Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Mau Jadi Idol Korea? Sini Saya Kasih Tahu Gambaran Jadi Trainee-nya

Noor Annisa Falachul Firdausi oleh Noor Annisa Falachul Firdausi
30 Maret 2021
A A
Mau Jadi Idol Korea Sini Saya Kasih Tahu Gambaran Jadi Trainee-nya terminal mojok
Share on FacebookShare on Twitter

Seperti yang kita tahu, K-Pop sekarang lagi merajalela. Musik pop asal Korea Selatan jadi semacam candu bagi para penikmatnya yang juga kian hari kian banyak. Nggak sedikit pula K-Popers yang mulai menjajal hal baru di luar sekadar dengerin lagu idol Korea kesukaannya atau ketawa-ketiwi nonton acara reality show favoritnya.

Banyak K-Popers yang mendedikasikan bakatnya, kayak nyanyi, dance, atau rap untuk menunjukkan kecintaan dan dukungan buat idol Korea kesayangannya. Bagi K-Popers atau orang awam yang punya bakat yang “menjual” untuk bisa masuk ke industri hiburan Korea, menjadi seorang siswa pelatihan atau trainee bukan hal yang mustahil. Apalagi sekarang banyak agensi dari Korea Selatan yang menjadikan Indonesia sebagai destinasi audisi. Ada pula audisi online yang bisa dicoba.

Sistem training di Korea Selatan memang cukup unik. Para trainee yang kalau dalam bahasa Koreanya disebut sebagai “yeonseupsaeng” ini, sehebat apa pun bakatnya, tetap harus dilatih dulu. Ini karena latihannya nggak cuma latihan dance, rap, atau nyanyi saja. Berdasarkan kesaksian dan pengalaman dari para bias saya yang sudah melewati sadisnya masa pelatihan, saya telah merangkum apa saja yang bakal dilalui seorang trainee kalau pengin debut jadi idol.

#1 Evaluasi tiap bulan

Para trainee menjalani sesi latihan secara rutin. Tiap agensi biasanya punya tutor atau guru yang memang ahli di bidangnya untuk melatih mereka. Namanya kelas atau pelatihan pasti ada ujian untuk melihat seberapa paham dan mengukur kemajuan siswanya.

Para trainee ini harus hadir dan mengikuti evaluasi bulanan atau monthly evaluation. Evaluasi tiap agensi berbeda-beda bentuk dan kebijakannya. Ada yang trainee-nya diharuskan menampilkan sebuah lagu di atas panggung, ada juga yang sistem evaluasinya tertutup dan hanya dilihat oleh guru dan sesama trainee.

Kalau di Big Hit Entertainment, agensinya BTS, skor dan peringkat evaluasi ini bakal dipublikasikan. Jadi, nama-nama trainee bakal terpampang nyata di papan leaderboard. Kalau dapat peringkat 1 sih sudah pasti bangga dan ada secercah kepastian bakal debut. Tapi kalau ada di peringkat terbawah, pasti tertekan banget.

#2 Les bahasa asing

Ini nih yang saya bilang para trainee nggak cuma belajar soal performance. Mereka juga harus punya kemampuan berbahasa asing. Sekarang K-Pop nggak cuma dikenal secara regional di kawasan Korea Selatan atau Asia Timur saja. Pendengar musik K-Pop ada di seluruh dunia. Jadi, para calon idol wajib  banget menguasai bahasa universal, bahasa Inggris, agar dapat berkomunikasi dengan penggemar dan media asing. Bahkan kadang nggak cuma bahasa Inggris yang mereka pelajari. Karena pasar K-Pop juga lumayan gede di Jepang, beberapa agensi memberikan kelas bahasa Jepang untuk para calon idol-nya.

Kalau kalian berniat jadi trainee, jelas dong kalian juga harus ikut kelas tambahan selain bahasa Jepang dan bahasa Inggris, yaitu kelas bahasa Korea. Kan aneh kalau jadi idol K-Pop tapi nggak bisa bahasa Korea, huhuhu.

Baca Juga:

Bagi-bagi Freebies di Konser K-Pop Bikin Trauma dan Nama Baik Fandom Tercemar Gara-gara Oknum K-Popers Tak Tahu Diri

Season Greeting, Merchandise KPop Paling Nggak Penting yang Mending Stop Produksi

#3 Diet ketat dan latihan fisik

Sebuah neraka yang harus dilalui oleh para trainee adalah diet super ketat. Industri hiburan Korea menuntut para idol cewek untuk punya badan yang langsing dan seksi, atau pothok untuk idol cowok. Kalau para trainee nggak bisa memenuhi ekspektasi pasar, sudah pasti nggak bakal laku. Jadi selain diet, para trainee juga harus rutin olahraga. Diet yang dilakukan oleh para trainee ini kabarnya kejam banget, Mylov. Jin BTS pernah bilang kalau selama diet dia cuma makan dada ayam rebus sampai jeleh. Sedih ya seandainya kita harus say goodbye ke dawet, boba, cappucino cincau, atau kolak.

#4 Belajar komunikasi

Kalau para trainee sudah ada kepastian bakal debut, sudah dikumpulkan ke dalam satu grup, dan sudah rekaman lagu, tahap selanjutnya adalah belajar dan latihan berkomunikasi. Mereka bakal diajarin gimana caranya memperkenalkan diri dan grup, menjelaskan konsep debut dan genre lagu, hingga kiat-kiat menarik perhatian calon fans. Biasanya pihak agensi sudah memberi template untuk mereka dan tinggal dihafalin. Tapi, wajar kalau grup rookie yang jam terbangnya masih sedikit ngerasa gugup sampai hafalannya hilang semua.

