Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Gaya Hidup Personality

Lord Takin, Pemancing Penuh Karisma dan Capres yang Patut Diperhitungkan

Prabu Yudianto oleh Prabu Yudianto
19 Desember 2022
A A
Lord Takin, Pemancing Penuh Kharisma dan Capres yang Patut Diperhitungkan

Lord Takin, Pemancing Penuh Kharisma dan Capres yang Patut Diperhitungkan (Pixabay.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Kalau ada tokoh sipil yang tak terdeteksi media mainstream, tapi punya kemungkinan menang Pilpres yang amat besar, saya tak bisa memikirkan tokoh lain selain Lord Takin, pemancing andal asal (kayaknya) Klaten. 

Sosok penuh rahasia ini bisa jadi adalah kunci sebuah parpol untuk menguasai parlemen. Bahkan perlu diperhitungkan sebagai RI 1. Peta politik era “Indonesia Emas” akan diramaikan oleh penguasa sungai Klaten dan sekitar ini.

Sebentar. Anda tidak kenal Lord Takin? Lalu selama ini Anda ngapain saja di media sosial?

Takin Syahrulli, begitulah orang mengenalnya. Ada juga yang menyebut nama blio Tachim atau Taqim. Tapi kita bisa sepakat untuk menyebut blio sebagai Lord Takin. Sosok ini dikenal sebagai pemancing andal dari (kayaknya) Klaten, Jawa Tengah. Lord Takin adalah spesialis pemancing ikan Garitel. Garitel adalah nama lain dari ikan Keting, ikan air tawar dengan genus Mystus.

Tapi kenapa pemancing harus diperhitungkan dalam pemilu? Inilah yang jadi maqom seorang Lord Takin.

Lord Takin adalah definisi sebaik-baiknya influencer. Blio selalu konsisten dalam membagikan hasil pancingan ke media sosial. Terutama di Facebook, di mana medsos ini tempat terbaik untuk komunitas mancing. Tapi Lord Takin tidak hanya berbagi hasil mancing di komunitasnya saja. Dia keluar dari zona nyaman, dan muncul di berbagai grup Facebook. Bahkan grup clothingan area Klaten tidak lolos dari jangkauannya.

Blio punya ciri khas: foto mingkem, dan merahasiakan segalanya. Spot mancing rahasia. Umpan rahasia. Joran rahasia. Senar rahasia. Semua serba rahasia bagi pria hobi mingkem ini.

Para pemancing dan warganet lain selalu meramaikan setiap postingan Lord Takin. Bukan untuk berguru, apalagi mencari jodoh. Tapi untuk menghujat dan membenci. Tidak hanya ujaran kebencian, tapi juga tantangan untuk baku hantam. Semua geram dengan konsistensi Lord Takin di media sosial. Muak dengan ekspresinya yang itu-itu saja. Dan geram dengan segenap rahasianya.

Baca Juga:

Nekat Kuliah S3 di Taiwan Berujung Syok, tapi Saya Merasa Makin Kaya sebagai Manusia

Goa Jatijajar, Objek Wisata di Kebumen yang Cukup Sekali Saja Dikunjungi

Cukup sebut nama Lord Takin di grup mancing. Pasti langsung dikerumuni para anggota. Lempar fotonya di Twitter, dan semua orang langsung tersulut sumbunya. Bahkan yang tidak kenal saja bisa ingin ngantemi juga. Tapi blio tetap konsisten di medsos. Tetap berbagi hasil mancing penuh rahasia.

Ingat, orang-orang tak membencinya karena wajahnya atau gimana, saya pikir baiknya Anda liat foto beliau dan caption beliau, biar paham apa maksud saya.

Lalu kenapa sosok kontroversial ini patut diperhitungkan?

Anda pasti tahu satu kebutuhan utama rakyat Indonesia: tempat meluapkan kemarahan. Tapi kita tidak pernah punya ruang aman untuk itu. Akhirnya semua jadi tempat meluapkan amarah. Pandangan politik sampai bubur ayam jadi alat ribut demi luapan amarah. Tapi kita butuh satu wadah yang bisa kita sepakati jadi tampungan amarah bersama. Dan Lord Takin adalah tempat yang tepat.

