Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

KKN Desa Penari: Cerita Menakutkan Bikin Kecanduan

Ageni Trifi Kasih oleh Ageni Trifi Kasih
2 September 2019
A A
kkn desa penari

kkn desa penari

Share on FacebookShare on Twitter

Akhir-akhir ini, seiring dengan adanya program KKN (Kuliah Kerja Nyata), yang biasa dilaksanakan bagi mahasiswa semester akhir oleh setiap kampus  dibarengi dengan boomingnya berita KKN Desa Penari yang mengemparkan jagat maya.

KKN Desa Penari  yang ditengarai terjadi di Kabupaten Banyuwangi itu sempat mengegerkan semua kalangan. Cerita horor yang dialami oleh mahasiswa yang sedang menjalankan program tersebut menyita perhatian banyak khalayak.

Cerita horor memang sangat digemari berbagai kalangan. Entah itu horor fiksi ataupun memang kenyataan. Biasanya masyarakat yang suka mengonsumsi horor sebagian besar adalah mahasiswa. Karena saya juga mahasiswa, film horor biasanya dijadikan hiburan akhir pekan dari ingar bingar perkuliahan.

Di dalam cerita KKN Desa Penari tersebut ada 6 tokoh yaitu Nur, Widya, Ayu, Bima, Anton dan Wahyu. Nur mengaku kerap merasakan hal aneh baik saat survei lokasi hingga pada saat melaksanakan program di sana.

Dari sebelum mereka berangkat ibunya Widya merasa resah. Karena ibunya merasa tempat tersebut tidak bagus untuk ditinggali. Namun akhirnya Widya meyakinkan ibunya, dan akhirnya memberikan izin kepada Widya untuk berangkat KKN Desa Penari.

Mereka dari awal sudah mendapat pertanda buruk dalam perjalanan. Perjalanan yang semestinya 30 menit namun perjalanan hingga 1 jam-an. Selain itu, di dalam perjalanan Widya disambut dengan suara gamelan dan melihat penari di batu. Hal tersebut, bisa dianggap buruk ataupun dianggap sambutan baik.

Singkat cerita, anak-anak KKN di ajak keliling di Desa Penari tersebut. Di Desa tersebut tampak mistis, seperti nisan yang ditutup kain hitam, anak-anak merasa ganjil disana. Selanjutnya Pak Prabu mengajak anak-anak ke  sinden (tempat mata air) yang nantinya akan bisa dijadikan proker KKN. Di sana terlihat banyak sesajen yang ada di tampah. Nur mulai tidak enak badan dan akhirnya dibawa pulang oleh Bima.

Sampai pada lokasi terakhir di Tipak Talas (batas anak-anak yang tidak boleh melintasi serampangan jalan karena batas hutan belantara). Namun, di sana batu-batu ditutup dengan kain merah dan ada janur kuning seperti di acara kenduren. Suasana semakin mistis dan kerap dirasakan oleh anak-anak yang sedang KKN di sana.

Baca Juga:

Nonton Film Horor di Mall “Mati”: Pengalaman Unik di Mall Hermes Place Polonia Medan

Saya Muak dengan Industri Film Horor yang Hanya (Bisa) Mengeksploitasi Budaya Jawa Seolah-olah Seram dan Mistis

Semakin hari semakin banyak kejadian yang dialami mahasiswa. Seperti Widya menari tengah malam di lapangan, Bima dan Ayu yang menggunakan pelet dan lain sebagainya hingga hal-hal yang tidak sopan dilakukan oleh mahasiswa tersebut.

Tapi, yang akan kita bahas di sini bukan hanya masalah horor di atas yang sedang booming saja ya. Namun tentang kenapa sih cerita horor kerap digemari berbagai kalangan? Bukannya yang namanya horor itu menakutkan? Jadi bertanya-tanya kan. Oke simak penjelasan berikut ini.

Menonton horor harusnya membuat kapok penonton karena sering tidak berani tidur sendirian setelah menonton ataupun mendengar cerita horor. Namun, mengapa ya tiket film horor lebih cepat habis.

Ternyata begini, dalam berita yang dimuat di hipwee.com, sosiolog Margee Keer pernah menyatakan dalam penelitiannya, kalau menonton film horor yang penuh dengan adegan mengejutkan, akan membuat adrenalin kita seakan meningkat. Hal ini bisa merangsang otak memproduksi hormon dopamin atau hormon yang memunculkan kebahagiaan. Katanya hormon ini sama juga seperti saat kita jatuh cinta ataupun bercinta loh, guys!

Studi yang sama juga menghasilkan bahwasannya setelah menonton film horor, penonton cenderung merasa lebih tenang dan rileks. Karena tokoh yang ada di dalam film tersebut baik antagonis maupun protagonis dapat mengalahkan hantunya ataupun hantunya yang mengalahkan manusia. Sehingga ending dari film yang banyak menguji adrenalin tersebut membuat jantung bekerja lebih cepat dari biasanya. Nah, hal tersebut merupakan hal yang baik seperti saat kita berolahraga.

Selain dilihat dari sisi kesehatan, menonton film horor juga ada alasannya, guys! Yang pertama, menonton film horor memunculkan ketegangan, yang memicu seseorang menjadi tertarik. Tapi bukan ketengangan seperti sengatan listrik. Ketegangan disini akan membuat daya tarik tersendiri, seperti bunuh-bunuhan atau momen berdarah. Tapi bukan Sexy Killer yhaaa~

Kedua, manusia pada dasarnya makhluk yang penasaran terhadap sesuatu. Biasanya kalau dalam film horor dilihat judulnya terlebih dahulu. Misalkan Danur, penonton cenderung menerka-nerka cerita apa sih yang diangkat? Kok judulnya Danur? Dan sifat manusia itu selalu mencari sesuatu hal untuk memuaskan pengetahuannya. Jadi tidak heran ya kalau tiket di bioskop-bioskop mudah habis.

