Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Purwakarta dan Purwokerto, Namanya Mirip, Nasibnya bak Bumi dan Langit, padahal Harusnya Bisa Setara!

Noor Annisa Falachul Firdausi oleh Noor Annisa Falachul Firdausi
6 Juni 2025
A A
Purwakarta dan Purwokerto, Namanya Mirip, Nasibnya bak Bumi dan Langit, padahal Harusnya Bisa Setara!

Purwakarta dan Purwokerto, Namanya Mirip, Nasibnya bak Bumi dan Langit, padahal Harusnya Bisa Setara! (Altran Zoom via Unsplash)

Share on FacebookShare on Twitter

Beberapa daerah di Indonesia tercipta dengan nama yang sama atau mirip. Tapi wilayah-wilayah tersebut bukanlah satu tempat yang sama, yang bahkan provinsinya saja bisa berbeda. Sebut saja Purbalingga dan Probolinggo, Malang dan Pemalang, serta Purwakarta dan Purwokerto.

Rasanya gemas sekali sewaktu membaca banyak orang yang mengaku baru tahu perbedaan Purwakarta dan Purwokerto setelah hidup lebih dari satu setengah dekade di dunia. Jumlah orangnya yang nggak cuma satu atau dua ini bikin saya pengin ngejejelin buku IPS atau Geografi ke mereka.

Purwakarta dan Purwokerto ini adalah dua wilayah yang berbeda dari segi lokasi, kondisi, hingga bahasanya. Purwakarta berlokasi di Jawa Barat yang artinya penduduknya berbicara bahasa Sunda. Sementara itu Purwokerto berdiri di atas tanah Jawa Tengah yang berdialek ngapak.

Purwokerto lebih terkenal

Kalau kita bertanya kepada orang secara random (asal yang sudah tahu perbedaan keduanya, ya), saya yakin akan lebih banyak orang yang tahu Purwokerto. Atau dengan kata lain, Purwokerto lebih akrab di telinga masyarakat dibandingkan kabupaten yang dulu dipimpin oleh Dedi Mulyadi itu.

Kenapa bisa demikian?

Purwokerto sejatinya berada di level yang lebih rendah dibandingkan Purwakarta. Purwakarta jelas adalah kabupaten, sedangkan Purwokerto adalah kecamatan. Ia berada dalam naungan Kabupaten Banyumas sekaligus menjadi ibu kotanya. Tapi ia bisa lebih terkenal, sampai disebut sebagai “Kota Baru”.

Bahkan, Purwokerto adalah satu-satunya perwakilan dari Pulau Jawa yang akan diprioritaskan dalam pembangunan kota terpadu (integrated city planning) 2045 oleh Kementerian Pekerjaan Umum (KemenPU). Purwokerto akan dikembangkan sebagai kawasan perkotaan baru dengan mengombinasikan pendidikan, wisata, dan kawasan bisnis yang terintegrasi dengan kompleks pemerintahan.

Singkatnya, Purwokerto yang saking maju dan padatnya itu bisa menjadi lebih terkenal. Bahkan bisa jadi popularitas Purwokerto mengalahkan Banyumas itu sendiri.

Baca Juga:

Purwokerto (Tampaknya) Belum Ramah untuk Pejalan Kaki, Trotoar Masih Dikuasai Kapitalis-kapitalis Kecil

Sisi Gelap Purwokerto, Kota Seribu Curug yang Membuat Wisatawan Tidak Mau Kembali

Purwakarta juga bisa terkenal

Kalau Purwokerto bisa menarik atensi KemenPU dan populer di kalangan masyarakat, lalu Purwakarta bisa apa?

Justru Purwakarta punya peluang yang lebih banyak dibandingkan Purwokerto. Purwakarta sudah punya modal untuk menyamakan diri, atau bahkan menyalip Purwokerto.

Posisi Purwakarta jauh lebih strategis. Memang, sih, Purwokerto itu berada di jalur mudik yang menghubungkan barat dan timur, begitu pula sebaliknya. Tapi Purwakarta jauh lebih dekat dengan Ibukota. Jaraknya dari Jakarta cuma sekitar 80 km.

Perekonomian masyarakatnya, terutama dari segi UMR-nya jauh lebih mending dibandingkan Purwokerto atau Banyumas yang miris banget itu. Per 2025, UMR Purwakarta sebesar Rp4.792.252, naik 6,5 persen dibandingkan periode sebelumnya. Kerennya lagi, UMR kabupaten ini menempati tujuh besar se-Jawa Barat.

Sementara itu, UMR Banyumas per 2025 cuma Rp2.338.410. Ia menempati peringkat ke-18 dari segi besaran UMR se-Jawa Tengah.

Dari perbandingan ini, Purwakarta lebih berpeluang untuk menjadi terkenal sebagai wilayah yang menawarkan kuantitas pendapatan yang lebih tinggi. Purwakarta sendiri sudah punya tujuh kawasan industri di wilayahnya.

