Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Mahasiswa Bandung yang Kuliah di ITB, UNPAD, UNPAR, UPI, dan UNISBA Punya Ciri Masing-masing

Raden Muhammad Wisnu oleh Raden Muhammad Wisnu
5 Januari 2021
A A
Mahasiswa Bandung yang Kuliah di ITB, UNPAD, UNPAR, UPI, dan UNISBA Punya Ciri Masing-masing terminal mojok.co

Orang Sukabumi Sebut UINMahasiswa Bandung yang Kuliah di ITB, UNPAD, UNPAR, UPI, dan UNISBA Punya Ciri Masing-masing terminal mojok.co Jakarta Itu Cabang dan UIN Bandung Pusatnya terminal mojok.co

Share on FacebookShare on Twitter

Bandung adalah salah satu kota terbesar di Indonesia yang memiliki sejumlah perguruan tinggi ternama. Baik itu perguruan tinggi negeri maupun swasta. Keberadaan perguruan tinggi tersebut sangat berdampak pada roda perekonomian kota dengan menjamurnya sejumlah bisnis kos-kosan, tempat makan, tempat fotokopian, hingga sejumlah kafe di sekitaran kampus. Nah, dari banyaknya kampus, izinkan saya untuk menggambarkan tipe-tipe mahasiswa Bandung berdasarkan di mana mereka kuliah. 

#1 ITB

“Untuk Tuhan, bangsa, dan almamater”. ITB adalah kumpulan mahasiswa dari seantero Nusantara yang ambisius dan pintar. Nggak heran, sejak berdirinya kampus ini, ia telah mencetak banyak manusia berkualitas. Mulai dari Proklamator Ir. Sukarno, Ridwan Kamil, sutradara kondang Joko Anwar, dan sejumlah alumni ITB lainnya.

Sampai sekarang, saya heran sama mahasiswa ITB. Sebab, sejak saya kuliah pada 2010, melihat anak ITB itu kerjaannya nongkrong di kafe. Tapi, entah mengapa mereka sangat pintar ketika mengerjakan soal-soal kalkulus yang rumit. Nggak sedikit mahasiswa ITB yang berprestasi dalam bidang akademik, bidang olahraga, maupun bidang kesenian yang membuat saya bertanya-tanya, kenapa Tuhan nggak adil menciptakan manusia? Soalnya, saya sampai dua kali gagal masuk ITB. Mahasiswa Bandung satu ini memang demikian kerennya.

#2 UNPAD

Tadinya, saya nggak mau memasukan UNPAD dalam daftar ini karena nggak terletak di Bandung, melainkan di Jatinangor yang merupakan kecamatan di garis terdepan Kabupaten Sumedang. Berdasarkan tulisan Ghifari Laili Rizqy  mahasiswa UNPAD adalah kumpulan mahasiswa Nusantara yang kecewa karena nggak merasakan dinginnya Bandung. Sebab, letak geografis kampus Jatinangor itu panas dan macet.

Jatinangor sendiri adalah jalur antar provinsi yang banyak dilalui oleh bus dan truk yang akan menuju ke Jawa Tengah sehingga Jatinangor penuh dengan debu. Hal ini diperparah karena Jatinangor sangat minim pepohonan.

Akan tetapi, di balik itu semua, mahasiswa UNPAD adalah mahasiswa yang modis dan sangat memperhatikan penampilan mereka. Begitu banyak selebgram yang berkuliah di sana. Menurut pengakuan Teh Fanisa, penulis Terminator Jawa Barat, UNPAD banyak artisnya. Pun dengan pengakuan Teh Ayu, katanya mahasiswi UNPAD itu geulis alias cantik. Hih. Dan sering juga dijodoh-jodohin sama anak-anak ITB.

#3 UNPAR

Kampus ini biasa disebut sebagai kampus sultan di Bandung. Sebab, biaya kuliahnya selangit. Nggak hanya diisi oleh mahasiswa sultan yang good looking dan modis, mahasiswa UNPAR juga dapat dikatakan sangat pintar. Prestasi yang diraih nggak hanya prestasi dalam bidang akademik, tapi dalam bidang olahraga dan juga bidang kesenian.

