Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Pojok Tubir

Mars dan Himne KPK Beneran Penting Banget untuk Pemberantasan Korupsi, Percaya deh

Bayu Kharisma Putra oleh Bayu Kharisma Putra
19 Februari 2022
A A
Mars dan Himne KPK Beneran Penting Banget untuk Pemberantasan Korupsi, Percaya deh

Mars dan Himne KPK Beneran Penting Banget untuk Pemberantasan Korupsi, Percaya deh (pixabay.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Nyinyiran di dunia musik tak akan pernah habis. Selain karya, tampaknya nyinyiran juga akan selalu berlipat ganda di cabang seni satu ini. Dan bahan nyinyiran terbaru dunia musik datang dari… KPK. Tepatnya, mars dan himne KPK.

Oke, memang KPK dan musik adalah dunia yang berbeda, dan amat jarang bersama. Namun, entah kenapa, saat mereka bersinergi, ujungnya malah jadi nyinyiran. Tapi, ada konteksnya. Mars dan himne KPK dikritik sebab pemberantasan korupsi tak butuh himne dan mars yang tak lebih dari sekadar gimik.

Tapi, saya punya pendapat berbeda.

Saya bahagia, akhirnya KPK punya mars dan himne sendiri. Sebuah kemajuan yang sayangnya justru terkena banyak terpaan ketidaksetujuan. Banyak juga yang sepertinya mengarah ke suuzan, alias berpikiran buruk. 

Sebentar, tarik nafas dalam-dalam, jangan dikit-dikit suuzan dan berpikiran sesempit itu.

Banyak yang berpendapat jika KPK tak perlu himne ataupun mars. Ini adalah pendapat yang ngawur dan tak berdasar. Semua hal butuh lagu. Tahu bulat saja ada lagunya, meski liriknya monoton pun menyebalkan. Es krim, susu, roti, bahkan sabun colek, punya lagu sendiri. Apalagi badan sekelas KPK, ya, isin kalau nggak punya. Mars dan himne KPK ini penting untuk membakar semangat para pegawai, agar makin trengginas saat bekerja mengamankan negara dari para koruptor. Lagu, pada titik tertentu, bisa membakar semangat dan menembus batas kemampuan manusia.

Bayangkan saja, saat nanti ada operasi tangkap tangan, lalu mars KPK diputar, apa nggak heroik banget? Nanti adegannya jadi mirip dengan yang ada di film-film macam James Bond, Die Hard, dan filmnya Steven Seagal. Apalagi kalau dikasih efek slo-mo, lalu ditambah adegan koruptor yang sedang melambaikan tangan sembari tersenyum dalam balutan rompi oranye. Syahdu banget.

Atau mungkin koruptornya menyerah dan langsung mengaku bersalah setelah mendengar lagu tersebut. Sama seperti lagu Christina Aguilera, yang sempat jadi “senjata” CIA.

Baca Juga:

Menyesal Kuliah Jurusan Pendidikan, Tiga Tahun Mengajar di Sekolah Nggak Kuat, Sekolah Menjadi Ladang Bisnis Berkedok Agama

Korupsi dan Krisis Integritas Adalah Luka Lama Banten yang Belum Pulih

Selain mempertanyakan urgensi, banyak orang juga mempertanyakan kredibilitas dari istri Pak Firli Bahuri. Memang kita punya Addie MS, Purwacaraka, Erwin Gutawa, Iwan Fals, Guruh Sukarnoputra, bahkan Denny Caknan. Tapi, jangan ragukan kemampuan istri Pak Firli. Kalian ini pasti belum tahu lagunya kan? Gitu kok nge-judge.

Iya, saya tahu, itu namanya conflict of interest. Tapi, masak bakat mau disia-siakan? Ngawur klean ini.

Dengan kata lain, Ibu Ardina Safitri adalah orang paling tepat dan paling mampu untuk menciptakan mars dan himne KPK. Blio jelas menguasai wawasan kebangsaan yang dibutuhkan untuk memberantas korupsi itu. Maka, wajar lah kalau blio bikin itu lagu. Conflict of interest? Ah, apa itu.

Maka dari itu, jangan anggap ini nepotisme. Bukan juga karena bucin ke ayang, kemudian memberi penghargaan. Ini semata-mata karena memang hanya mereka yang mampu dan pantas mengemban tanggung jawab sebesar ini. Mungkin tak ada pilihan lain selain sang istri. Sebab, bikin mars dan himne bukan hal sepele. Ini adalah karya musik untuk KPK, dan harus bisa mencerminkan marwah KPK. Sehingga pilihan Pak Firli Bahuri adalah tepat, akurat, dan presisi. Anti mleset dan mlengse, Maszzeeh.

