Konsentrat Sekali Bilas Adalah Terobosan Terbaik bagi Kaum Cuci Baju Pakai Tangan Seperti Saya – Terminal Mojok

Konsentrat Sekali Bilas Adalah Terobosan Terbaik bagi Kaum Cuci Baju Pakai Tangan Seperti Saya

Artikel

Dari seluruh benda-benda abad ini yang pernah saya gunakan, konsentrat sekali bilas adalah kesayangan saya. Betapa tidak, benda satu ini telah menolong saya melalui cara cerdas yang ia punya. Jujur saja, saya nggak tahu bagaimana detail mekanisme konsentrat sekali bilas bisa menghilangkan busa-busa dalam sekejap. Saya juga nggak tahu formula-formula apa yang secara magically bisa menciptakan cairan ajaib ini.

Yang saya tahu, kehadirannya terbukti mempermudah hidup saya secara nyata.

Sebagai penganut paham cuci baju pakai tangan (((karena nggak punya mesin cuci))), saya sangat menghargai kehadiran benda satu ini. Terlebih di zaman serba cepat seperti sekarang di mana hari-hari saya habis untuk banyak kegiatan, banyak rutinitas, dan kelelahan yang mengikuti di belakangnya.

Di pasaran, kurang lebih ada beberapa merek konsentrat sekali bilas. Ada yang dilabeli pewangi, pelembut, maupun gabungan keduanya. Varian yang ditawarkan per mereknya mengacu pada wangi jenis apa yang terkandung di dalamnya. Yang paling sering, pink untuk wangi mawar dan ungu untuk lavender.

Balik lagi pada manfaat produk ini, saya akan jabarkan beberapa di antaranya.

#1 Hemat waktu

Di tengah kesibukan dan jadwal padat merayap, mencuci kadang jadi aktivitas yang membebani pikiran. Bahkan kadang bisa bikin overthinking. Apalagi kalau sistemnya menimbun cucian sampai segunung dulu. Saya yang kerap diwanti-wanti untuk mencuci baju pakai sistem cuci langsung habis dipakai, terkadang kewalahan juga jika dibombardir dengan aktivitas lain yang menggeser waktu saya untuk mencuci baju.

Baca Juga:  5 Hal Ngeselin yang Dihadapi Cewek Bertubuh Mungil

Menggunakan konsentrat sekali bilas melunturkan beban itu. Meminimalisir waktu yang terpakai untuk mencuci baju. Sebab yang tadinya harus 2-3 kali membilas pakaian, kini tinggal sekali saja, tanpa sisa busa pula. Wah, pokoknya dari segi waktu, konsentrat sekali bilas memang bikin acara cuci baju jadi makin efisien.

#2 Hemat tenaga

Yang ini sepertinya sudah nggak perlu dijelaskan. Konsentrat sekali bilas akan mempersingkat waktu cuci baju. Otomatis tenaga yang kita keluarkan lebih sedikit. Nggak lagi terbayang kecapekan karena mencuci baju meski bertumpuk-tumpuk. Hemat tenaga, save energy buat kegiatan lainnya.

#3 Hemat air

Yang tadinya 3 kali bilas kemudian jadi sekali bilas tentunya akan meminimalisir penggunaan air. Kebayang, kan, seberapa banyak air yang dihemat kalau kita mengurangi jumlah bilasan? Auto kepotong, deh, pengeluaran air bulan ini. Uhuy.

#4 Wangi dan lembut

Nah, ini juga salah satu kelebihan yang saya sukai dari konsentrat sekali bilas. Seolah nggak mau rugi, saya benar-benar memanfaatkan zat pewangi dan pelembut yang biasanya turut serta ada di dalam produk. Sehingga ketika saya usai mengucek pakaian, saya membiarkan pakaian terendam air bilasan yang dicampur konsentrat sedikit agak lama. Coba deh, wangi dan lembutnya dijamin nggak kalah sama pewangi dan pelembut yang diberikan secara terpisah. Sekali mendayung, dua tiga pulau terlampaui, bukan?

Baca Juga:  7 Rekomendasi Kosmetik Seserahan Anti Rasan-rasan Tamu Undangan

Setelah mencoba produk ini, kalian akan mendapatkan efisiensi paripurna perihal cuci baju. Nggak ada lagi overthinking akibat timbunan cucian. Nggak ada lagi tangan dan pundak pegal-pegal akibat nyuci segunung. Nggak ada lagi kehabisan air di bak mandi cuma karena nyuci baju.

Apalagi konsentrat sekali bilas sasetan yang sering saya pakai sama sekali nggak mahal di ongkos. Satu saset yang bisa buat seember pakaian itu kurang lebih cuma gopek. Duh, pokoknya kehadirannya sebanding banget sama keuntungan yang saya rasakan sehari-hari. Cobain, euy.

BACA JUGA Membaca Karakter Orang dari Cara Mencuci Baju dan tulisan Maria Monasias Nataliani lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.



Komentar

Comments are closed.