena amnesia, sudah pasti, tidak akan ingat kalau sedang membangun hubungan dengan seseorang.

Jadi, tipu muslihat kalau pasangan kalian mengatakan, “Aku sudah melupakan masa laluku dengan mantan, sayangku.” Sungguh, kebohongan besar!

Terlebih lagi kalau pasangan meminta untuk melupakan masa lalu dengan mantan, berarti sama saja mengajak pada keburukan. Padahal, dengan masa lalu, manusia bisa belajar untuk memperbaiki diri.

Baca Juga:

Kenali Apa Itu Breadcrumbing dalam Hubungan, Lebih Parah daripada Ghosting!

Unlock Your Heart oleh Sabrina Maidah: Panduan Membuka Hati pada Hubungan Baru

Tersadar karena mantan

Saya pernah menuliskan artikel di Ibtimes tentang menghadirkan Tuhan dengan ingatan dari masa lalu. Saya menceritakan bahwa pernah mengalami fase tidak mempercayai keberadaan Tuhan. Hingga suatu ketika saya menyadari bahwa Tuhan ada dengan merefleksikan peristiwa masa lalu yang tidak mampu dijawab secara logika.

Dan dengan mengingat masa lalu juga, saya belajar untuk memperbaiki diri saat menjalin hubungan dengan seorang kekasih. Misalnya saja, saya memperbaiki diri untuk lebih menghargai sosok perempuan.

Sebab, pada masa lalu, saya pernah merendahkan keberadaan perempuan. Akibatnya, saya bersikap seenaknya saja kepada perempuan. Kalau saya mau sesuatu, maka harus dituruti. Kalau tidak dituruti, saya bisa emosi. Namun. dari peristiwa kelam dengan mantan-mantan saya, membuat saya belajar memperbaiki diri dengan belajar banyak isu gender. Hingga akhirnya, saya yang sekarang lebih menghargai sosok perempuan secara humanis dan egaliter.

Peristiwa serupa juga dialami oleh teman bermain saya. Melalui tindakan merefleksikan masa lalu dengan mantannya, teman saya berbenah untuk lebih giat meningkatkan prestasi. Teman saya pada masa lalunya bersama mantannya sering menghabiskan waktu berdua hingga larut malam. Tak ayal dia mengalami krisis nilai saat di sekolah. Akibat dirinya tidak punya waktu untuk membaca dan mengerjakan tugas secara baik.

Menerima keadaan, berdamai dengan diri sendiri

Dengan kata lain, mengingat peristiwa masa lalu dengan mantan adalah senjata untuk mengembangkan diri secara progresif dan transformatif. Andai saja saya tidak mau mengingat masa lalu dengan mantan saya, mungkin sampai detik ini, saya tidak mungkin menyadari arti penting dari kesetaraan. Pun dengan teman saya, apabila tidak mau mengingat masa lalu dengan mantannya, kemungkinan besar dia akan mengalami fase tidak naik kelas.

Jadi, jangan pernah meminta pada pasangan untuk melupakan masa lalu dengan mantan saat menjalin hubungan. Lebih baik memintanya mendamaikan diri dengan masa lalu.

Ingat, mendamaikan diri tujuannya bukan untuk melupakan masa lalu dengan mantan, melainkan lebih pada kesiapan untuk menerima orang baru dalam hidupnya. Dengan begitu, pasangan akan mampu menerima bahwa dirinya memiliki orang baru yang berbeda dengan mantannya. Jadi, tidak selalu menyamakan segalanya dengan mantannya.

Penulis: Akbar Mawlana
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Sapa Mantan: Ada Bayangmu di Tiap Jengkal Aspal di Jogja

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 25 Februari 2023 oleh

Tags: hubungankenanganmelupakan mantanotak
Akbar Mawlana

Akbar Mawlana

Alumni S1 Sosiologi dan sekarang menjadi pegiat literasi. Suka menulis isu sosial.

ArtikelTerkait

baper

Fenomena Sejak Ada Kata Baper, Kata Maaf Semakin Susah Diucapkan

14 Juli 2019
merindu tapi tak dirindu

Merindu Tapi Tak Dirindu Itu Enak Nggak Sih?

10 Juni 2019
pria yang baik

Susahnya Jadi Pria yang Baik

9 Juni 2019
Kenali Apa Itu Breadcrumbing dalam Hubungan, Lebih Parah daripada Ghosting!

Kenali Apa Itu Breadcrumbing dalam Hubungan, Lebih Parah daripada Ghosting!

24 September 2023
pacar baru mantan

Pacarnya Mantan yang Menyebalkan

25 Juni 2019
LDR tips ketemu mojok

Pejuang LDR Hanya Butuh Ketemu, Bukan Tips Sukses

28 Oktober 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Jalan Keloran Selatan Bantul, Ujian Terberat Pengendara Bermata Minus seperti Saya

Bantul Selatan: Surga Tersembunyi buat Pekerja yang Malas Tua di Jalan dan Ogah Akrab sama Lampu Merah

12 Mei 2026
Sumbersari Malang yang Overrated Masih Jadi Daerah Paling Masuk Akal bagi Maba yang Baru Pertama Kali Merantau Mojok.co

Sumbersari Malang yang Overrated Masih Jadi Daerah Paling Masuk Akal bagi Maba yang Baru Pertama Kali Merantau

16 Mei 2026
Unpopular Opinion: Kajian Ustaz Hanan Attaki Itu Bukanlah Pengajian Agama pengajian berbayar

Maaf Saya Berubah Pikiran, Konsep Pengajian Berbayar Memang Lebih Masuk Akal dan Layak untuk Diikuti

16 Mei 2026
Paris Van Java Mall Bandung: Estetik, tapi Sama Sekali Nggak Nyaman

Paris Van Java Mall Bandung: Estetik, tapi Sama Sekali Nggak Nyaman

18 Mei 2026
Tanjakan Gombel Semarang: Bukan Kerajaan Wewe, tapi Saksi Bisu Jejak Sejarah dan Nadi Utama Kota Semarang

Tanjakan Gombel Semarang: Bukan Kerajaan Wewe, tapi Saksi Bisu Jejak Sejarah dan Nadi Utama Kota Semarang

17 Mei 2026
Wahai BKN dan Panitia CPNS, Percuma Ada Masa Sanggah CPNS kalau Tidak Transparan! soal TWK daftar cpns pppk pns cat asn

Terima Kasih untuk Siapa pun yang Mencetuskan dan Melaksanakan Ide CAT CPNS, Tes yang Tak Pandang Bulu, Tak Pandang Siapa Dirimu

13 Mei 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

    Konten Promosi



    Google News
    Ikuti mojok.co di Google News
    WhatsApp
    Ikuti WA Channel Mojok.co
    WhatsApp
    Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
    Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
    Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

    Tentang
    Kru
    Kirim Tulisan
    Ketentuan Artikel Terminal
    Kontak

    Kerjasama
    F.A.Q.
    Pedoman Media Siber
    Kebijakan Privasi
    Laporan Transparansi

    PT NARASI AKAL JENAKA
    Perum Sukoharjo Indah A8,
    Desa Sukoharjo, Ngaglik,
    Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

    [email protected]
    +62-851-6282-0147

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

    Tidak Ada Hasil
    Lihat Semua Hasil
    • Nusantara
    • Kuliner
    • Kampus
      • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Hiburan
      • Anime
      • Film
      • Musik
      • Serial
      • Sinetron
    • Gaya Hidup
      • Fesyen
      • Gadget
      • Game
      • Kecantikan
    • Kunjungi MOJOK.CO

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.