Mahasiswa UNPAR dikenal sebagai mahasiswa Bandung yang tahan banting karena untuk sekadar lulus satu mata kuliah saja sudah membuat mereka sangat bersyukur pada Tuhan. Sebab, prinsip yang dianut oleh para dosennya adalah, “Nilai A untuk Tuhan, nilai B untuk saya, sisanya untuk kalian.”

Baca Juga:

Saya Setuju Teras Cihampelas Dirobohkan, dan Tata Lagi Jalan Cihampelas agar Jadi Lebih Menarik

3 Kebohongan tentang Lembang yang Perlu Diluruskan

#4 UPI

Mahasiswa UPI adalah calon guru yang kelak akan mendidik generasi penerus bangsa, terutama bagi mereka yang berkuliah di jurusan pendidikan. Namun, sebagian besar dari mahasiswa UPI banyak yang nggak mau menjadi guru, kecuali kalau statusnya PNS. Sebab, nasib guru sangat mengkhawatirkan di Indonesia, mereka nggak dibayar dengan layak oleh negara. Kita banyak melihat nasib guru honorer di berbagai daerah yang hidup seadanya. Belum lagi sistem pendidikan kita yang masih nggak jelas.

Mahasiswa UPI diisi oleh spesies mahasiswa Bandung yang baik-baik. Mereka cenderung dididik untuk berpakaian sopan dan rapi karena mereka semua adalah calon guru. UPI pun dikenal sebagai kampus petani karena bayaran kuliahnya yang cenderung murah.

#5 UNISBA

Unisba adalah nama lain dari ITB yaitu “Institut Tamansari Bawah” karena letak geografis kampusnya berada di Jalan Tamansari. Ia lebih rendah dari ITB. Nggak hanya itu, mahasiswa UNISBA adalah mahasiswa Bandung “sisa“ yang tidak diterima di ITB dan UNPAD sehingga memilih kuliah di sana.

Mahasiswa UNISBA adalah spesies mahasiswa Bandung yang religius. Meski, tingkat religiusitasnya kadang dilakukan demi mendapatkan nilai semata. Nggak heran, UNISBA mewajibkan seluruh mahasiswanya, termasuk mahasiswa yang bukan beragama Islam untuk mengikuti pesantren mahasiswa dan pesantren calon sarjana yang dilakukan di Kampus Ciburial.

Di sana mereka akan menginap dan dipaksa mengikuti ritual pesantren. Mulai dari salat lima waktu berjamaah, tahajud berjamaah, dan ilmu-ilmu agama lainnya sebagai syarat kelulusan dan menjadi sarjana. Literally, setiap pelaksanaan salat berjamaah, salat tahajud, hingga materi kelas, akan diabsen oleh para pemateri sehingga banyak mahasiswa yang melakukan itu semua untuk absen belaka dan lulus dari pesantren sebagai syarat kelulusan.

Demikian, itulah tipe-tipe mahasiswa Bandung berdasarkan tempat kuliah mereka. Soal yang mana yang paling keren tentu kalian bisa menilai sendiri lah. Yang jelas masing-masing kampus besar di atas punya ciri khas tertentu yang menggambarkan bagaimana tabiat manusia-manusianya. Selamat berjuang mencari ilmu di Bandung.

BACA JUGA Tobey Maguire Berperan Epik di Film Spider-Man Terbaik. No Debat, No Kecot! dan tulisan Raden Muhammad Wisnu lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 4 Januari 2021 oleh

Tags: Bandungmahasiswa Bandung
Raden Muhammad Wisnu

Raden Muhammad Wisnu

Lulusan Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Islam Bandung yang bekerja sebagai copywriter. Asal dari Bandung, bercita-cita menulis buku. Silakan follow akun Twitternya di @wisnu93 atau akun Instagram dan TikToknya di @Rwisnu93

ArtikelTerkait

Banyaknya Fasilitas yang Rusak di Taman Monju Bukti Warga Bandung Belum Siap dengan Fasilitas Gratis

