Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Olahraga

Kita Semua Ingin Maroko Menang, dan Itu Semua karena Cinta

Rizky Prasetya oleh Rizky Prasetya
14 Desember 2022
A A
Kita Semua Ingin Maroko Menang, dan Itu Semua karena Cinta

Kita Semua Ingin Maroko Menang, dan Itu Semua karena Cinta (Akun Instagram @equipedumaroc)

Share on FacebookShare on Twitter

Akui saja, meski terlihat berat, tapi kalian ingin Maroko menggilas Prancis dan melenggang ke final.

Seperti Kroasia, kita semua cinta Maroko secara tiba-tiba. Tim yang dipandang sebelah mata, bisa menggilas Spanyol (yang mainnya jelek betul itu) dan Portugal, tim yang dianggap jauh lebih superior. Maroko seakan-akan memberi kita harapan, bahwa kita-kita yang medioker ini, punya kesempatan untuk meruntuhkan langit.

Maroko adalah suara orang biasa. Maroko adalah kita.

Achraf Hakimi dkk menunjukkan, tak ada yang tak mungkin. Negara-negara raksasa tak melulu bisa melaju dengan mulus. Masih ada negara-negara yang tak terlihat dari pandangan kita, tapi bisa meruntuhkan hegemoni negara-negara super di dunia sepak bola.

Meski Spanyol jelek betul mainnya pada pertandingan tersebut, tapi tetap saja kita takjub, tim bertabur bintang bisa dibikin tak efektif oleh Sofyan Amrabat seorang. Kita tak boleh memungkiri fakta kalau lini tengah Spanyol adalah salah satu yang terbaik. Dan mereka semua, terlihat tak becus di hadapan Amrabat.

Portugal lebih gila lagi. Mereka punya deretan lini serang yang begitu mengilap. Melihat daftar penyerang dan lini tengah Portugal, kita seakan sedang berada di pameran mobil mewah. Mereka semua dibikin frustrasi oleh Bounou. Swiss yang terlihat begitu perkasa saja digilas habis oleh Portugal, tapi Maroko mengajari kita semua: percuma punya mobil mewah jika kau ketemu jalan buntu.

Ah, jangan bahas Belgia. Saya tak tega membahas Courtois yang harus melihat kawannya makan gaji buta.

Semua hal-hal yang kita anggap sulit terjadi, terjadi. Segala keyakinan kita akan keperkasaan tim-tim besar dipatahkan oleh Maroko. Dan kita mudah betul jatuh cinta dengan hal-hal model begitu: yang mematahkan logika, yang mematahkan dominasi.

Baca Juga:

Negara Ini Masih Bisa Selamat, dan Kita Semua Tahu Caranya

Emmanuel Macron, Presiden Paling Nggak Ada Kerjaan di Dunia

Maka wajar jika dalam hati kalian paling dalam, kalian ingin Mbappe menangis malam ini. Kalian ingin melihat keperkasaan Prancis dicabik-cabik begitu saja oleh Hakim Ziyech dkk. Kalian ingin betul melihat tim yang seluruh skuatnya tak ada satu pun pemain jelek angkat kaki dari Qatar. Oke, kalian pasti ingin protes perkara Rabiot, tapi, dia lumayan kali ini.

Padahal kalian tahu, secara skuat, Maroko tentu tak bisa dibandingkan dengan Prancis. Prancis bukanlah tim yang buruk. Setidaknya, mereka sama atau sedikit lebih bagus ketimbang Spanyol dan Portugal. Mereka juara Piala Dunia edisi lalu. Mereka diisi pemain-pemain top yang berasal dari klub-klub mentereng. Bahkan mereka berani mencadangkan Eduardo Camavinga, pemain muda bertalenta yang sudah mengantongi piala Liga Champions di musim pertamanya.

Tapi, karena cinta yang muncul, perasaan terwakili, kita ingin melihat Hakimi dkk melaju ke final. Digilas Argentina atau tidak, tak jadi soal, yang jelas kita tahu, bahwa dengan usaha dan determinasi, langit pun bisa kita runtuhkan.

Andai Maroko benar-benar melaju ke final, itu adalah kemenangan rakyat. Kemenangan umat manusia medioker yang merasa tertekan oleh nama-nama besar. Kemenangan orang-orang yang percaya di dunia ini tak mungkin.

Andai gagal pun, tak jadi soal. Prancis bukanlah raksasa yang mudah tumbang hanya karena serangan senjata. Mereka datang sebagai juara, dan mereka jelas punya modal lebih kuat. Tapi, kita sudah bahagia, melihat mereka berjuang.

Jadi, berdoalah. Karena kita semua ingin Maroko menang, meski berat.

