Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kampus

Kuliah S2 Itu Wajib Caper kalau Tidak, Kalian Cuma Buang-buang Uang dan Melewatkan Banyak Kesempatan 

Muhamad Iqbal Haqiqi oleh Muhamad Iqbal Haqiqi
11 September 2025
A A
Kuliah S2 Itu Wajib Caper kalau Tidak, Kalian Cuma Buang-buang Uang dan Melewatkan Banyak Kesempatan Mojok.co

Kuliah S2 Itu Wajib Caper kalau Tidak, Kalian Cuma Buang-buang Uang dan Melewatkan Banyak Kesempatan (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Kuliah S2 memang sebaiknya tidak berorientasi pada nilai saja

Kemudian kedua, perkara kontribusi keaktifan terhadap proporsi nilai. Dalam tulisan tersebut dijelaskan kalau caper di kelas itu nggak perlu karena nggak punya bobot signifikan untuk nilai akhir. Aduh, yakin ini mahasiswa S2 punya pikiran polos kuliah untuk sekadar mengejar nilai? Kuliah yang berorientasi pada nilai seperti ini mencerminkan pola pikir mahasiswa S1. Sebaliknya, S2 itu bukan lagi ngejar nilai, tapi lebih dari itu. Tentang pola pikir, keilmuan, relasi, dan kesempatan luas lainnya.

Lagi pula, logikanya begini, kalau nggak berpengaruh signifikan ke nilai, justru bagus dong. Seseorang bisa mengeksplore dan bisa caper dengan model apapun selama itu berkaitan dengan perkuliahan. Kan nggak perlu khawatir dapat penilaian buruk. Lah wong nggak punya bobot yang signifikan terhadap nilai akhir kan?

ADVERTISEMENT

Lebih dari itu, caper di kelas menurut saya adalah sarana untuk investasi reputasi dan koneksi. Sebab, S2 itu pasar reputasi, bukan sekadar nilai. Nilai mungkin bisa sama-sama A, tapi reputasi dan visibilitas. Dua hal ini membuat seseorang dipandang berbeda sehingga punya kesempatan dilirik pihak lain. Misal, diajak kolaborasi penelitian oleh dosen, dapat rekomendasi dana hibah penelitian dari pihak jurusan, diajak kerja sama conference atau diajak membangun bisnis oleh teman sekelas.

Nah, caper adalah salah satu caranya. Bayangkan kalau kamu hanya jadi kupu-kupu di kelas? Aduh kesempatan seperti itu sulit didapatkan. Dosen atau teman hanya mendekat ke orang yang “kelihatan”, bukan mereka yang diam sok cool di dalam kelas.

Di sisi lain, rekan-rekan di S2 itu nggak jarang berlatar belakang orang penting. Minimal, orang-orang yang punya koneksi ke pihak-pihak penting yang nggak kita duga. Boleh jadi karena sering kelihatan di kelas, kalian bisa mendapat kesempatan emas. 

Tidak ada yang salah dengan latar belakang aktivis

Kemudian soal caper sok aktivis, saya rasa tulisannya terlalu tendensius menyindir personal. Setiap orang punya hak menyuarakan keresahan, mengajak yang lain berpartisipasi, atau menginisiasi gerakan. Ekosistem S2 itu berisi orang dari berbagai latar belakang. Ada yang latar belakangnya dari lembaga sosial, NGO, dan profesional. Kalau ada yang menggebu-gebu, bisa jadi datang dari orang-orang yang dulunya di NGO. Kita hormatilah.

Jangan kemudian sikap aktiivitis itu dipandang tak perlu di kehidupan S2 hanya karena satu orang bertingkah terlalu berlebihan.

Akhir kata saya ingin bilang begini, kesempatan bisa datang lewat banyak jalur. Dengan caper yang strategis, pintu peluang bisa terbuka. Yang tak kalah penting, caper membuat ekosistem pascasarjana tetap hidup, sebab diwarnai diskusi dan dialektika. Tinggal diarahkan saja, caper yang terukur, konkret, dan bermanfaat, baik untuk diri sendiri maupun untuk kelas.