Para trainee juga diajari aturan-aturan dalam berkomunikasi berdasarkan ketentuan dari agensi. Mereka harus tahu aturan saat muncul di acara TV atau live untuk menyapa para fans. Idol Korea yang live, baik di YouTube atau Vlive, nggak boleh sekadar nyerocos ngomong tanpa rem. Bahkan, ada agensi yang membuat ketentuan sampai detail, seperti melarang idol-nya buat nyanyi atau ngebicarain idol dari agensi lain.

Bikin tweet dan unggah foto pun harus diperiksa dulu oleh staf guna menghindari kalau ada salah kata atau ada objek tertentu yang nggak sengaja masuk frame. Bakal jadi skandal nantinya kalau pacar si idol nggak sengaja kefoto. Eh. Kelihatannya berat banget ya jadi trainee? Iya dong, kalau ringan mah semua orang sudah jadi idol dari dulu. Nggak jarang juga lho mereka dilatih sampai lebih dari 5 tahun lamanya untuk mempersiapkan dan memantaskan diri sebelum tampil sebagai idola masyarakat.

Dari bacaan di atas, kalian kepikiran nggak buat ikut audisi? Barangkali kalian mau menjajal jadi trainee dan bisa tembus industri hiburan Korea Selatan. Keren kan jadi penerusnya Mbak Dita Secret Number~

BACA JUGA Skincare Lokal Terbukti Ampuh, kok Masih Melirik Produk Luar? dan tulisan Noor Annisa Falachul Firdausi lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 30 Maret 2021 oleh

Tags: idolidol koreaK-Poptrainee
Noor Annisa Falachul Firdausi

Noor Annisa Falachul Firdausi

Alumnus UGM asal Yogyakarta yang lagi belajar S2 Sosiologi di Turki

ArtikelTerkait

Membayangkan Bisa Bersekolah Bareng Idol Korea di SMA Seni SOPA dan Hanlim

20 Juni 2021
K-pop dan budaya populer

K-Pop, Koplo-nomic, dan Perang Budaya Populer

27 November 2021
5 Alasan Kingdom_ Legendary War Wajib Ditonton K-Popers Jalur Rebahan terminal mojok

5 Alasan ‘Kingdom: Legendary War’ Wajib Ditonton K-Popers Jalur Rebahan

18 Juni 2021
kpopers

Dilema Kpopers Antara Tokopedia atau Shopee

14 Oktober 2019
Membedah Penampilan Daechwita BTS di Muster 2021 Berdasarkan Stratifikasi Sosial Joseon terminal mojok

Membedah Penampilan ‘Daechwita’ BTS di Muster 2021 Berdasarkan Stratifikasi Sosial Joseon

25 Juni 2021
Ratusan Lagu K-Pop Hilang dari Spotify, Berikut Alternatif Platform Streaming Untuk Pencinta K-Pop Terminal Mojok

Ratusan Lagu K-Pop Hilang dari Spotify, Berikut Alternatif Platform Streaming Untuk Pencinta K-Pop

2 Maret 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Stasiun Klaten Stasiun Legendaris yang Semakin Modern

Stasiun Klaten, Stasiun Berusia Satu Setengah Abad yang Terus Melangkah Menuju Modernisasi

16 Maret 2026
Normalisasi Utang Koperasi demi Kucing, Itu Bukan Tindakan Aneh apalagi Anabul Sudah Seperti Keluarga Mojok.co

Normalisasi Utang Koperasi Kantor demi Kucing, Itu Bukan Tindakan Aneh apalagi Anabul Sudah seperti Keluarga

18 Maret 2026
BEM Unesa Gerombolan Mahasiswa Malas Kerja, Cuma Cari Muka (Ardhan Febriansyah via Wikimedia Commons)

Kuliah di Unesa Surabaya Itu Sangat Menyenangkan, asal Dosennya Betul-betul Ngajar, Bukan Ngebet Jurnal

20 Maret 2026
Jerat Motor Kredit Terlihat Mengilat tapi Fondasinya Melarat (Unsplash)

Motor Kredit Menciptakan Kabut Tebal yang Menyembunyikan Wajah Asli Kemiskinan, Terlihat Mengilat tapi Fondasinya Melarat

20 Maret 2026
Di Mana Ada Lahan, di Situ Ada Warung Pecel Lele Lamongan nasi muduk

Nasi Muduk, Kuliner Nikmat yang Tak Pernah Masuk Brosur Kuliner Lamongan, padahal Berani Bersaing dengan Soto dan Pecel Lele!

16 Maret 2026
Lotek Khas Solo Bikin Pencinta Lotek Asal Jogja Culture Shock

Lotek Adalah Kuliner Favorit Warga Jogja yang Lebih Janggal dan Lebih Ganjil daripada Gudeg

20 Maret 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=1k7EQFkTWIM

Liputan dan Esai

  • Jadi Gembel di Perantauan tapi Berlagak Tajir saat Pulang, Bohongi Ortu biar Tak Kepikiran Anaknya Remuk-remukan
  • Rela Utang Bank buat Beli Mobil Ertiga demi Puaskan Ekspektasi Mertua, Malah Jadi Ribet dan Berujung Sia-sia
  • Ujian Pemudik Lajang: Jadi Sasaran Pinjam Uang karena Belum Nikah dan Dianggap Tak Ada Tanggungan, Giliran Nolak Dicap Pelit
  • Rasa Sanga (8): Lontong dan Kangkung dalam Khazanah Suluk Sunan Bonang, Jalan “Merasakan” Kehadiran Tuhan
  • Memelihara Kucing adalah Patah Hati yang Direncanakan, Tapi 1.000 Kali pun Diulang Saya Akan Tetap Melakukannya
  • Makna Pulang yang Saya Temukan Setelah Mudik Motoran dengan NMAX Tangerang–Magelang

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.