Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kampus Pendidikan

Les Itu Bukan untuk Membuat Anak Menjadi Pintar dan Menyulap Anak Jadi Tiba-tiba Pintar!

Febiola Cindi Fatika Dita oleh Febiola Cindi Fatika Dita
17 Agustus 2025
A A
Les Itu Bukan untuk Membuat Anak Menjadi Pintar dan Menyulap Anak Jadi Tiba-tiba Pintar!

Les Itu Bukan untuk Membuat Anak Menjadi Pintar dan Menyulap Anak Jadi Tiba-tiba Pintar!

Share on FacebookShare on Twitter

Sebagai guru les yang sudah berkecimpung di dunia pendidikan, khususnya les bimbel bertahun-tahun. Saya diajak curhat oleh seorang ibu yang berkali-kali diminta memilih untuk anaknya tidak naik kelas atau pindah sekolah karena anaknya tidak bisa mengikuti pelajaran di sekolah. dia pun bertanya-tanya apakah sang anak separah itu, sehingga diminta untuk pindah sekolah?

Sang ibu cukup merutuki wali kelas yang memberinya teguran di ruang guru yang tidak privat. Disayangkan lagi sang ibu juga seorang guru di tempat anaknya belajar. Sejujurnya dia juga menahan malu yang tak terkira, akibatnya berita itu menyebar ke mana-mana.

Hinaan tipis-tipis berbentuk nasihat dari tetangga bahkan sanak saudara berseliweran. Ada suara sumbang bilang, faktor keturunan, faktor didikan, faktor keluarga, faktor psikologis dan perlunya tambahan les.

Singkat cerita sang ibu menghubungi saya untuk membicarakan anaknya. “Mbak, kira-kira kalau les sama Mbak, apakah ada kemajuan Mbak? Saya tuh takutnya kalau saya les-kan tapi tetap begitu-begitu saja, sayang dong uangnya.” Wadidaw, kenapa jadi tentang untung rugi? Padahal untuk anak, menurut saya bukan soal untung rugi.

Saya sebagai guru les juga bingung menjawab. Apalagi ada kalimat mengatakan bagaimana jika tidak ada kemajuan? Sedangkan les adalah tambahan belajar, keberhasilan belajar dipengaruhi oleh banyak faktor, meski guru dan konsistensi adalah yang paling utama. Tapi untuk menjamin anaknya pintar dalam pelajaran, kok saya tidak berani.

Cari solusinya

Untuk mengatasi hal tersebut, tentu saja harus breakdown satu-satu secara detail permasalahannya. Agar bisa dicari solusi yang tepat untuk meningkatkan prestasi belajar anak.

Dalam dunia pendidikan, anak-anak kerap dinilai berdasarkan prestasi akademik mereka. Namun, melabeli seorang anak sebagai “bodoh” adalah pandangan yang terlalu dangkal dan tidak sepenuhnya adil. Setiap anak memiliki potensi unik serta karakteristik tertentu yang mungkin membuat mereka terlihat kurang menonjol di lingkungan sekolah.

Les atau juga sering disebut bimbel digadang-gadang sebagai ‘penolong’ nilai akademik siswa, bahkan para orang tua rela untuk merogoh kocek yang lumayan tinggi untuk les tambahan anak. Namun, apakah tambahan les mampu mengatasi anak “bodoh” di sekolah?

Baca Juga:

Menjamurnya Bimbel Bukan karena Pendidikan Kita Ampas, tapi karena Mengajar di Bimbel Memang Lebih Mudah

4 Dosa Bimbel terhadap Dunia Pendidikan: Kesejahteraan Guru Diabaikan, Esensi Belajar Dilupakan

Anak yang dianggap bodoh di sekolah adalah anak yang tidak bisa mengikuti pelajaran yang diajarkan oleh sekolah, nilainya jelek, tidak bisa mengikuti pelajaran seperti teman-temannya. Dalam KBBI diartikan bodoh sebagai tidak lekas mengerti; tidak mudah tahu atau tidak dapat (mengerjakan dan sebagainya); bongak.

