Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Otomotif

3 Kekurangan Bus Jember Indah yang Bikin Penumpang Pikir-pikir Sebelum Naik

Ahmad Dani Fauzan oleh Ahmad Dani Fauzan
1 November 2024
A A
3 Kekurangan Bus Jember Indah yang Bikin Penumpang Pikir-pikir Sebelum Naik

3 Kekurangan Bus Jember Indah yang Bikin Penumpang Pikir-pikir Sebelum Naik (Pixabay.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Tiga hal ini sejujurnya bikin banyak penumpang mikir-mikir kalau mau naik transportasi umum seperti bus Jember Indah.

Bus kota adalah salah satu transportasi umum yang sering dijadikan alternatif oleh kebanyakan orang ketika akan bepergian. Biasanya bus kota dijadikan alternatif bagi mereka yang nggak punya kendaraan pribadi, atau punya tapi nggak ingin kecapekan saat nyetir terlalu jauh.

Umumnya setiap kota pasti memiliki bus kota karena kebutuhan masyarakat akan transportasi semakin mendesak sementara kemampuan untuk membeli kendaraan pribadi kurang memadai. Dengan demikian, fasilitas umum semacam bus kota yang memang disediakan untuk kebutuhan masyarakat seharusnya menjadi fasilitas yang layak dan nyaman saat digunakan oleh masyarakat.

Akan tetapi hal itu tak terjadi pada bus Jember Indah. Bus yang memiliki trayek sekitar Jember-Bondowoso-Situbondo ini rasanya sudah nggak layak beroperasi. Entah sudah berapa kali saya bepergian naik bus itu, sebanyak itu pula saya merasakan kalau bus ini terlalu dipaksakan untuk mengangkut penumpang. Setidaknya 3 kekurangan ini bikin saya mikir ulang tiap mau naik bus satu ini.

Asap knalpot bus Jember Indah yang hitam pekat nggak ramah lingkungan

Salah satu alasan mengapa transportasi umum seperti bus kota gencar diperkenalkan pada masyarakat adalah agar penggunaan kendaraan pribadi berkurang di jalan sehingga dapat mengurangi polusi udara dan kemacetan. Kehadiran transportasi umum diharapkan mampu membuat masyarakat beralih dari kendaraan pribadi untuk keperluan mobilisasi sehari-hari.

Akan tetapi kalau bus yang dijadikan alternatif ini malah menjadi penyumbang polusi udara, bukankah itu jadi hal yang sia-sia? Contohnya yang terjadi pada bus Jember Indah yang asap knalpot tiap armadanya mengepul hitam dan sangat mengganggu lingkungan.

Entah apa yang menyebabkan bus ini mengeluarkan asap hitam pekat. Apakah karena perawatan bus yang kurang maksimal atau kurang diperhatikan? Karena bus nggak segera diganti olinya? Saya sendiri juga nggak paham. Yang jelas, kalau hal ini terus berlanjut, bukan nggak mungkin masyarakat justru akan meninggalkan bus kota yang nggak ramah lingkungan.

Bagian dalam bus kotor, tapi malah dibiarkan

Kebersihan adalah syarat yang nggak boleh diabaikan pada setiap fasilitas umum. Seseorang pasti akan merasa nggak nyaman kalau sekitarnya nggak bersih. Kira-kira begitulah perasaan saya tiap naik bus Jember Indah. Banyak sampah berserakan di sekitar kaki saya, dan parahnya sampah-sampah itu dibiarkan begitu saja.

Baca Juga:

Derita Pejalan Kaki di Surabaya: Sudah Dipanggang Matahari, Masih Tak Punya Ruang untuk Menapak Kaki

Trans Jatim Koridor 7, Seburuk-buruknya Transportasi Publik. Masih Perlu Banyak Belajar dan Berbenah

Saat saya melihat bagian dalam bus, saya nggak menemukan adanya tempat sampah kecil. Ini juga yang mungkin menjadi masalah. Para penumpang akhirnya membuang sampah sembarangan karena pihak PO nggak menyediakan tempat sampah dalam armada busnya. Mungkin para penumpang berpikiran lebih baik buang sampah di dalam bus daripada dilempar ke jalan.

Pola pikir seperti itu menurut saya nggak sepenuhnya salah, tapi juga nggak sepenuhnya benar. Sebab, tindakan para penumpang yang membuang sampah di dalam bus dengan alasan agar nggak buang sampah sembarangan ke jalan akan menimbulkan yang namanya “masalah di dalam masalah”.

Lagian pihak bus Jember Indah juga seharusnya inisiatif, dong. Sudah tahu armada busnya nggak dilengkapi tempat sampah, setidaknya sampah di dalam bus dibersihin gitu supaya penumpang nyaman. Atau gampangnya ya sediakan saja tempat sampah supaya para penumpang bisa membuang sampah mereka pada tempatnya.

Nggak ada ruang khusus di dalam bus Jember Indah yang bisa dipakai untuk merokok

Saya pernah beberapa kali naik bus di beberapa kota. Kebanyakan bus yang saya naiki menyediakan ruang khusus untuk merokok di bagian paling belakang bus. Tentu saja kehadiran ruang tersebut sangat bermanfaat bagi perokok dan yang bukan perokok.

Tapi bus Jember Indah lain. Selain nggak ada ruang khusus untuk merokok, penumpang yang merokok pun terlihat bodo amat dengan keadaan sekitarnya. Padahal kan nggak semua orang tahan dengan asap rokok, eh, malah ngerokok di dalam bus yang pengap.