Meski begitu, saya juga percaya dengan teori dari orang bijak yang menyatakan bahwa: punya himne dan mars itu (mungkin) bagus untuk semangat, serta ampuh mengingatkan para anggotanya soal tugas dan kewajiban. Tapi, kalau soal semangat kerja, sudah melaksanakan tugas dan kewajiban, itu hal yang berbeda dan masih perlu didalami lagi.

Penulis: Bayu Kharisma Putra
Editor: Rizky Prasetya

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok di sini.

Terakhir diperbarui pada 19 Februari 2022 oleh

Tags: gimikhimneKorupsikpk
Bayu Kharisma Putra

Bayu Kharisma Putra

Hanya salah satu dari jutaan manusia yang kebetulan ditakdirkan lahir dan tumbuh di bentangan khatulistiwa ini. Masih setia memegang identitas sebagai Warga Negara Indonesia, menjalani hari-hari dengan segala dinamika.

ArtikelTerkait

Korupsi Menjadi Luka Lama Banten yang Belum Pulih (Unsplash)

Korupsi dan Krisis Integritas Adalah Luka Lama Banten yang Belum Pulih

27 Juni 2025
5 Dosa Wali Kota Malang yang Tidak Akan Dilupakan Warga

5 Dosa Wali Kota Malang yang Tidak Akan Dilupakan Warga

3 Oktober 2024
kasus suap benih lobster korupsi hukuman ringan mojok

Dari Kasus Suap Benih Lobster, Kita Belajar bahwa Hukum Bisa Didiskon

24 April 2021
Mendukung Ide Hebat Rompi Penangkal Korupsi Ciptaan KPK unila

Mendukung Ide Hebat Rompi Penangkal Korupsi Ciptaan KPK

3 Juni 2022
bupati kudus

Sesungguhnya, Bupati Kudus Adalah Lagu Usang yang Telah Menjadi Primadona Para Pejabat Kita

1 Agustus 2019
Stasiun Kota Tegal itu Romantis, Sayang Dikorupsi

Stasiun Tegal itu Romantis, Sayang Dikorupsi

26 Mei 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Seturan dan Babarsari, Padukuhan Kiblat Kehidupan Bebas Yogyakarta Mojok.co

Seturan dan Babarsari, Padukuhan Kiblat Kehidupan Bebas Yogyakarta

22 Maret 2026
Soto Bandung: Kuliner Khas Bandung yang Rasanya Normal dan Pasti Cocok di Lidah Para Pendatang

Soto Bandung: Kuliner Khas Bandung yang Rasanya Normal dan Pasti Cocok di Lidah para Pendatang

15 Maret 2026
Alfamart Itu Terlalu Membosankan dan Sumpek, Butuh Kreativitas (Wikimedia Commons)

Alfamart Itu Terlalu Membosankan dan Sumpek, Kalau Punya Uang Tak Terbatas dan Boleh Saya Akan Ubah Alfamart Jadi “Ruang Singgah Urban”

20 Maret 2026
Ironi Fresh Graduate Saat Lebaran: Gaji Masih di Bawah UMR, tapi Sudah Tidak Kebagian THR Mojok.co

Lebaran Membosankan Nggak Ada Hubungannya Sama Menjadi Dewasa, Itu Artinya Kamu Lagi Mati Rasa Saja

16 Maret 2026
Lulus Kuliah Mudah Tanpa Skripsi Hanya Ilusi, Nyatanya Menerbitkan Artikel Jurnal SINTA 2 sebagai Pengganti Skripsi Sama Ruwetnya

Kritik untuk Kampus: Menulis Jurnal Itu Harusnya Pilihan, Bukan Paksaan!

19 Maret 2026
Jerat Motor Kredit Terlihat Mengilat tapi Fondasinya Melarat (Unsplash)

Motor Kredit Menciptakan Kabut Tebal yang Menyembunyikan Wajah Asli Kemiskinan, Terlihat Mengilat tapi Fondasinya Melarat

20 Maret 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=1k7EQFkTWIM

Liputan dan Esai

  • Jadi Gembel di Perantauan tapi Berlagak Tajir saat Pulang, Bohongi Ortu biar Tak Kepikiran Anaknya Remuk-remukan
  • Rela Utang Bank buat Beli Mobil Ertiga demi Puaskan Ekspektasi Mertua, Malah Jadi Ribet dan Berujung Sia-sia
  • Ujian Pemudik Lajang: Jadi Sasaran Pinjam Uang karena Belum Nikah dan Dianggap Tak Ada Tanggungan, Giliran Nolak Dicap Pelit
  • Rasa Sanga (8): Lontong dan Kangkung dalam Khazanah Suluk Sunan Bonang, Jalan “Merasakan” Kehadiran Tuhan
  • Memelihara Kucing adalah Patah Hati yang Direncanakan, Tapi 1.000 Kali pun Diulang Saya Akan Tetap Melakukannya
  • Makna Pulang yang Saya Temukan Setelah Mudik Motoran dengan NMAX Tangerang–Magelang

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.