Bayangkan, orang mancing tanpa merusak ekosistem saja bisa dihujat. Padahal cuma M A N C I N G. Bahkan ketika sosok blio dibawa ke medsos lain, orang langsung meluapkan kemarahan padanya. Dan mereka yang marah belum tentu pemancing. Orang-orang kaya di Silicon Valley sana, bisa jadi bakal emosi melihat blio.

Bayangkan jika dia diangkat salah satu parpol. Tidak ada lagi cebong-kampret. Tidak ada lagi kadrun-kadrunan. Tidak ada lagi polarisasi akibat pemilu. Seluruh rakyat Indonesia akan meluapkan agresivitas politiknya kepada Lord Takin. Karena marah pada blio tidak butuh ideologi atau visi misi. Nyawango dewe caption fotone, lak emosi.

Tapi bukan berarti parpol tadi akan kalah. Justru akan mendatangkan suara. Rakyat berbondong-bondong memilih Lord Takin dan parpol pengusungnya. Mereka ingin blio jadi pelampiasan atas amarah pada pemerintah. Sekali lagi, blio bisa kita benci tanpa alasan.

Bahkan partai gurem zona degradasi KPU bisa mendulang suara lewat sosok Lord Takin. Karena Master of Garitel ini memang sepopuler itu. Anda bilang blio hanya pemancing biasa? Pemancing mana yang punya akun fake sebanyak blio? Ya hanya blio yang bisa.

Mengangkat Lord Takin juga menguntungkan dari sisi figur. Blio telah kampanye secara gerilya dan organik sejak 2015-2016. Lord Takin juga dekat dengan wong cilik, apalagi pemancing. Sosoknya sederhana dengan tunggangan Suzuki Smash lawas. Tidak ada pencitraan. Karena Lord Takin adalah citra masyarakat akar rumput: sederhana, membumi, dan mancing. Bonusnya nggatheli.

Mengampanyekan blio juga murah. Tidak perlu bikin panggung raksasa, apalagi sampai masuk gorong-gorong. Cukup bawa ke spot mancing di tiap daerah. Dan voila, semua orang di sana akan bersorak-sorai ingin baku hantam. Partai yang membawa blio ke sana akan dipuja. Karena berhasil membawa Lord Takin untuk jadi luapan emosi mereka.

Apalagi jika jadi RI 1, atau minimal RI 2. Negara ini akan aman dari gesekan dan polemik. Karena ada sosok yang bisa kita luapi dengan amarah. BBM naik, marah ke Lord Takin. Cukai Rokok naik, marah ke Lord Takin. Bahkan perang Ukraina-Rusia bisa kita limpahkan pada Takin.

Takin hadir untuk membersihkan kemarahan kita. Menebus pertikaian antar rakyat Indonesia. Dan menjaga harkat dan martabat negara dari hinaan rakyat. Karena seperti lubang hitam, Lord Takin menyerap itu semua dalam sanubarinya.

Tapi saya kebayang kalau Takin jadi RI 1. Blio berdiri di depan podium. Mengumumkan proyek pembangunan jalan tol baru. Lokasi, rahasia. Kontraktor, rahasia. Investor, rahasia. Durasi proyek, rahasia.

Penulis: Prabu Yudianto
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Mancing Date, Jenis Kencan yang Wajib Dicoba

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok di sini.

Terakhir diperbarui pada 19 Desember 2022 oleh

Tags: capreslord takinpemancingpilihan redaksi
Prabu Yudianto

Prabu Yudianto

Penulis kelahiran Yogyakarta. Bekerja sebagai manajer marketing. Founder Academy of BUG. Co-Founder Kelas Menulis Bahagia. Fans PSIM dan West Ham United!

