Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kampus

Perjuangan Jadi Sarjana Pertama di Keluarga: Gagal SNBT dan UTBK, Masuk Jalur Mandiri, hingga Kebingungan Bayar Kuliah

Kholifah Dina Lestari oleh Kholifah Dina Lestari
4 Juni 2025
A A
Perjuangan Jadi Sarjana Pertama di Keluarga: Gagal SNBT dan UTBK, Masuk Jalur Mandiri, hingga Kebingungan Bayar Kuliah Mojok.co

Perjuangan Jadi Sarjana Pertama di Keluarga: Gagal SNBT dan UTBK, Masuk Jalur Mandiri, hingga Kebingungan Bayar Kuliah (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Saya berharap jadi sarjana pertama di keluarga. Itu mengapa, setelah lulus SMA saya ingin mahasiswa perguruan tinggi negeri. Namun, perjalanan untuk menyandang status itu begitu panjang, setidaknya bagi saya. 

Awalnya saya berharap bisa lolos jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP). Namun, takdir berkata lain, saya ditolak. Tidak mau putus asa, saya mencoba jalur Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK), tapi masih saja gagal. Setelah merenung cukup panjang, saya memutuskan mencoba jalur terakhir, Jalur Mandiri yang biasa diselenggarakan oleh masing-masing perguruan tinggi negeri. 

Tidak hanya mendaftar tes Jalur Mandiri kampus negeri, saya mengikuti tes yang digelar beberapa PTN. Tentu saja biaya yang digelontorkan untuk ikut tes Jalur Mandiri ini tidak sedikit. Itu mengapa, saya begitu cemas dan gelisah ketika menunggu hasil pengumumannya. Bagaimana kalau tidak ada PTN yang mau menerima saya? Uang saya sia-sia dong ya? Belum lagi omongan tetangga yang kadang tidak peka tempat dan waktu. 

Jalur Mandiri tidak menyelesaikan persoalan

Syukurnya, beberapa perguruan tinggi negeri mau menerima saya melalui Jalur Mandiri. Saya memutuskan mengambil kesempatan di PTN nomor 7 terbaik di Indonesia. Dilihat dari jurusannya, sebenarnya bukan jurusan yang saya incar, tapi setidaknya masih linear dengan cabang ilmu yang disenangi.  

Apakah persoalannya selesai sampai di situ? Tentu saja tidak, masih ada uang pangkal dan UKT yang harus dibayarkan. Seperti yang kita tahu, mahasiswa yang masuk melalui Jalur Mandiri biasanya kena biaya pangkal yang tidak sedikit dan UKT golongan paling tinggi. Seketika mimpi jadi sarjana pertama di keluarga jadi terasa begitu jauh. 

Mencari beasiswa tidak semudah membalikkan telapak tangan

Satu-satunya jalan supaya tetap bisa kuliah setelah diterima Jalur Mandiri adalah mencari beasiswa yang bisa membiayai seluruh biaya kuliah. Saya putuskan untuk mendaftar sebuah beasiswa dari pemerintah walau banyak pesaingnya dan banyak tahapannya. 

Hati ini begitu deg-degan seperti saat menunggu pengumuman Jalur Mandiri. Sebab, kalau gagal menyabet beasiswa itu, itu artinya saya harus mengubur rapat-rapat mimpi jadi sarjana pertama di keluarga. Syukurnya saya diterima. Tangis pecah, haru, syukur. Berbekal nekat, semangat, dan doa dari segenap keluarga, akhirnya saya resmi bisa kuliah di sebuah perguruan tinggi negeri. 

Saya memahami perjalanan untuk menjadi sarjana pertama di keluarga masih panjang. Bukan tidak mungkin perjalanan setelah diterima bisa jadi lebih berat dan rumit dibanding ketika tes Jalur Mandiri. Namun, saya kini percaya, kalau memang sudah jalan dan rezekinya, semua pasti bisa diusahakan. Terlebih dengan dukungan doa dari keluarga. Jadi untuk kalian di luar sana yang masih berjuang demi pendidikan, saya harap terus bersemangat. 