Ketiga, sebagian orang mengerti kalau film horor tidak nyata dan di luar pikiran. Hal ini juga menarik bagi masyarakat. Jadi, bagi mereka yang sukanya halu, film horor adalah hal yang tepat untuk dikonsumsi. Mereka dapat memberikan jawaban atas halusinasi mereka tentang dunia perhantuan.

Jadi sudah tahu kan kenapa horor menjadi hal yang menakutkan sekaligus membuat kecanduan? Tidak heran kalau film horor Danur yang nonton bisa sampai tembus 2,5 juta penonton. The Conjuring bisa tembus 3 juta penonton. (*)

BACA JUGA Menari di Desa KKN: Cerita dari Sudut Pandang Badarawuhi Si Ratu Ular atau tulisan Ageni Trifi Kasih lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 16 September 2019 oleh

Tags: danurFilm Hororkkn desa penarimististhe conjuring
Ageni Trifi Kasih

Ageni Trifi Kasih

ArtikelTerkait

Film Horor Pendakian Gunung Bikin Ilmu Pendakian Gunung Seakan Nggak Ada Gunanya

Film Horor Pendakian Gunung Bikin Ilmu Pendakian Gunung Seakan Nggak Ada Gunanya

21 Februari 2025
keranda terbang coach tom karyawan sakit sabotase bisnis manipulasi karyawan mojok

Andai Fenomena Keranda Terbang Diteliti secara Serius, Bisa Jadi Inspirasi Startup

14 Juli 2021
perdunu pesugihan dewandaru dukun pemilu pesugihan tulungagung mojok.co

Pernah Bayangin Rasanya Jadi Anak Dukun? Sini, Saya Kasih Tahu

3 September 2020
kesurupan

Paranormal Experience: Situ Kesurupan Atau Cari Perhatian?

29 Juni 2019
Kuntilanak, Hantu Film Horor yang Lebih Pantas Dikasihani ketimbang Ditakuti

Kuntilanak, Hantu yang Lebih Pantas Dikasihani ketimbang Ditakuti

14 Juli 2022
film makmum

Benarkah Film Makmum Membuat Orang Jadi Takut Salat Sendirian?

4 September 2019
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Warkop Bulungan: Satu Lagi Tempat Viral di Blok M yang Bikin Kecewa dan Cukup Dikunjungi Sekali Saja

Warkop Bulungan: Satu Lagi Tempat Viral di Blok M yang Bikin Kecewa dan Cukup Dikunjungi Sekali Saja

19 Januari 2026
Organisasi Mahasiswa Ekstra Kampus: Teriak Melawan Penindasan di Luar, tapi Seniornya Jadi Aktor Penindas Paling Kejam organisasi mahasiswa eksternal organisasi kampus

Fenomena Alumni Abadi di Organisasi Kampus: Sarjana Pengangguran yang Hobi Mengintervensi Junior demi Merawat Ego yang Remuk di Dunia Kerja

18 Januari 2026
5 Menu Seasonal Indomaret Point Coffee yang Harusnya Jadi Menu Tetap, Bukan Cuma Datang dan Hilang seperti Mantan

3 Tips Membeli Point Coffee dari Seorang Loyalis Indomaret, Salah Satunya Cari yang Ada Kursi di Depan Gerainya!

19 Januari 2026
Petaka Terbesar Kampus- Dosen Menjadi Joki Skripsi (Pixabay)

Pengakuan Joki Skripsi di Jogja: Kami Adalah Pelacur Intelektual yang Menyelamatkan Mahasiswa Kaya tapi Malas, Sambil Mentertawakan Sistem Pendidikan yang Bobrok

19 Januari 2026
Polban, "Adik Kandung" ITB Tempat Mahasiswa Jenius tapi Kurang Hoki

Polban, “Adik Kandung” ITB Tempat Mahasiswa Jenius tapi Kurang Hoki

18 Januari 2026
Saya Berpaling dari Drakor Sejak Kenal Dracin yang Ceritanya Lebih Seru Mojok.co

Saya Meninggalkan Drakor Sejak Kenal Dracin yang Ceritanya Lebih Seru

18 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ne8V7SUIn1U

Liputan dan Esai

  • Istora Senayan Jadi Titik Sakral Menaruh Mimpi, Cerita Bocah Madura Rela Jauh dari Rumah Sejak SD untuk Kebanggaan dan Kebahagiaan
  • Indonesia Masters 2026 Berupaya Mengembalikan Gemuruh Istora Lewat “Pesta Rakyat” dan Tiket Terjangkau Mulai Rp40 Ribu
  • Nasib Tinggal di Jogja dan Jakarta Ternyata Sama Saja, Baru Sadar Cara Ini Jadi Kunci Finansial di Tahun 2026
  • Mahasiswa di Jogja Melawan Kesepian dan Siksaan Kemiskinan dengan Ratusan Mangkuk Mie Ayam
  • Beasiswa LPDP 80 Persen ke STEM: Negara Ingin Membuat Robot Tanpa Jiwa?
  • Air dari Perut Bumi: Goa Jomblang dan Perubahan Hidup Warga Gendayaan

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.