Lagi-lagi hal ini harusnya dikembalikan kepada pihak PO. Seharusnya ruangan khusus untuk merokok disediakan di bagian paling belakang bus. Dengan demikian, para perokok tetap bisa merokok tanpa harus mengganggu kenyamanan penumpang lain.

Sebenarnya masih ada kekurangan lainnya yang bisa saya sebutkan. Tapi, kalau saya sebutkan semuanya, memangnya bisa mengubah keadaan? Setidaknya tiga kekurangan di atas adalah masalah yang paling menonjol tiap kali saya naik bus Jember Indah. Pihak PO harusnya menyelesaikan masalah-masalah di atas terlebih dulu demi kenyamanan para penumpang. Kalau busnya nyaman, penumpang tentu akan senang dan makin banyak yang naik, bukan?

Penulis: Ahmad Dani Fauzan
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA PO Borobudur, Penguasa Jalanan Jember-Banyuwangi yang Mulai Ditinggalkan para Penumpang.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 1 November 2024 oleh

Tags: bus Jember Indahbus kotatransportasi umum
Ahmad Dani Fauzan

Ahmad Dani Fauzan

Pemuda asal Kota Tape Bondowoso. Tertarik memotret dan merenungi isu sosial. Bercita-cita punya Baitul Hikmah pribadi.

ArtikelTerkait

driver ojol

Komunikasi Antara Driver Ojol dan Penumpang: Soal Titik Penjemputan Baiknya Saling Memahami Saja

30 Agustus 2019
Kata Siapa Mahasiswa UNESA Nggak Mau Naik Transportasi Umum? Bukan Nggak Mau, tapi Ribet!

Kata Siapa Mahasiswa UNESA Nggak Mau Naik Transportasi Umum? Bukan Nggak Mau, tapi Ribet!

16 Oktober 2023
Jangan Merantau ke Kabupaten Blora kalau Nggak Punya Kendaraan Sendiri, Transum di Sini Nyaris Punah!

Jangan Merantau ke Kabupaten Blora kalau Nggak Punya Kendaraan Sendiri, Transum di Sini Nyaris Punah!

5 September 2024
Naik Transportasi Umum di Surabaya Adalah Simbol Kemiskinan, tapi Saya Tidak Malu Menggunakannya

Naik Transportasi Umum di Surabaya Adalah Simbol Kemiskinan, tapi Saya Tidak Malu Menggunakannya

14 Juni 2023
Aturan Tidak Tertulis Ketika Naik Batik Solo Trans agar Selamat dari Semprotan Supir

Aturan Tidak Tertulis Ketika Naik Batik Solo Trans agar Selamat dari Semprotan Supir

8 September 2024
Ironi Sukoharjo Jawa Tengah: Punya Slogan Sukoharjo Makmur, tapi Penduduknya Memilih Kabur untuk Merantau kabupaten sukoharjo, solo baru kereta batara kresna wonogiri ka batara kresna

Kereta Batara Kresna Kini Makin Cepat, Perantau Wonogiri Makin Full Senyum, Main ke Jogja Jadi Lebih Mudah

15 Februari 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Derita Orang dengan Logat Bekasi yang Hidup di Solo (Unsplash)

Derita Orang Bekasi Seperti Saya Hidup di Solo, Dibilang Sok Jawa sampai Susah Nimbrung di Tongkrongan

10 Mei 2026
Jangan (Pernah) Percaya Kabar Kylian Mbappe (Akhirnya) Pindah ke Real Madrid, Pokoknya Jangan

Ketika 30 Juta Orang Ingin Kylian Mbappe Angkat Kaki dari Real Madrid

8 Mei 2026
Bundaran Jombor, Salah Satu Titik Meresahkan di Jalan Magelang Mojok.co

Jalan Magelang: Surganya Depo Pasir dan Nerakanya Pengendara Cupu

8 Mei 2026
Jalan Raya Kalimalang Dibenci Sekaligus Dicintai Pengendara yang Melintas kalimalang jakarta

Jalan Raya Kalimalang Jaktim Banyak Berubah, tapi Tetap Saja Tidak Aman untuk Pejalan Kaki!

8 Mei 2026
Kritik untuk Mahasiswa Jurusan Sastra Indonesia UNY dan UAD, Terlalu Ndakik-Ndakik hingga Berjarak dari Realitas Terminal

Kritik untuk Mahasiswa Jurusan Sastra Indonesia UNY dan UAD, Terlalu Ndakik-Ndakik hingga Berjarak dari Realitas

8 Mei 2026
4 Soto Khas Semarang yang Wajib Dicicipi Wisatawan Minimal Sekali Seumur Hidup Mojok.co

4 Soto Khas Semarang yang Wajib Dicicipi Wisatawan Minimal Sekali Seumur Hidup

12 Mei 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

    Konten Promosi



    Google News
    Ikuti mojok.co di Google News
    WhatsApp
    Ikuti WA Channel Mojok.co
    WhatsApp
    Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
    Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
    Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

    Tentang
    Kru
    Kirim Tulisan
    Ketentuan Artikel Terminal
    Kontak

    Kerjasama
    F.A.Q.
    Pedoman Media Siber
    Kebijakan Privasi
    Laporan Transparansi

    PT NARASI AKAL JENAKA
    Perum Sukoharjo Indah A8,
    Desa Sukoharjo, Ngaglik,
    Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

    [email protected]
    +62-851-6282-0147

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

    Tidak Ada Hasil
    Lihat Semua Hasil
    • Nusantara
    • Kuliner
    • Kampus
      • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Hiburan
      • Anime
      • Film
      • Musik
      • Serial
      • Sinetron
    • Gaya Hidup
      • Fesyen
      • Gadget
      • Game
      • Kecantikan
    • Kunjungi MOJOK.CO

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.