Yang perlu diketahui oleh orang tua dan pengajar adalah apa sih yang menyebabkan anak itu kurang dalam hal pelajaran sekolah? Tentu tidak hanya satu faktor saja, tetapi banyak hal. Seperti kognitif, genetik, gangguan kesehatan fisik maupun psikis, gaya hidup, pola asuh dan lingkungan. Aspek-aspek tersebut tentu saling berkaitan dan mendukung. Kalau ada satu yang luput, tentu akan mengganggu prestasi belajar anak.

Les itu hanyalah ikhtiar

Namun para orang tua yang memiliki anak kurang berprestasi, agaknya perlu diedukasi bahwa potensi anak itu bukan hanya dari bidang akademik saja, melainkan juga bidang nonakademik. Jangan salah, biasanya anak yang dianggap bodoh di kelas adalah penerima penghargaan paling bergengsi di bidang olahraga, musik ataupun seni. Jadi, anak pintar itu tidak melulu pada satu hal. Dan saya rasa tidak ada anak yang bodoh, setiap anak punya potensi dan prestasi di bidangnya

Jika dirasa permasalahan anak perlu ditindaklanjuti, orang tua harus peka untuk mengidentifikasi masalah pada anak. Terutama aspek yang sudah dijelaskan sebelumnya. Kemudian bertindak sesuai dengan permasalahan yang ditemukan. Jika perlu, bantuan profesional seperti psikolog, dokter atau guru sangat diperlukan.

Tambahan les digadang-gadang menjadi alternatif agar anak menjadi pintar di sekolah dan keberhasilan lain seperti lulus dengan nilai tinggi, lolos PTN, CPNS dan kedinasan. Hal tersebut tentu dipahami karena banyaknya flyer yang tersebar menggunakan tagline khusus untuk menggaet orang tua. Lalu apakah les tujuannya menjadikan anak menjadi pintar? Tentu saja tidak. Les adalah wadah untuk membantu anak dalam belajar karena dengan intensif belajar melatih anak dalam menghadapi soal-soal pada ujian, lebih tajam dalam mengingat dan lebih memahami materi. Dan yang jelas, les bukan wadah anak menjadi pintar, tetapi les adalah ikhtiar untuk anak semangat belajar.

Les baik, tentu tetap akan ada manfaatnya karena akan intensif dalam belajar. Tapi tidak bisa hanya bertumpu pada les. Faktor psikologis, dukungan orang tua, lingkungan sekolah dan lingkungan rumah tentu harus saling bersinergi untuk membantu anak dalam belajar.

Penulis: Febiola Cindi Fatika Dita
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Betapa Menyebalkannya Guru yang Buka Les Privat, Pilih Kasihnya Terang-terangan Banget

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 17 Agustus 2025 oleh

Tags: bimbellesles privattambahan materi
Febiola Cindi Fatika Dita

Febiola Cindi Fatika Dita

Sedang mendalami dunia fiksi-nonfiksi.

ArtikelTerkait

Bimbel dan Les Privat, Pelarian dari Pendidikan Formal yang Kurangnya Efektif

Bimbel dan Les Privat, Pelarian dari Pendidikan Formal yang Kurangnya Efektif

12 Mei 2023
Betapa Menyebalkannya Guru yang Buka Les Privat, Pilih Kasihnya Terang-terangan Banget

Betapa Menyebalkannya Guru yang Buka Les Privat, Pilih Kasihnya Terang-terangan Banget

7 November 2023
Jam ke-0 untuk Bimbel Sekolah Cuma Bikin Siswa Capek, Nggak Tambah Pintar Mojok.co

Jam ke-0 untuk Bimbel Sekolah Cuma Bikin Siswa Capek, Nggak Tambah Pintar 

13 November 2023
Buat yang Menganggap Kuliah Jurusan Bahasa Sama dengan Les Bahasa: Kalian Sesat!

Buat yang Menganggap Kuliah Jurusan Bahasa Sama dengan Les Bahasa: Kalian Sesat!