Banyaknya Fasilitas yang Rusak di Taman Monju Bukti Warga Bandung Belum Siap dengan Fasilitas Gratis

20 Agustus 2024
Event Lari di Bandung Sering Bikin Sewot Warga Setempat  Mojok.co

Event Lari di Bandung Sering Bikin Sewot Warga Setempat 

22 Mei 2025
Perusahaan Shuttle Kendaraan Asal Bandung Culas, Rekrut Karyawan dengan Kedok Internship Supaya Murah Mojok.co

Perusahaan Shuttle Kendaraan Asal Bandung Culas, Rekrut Karyawan dengan Kedok Internship Supaya Murah

17 April 2024
Jogja Terbuat dari Pembacokan, Jalan Rusak, dan Menghindari Masalah (Unsplash)

Jogja Terbuat dari Pembacokan, Jalan Rusak, dan Menghindari Masalah

8 Februari 2023
Selain Lembang, Orang Bandung Juga Ogah Berwisata ke Ciwidey Mojok.co

Selain Lembang, Orang Bandung Juga Ogah Berwisata ke Ciwidey

17 November 2024
Jalan Bypass Soekarno-Hatta, Jalan Paling Meresahkan Se-Bandung Raya Mojok.co

Jalan Bypass Soekarno Hatta, Jalan Paling Meresahkan Se-Bandung Raya

27 Mei 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Pengalaman Menginap di Bobocabin Pacet Mojokerto: Tenang dan Nyaman, tapi Nggak Cocok buat Penakut

Pengalaman Menginap di Bobocabin Pacet Mojokerto: Tenang dan Nyaman, tapi Nggak Cocok buat Penakut

28 Januari 2026
Perlintasan Kereta Volvo Pasar Minggu Memakan Banyak Korban: Bukan Salah Setan!

Perlintasan Kereta Volvo Pasar Minggu Memakan Banyak Korban: Bukan Salah Setan!

27 Januari 2026
Sudah Saatnya Soreang Punya Mal supaya Nggak Bergantung sama Mal di Kota Bandung

Sudah Saatnya Soreang Punya Mal supaya Nggak Bergantung sama Mal di Kota Bandung

30 Januari 2026
4 Alasan Freezer Nugget Lebih Membingungkan daripada Kulkas Minuman di Indomaret

4 Alasan Freezer Nugget Lebih Membingungkan daripada Kulkas Minuman di Indomaret

26 Januari 2026
Generasi Sandwich Bukan Pahlawan, Tapi Tumbal Orang Tua (Pexels)

Generasi Sandwich Bukan Pahlawan, Kami Adalah Tumbal Romantisasi “Bakti Anak” yang Terpaksa Menjadi Dana Pensiun Berjalan Bagi Orang Tua yang Gagal Menabung

27 Januari 2026
PTC Surabaya dan PCM Surabaya, 2 Mall di Surabaya yang Kompak Menganggap Pengguna Motor sebagai Anak Tiri

PTC dan PCM, Dua Mall di Surabaya yang Kompak Menganggap Pengguna Motor sebagai Anak Tiri

30 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Misi Mulia Rumah Sakit Visindo di Jakarta: Tingkatkan Derajat Kesehatan Mata dengan Operasi Katarak Gratis
  • DLH Jakarta Khilaf usai Warga Rorotan Keluhkan Bau Sampah dan Bising Truk dari Proyek Strategis Sampah RDF
  • Fakta Pahit soal Stunting. Apabila Tidak Diatasi, 1 dari 5 Bayi di Indonesia Terancam “Bodoh”
  • Indonesia Hadapi Darurat Kualitas Guru dan “Krisis Talenta” STEM
  • Kisah Pelajar SMA di Bantul Melawan Trauma Pasca Gempa 2006, Tak Mau Kehilangan Orang Berharga Lagi
  • Ironi Jogja yang “Katanya” Murah: Ekonomi Tumbuh, tapi Masyarakatnya Malah Makin Susah

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.