Sumber gambar: Akun Instagram @equipedumaroc

Penulis: Rizky Prasetya
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Kutukan yang Membayangi Prancis di Piala Dunia 2022

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok di sini.

Terakhir diperbarui pada 14 Desember 2022 oleh

Tags: marokoPiala DuniaPrancis
Rizky Prasetya

Rizky Prasetya

Redaktur Mojok. Founder Kelas Menulis Bahagia. Penulis di Como Indonesia.

ArtikelTerkait

Emmanuel Macron, Presiden Paling Nggak Ada Kerjaan di Dunia

Emmanuel Macron, Presiden Paling Nggak Ada Kerjaan di Dunia

15 Juni 2023
Juara Piala Dunia dan Inflasi: Sepotong Kebahagiaan dari Lionel Messi untuk Rakyat Argentina

Juara Piala Dunia dan Inflasi: Sepotong Kebahagiaan dari Lionel Messi untuk Rakyat Argentina

20 Desember 2022
macron jokowi komentar motif mojok

Menebak Alasan Jokowi Merasa Perlu Berkomentar Soal Pernyataan Macron

4 November 2020
Dear Gakpo, Plis Tidak Usah Ikut-ikutan Nunez

Dear Gakpo, Plis Tidak Usah Ikut-ikutan Nunez

28 Desember 2022
liga 2 judi bola shin tae-yong konstitusi indonesia Sepakbola: The Indonesian Way of Life amerika serikat Budaya Sepak Bola di Kampung Bajo: Bajo Club dan Sejarahnya yang Manis terminal mojok.co

Walaupun Sedikit Ngaco, Saya Mendukung Shin Tae-yong yang Lebih Memilih Pemain Muda

19 Mei 2021
Mari Berandai-andai jika Timnas Indonesia Lolos Piala Dunia terminal mojok

Mari Berandai-andai jika Timnas Indonesia Lolos Piala Dunia

26 Juni 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Lebaran Membosankan Adalah Fase Pendewasaan yang Pahit (Unsplash)

Lebaran Membosankan Adalah Fase Pendewasaan yang Lebih Pahit dari Obat Puyer

12 Maret 2026
Pamer Pencapaian Adalah Kegiatan Paling Sampah Saat Lebaran, Nggak Ada Fungsinya kecuali Bikin Orang Emosi

Pamer Pencapaian Adalah Kegiatan Paling Sampah Saat Lebaran, Nggak Ada Fungsinya kecuali Bikin Orang Emosi

12 Maret 2026
Daihatsu Taruna, Mobil Sok Gagah yang Berakhir Gagal Total dan Bikin Penggunanya Bingung Setengah Mati

Daihatsu Taruna, Mobil Sok Gagah yang Berakhir Gagal Total dan Bikin Penggunanya Bingung Setengah Mati

17 Maret 2026
7 Rekomendasi Drama China yang Bisa Ditonton Tanpa Perlu Mikir (Pexels) tiktok

5 Alur Cerita Drama China Pendek di TikTok yang Monoton, tapi Sering Bikin Jam Tidur Saya Berantakan

12 Maret 2026
Bertahan dengan Innova Reborn Jadul daripada Ganti Innova Zenix karena Terlalu Canggih untuk Orang Kabupaten seperti Saya Mojok.co

Bertahan dengan Innova Reborn Jadul daripada Ganti Innova Zenix karena Terlalu Canggih untuk Orang Kabupaten seperti Saya

16 Maret 2026
Toyota Etios Valco, Mobil Incaran Orang Paham Otomotif yang Nggak Gampang Termakan Isu Produk Gagal Mojok.co

Toyota Etios Valco, Mobil Incaran Orang Paham Otomotif yang Nggak Gampang Termakan Isu Produk Gagal

14 Maret 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=1k7EQFkTWIM

Liputan dan Esai

  • 3 Cara Gen Z Habiskan THR, padahal Belum Tentu Dikasih dan Jumlahnya Tidak Besar tapi Pasti Dibelanjakan
  • Dear KUA, Apa Alasan Terbaik bagi Kami untuk Menikah saat Situasi Dunia Sedang Kacau-Kacaunya?
  • Mudik Gratis BUMN 2026: Hemat Rp600 Ribu dari Jakarta-Solo Tanpa Pusing Dana THR Berkurang
  • Grand Hotel De Djokja, Hotel Tertua di Jogja Hidup Kembali 
  • Mahasiswa UGM Kena DO dan Tinggal Nomaden karena Kendala Ekonomi, Kini Raih Gelar Sarjana Berkat “Menumpang” di Kos Teman
  • Kapok Terlalu Royal ke Teman: Teman Datang karena Ada Butuhnya, Giliran Diri Sendiri Kesusahan Eh Diacuhkan meski Mengiba-iba

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.