ArtikelTerkait

3 Alasan JIS Jadi Tempat Konser Red Flag, Bikin Penonton Ogah-Ogahan

3 Alasan JIS Jadi Tempat Konser Red Flag, Bikin Penonton Ogah-Ogahan

18 Oktober 2024
7 Band Indonesia yang Semakin Tenar setelah Ganti Vokalis Terminal Mojok

7 Band Indonesia yang Semakin Tenar setelah Ganti Vokalis

6 Desember 2022
Apakah Malioboro Masih Istimewa Tanpa PKL di Emperan Toko? terminal mojok.co

Apakah Malioboro Masih Istimewa Tanpa PKL di Emperan Toko?

20 Januari 2022
Surat Balasan Bambang Sukrasana untuk Bambang Sumantri terminal mojok.co

Surat Balasan Bambang Sukrasana untuk Bambang Sumantri

6 September 2021
Pelihara Ikan Koi Stres Nggak Hilang, Malah Bisa Bikin Gila terminal mojok

Pelihara Ikan Koi: Stres Tak Sirna, Malah Bisa Bikin Gila

11 Oktober 2021
Purwakarta dan Purwokerto, Namanya Mirip, Nasibnya bak Bumi dan Langit, padahal Harusnya Bisa Setara!

Purwakarta dan Purwokerto, Namanya Mirip, Nasibnya bak Bumi dan Langit, padahal Harusnya Bisa Setara!

6 Juni 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Ringroad Jogja Butuh JPO, sebab Pejalan Kaki Juga Butuh Rasa Aman dan Berhak untuk Merasa Aman

Ringroad Jogja Butuh JPO, sebab Pejalan Kaki Juga Butuh Rasa Aman dan Berhak untuk Merasa Aman

7 April 2026
Dilema Lulusan D4: Gelar Sarjana Terapan, tapi Dianggap D3 yang “Magang” Kepanjangan dan Otomatis Ditolak HRD karena Bukan S1

Dilema Lulusan D4: Gelar Sarjana Terapan, tapi Dianggap D3 yang “Magang” Kepanjangan dan Otomatis Ditolak HRD karena Bukan S1

8 April 2026
Bus Jaya Utama Indo: Bus Patas Termahal di Jalur Pantura, Nyamannya Tak Seistimewa Harganya, tapi Tetap Layak Disyukuri

Bus Jaya Utama Indo: Bus Patas Termahal di Jalur Pantura, Nyamannya Tak Seistimewa Harganya, tapi Tetap Layak Disyukuri

8 April 2026
Aturan Tidak Tertulis Punya Motor di Sidoarjo, Hindari Warna Putih kalau Tidak Mau Repot Mojok.co

Aturan Tidak Tertulis Punya Motor di Sidoarjo, Hindari Warna Putih kalau Tidak Mau Repot 

6 April 2026
Toyota Kijang Kapsul: Mobil Legendaris yang Cuma Menang di Spare Part Murah, Sisanya Ampas Total dan Super Boros

Toyota Kijang Kapsul: Mobil Legendaris yang Cuma Menang di Spare Part Murah, Sisanya Ampas Total dan Super Boros

4 April 2026
Kecamatan Antapani Bandung Menang Mewah, tapi Gak Terurus (Unsplash)

Kecamatan Antapani Bandung, Sebuah Tempat yang Indah sekaligus Rapuh, Nyaman sekaligus Macet, Niatnya Modern tapi Nggak Terurus

5 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ONHNlaDcbak

Liputan dan Esai

  • Bangun Rumah Tingkat 2 di Desa demi Tiru Sinetron, Berujung Menyesal karena Ternyata Merepotkan
  • Resign Kerja di Jakarta untuk Rehat di Jogja, Menyesal karena Hidup Tak Sesuai Ekspektasi dan Malah Kena Mental
  • Nasi Padang Rp13 Ribu di Jogja Lebih Nikmat dan Otentik daripada Yang Menang Mahal, tapi Rasanya Manis
  • Tinggalkan Pekerjaan Gaji Puluhan Juta demi Merawat Ibu di Desa, Dihina Tetangga tapi Tetap Bahagia
  • #NgobroldiMeta: Upaya AMSI dan Meta Bekali Media untuk Produksi Jurnalisme Berkualitas di Era AI
  • Meminta Dosen-Mahasiswa Jalan Kaki ke Kampus ala Eropa: Antara Visi Elite dan Realitas yang Sulit

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.