Baca Juga:

4 Akronim Universitas Jember Berdasarkan Mood Mahasiswanya

Polban, “Adik Kandung” ITB Tempat Mahasiswa Jenius tapi Kurang Hoki

Penulis: Kholifah Dina Lestari
Editor: Kenia Intan 

BACA JUGA Keunikan UIN Jogja, Mahasiswanya seperti Nggak Kuliah di Kampus Islam

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 4 Juni 2025 oleh

Tags: jallur mandiriptnSNBTutbk
Kholifah Dina Lestari

Kholifah Dina Lestari

Mahasiswa S-1 Ilmu Lingkungan Universitas Sebelas Maret dengan minat pada isu lingkungan dan tantangan global. Percaya bahwa pengetahuan, kepedulian, dan konsistensi adalah fondasi untuk bertumbuh dan berkontribusi secara nyata bagi masyarakat dan lingkungan.

ArtikelTerkait

5 Hal yang Lumrah di UNS, tapi Nggak Wajar di Kampus Lain Mojok.co

5 Hal yang Lumrah di UNS, tapi Nggak Wajar di Kampus Lain

3 September 2025
Alasan Saya Nggak Kecewa Masuk UIN Jogja meski Bukan Kampus Impian Mojok.co

Alasan Saya Nggak Kecewa Masuk UIN Jogja meski Bukan Kampus Impian 

27 September 2025
soal bahasa panda kunci jawaban cara menjawab utbk sbmptn 2020 mojok.co

Cara Mudah Memecahkan Soal Bahasa Panda UTBK 2020

15 Juli 2020
pengumuman sbmptn

Buat yang Sedang Menunggu Pengumuman SBMPTN: Selamat Bergalau Ria

9 Juli 2019
Keunikan UIN Jogja, Mahasiswanya seperti Nggak Kuliah di Kampus Islam Mojok.co

Keunikan UIN Jogja, Mahasiswanya seperti Nggak Kuliah di Kampus Islam

2 Juni 2025
Perubahan Sistem Seleksi Masuk PTN: Niat Baik yang Keliru

Perubahan Sistem Seleksi Masuk PTN: Niat Baik yang Keliru

9 September 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

PTC Surabaya dan PCM Surabaya, 2 Mall di Surabaya yang Kompak Menganggap Pengguna Motor sebagai Anak Tiri

PTC dan PCM, Dua Mall di Surabaya yang Kompak Menganggap Pengguna Motor sebagai Anak Tiri

30 Januari 2026
8 Dosa Penjual Kue Pukis yang Mengecewakan Pembeli (Danangtrihartanto - Wikimedia Commons)

8 Dosa Penjual Kue Pukis yang Sering Disepelekan Penjual dan Mengecewakan Pembeli

30 Januari 2026
Jurusan Ekonomi Menyelamatkan Saya dari Jurusan Kedokteran yang seperti Robot Mojok.co

Jurusan Ekonomi Menyelamatkan Saya dari Jurusan Kedokteran yang seperti Robot

30 Januari 2026
5 Menu Seasonal Indomaret Point Coffee yang Harusnya Jadi Menu Tetap, Bukan Cuma Datang dan Hilang seperti Mantan

Tips Hemat Ngopi di Point Coffee, biar Bisa Beli Rumah kayak Kata Netijen

3 Februari 2026
Pantai Watu Bale, Tempat Wisata Kebumen yang Cukup Sekali Saja Dikunjungi Mojok.co

Pantai Watu Bale, Tempat Wisata Kebumen yang Cukup Sekali Saja Dikunjungi 

5 Februari 2026
Di Sumenep, Tidak Terjadi Invasi Barbershop, Diinjak-injak Sama Pangkas Rambut Tradisional

Di Sumenep Tidak Terjadi Invasi Barbershop, Diinjak-injak Sama Pangkas Rambut Tradisional

4 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Kemensos “Bersih-Bersih Data” Bikin Nyawa Pasien Cuci Darah Terancam, Tak Bisa Berobat karena Status PBI BPJS Mendadak Nonaktif
  • Blok M, Tempat Pelarian Pekerja Jakarta Gaji Pas-pasan, Tapi Bisa Bantu Menahan Diri dari Resign
  • Derita Punya Pasangan Hidup Sandwich Generation sekaligus Mertua Toxic, Rumah Tangga bak Neraka Dunia
  • Film “Surat untuk Masa Mudaku”: Realitas Kehidupan Anak Panti dan Lansia yang Kesepian tapi Saling Mengasihi
  • Lulusan Sarjana Nekat Jadi Pengasuh Anak karena Susah Dapat Kerja, Kini Malah Dapat Upah 450 Ribu per Jam
  • Krian Sidoarjo Dicap Bobrok Padahal Nyaman Ditinggali: Ijazah SMK Berguna, Hidup Seimbang di Desa, Banyak Sisi Jarang Dilihat

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.