Baca halaman selanjutnya

Hiburannya setara

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 6 Juni 2025 oleh

Tags: pilihan redaksiPurwakartapurwokertoUMR PurwakartaUMR Purwokerto
Noor Annisa Falachul Firdausi

Noor Annisa Falachul Firdausi

Alumnus UGM asal Yogyakarta yang lagi belajar S2 Sosiologi di Turki

ArtikelTerkait

Indonesia Banjir Barang Palsu? Jangan Maksa Punya Balenciaga kalau Baru Bisa Beli Dagadu mojok.co

Indonesia Banjir Barang Palsu? Jangan Maksa Punya Balenciaga kalau Baru Bisa Beli Dagadu

25 Februari 2022
Polri Memang Juru Selamat buat Pegawai KPK yang Tersingkir TWK terminal mojok.co

Polri Memang Juru Selamat buat Pegawai KPK yang Tersingkir TWK

30 September 2021
uang tip terminal mojok

Tunjangan PNS Memang Gede, tapi Nggak Segede Itu

15 September 2021
Alfability Alfamart Jadi Jembatan Meraih Mimpi bagi Karyawan Disabilitas untuk Berkarya

Alfability Alfamart Jadi Jembatan Meraih Mimpi bagi Karyawan Disabilitas untuk Berkarya

30 Oktober 2024
Shopee Bikin Kecewa: Bayar Pakai ShopeePay Kena Biaya Tambahan, padahal Bayar Pakai SeaBank Bisa Nol Rupiah

Shopee Bikin Kecewa: Bayar Pakai ShopeePay Kena Biaya Tambahan, padahal Bayar Pakai SeaBank Bisa Nol Rupiah

9 Juli 2024
Inilah Serba-serbi Cerita Kuliah di Unsoed Purwokerto: Jadi Cucu Jenderal dan Nggak Boleh Foto Depan Patung Kuda, dan Bisa Healing ke Baturraden

Inilah Serba-serbi Cerita Kuliah di Unsoed: Jadi Cucu Jenderal dan Nggak Boleh Foto Depan Patung Kuda

12 Oktober 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Warga Pangalengan Musti Bangga Menjadi Penghasil Teh meski Tidak Pernah Bisa Menikmati Hasil Panennya

Warga Pangalengan Musti Bangga Menjadi Penghasil Teh meski Tidak Pernah Bisa Menikmati Hasil Panennya

11 Maret 2026
Pamer Pencapaian Adalah Kegiatan Paling Sampah Saat Lebaran, Nggak Ada Fungsinya kecuali Bikin Orang Emosi

Pamer Pencapaian Adalah Kegiatan Paling Sampah Saat Lebaran, Nggak Ada Fungsinya kecuali Bikin Orang Emosi

12 Maret 2026
7 Jajanan Indomaret Terburuk Sepanjang Masa (Unsplash)

7 Jajanan Indomaret Terburuk Sepanjang Masa, Jangan Dibeli daripada Kamu Kecewa dan Menderita

13 Maret 2026
Gudeg Adalah Makanan Khas Jogja Paling Mengecewakan (Unsplash)

Gudeg Adalah Makanan Khas Jogja Paling Mengecewakan, Mending Makan Mangut Lele atau Bakmi Jawa kalau Pertama Kali Kulineran di Jogja

9 Maret 2026
Mohon Maaf, Didikan VOC di Rumah Bukan Membentuk Mental Baja, tapi Mempercepat Antrean di Psikiater

Mohon Maaf, Didikan VOC di Rumah Bukan Membentuk Mental Baja, tapi Menambah Antrean di Psikiater

14 Maret 2026
9 Rekomendasi Mobil Bekas di Bawah 100 Juta Terbaik untuk Pemula Berkantong Cekak

Cari Mobil Bekas Murah buat Lebaran? Ini Motuba di Bawah 60 Juta yang Terbukti Nggak Rewel

14 Maret 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=1k7EQFkTWIM

Liputan dan Esai

  • Saya Tak Sudi Mudik dengan Kereta Ekonomi Premium, Berasa “Scam” karena Bualan Mirip Eksekutif padahal Menyiksa Diri
  • Kebahagiaan Semu Gaji 5 Juta di Jakarta: Dianggap “Sultan” di Desa, Padahal Kelaparan dan Menderita di Kota
  • Sulitnya Jadi Penjual Gudeg, Susah-susah Siapkan Makanan Khas Jogja Berujung Dapat Celaan Wisatawan
  • Orang Jawa Desa Nyoba “Menu Aneh” Warung Nasi Padang, Lidah Menjerit dan Langsung Merasa Goblok Seketika
  • Stasiun Pasar Senen Saksi Perantau Jogja “Ampun-ampun” Dihajar dan Dirampas Jakarta, Tapi Terlalu Cemas Resign buat Balik Jogja
  • Ambisi Beli Mobil Avanza di Usia 23 Demi Disegani di Desa, Berujung Sumpek karena Ekspektasi dan Tetangga Iri-Dengki

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.