9 September 2023
Les Privat Cuma Jadi Bengkel Rapor Sekolah bagi Orang Tua yang Tidak Peduli Masa Depan Anaknya

Les Privat Cuma Jadi Bengkel Rapor Sekolah bagi Orang Tua yang Tidak Peduli Masa Depan Anaknya

14 Agustus 2025
Les Privat Cuma Jadi Bengkel Rapor Sekolah bagi Orang Tua yang Tidak Peduli Masa Depan Anaknya

Dear Orang Tua, Stop Paksa Anak Les Bidang yang Tidak Ia Suka, Anak Bukan Pemuas Ego Kalian!

9 September 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Cerita Pahit 25 Tahun Hidup di Kabupaten Ngawi yang Aneh  Mojok.co

Ngawi Sangat Berpotensi Menjadi Kota Besar, Tinggal Pilih Jalan yang Tepat Saja

17 April 2026
7 Jajanan Indomaret Terburuk Sepanjang Masa (Unsplash)

Terima Kasih Indomaret, Berkatmu yang Semakin Peduli dengan Lingkungan, Belanjaan Jadi Sering Nyeprol di Jalan Gara-gara Plastik yang Makin Tipis

20 April 2026
Harga Plastik Naik Bikin Kebiasaan Bawa Wadah Sendiri Diapresiasi Pedagang Pasar, padahal Dulu Sempat Dianggap Aneh

Harga Plastik Naik Bikin Kebiasaan Bawa Wadah Sendiri Diapresiasi Pedagang Pasar, padahal Dulu Sempat Dianggap Aneh

21 April 2026
Stop Geber-Geber Mesin di Pagi Hari! Itu Hal Konyol dan Malah Bikin Mesin Rusak, Ini Cara Memanaskan Motor yang Benar

Stop Geber-geber Mesin di Pagi Hari! Itu Hal Konyol dan Malah Bikin Mesin Rusak, Ini Cara Memanaskan Motor yang Benar

18 April 2026
Kabel Bangkalan Madura yang Semrawut Bikin Nggak Nyaman Dipandang Mojok.co

Kabel Bangkalan Madura yang Semrawut Bikin Nggak Nyaman Dipandang

22 April 2026
5 Perguruan Tinggi Swasta Terbaik di Bandung dari Kacamata Orang Lokal, Nggak Kalah dari Kampus Negeri Mojok.co PTN

Tradisi Tahunan Datang, Sekolah Kembali Sibuk Merayakan Siswa Lolos PTN, sementara yang Lain Cuma Remah-remah

23 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

  • Tongkrongan Gen Z Meresahkan, Mengganggu Kenyamanan dari Yang Bisik-bisik sampai Berisik
  • Mahasiswa Gen Z Bukan Tak Bisa Membaca, tapi “Brain Rot” karena Sering Disuapi dan Kecanduan AI
  • Kena Mental Punya Kebun di Desa: Hasil Berkebun Tak Bisa Dinikmati Sendiri, Sudah Dirampok dan Dirusuhi Masih Digalaki
  • “Solo Date” Menjelang Usia 25: Meski Tampak Menyedihkan, Nyatanya Lebih Bermanfaat daripada Nongkrong Bersama
  • Guru, Profesi yang Dihormati di Desa tapi Hidupnya Sengsara di Kota: Dimuliakan Seperti Nabi, Digaji Lebih Kecil dari Kuli
  • Pakai Jasa Porter di Stasiun meski Bisa Bawa Barang Sendiri: Sadar 50 Ribu Itu Tak bikin Rugi, Tapi Justru Belum Seberapa

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.