Baca Juga:

Lulusan S2 Jadi Beban, Kerap Dianggap Overqualified padahal Cuma Ingin Kerja demi Menyambung Hidup 

Gagal Paham dengan Warlok Solo yang Ngebet Kuliah ke Luar Kota Demi Kejar Gengsi

Penulis: Muhamad Iqbal Haqiqi
Editor: Kenia Intan

BACA JUGA Dosa Jurusan Pendidikan yang Membuat Hidup Mahasiswanya Menderita.

XXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXX

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 12 September 2025 oleh

Tags: Kuliahkuliah s2magistermahasiswa S1mahasiswa S2pascasarjanaS1S2
Muhamad Iqbal Haqiqi

Muhamad Iqbal Haqiqi

Mahasiswa Magister Sains Ekonomi Islam UNAIR, suka ngomongin ekonomi, daerah, dan makanan.

ArtikelTerkait

Upin Ipin dan Teman-temannya akan Lanjut di Kampus-kampus Ini kalau Tinggal di Indonesia Mojok.co

Upin Ipin dan Teman-temannya akan Lanjut di Kampus-kampus Ini kalau Tinggal di Indonesia

7 Juli 2024
Gap Year Dianggap Buang Waktu padahal Tujuannya untuk Mengumpulkan Amunisi mahasiswa gap year

Gap Year Dianggap Buang Waktu padahal Tujuannya untuk Mengumpulkan Amunisi

20 Mei 2024
Ibu Rumah Tangga dan Ojol juga Berhak untuk Kuliah, Universitas Terbuka Menerima Tanpa Batasan Apa pun! Mojok.co

Ibu Rumah Tangga dan Ojol juga Berhak untuk Kuliah, Universitas Terbuka Menerima Tanpa Batasan Apa pun!

29 Desember 2025
Jadi Dosen Setelah Lulus S2 Itu Banyak Menderitanya, tapi Saya Tidak Menyesal Mojok.co

Jadi Dosen Setelah Lulus S2 Itu Banyak Menderitanya, tapi Saya Tidak Menyesal

5 April 2026
Beasiswa KIP Kuliah Salah Sasaran, Banyak Penerimannya yang Masih Bisa Jajan Kopi Mahal hingga Naik Transportasi Kelas Eksekutif Mojok.co

Penerima KIP Kuliah Gadungan: Kuliah Susah, tapi Gaya Hidup Mewah

5 Juni 2025
Kuliah S2 Jadi Asyik dan Nggak Menyeramkan Asalkan Tiga Syarat Ini Terpenuhi

Kuliah S2 vs Langsung Kerja, Analisis Untung Rugi untuk Masa Depan

21 April 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Culture Shock Warga Cepu Pindah ke Malang, Banyak Orang Ngomong Kebolak-balik dan “Kasar” Mojok.co Surabaya

Berhenti membandingkan Malang dan Surabaya: karakteristiknya beda, kenapa berusaha (terlalu) keras untuk membandingkannya?

10 Juli 2026
5 kebiasaan buruk saat ada orang meninggal

5 kebiasaan buruk saat ada orang meninggal, salah satunya bikin malu saja

11 Juli 2026
Tugu Jogja Kini Lebih Menyenangkan ketimbang Malioboro (Unsplash)

Orang yang Foto di Tugu Jogja Itu Bukan Norak, Hampir Semua Pelancong Pernah Melakukannya

7 Juli 2026
Karangmalang UNY tidak ramah pejalan kaki, jalan kaki di sana serasa uji nyali Mojok.co

Karangmalang UNY tidak ramah pejalan kaki, jalan kaki di sana serasa uji nyali

7 Juli 2026
Potensi Pantai Cibugel Indramayu jadi sia-sia karena nggak diurus secara serius Mojok.co

Potensi Pantai Cibugel Indramayu jadi sia-sia karena nggak diurus secara serius

11 Juli 2026
5 kuliner Jogja enak dan murah, bukti kota ini nggak mahal Brigitta Adelia/Mojok.co)

5 rekomendasi kuliner Jogja enak dan murah bukti kalau kota ini nggak mahal kalau soal makan

8 Juli 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.